Karir Wanita model itu melonjak setelah orang orang mengetahui hubungan Nya dengan Alex,pria konglomerat yang banyak Di kenal Dan Di segani karna karir Nya semakin gemilau Dari tahun Ke tahun.sehinga Wanita itu semakin terkenal Dan banyak Di sponsori Dari Dalam mau pun luar Negri.
Nasib Malang kembali menghampiri Pria berdarah Indo Dan china itu.lagi Lagi Dia mendapatkan penghianatan yang Sama Dari Wanita kedua yang mana Wanita itu Jadi selingkuhan ayah kandung nya sendiri.penghianatan yang berulang ulang Kali membawa Alex jatuh Dalam keterpurukan yang Sangat dalam.rasa percaya pada Wanita Sudah lenyap Dalam diri nya sekarang.
Alex Marah Dan benci karna Cinta Nya kembali Kandas sebelum memulai awal babak pernikahan.tak hanya segitu,Alex kecewa karna orang yang Sangat ia percaya Di Dunia ini ternyata Dia lah dalang Dari kehancuran hidup Nya.
Dua tahun lama nya Alex menghilang Dari pandangan Dunia.sekarang pria itu kembali bangkit untuk melanjutkan hidup nya.walaupun Dia Sudah Di nyatakan sembuh tapi bekas trauma yang Di rasakan Alex tidak bisa Di tutupi sehinga meninggalkan efek samping yang merubah pria yang dulu Nya ceria menjadi pendiam,dingin,Dan kejam.apa lagi terhadap wanita.setiap Alex melihat Wanita cantik Dia begitu jijik Dan ingin sekali membunuh Wanita tersebut.dan Alex menaruh dendam pada Wanita yang memiliki wajah cantik,karna menurut Alex Wanita yang cantik tidak akan bisa setia pada pasangan nya mereka hanya menginginkan uang uang Dan uang,hanya itu yang mereka butuh kan.
Pak Didin mengetuk pintu ruangan Alex.walaupun pintu nya terbuka sedikit Dan mereka bisa melihat Alex duduk Di kursi Nya tapi pak Didin terus mengetuk pintu agar diri Nya terlihat sopan kepada atasan.
"Masuk..."
Mereka bertiga Masuk Ke Dalam.Ririn hanya berdiri dekat pintu,Dia tidak berani menghadap Bos mereka karna Ririn ngeri sekali melihat wajah kulkas bos mereka yang dingin tapi Masih terlihat Tampan.
"Pak Alex,ini Riana...Dia Adalah Kariyawan terbaik Di perusahaan Kita"
Kaki Riana mulai gemetar bila menghadap atasan Nya yang baru.bagi Riana Bos mereka Satu Ini benar benar terlihat pemarah,berbeda dengan pak Hendriawan atasan mereka yang pertama.
"Hallo pak Alex"Riana menampilkan senyum terbaik Nya.
'Cantik sekali Wanita ini,senyum Nya juga Manis...'
Lirik Alex menatap Riana Dari atas Sampai kebawah Tampa berkedip.Alex memang mengangumi keindahan tubuh yang Riana miliki,benar benar selera para lelaki bangat sedangkan Riana kepala nya Sudah merasa panas Di tatap terus.
'Kamu harus ingat Alex Wanita cantik tidak pernah setia pada Satu pria,mereka hanya suka uang.dan jangan tergoda dengan senyum Nya itu.pasti senyum itu Sudah banyak menjebak para lelaki.dan Wanita ini Sudah pasti banyak memiliki kekasih'
"Sudah berapa lama kamu bekerja di sini?"
"Satu tahun lebih sedikit pak"Riana kembali tersenyum.
"Kamu bekerja Di bidang mana!"
"CMO pak"
"Waaw....bagus sekali"
"Terimakasih pak"
"Karna kamu mendapat peringkat kariawan terbaik tahun Ini Saya akan mengabulkan permintaan mu.itu Salah Satu cara Saya memperlakukan kariawan yang Telah bekerja dengan Sangat baik.silahkan kamu pikir dulu sebelum mengajukan permintaan"
"Baik pak, terimkasih.kalo begitu Saya permisi dulu"
"Tunggu!..."
Riana menghentikan langkah Nya Dan kembali menatap Alex.
"Ia pak,ada apa!"
