17. SALON

SALON

🌸Selingkuhan Majikan🌸

“Alya, hari ini aku mau ke salon. Kamu ikut ya,” ucap Andin sambil tersenyum.

Alya terkejut, tidak biasanya Andin mengajaknya pergi ke tempat-tempat seperti itu. “Tapi, Nyonya... saya masih banyak tugas di rumah,” jawab Alya ragu.

“Nggak apa-apa, biar Dinda dan yang lain yang urus. Sesekali kamu juga perlu merawat diri, Alya. Aku yang ajak, jadi nggak usah khawatir soal itu,” balas Andin sambil memegang tangan Alya dengan lembut.

Alya hanya bisa menunduk dan mengangguk. “Baik, Nyonya,” jawabnya akhirnya, meskipun hatinya terasa berat.

**

Di salon, suasana terasa santai dan nyaman. Bau wangi krim perawatan serta musik lembut mengalun di latar belakang.

Andin duduk di kursi perawatan dengan rileks, sementara Alya tampak canggung di sebelahnya. Ia merasa tidak terbiasa berada di tempat mewah seperti itu.

“Coba kamu juga ambil perawatan, Alya,” ujar Andin dengan senyum ramah. “Seorang perempuan itu harus bisa menjaga penampilan, apalagi kamu yang masih muda. Penampilan itu penting.”

Alya hanya tersenyum kecil, hatinya bergetar mendengar ucapan Andin. "Penampilan? Bagaimana aku bisa menjaga penampilan, kalau di dalam, aku merasa kotor?," batinnya dengan hati yang terasa semakin hancur.

“Nggak usah malu-malu, Alya. Aku tahu kamu kerja di rumah, tapi itu bukan alasan untuk nggak merawat diri. Aku pengen kamu juga merasa nyaman dengan dirimu sendiri,” lanjut Andin sambil menyuruh staf salon untuk memberi perawatan pada Alya.

"Nyonya, ini tidak perlu, saya tidak perlu perawatan," tolak Alya merasa tidak enak saat di suruh duduk di kursi perawatan.

Andin hanya tersenyum lalu berkata pada pegawai salon tersebut, "Mbak lanjutkan."

Alya pun hanya pasrah menuruti perintah Andin, lalu duduk di kursi samping Andin.

Saat krim lembut dioleskan ke wajahnya, Alya menatap pantulan dirinya di cermin. Di sana, terlihat wajahnya yang bersih, namun di dalam, ada luka yang mendalam dan rasa bersalah menggerogoti hatinya.

“Nyonya Andin begitu baik, dia memperlakukanku dengan penuh perhatian. Tapi aku… aku sudah berselingkuh dengan suaminya. Aku sudah membiarkan Tuan Arman merenggut kesucianku. Kenapa aku bisa setega ini?," pikir Alya, air matanya hampir menetes, namun ia tahan.

Sementara, Andin masih asyik menikmati perawatannya, ia tidak menyadari gejolak batin yang dirasakan oleh Alya di sebelahnya.

“Alya, ingat ya, perempuan harus bisa menjaga kecantikannya, bukan cuma untuk orang lain, tapi untuk dirinya sendiri,” ucap Andin lagi.

Alya hanya bisa mengangguk pelan dan tidak bisa menjawab karena suaranya tercekat. Dalam hatinya, ia merasa sangat berdosa. "Bagaimana aku bisa menjaga penampilan, sementara aku sudah mengkhianati orang sebaik Nyonya Andin?."

"Alya, ada apa? Kok malah ngelamun?," tanya Andin saat melihat Alya gelisah sementara dirinya sangat menikmati perawatan di wajahnya.

"Em, tidak Nyonya... Saya, saya kepikiran pekerjaan di rumah, Nyonya."

"A ha ha ha... Alya... Alya, ternyata itu yang sedang kamu pikirkan, kamu tidak usah khawatir, aku tidak akan memecatmu kok, aku sendiri kan yang mengajakmu."

Beberapa saat kemudian...

