Riana mengetuk pintu ruangan Alex setelah itu dia masuk ke dalam dengan membawa laporan milik nya.
"ini laporan yang Bapak minta"Riana menyerahkan laporan nya Di meja Alex. Alex pun mengambil laporan milik Riana dan memeriksa Nya dengan teliti,setelah Di periksa Alex melempar laporan itu di meja dengan raut wajah yang mulai terlihat marah.melihat itu Riana jadi tegang.
"Laporan apa yang kamu buat Ini,halaman Tiga Sama delapan tidak sesuai dengan punya Saya,apa begini cara mu bekerja,asal buat saja"
Riana melihat laporan milik nya.ia rasa ini Sudah Sangat pas Dan tidak ada kesalahan yang ia buat.
"Ini Sudah pas Kok pak,tidak ada yang Salah"Riana meyakinkan Alex dengan laporan yang ia buat.
"Pas gimana kamu bilang! itu saja masih ada yang salah.apa perlu Saya pakaian kamu kaca mata supaya kamu bisa melihat dengan jelas mana yang salah mana yang nggak.begitulah kamu Riana kamu tidak menteliti apa yang menjadi tugas mu! Kamu mengangap remeh. kalau seperti ini kerjamu Lebih baik Kamu tidak usah bekerja lagi"kata Alex dengan Marah dan memberikan laporan pada Riana dengan kasar.
"Maafkan Saya Pak saya akan mengubah lagi laporan nya,permisi"Riana keluar dari ruangan Alex dengan menangis.sampai di meja nya Riana masih menangis sembari membuat ulang laporan milik nya.
"Riana Kita keluar yuk cari Makan"Ajak Satria yang Baru datang.
"Maaf Sat Aku nggak bisa! Aku harus buat laporan dulu Dan sore Ini pak Alex ingin melihat nya"
"Apa nggak sempat Makan siang"
"Kayak Nya nggak sempat deh,kamu Makan aja Aku bisa Makan nanti"
"Benar yah?"
"Ia"
"Baiklah Aku pergi dulu.ingat Makan Nya jangan lupa"Kata Satria Di bibir pintu.
"Siap hehe ..."
Alex melihat Ke arah ruangan Riana Dan melihat Wanita itu tertidur Di meja nya.dengan langkah Panjang Nya Alex Masuk Dan mengetuk meja Riana dengan jari nya.
"Siapa yang menyuruh mu tidur Di kantor"Alex mengetuk Lagi meja Riana karna ucapan Nya tidak Di jawab.
"Hei bangun"Alex bingung karna Riana Belum juga bangun Dari tidur Nya"Apa Dia pingsan?"Alex menyibak rambut yang menutup wajah Riana.
"Pak Alex..."seru Ririn yang datang.Alex terkejut Dan menjatuhkan diri nya.
"Bangunkan Dia,kenapa Dia tidur Di kantor"
"Baik pak"Ririn membangun kan Riana dengan memegang bahu nya"Ri...Riana bangun Ri...pak seperti nya Riana pingsan"
"Kenapa Dia pingsan apa Dia sakit"
"Riana punya mag yang cukup parah pak,sekalipun Dia tidak Di bolehkan Makan telat.tadi Satria mengajak Nya Makan Dia bilang mau buat laporan dulu trus saya Sudah telepon Dia Ajak Dia Makan tapi tidak Di angkat"Tentang Ririn dengan mimik yang menghawatirkan.
Alex pun mengangkat Tubuh Riana"Belikan Makanan Dan antarkan Ke ruangan saya"
"Baik pak"
Lama kemudian Riana sudah di baringkan Di sofa Oleh Alex.Alex menetap Riana yang masih memejamkan mata,kemudian Riana membuka matanya dia melihat ke seliling ruangan itu dia melihat Alex yang duduk di kursi Riana terkejut dan langsung duduk.
"Pa..pak Alex!"
"Cepat ke sini"pinta Alex pada Riana menyuruh wanita itu duduk di depan nya tak ingin membuat Bos nya marah dengan cepat Riana mengikuti perintah Alex.
"Kata Ririn kamu pingsan karna magh,itu ada Makanan Di depan mu,makan lah"
Riana melihat ada makanan dan juga minuman di depan Nya
"Tidak perlu Pak saya bisa makan Di luar saja"
"Saya tidak akan mengizinkan kamu keluar dari ruangan saya sebelum kamu menghabiskan makanan itu"
Riana hanya menunduk diam melihat makanan itu.
"Atau kamu ingin saya menyuapkan makanan itu ke mulutmu"
"Tidak! Saya bisa sendiri"dengan sigap Riana menarik piring itu kemudian dia makan dengan lahap.
"Setelah makanan mu selesai kamu boleh pulang dan bersiap karena malam nanti kamu harus ikut saya perjalanan bisnis"
"Baik pak"
Jangan lupa like jempol Nya ding gengs.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
Gamerz Mod
dasar
2025-02-23
0