Setelah kepergian Ririn Dari ruangan Riana,kini Satria datang Di jam Makan siang dengan membawa kantong plastik yang Di tenteng Di tangan nya.
"Wah.....rajin sekali ibu ini yah? Jam Makan hampir selesai Dia Masih tetap bekerja"Saut Satria memasuki ruangan Riana Dan melihat Riana yang Masih setia bekerja.
"Masih banyak yang harus Aku selesai kan Jadi nggak sempat turun Ke bawah"
"Kalo begini terus kamu bakal cepat Kaya dong...."imbuh Satria dengan Riana sambil bergurau.
"Amiiinnnn...tapi seberapa banyak pun pekerjaan gaji Nya tetap segitu "senyum Riana"Ada perlu apa kamu ke sini Sat?"
"Mau Ajak kamu Makan,nih.."Satria memperlihat kan Benda Di tangan nya.
"Makanan?"
"Ia..."
"Bukan Kah itu tadi Makanan yang kamu pesan yah?"
"Hu'um.....Aku beli Dua,setelah Di pikir pikir Aku nggak sangup habisin Makanan sebanyak Ini Jadi Aku Ajak kamu juga! Kamu nggak bawa bekal kan?"
"Hari Ini nggak"
"Ya udah Makan bareng Aku aja"
"Jangan!....Aku nggak mau kamu ngerepotin"tolak Riana dengan senyum Nya.
"Aku nggak merasa Di repotin,Ayo Kita makan bersama"Satria mengambil Satu kursi Dan duduk Di depan Riana,Dia memberi Satu Kotak Makanan pada Riana beserta minum Nya.
"Terimakasih Satria...kamu baik sekali Sama Aku,Aku nggak tau harus membalas kebaikan kamu pakai apa...kamu terlalu banyak membantu.jika kamu memerlukan bantuan Aku bilang aja Aku akan siap"
"Aku senang Kok membantu kamu"pandang Satria dengan penuh Cinta Dan senyum.
"Wanita yang menjadi Istri mu nanti pasti bakal beruntung mendapatkan pria seperti mu yang Sangat baik Dan perhatian.aku yakin Wanita itu pasti akan bahagia"
'Wanita itu Adalah kamu Riana,Aku berharap Kita berjodoh...Aku ingin kamu yang menjadi pendamping ku yang selalu berada Di Sisi Ku...menemani ku Di saat suka Dan duka.aku akan menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan isi hati Ku kepada mu'
"Sat...Kok bengong sih,kamu nggak Makan"tegur Riana yang melihat Satria sedang melamun memandang diri Nya.
"Eh...I iya..."
Di tengah asik Nya Riana Dan Satria Makan bersama,saat itu juga Alex melewati ruangan Riana Dan mendengar tawa mereka sambil Makan bersama.Alex langsung Masuk Dan menatap mereka dengan tatapan tajam.
"Ekhem....enak bangat yah Makan berduaan Dalam Satu ruangan,mesra mesra Lagi kayak Lagi pacaran"Alex memasukan kedua tangan Di saku celana.
"Pak Alex,kami hanya Makan Kok pak,kami nggak ngapa ngapain"Kata Riana berdiri Di susul Satria juga ikut berdiri.
"Benar Kok pak apa yang Di katakan Riana,kami hanya Makan saja tidak seperti apa yang bapak pikir kan"
"Mana mungkin Saya percaya,Saya kan Baru Masuk Saya nggak tau apa yang kalian lakukan sebelum Saya Masuk Ke sini kalian pasti sudah--"
"Cukup pak Alex...Aku Dan Satria tidak melakukan apapun seperti yang anda tuduhkan Jadi bapak tidak perlu memikirkan hal buruk tentang kami"dengan Nada sedikit tegas pada Alex membuat Satria melongo menatap Riana yang bicara kepada atasan mereka seperti itu.
Alex tersenyum sungging"Apa Saya harus percaya Sama ucapan kamu? Saya Sudah banyak menjumpai Wanita seperti kamu Riana,Wanita cantik seperti mu hanya bisa mempermainkan perasaan lelaki,yang kalian butuhkan hanya lah uang tidak ada yang lain.kemarin apa kamu tidak puas sehinga kamu mengincar pria Ini sebagai tambang emas mu yang Baru"
"Cukup pak Alex....."Riana menahan tangan Nya untuk tidak menampar Alex seperti yang ada Di bali kemarin.tangan Nya mengepal kuat Dan gemetar"anda tidak berhak bicara seperti itu kepada Saya,anda Telah menghina Saya,bukan hanya itu saja tapi anda juga mempertanyakan kerakter Saya...ucapan bapak Sudah Sangat keterlaluan...Saya bukan Wanita yang seperti anda bicarakan"dengan Marah Riana pergi Dari ruangan Nya meninggalkan Alex Dan Satria Di sana.