Alya duduk di depan cermin salon sambil tersenyum. Ia mengagumi rambutnya yang baru ditata dengan sempurna.

Lalu, Andin yang berdiri tak jauh darinya pun ikut tersenyum puas. Ia pun mendekat, lalu mengamati penampilan Alya dari ujung kepala hingga kaki.

“Bagus sekali, Alya. Lihat deh, rambutmu sudah tertata rapi dan wajahmu juga terlihat segar,” puji Andin merasa kagum.

Alya pun tersenyum menunduk dan tersipu malu lalu menatap bayangan dirinya di cermin.

"Terima kasih Nyonya, tapi sebenarnya saya tidak terbiasa dengan semua ini," ucap Lea pelan, mencoba menolak dengan halus.

Andin menunduk sedikit sambil tetap memperhatikan. “Tapi Alya, jujur saja, kamu kelihatan sangat cantik. Tampilanmu sangat berbeda sekarang. Aku rasa kamu cocok tampil seperti ini.”

Alya tersenyum kaku lalu membalas. "Saya hanya ingin hidup sederhana, tidak perlu seperti ini. Saya baik-baik saja dengan apa yang ada."

Namun, Andin tetap tidak menyerah. “Maaf, Alya, tapi aku pikir mungkin kamu juga perlu beberapa baju baru untuk melengkapi penampilan ini. Bagaimana kalau kita ke toko baju sebentar?," tanya Andin lebih tepatnya, ajak Andin.

“Tidak usah, Nyonya. Saya sudah punya cukup baju, tidak perlu membeli yang baru," tegas Alya.

“Tapi Alya, sayang sekali kalau tidak sekalian. Pakaian yang bagus pasti akan mendukung penampilan kamu yang sekarang. Lagipula, baju-baju yang kamu pakai sekarang sudah cukup lama, bukan?,” ujar Andin yang jelas-jelas ingin menyenangkan Alya.

Tanpa menunggu persetujuan, Andin langsung menarik tangan Alya dan membawanya keluar dari salon.

“Maaf kalau aku sedikit memaksa, tapi aku benar-benar ingin kamu terlihat sempurna. Sudah lama tidak pergi berdua seperti ini. Biasanya hanya sendirian," tutur Andin sambil terus berjalan menuju toko baju.

Sesampainya di toko pakaian mewah, Alya merasa semakin gelisah. Andin mulai memilihkan beberapa pakaian dan menyodorkannya kepada Alya untuk dicoba.

Setiap kali Alya keluar dari ruang ganti, Andin selalu memberikan pujian padanya.

“Cantik sekali, Alya! Baju ini benar-benar cocok denganmu,” kata Andin sambil tersenyum lebar.

Alya yang semakin tidak nyaman terus menggelengkan kepalanya. "Nyonya, saya tidak bisa menerima ini. Pakaian-pakaian ini terlalu mahal. Saya tidak bisa membiarkan Nyonya membelikannya untuk saya."

"Anggap saja ini hadiah kecil dariku. Aku ingin kamu tampil lebih baik, dan itu penting untukku sebagai orang yang membantu kamu.”

“Tapi Nyonya, ini terlalu berlebihan. Saya merasa tidak pantas menerima semua ini.”

“Tidak apa-apa, Alya. Hidup kamu layak lebih baik dari ini. Aku hanya ingin membantumu untuk melihat itu. Mohon terima niat baikku ini.”

Akhirnya, setelah perdebatan kecil, Alya pun menyerah. Ia mencoba tersenyum meski dalam hatinya sangat merasa tidak nyaman.

"Baiklah, Nyonya. Terima kasih...."

Setelah selesai, mereka pun keluar dari toko. Alya nampak sedikit kerepotan karena membawa beberapa tas pakaian di tangannya.

Meski penampilannya kini sempurna, hati Alya tetap bertanya-tanya, apakah ia benar-benar pantas menerima semua ini? Setelah apa yang dia lakukan kepada orang sebaik Andin itu.

