Sedih karna Di hina

"Eh pak Nico!"

"Adaa apa Riana"jawab Nico yang hendak pergi.

"Saya boleh bertanya pak?"

"Tanya kan saja apa yang ingin kamu Tanya kan"

"Kopi pak Alex buat Nya gimana yah Manis atau nggak"

Nico mengeryitkan Dahi Nya pada Riana kemudian pria itu berjalan Ke arah Riana Dan menatap gelas Dan Gula kopi Sudah ada Di meja.

"Pak Alex nyuruh kamu buat kopi untuk Nya?"

"Ia,tapi Saya tidak tau selera kopi Nya gimana Jadi Saya Tanya Sama pak Alex"

"Dua Dua"

"Maksud Nya"bingung Riana

"Dua sendok kopi nya Dua sendok Gula Nya"tenang Alex.

"Oh begitu....Seri yah"Kata Riana manhunt manhunt yang mulai paham dengan selera atasan nya.

"Biar saya saja yang buat kan kamu Balik Kerja aja"

"Nggak papa pak biar Saya aja,tadi kan pak Alex nyuruh Saya yang bikin.kalo pak Nico yang buatkan yang ada Saya Di marahi"senyum Riana.

"Baiklah Saya pergi dulu"

"Ia pak Terimakasih...."

Sampai Di luar ruangan Alex Riana merasa Sangat gugup sekali Dan beberapa Kali menarik nafas Dan mengeluarkan nya.

"Hmm haa...."Riana mengetuk pintu Dan Masuk Ke Dalam.

"Ini kopi nya pak"

"Sini..."Saut Alex menghentikan pekerjaan Nya Dan mengambil gelas kopi yang Di berikan Riana kepada nya.Riana menatap dengan was was saat Bos Nya itu meniup kopi Dan meminum nya.

"Cih....kopi apaan Ini! Kamu nggak bisa buat kopi yah"

"Maaf pak tapi--"

"Kamu ingin membunuh Saya dengan kopi pahit ini"Alex menatap dengan arogan Nya pada Riana.

"Maaf pak tapi kopi nya--"

"Nggak becus sekali kamu bekerja,bikini kopi aja kamu nggak bisa...Maka Nya Jadi orang jangan sok pintar Tanya dulu selera kopi Saya Bagaimana! Ini malah nyerocus begitu"

Kata Kata yang Di ucapan Alex Sangat menusuk Di hati Riana Belum pernah ada orang yang memperlakukan Dia seperti ini apalagi Dalam bekerja,Riana tidak pernah Salah Dalam Urusan pekerjaan,Kalo pun ada Dia tidak pernah Di marahi Dan Di bentak seperti ini.

"Maaf pak Saya akan lebih memperhatikan Lagi"Riana menundukan pandangan Nya Dan pergi.

"Tunggu! Bawa kopi murahan mu Ini Dari ruangan saya"

Riana pun mengambil kopi Di atas meja Alex Dan pergi Dari ruangan nya.saat Di pintu Riana bertemu Nico yang juga Masuk Ke ruangan Alex.

"Riana..."Nico melihat Riana yang menangis Dan kopi yang Masih penuhi Dalam gelas Nya.Nico bertanya Tanya kenapa kopi Nya tidak Di berikan kepada Alex.

"Permisi pak Alex"Kata Riana keluar.

"Pak Alex ini ada dokumen yang harus bapak tanda tangan"

"Letakkan saja di atas meja"Kata Alex terus bermain pada keyboard computer nya.

"Baik pak kalau begitu saya keluar dulu"

"Tungu!...."

"Ada apa Pak"

"Tolong buat kan kopi untuk saya"

"Kopi? Bukan nya tadi Riana--"

"Sudah...buatkan saja yang baru"

"Baiklah Pak kopi nya seperti biasa?"

"Ya seperti biasa"

"Ok"sembari menuju pintu keluar Niko bertanya-tanya Apakah tadi Alex tidak menyukai kopi buatan Riana padahal kopi yang dibuat Riana tadi sudah pas dengan selera kopinya tapi kenapa! Apa ada masalah? Nico pun pergi dan tidak ingin memikirkan nya.