"Besok kamu harus ikut saya,Saya ada perjalanan bisnis Dan Saya membutuhkan kamu"
"Baik,pak Alex..."
Riana berada Di ruangan nya bersama Ririn.mereka berdua menghirup banyak udara dari hidung Dan Di keluarkan lewat mulut.kedua Wanita itu Sangat Sangat merasa sesak berada Di ruangan Alex.apa Lagi Riana Wanita itu hampir jatuh pingsan setiap kali Alex menatap Nya dengan pandangan yang menakutkan.
"Hah....lega rasa Nya setelah keluar Dari ruangan pak Alex"Kata Ririn merasa lega.
"Ia,mbak benar"sambung Riana membenarkan ucapan Ririn.
"Sekarang kamu mengakui kan Kalo Bos Baru Kita itu orang nya dingin,kejam Dan juga arogan"
"Ia,mbak benar...jantung Ku sempat berhenti saat berhadapan dengan Nya"
"Kamu ingat nggak perkataan pak Alex yang memberi mu Satu permintaan?"Ririn menatap dengan serious pada Riana.
"Ia Aku Masih ingat,memang Nya kenapa mbak"
"Mbak saran kan mending kamu gunakan permintaan kamu untuk meminjam uang kepada pak Alex"Senyum Ririn cemerlang karna Baru saja ide itu terlintas Di benak Nya.
"Itu ide yang buruk sekali mbak"Riana tercengang mendengar saran Dari Ririn yang menurut Nya menakutkan.
"Mbak tau sih itu buruk sekali,tapi Ini kesempatan kamu yang terakhir Riana.kamu gunakan saja permintaan itu! Kemana Lagi kamu akan cari uang sebanyak itu Dalam seminggu"
"Pak Alex pasti akan berpikir buruk tentang Aku dengan meminjam uang kepada Nya padahal kami beru bertemu"
"Kenapa pak Alex harus memikir buruk tentang mu! Kamu kan meminjam bukan Mintak....nanti uang Nya juga akan kamu ganti,ia kan?"
"I..ia...."
"Coba aja dulu Riana Ini Adalah kesempatan terakhir kamu!...memang Nya kamu mau Jadi Istri Ke Lima Aki Aki tua itu? bagaianan nanti perasaan orang tua kamu! Mereka pasti akan dapat hinaan Dari warga"
Riana terdiam mendengar ucapan Ririn.Riana anti masalah apapun Dia tidak akan menangis tapi Kalo menyangkut orang tua Nya Dia pasti akan merasa Sangat sedih sekali.dia tidak bisa melihat orang tua Nya menderita.
"Baiklah,Aku akan memikirkan saran Dari mbak"
"Ya Sudah ..jangan terlalu lama Di pikiran.kalo gitu mbak pergi dulu mau melakukan pekerjaan"
"Ia mbak"
Riana termenung di kursi nya'Apa aku harus melakukan yang di ucapkan mbak Ririn? Apa pak Alex akan setuju? Tapi mbak Ririn berkata benar...ini adalah kesempatan terakhir ku,aku harus gunakan permintaan ku untuk meminjam pada pak Alex'
"Ya tuhan....kenapa engkau selalu membuat ku dalam keadaan dilema"cicit Riana pelan.
"Apa seperti ini cara bekerja kariyawan terbaik di group SJ? Melamun"sindir Alex yang sudah berdiri di meja Riana,wanita itu pun terkejut dengan kedatangan atasan nya yang mendadak.
"Eh...pak Alex"Riana pun berdiri"A..ada yang bisa saya bantu,pak"
"Tolong buatkan saya kopi,antarkan ke ruangan saya segera"Alex pun pergi dari sana.
"Ko...kopi!...."seru Riana heran.
Di ruang dapur Riana bingung mau bikin kopi untuk Alex bagaimana.manis atau sedikit pahit.Riana tidak tau selera bos nya itu seharus nya dia tanya tadi sama pak Alex.
"Lagian kenapa nyuruh aku sih yang bikin kopi,dia kan bisa panggil pak Nico untuk buat kan.hahh....."dalam kebingungan Riana,Nico pun masuk ke dalam dapur untuk mengambil sendok makan.
"Eh pak Nico..."
Jangan lupa like jempol nya donk
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
Yasfi Khoirul
up lgi thour
2024-10-05
0