Terpopuler

Comments

Khun Tee

Khun Tee

curiga sh Andin selingkuh dulunya 😬 makanya sh Arman di awal cerita cuek bebek dan ketemu Andin tapi yg ga habis pikir ko bisa masih main kuda2 an sama bini 🙈

2025-01-16

1

Sri Siyamsih

Sri Siyamsih

semoga kamu tdk lupa daratan Alya. ingar kel d kampung entah spt apa nasib mereka setelah ksu kabur 😌

2024-12-13

1

lihat semua
Episodes
1 1. GADIS MALANG
2 2. TUNDUK PADA NASIB
3 3. MELARIKAN DIRI
4 4. HAMPIR SAJA!
5 5. ANDIN & ARMAN
6 6. JADI ART
7 7. TRAGEDI
8 8. BAGAI TANPA DOSA
9 9. HANYA AKU YANG TAU
10 10. LAYANI AKU LAGI!
11 11. KEDUA KALINYA
12 12. TIDAK SEBAIK ITU
13 13. TERBAWA MIMPI
14 14. JANGAN MAIN-MAIN
15 15. OBSESI
16 16. MEMUASKAN
17 17. SALON
18 18. DI KAMAR MANDI
19 19. SEMAKIN BERANI
20 20. UANG HASIL...
21 21. PULANG KAMPUNG
22 22. So sweet sih, tapi...
23 23. KEHILANGAN SEGALANYA
24 24. SEBATANG KARA
25 25. SIAPAKAH DALANGNYA?
26 26. MENCARI TAU
27 27. DI RUMAH ANTON
28 28. ISTRI LUKNUT
29 29. TERTANGKAP
30 30. PELAKOR
31 31. KEPUTUSAN FINAL
32 32. Wah! KOK BISA?
33 33. DI JEMPUT & KEMBALI
34 34. SAH
35 35. SAKSI PERTAMA
36 36. MALAM PERTAMA?
37 37. DI RUANG Kerja PUN JADI
38 38. NO KOMEN he he...
39 39. PERINGATAN
40 40. HADIAH
41 41. TEROR
42 42. KAMBING HITAM
43 43. TERNYATA DIA
44 44. Waaah... TEGANG NIH!
45 45. O ow! KAMU KETAHUAN ...
46 46. PENGHAKIMAN
47 47. GENTLEMAN
48 48. BERITA BAIK / BURUK?
49 49. BUKAN KARMA
50 50. LANGKAH ANDIN
51 51. Hmmm???
52 52. TERHARU GAK SIH...?
53 53. ADA APA DENGAN ALYA?
54 54. ALYA NGEPRANK
55 55. MENDEBARKAN
56 56. SEBELUMNYA
57 57. KELUARGA BRAMASTA
58 58. SAUDARA IPAR
59 59. MASALAH BESAR
60 60. PERAN KELUARGA
61 61. SATU MOMEN
62 62. TEKAD
63 63. AKHIRNYA PERGI
64 64. LEMBARAN BARU
65 65. DI INTAI
66 66. TELAT SATU LANGKAH
67 67. RUMAH BARU
68 68. RENCANA ADRIAN
69 69. MASIH BERUSAHA
70 70. DI CULIK
71 71. MUSUH DALAM SELIMUT
72 72. TERPURUK
73 73. DI GREBEK
74 74. DI BAWA KABUR
75 75. BAB SPESIAL
76 76. PERMAINAN ADRIAN
77 77. MOMEN PERTEMUAN
78 78. ARMAN * ALYA * ADRIAN
79 79. DENDAM
80 80. Woow..!
81 81. BATTLE
82 82. TEGANG!!
83 Novel baru, PULAU ANGKER
84 83. KAKAK BERADIK
85 84. RENCANA ARMAN
86 86. RUMAH ADRIAN
87 87. RAHASIA TERKUAK
88 88. BERKOMPLOT
89 89. DI JUAL
90 90. DUA PRIA
91 91. PENCARIAN
92 92. DITEMUKAN
93 93. WADUH!
94 94. Cerita selanjutnya
95 95. Pesan Terakhir Adrian
96 96. KEHILANGAN
97 97. BUKTI
98 98. THE END
99 Promo karya baru 'SINGLE MOM'
100 Karya baru 'Kafilah Cinta'
Episodes