Di tempat nya Riana menangis setelah keluar Dari ruangan Alex,Dia Sangat sakit hati dengan ucapan Alex tadi.

"Kalo tidak suka Tidak perlu mencaciku seperti itu,lagi pun aku bukan OB atau pun sekretaris yang di tugaskan membuat kopi untuk nya... Kopi yang aku buat juga arahan dari Pak Nico seharusnya dia tidak menghinaku seperti itu, dasar arogan...."

"Riana,kamu tidak apa-apa kan? apa kamu tadi di marahi Pak Alex"tanya Niko.

"Eh Pak Niko"Riana terkejut dia menghapus air mata Nya Dan berdiri.

"Saya tidak apa-apa Pak hanya saja tadi Dia tidak menyukai kopi buatan saya tadi dia hanya memberi saya arahan agar lebih teliti lagi"senyum Riana.

"kamu yang sabar ya Riana Dia itu orang nya memang galak susah sekali di dekati"

"ia pak Nico,Saya paham"

"kalau begitu Saya pergi dulu"

"Baik Pak sekali lagi terima kasih"

Waktu Telah menandakan jam istirahat Dan kariyawan semua pada turun untuk mencari Makan menggisi Pulau tengah mereka.Riana Masih setia Di depan computer nya sehinga Satria datang menghampiri nya.

"Ria,Kita Ke restoran yuk"

"Bentar dulu Sat Ini Aku Lagi nangung nih"fokus Riana pada layar computer nya.

"Kamu itu selalu menunda jam Makan siang,kamu harus ingat Kalo kamu punya mag yang harus Di jaga"

"Iya ya ya....Aku tau!"

"Kalo tau Ayo Kita makan Aku Sudah lapar"Satria menarik tangan Riana menuju restoran Di lantai bawah.kantor tersebut ada Restoran nya Dan itu khusus untuk lantai bawah saja.

"Kamu suka sekali memaksa Ku Satria"ujar Riana dengan nada jengkel tapi dia tetap mengikuti langkah Satria.mereka berdua sudah seperti teman.banyak yang mengira bahwa mereka sudah jadian.kedekatan mereka sangat dekat sekali dan mereka juga sering bersama berada di kantor.

"Kamu kalau tidak aku paksa kamu tidak akan bergerak dari kursi mu itu"potong Satria menatap Riana.Riana malah Balik menatap nya jengah.

Mereka pun bertemu dengan Alex dan Niko"Selamat siang pak Alex"Sapa Satria dengan ramah Dan senyum yang lebar.

"Selamat siang pak Alex"cicit Riana dengan menundukan pandangan nya.

Alex menatap mereka dengan tidak suka.kemudian Dia melirik kartu pengenal yang ada Di dada Satria.

"Mau kemana kalian?"Tanya Alex dengan suara Briton nya.

"Kami mau makan siang, pak Alex"jawab Satria.

Alex pun berlalu begitu saja dengan raut wajah yang Sudah tidak enak Di pandang.

Jangan pelit pelit like jempol Nya gengs....

