Alex menghampiri istri rahasia nya bersama kekasihnya" Riana,kamu sudah sehat ya?"
"Ia pak"jawab Riana acuh Tampa menatap Alex.
Merasa di abaikan Alex pun jadi kesal tapi dia menyembunyikan rasa itu dari wajah nya.
"Kamu harus ke ruangan saya,ada yang ingin saya katakan sama kamu"menatap istri rahasia nya itu dengan tatapan maut.
Alex pergi menuju ke ruangan nya yang di ikuti Nico dari belakang.
"Apa kamu sudah menemukan pengganti Satria,kalo sudah segera pecat pria itu aku sudah muak melihat dia di sini"
'Masih saja bahas masalah itu!'gerutu Nico dalam hati.
"Kayak nya belum ada pak"
Mereka masuk ke ruangan Ceo dan Alex duduk di kursi kebesaran nya.
"Kalo boleh saya tau apa alasan pak Alex ingin memecat Satria"tanya Nico yang sudah sangat Penasaran sekali,Niko berpikir kalo bos nya itu ada dendam pada Satria maka nya di ingin memecat nya.
"Sebenar nya--"
Tok tok....
Alex menghentikan ucapan,mereka melihat ke arah pintu yang di ketuk ternyata Riana sedang berdiri di sana.
"Nico,kamu keluar lah"kata Alex mengusir sekretaris nya setelah melihat istri rahasia nya ingin berjumpa.
"Baik pak saya permisi dulu"
"Hallo Riana"sapa Nico.
"Hallo juga pak Nico"dengan senyum.
Riana mendekat ke meja Alex,Alex pun membenarkan posisinya yang awalnya santai bersama Niko sekarang duduk dengan tegap serta memasang wajah dingin.
"Bapak mau bicara apa sama saya"tanpa melihat Alex di depannya.
"Tolong buatkan saya kopi"
"Bukankah Bapak tidak suka kopi buatan saya?"Riana menatap atasan nya dengan alis terangkat ke atas.
"Kalo kamu buat dengan ikhlas dan penuh cinta,mungkin aku menyukai nya"Alex tersenyum tipis.
'Huh.....kurang ikhlas apa lagi waktu aku buat kopi untuk anda'gerutu Riana kesal.
"Cepat buatkan,aku mau bekerja sekarang"
"Kopi nya pahit atau manis"
"Dua dua"
"Baiklah"Riana keluar dari ruangan Alex menuju dapur perusahaan.sambil mengomel Riana membuat kopi untuk Alex,saat dia hendak memasukan gula Riana pun memasukan lima sendok penuh ke gelas kopi milik Alex.
"Rasain....biar kena sakit diabetes dia makan gula banyak banyak"
Lama kemudian Riana masuk untuk mengantar kopi untuk Alex,dia meletakan kopi itu di meja dan mundur beberapa langkah.Alex menghentikan pekerjaan lalu ia mengambil cangkir kopi dan meminum nya.saat di minum ekpresi Alex sangat membangongkan karna kopi yang ia minum terlalu manis,dia tidak suka yang manis manis.Alex tau Riana mengerjai nya dengan memasukan banyak gula ke kopi nya.Alex merasa tertantang karna istri gelap nya ini berani melawan nya.
"Kamu menghabiskan semua gula di perusahaan yah?"Alex meletakan kopi nya di meja dengan wajah biasa.
"Maaf kalo kopi nya terlalu manis,saya sudah bilang saya tidak bisa buat kopi pak"
"Baiklah,sekarang kamu beli makanan siang saya di seberang jalan"
"Apa!...tapi kan saya--"
"Jangan banyak alasan.ini hukuman karna kamu sudah mengerjai saya dan sekarang kamu harus terima akibat nya"
Dengan nahan amarah Riana pergi.Riana hanya berjalan kaki karna tokoh makanan yang Alex inginkan sangat dekat dan bisa berjalan kaki menuju ke sana.
"Kak,makanan nya satu yah,di bungkus aja"
"Baik mbak tunggu sebentar yah!"
"Ia...."
"Riana...."
"Satria....kok kamu bisa ada di sini?"tanya Riana dengan wajah gembira nya.
"Aku ambil pesanan ku,kata mereka hari ini nggak ada kurir yang masuk jadi terpaksa aku ambil sendiri"
"Ohhh begitu..."
"Kamu pesan makanan juga?"
"Em...Ng..gak,ini ada teman yang nitip hehe..."bohong Riana dengan senyum.tidak mungkin dia jujur pada Satria kalo sebenar nya dia membelikan makanan untuk Bos mereka.
"Aku rasa setelah kamu balik dari Bali seperti nya kamu agak berubah deh"
"Berubah...."tanya Riana bingung"Maksud kamu aku berubah giman"Riana mengecek wajah nya dengan tangan nya.
"Berubah tambah cantik...."gombal Satria.
"Puff.....apaan sih kamu,Sat.kamu suka sekali yah gombalin aku"Riana mencubit gemes lengan Satria dengan tawa,Satria juga tertawa bersama sang pujaan hati dia senang sekali berada di momen seperti ini bersama Riana terus.
"Mas,mbak ini pesanan kalian"pelayan di sana memberikan pesanan mereka.
"Terimakasih yah kak"kata mereka bersama.
Riana dan Satria kembali ke kantor bersamaan dan itu terpantau langsung oleh Alex di dalam leptop nya melalui cctv di area kantor.Alex mengepal kuat tangan nya.lagi lagi si pria miskin itu selalu menempel dekat istri nya.
"Agrrh...lagi lagi pria miskin itu.Kenapa sih dia selalu ada di dekat Riana! Riana juga,sudah tau punya suami masih aja mendekati pria lain.apa seratus juta yang aku berikan tidak cukup? sudah habis saja dalam satu malam?"
Like like like
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
putrie_07
tambah lh lah status JT mn cukup/Left Bah!//Left Bah!//Left Bah!/
2025-02-25
0