Updated 100 Episodes

1
1. GADIS MALANG
2
2. TUNDUK PADA NASIB
3
3. MELARIKAN DIRI
4
4. HAMPIR SAJA!
5
5. ANDIN & ARMAN
6
6. JADI ART
7
7. TRAGEDI
8
8. BAGAI TANPA DOSA
9
9. HANYA AKU YANG TAU
10
10. LAYANI AKU LAGI!
11
11. KEDUA KALINYA
12
12. TIDAK SEBAIK ITU
13
13. TERBAWA MIMPI
14
14. JANGAN MAIN-MAIN
15
15. OBSESI
16
16. MEMUASKAN
17
17. SALON
18
18. DI KAMAR MANDI
19
19. SEMAKIN BERANI
20
20. UANG HASIL...
21
21. PULANG KAMPUNG
22
22. So sweet sih, tapi...
23
23. KEHILANGAN SEGALANYA
24
24. SEBATANG KARA
25
25. SIAPAKAH DALANGNYA?
26
26. MENCARI TAU
27
27. DI RUMAH ANTON
28
28. ISTRI LUKNUT
29
29. TERTANGKAP
30
30. PELAKOR
31
31. KEPUTUSAN FINAL
32
32. Wah! KOK BISA?
33
33. DI JEMPUT & KEMBALI
34
34. SAH
35
35. SAKSI PERTAMA
36
36. MALAM PERTAMA?
37
37. DI RUANG Kerja PUN JADI
38
38. NO KOMEN he he...
39
39. PERINGATAN
40
40. HADIAH
41
41. TEROR
42
42. KAMBING HITAM
43
43. TERNYATA DIA
44
44. Waaah... TEGANG NIH!
45
45. O ow! KAMU KETAHUAN ...
46
46. PENGHAKIMAN
47
47. GENTLEMAN
48
48. BERITA BAIK / BURUK?
49
49. BUKAN KARMA
50
50. LANGKAH ANDIN
51
51. Hmmm???
52
52. TERHARU GAK SIH...?
53
53. ADA APA DENGAN ALYA?
54
54. ALYA NGEPRANK
55
55. MENDEBARKAN
56
56. SEBELUMNYA
57
57. KELUARGA BRAMASTA
58
58. SAUDARA IPAR
59
59. MASALAH BESAR
60
60. PERAN KELUARGA
61
61. SATU MOMEN
62
62. TEKAD
63
63. AKHIRNYA PERGI
64
64. LEMBARAN BARU
65
65. DI INTAI
66
66. TELAT SATU LANGKAH
67
67. RUMAH BARU
68
68. RENCANA ADRIAN
69
69. MASIH BERUSAHA
70
70. DI CULIK
71
71. MUSUH DALAM SELIMUT
72
72. TERPURUK
73
73. DI GREBEK
74
74. DI BAWA KABUR
75
75. BAB SPESIAL
76
76. PERMAINAN ADRIAN
77
77. MOMEN PERTEMUAN
78
78. ARMAN * ALYA * ADRIAN
79
79. DENDAM
80
80. Woow..!
81
81. BATTLE
82
82. TEGANG!!
83
Novel baru, PULAU ANGKER
84
83. KAKAK BERADIK
85
84. RENCANA ARMAN
86
86. RUMAH ADRIAN
87
87. RAHASIA TERKUAK
88
88. BERKOMPLOT
89
89. DI JUAL
90
90. DUA PRIA
91
91. PENCARIAN
92
92. DITEMUKAN
93
93. WADUH!
94
94. Cerita selanjutnya
95
95. Pesan Terakhir Adrian
96
96. KEHILANGAN
97
97. BUKTI
98
98. THE END
99
Promo karya baru 'SINGLE MOM'
100
Karya baru 'Kafilah Cinta'

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!