Episodes
1 Pulang Ke Kota
2 Kedatangan CEO Baru
3 Membuat kopi
4 Sedih karna Di hina
5 Pagi Pagi Sudah menjengkelkan
6 Pingsan karna magh
7 Di pandang rendah oleh atasan
8 Menerima tawaran
9 Melakukan pernikahan
10 Malam pengantin
11 Ingin pulang
12 Perdebatan di dalam mobil
13 Istri Rahasia
14 Terpantau dalam camera Cctv
15 Cincin pernikahan
16 Mengadakan Makan malam
17 Nafsu Makan hilang
18 Perkara cincin pernikahan
19 Cinta Di tolak dendam pun bertindak
20 Penolakan Dari Istri rahasia
21 Bersikap dengan Cuek
22 Memper tanyakan Moral Dan Etika
23 email Dari Riana
24 Selalu memancing amarah
25 Bersembunyi Di belakang
26 Kamu tidak percaya
27 Di potong
28 Do'a untuk Riana
29 pulang ke rumah ayah ibu
30 Masalah pertama selesai
31 Tatapan menantang
32 mengetahui yang sebenar nya
33 Misi penyelamatan
34 Do'a dan Restu
35 Misi penyelamatan part 2
36 Penyelamatan selesai
37 Harus di perjuangkan
38 Meminta kesempatan
39 Pamitan
40 "Menyelamatkan ku!"
41 Usir dia dari sini
42 Nasehat orang tua
43 Pura pura tidur
44 Jodoh rahasia tuhan
45 Romantis
46 Perasaan yang bahagia
47 Kado pernikahan
48 Hadiah kado yang mengesalkan
49 Sangat gemes
50 Hanya sekedar teman
51 Sudah tidak ada harapan
52 Frustasi menahan si Jago
53 Berita yang menyedihkan
54 Kenikmatan di dalm mobil
55 Memperkenalkan Riana sebagai istri
56 Terimakasih karna telah meninggalkan ku
57 Pesan dari No yang tidak di kenal
58 Masalah Belum seleasi,timbul lagi satu maslh
59 Istriku Sudah mulai nakal
60 Kamu hanya milik ku
61 Hanya Aku yang boleh menyukaimu
62 Mulut Tampa rem
63 Tidak ingin belanja
64 Ketar ketir
65 Wajah cemberut
66 Apa kamu Masih ragu?
67 Berhasil mengabulkan keinginan Istri
68 Ada Energi jahat
69 Di serang
70 Merasa bersalah
71 Berlagak sombong
72 Masuk angin
73 Di pecat oleh suami
74 Posisi yang lucu
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Pulang Ke Kota
2
Kedatangan CEO Baru
3
Membuat kopi
4
Sedih karna Di hina
5
Pagi Pagi Sudah menjengkelkan
6
Pingsan karna magh
7
Di pandang rendah oleh atasan
8
Menerima tawaran
9
Melakukan pernikahan
10
Malam pengantin
11
Ingin pulang
12
Perdebatan di dalam mobil
13
Istri Rahasia
14
Terpantau dalam camera Cctv
15
Cincin pernikahan
16
Mengadakan Makan malam
17
Nafsu Makan hilang
18
Perkara cincin pernikahan
19
Cinta Di tolak dendam pun bertindak
20
Penolakan Dari Istri rahasia
21
Bersikap dengan Cuek
22
Memper tanyakan Moral Dan Etika
23
email Dari Riana
24
Selalu memancing amarah
25
Bersembunyi Di belakang
26
Kamu tidak percaya
27
Di potong
28
Do'a untuk Riana
29
pulang ke rumah ayah ibu
30
Masalah pertama selesai
31
Tatapan menantang
32
mengetahui yang sebenar nya
33
Misi penyelamatan
34
Do'a dan Restu
35
Misi penyelamatan part 2
36
Penyelamatan selesai
37
Harus di perjuangkan
38
Meminta kesempatan
39
Pamitan
40
"Menyelamatkan ku!"
41
Usir dia dari sini
42
Nasehat orang tua
43
Pura pura tidur
44
Jodoh rahasia tuhan
45
Romantis
46
Perasaan yang bahagia
47
Kado pernikahan
48
Hadiah kado yang mengesalkan
49
Sangat gemes
50
Hanya sekedar teman
51
Sudah tidak ada harapan
52
Frustasi menahan si Jago
53
Berita yang menyedihkan
54
Kenikmatan di dalm mobil
55
Memperkenalkan Riana sebagai istri
56
Terimakasih karna telah meninggalkan ku
57
Pesan dari No yang tidak di kenal
58
Masalah Belum seleasi,timbul lagi satu maslh
59
Istriku Sudah mulai nakal
60
Kamu hanya milik ku
61
Hanya Aku yang boleh menyukaimu
62
Mulut Tampa rem
63
Tidak ingin belanja
64
Ketar ketir
65
Wajah cemberut
66
Apa kamu Masih ragu?
67
Berhasil mengabulkan keinginan Istri
68
Ada Energi jahat
69
Di serang
70
Merasa bersalah
71
Berlagak sombong
72
Masuk angin
73
Di pecat oleh suami
74
Posisi yang lucu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!