"Saya permisi dulu pak"pamit Satria juga pergi.
Alex juga keluar Dari ruangan Riana dengan perasaan yang Sangat kacau balau,kedekatan Riana Dan Satria Sangat mengangu mata Dan pikiran nya.Di ruangan nya Alex menghempaskan pantat nya Di kursi kerajaan nya dengan perasaan yang Masih kesal.
"Apa Lagi yang Salah dengan ucapan Ku,Aku berkata sesuai dengan fakta nya.dia memang Wanita murahan yang suka menjual diri demi uang.uang yang Aku berikan pasti Dia habis kan bersama pacar gelap nya.jangan jangan pacar gelap nya itu Adalah Satria...mereka berdua berencana untuk memeras Ku,lihat saja Sampai kapan rencana kalian akan berhasil"
Nico Masuk menemui Alex Di ruangan nya"Pak Ini laporan yang bapak Minta"
"Letakan saja nanti Saya baca.oh ya Nico"
"Ia pak ada apa!"
"Saya ingin mengadakan Makan Malam bersama bawahan Saya tolong kamu sampaikan kepada mereka untuk hadir,lokasi nya kamu saja yang cari Dan Sare Ke grup biar semua orang tau"
"Makan Malam.....ok pak,siap"dengan semangat empat puluh Lima Nico keluar Dari ruangan Alex karna senang sekali dapat Makan gratis Malam Ini.
"Cari Restoran yang enak ah...."girang Nico kesenangan bisa Makan enak Dan gratis Malam Ini.
Di rooftop Lagi Lagi Riana menangis dengan ucapan Alex kepada nya.kenapa pria itu selalu berpikir buruk tentang nya.kenapa Alex mengira Kalo Dia suka mempermainkan perasaan lelaki Dan hanya ingin mengincar uang nya saja.padahal Baru sekali ia meminjam tapi tuduhkan Alex malah bertubuh tubi kepada nya.
"Apakah sehina itu Kah meminjam uang kepada orang.kalo tau begini Jadi Nya lebih baik Dia tidak meminjam kepada atasan Nya yang super arogan Dan sombong itu.
"Apa Salahku sehinga pak Alex begitu jahat Nya Dia mengatai diriku Wanita murahan.apa karna demi Seratus juta Aku tidur dengan Nya Dia berpikir Kalo Aku menjual diri? Tapi semua itu Aku lakukan untuk orang tua Ku! Aku ingin membayar hutang mereka.tidak sepantas Nya Dia menghinaku seperti itu! Huuh....masalah Belum selesai ada Lagi masalah Baru"
"Riana,kamu tidak apa apa"
Riana menghapus air mata Nya setelah mendengar suara Satria Di belakang Nya.
"Ia,Aku nggak APA apa"
"Aku tau kamu sedih dengan Kata Kata pak Alex,Aku pun juga Marah mendengar nya.apa kamu ada masalah dengan pak Alex sehinga Dia begitu menghina mu"
"Tidak ada,mungkin Dia tidak menyukai Ku,Dia benci dengan wajah Ku Ini"Kata Riana yang mulai reda tangis Nya.
"Kamu berpikir nggak Kalo pak Alex itu punya penyakit Gila"
"Hah....."
"Ia....kadang kadang Dia Marah Tampa sebab Dan memecat kariyawan yang Tak sengaja kariyawan itu menyengol Nya,kamu rasa itu gila nggak sih"
"Beneran itu!"
"Ia...."
Riana terdiam sesaat Dan tertawa"Aku juga nggak tau"
*
*
Malam pun tiba,Riana sudah sampai Di lokasi sesuai yang Di kirim Di grup.malam Ini penampilan Riana Sangat cantik Dan tampak elegant dengan gaun Panjang warna hitam ada belahan Di lutut Dan Di atas tidak terlalu terbuka,rambut Panjang Nya Di lurus kan dan Di ikat rendah.
Riana menuju tempat acara mereka tiba tiba tangan nya Di Tarik Dan Di sudut kan Ke dindin,Riana terkejut ternyata yang melakukan Nya Adalah Alex.
"Pak lepaskan Saya"Riana berusaha melepaskan tangan Nya yang Di belenggu Alex.
"Jangan panik nanti Aku akan lepaskan"
"Nanti ada yang melihat pak"Riana cemas jika ada yang lewat.
"Tidak akan ada orang yang lewat Di sini"Alex mendekatkan wajah Nya Ke wajah Riana sehinga jarak mereka Sangat dekat.
"Ba..bapak mau apa!"
Jangan lupa Di like yah.
Maaf author Nya jarang up karna nggak ada semangat.doakan author Nya semangat yah gays.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments