7. TRAGEDI

TRAGEDI

🌸Selingkuhan Majikan🌸

Malam itu sangat sunyi, hanya suara angin yang terdengar di luar rumah besar milik Arman dan Andin.

Jam menunjukkan pukul satu malam ketika suara bel berulang kali terdengar menggema di seluruh rumah.

Penghuni rumah yang sudah terlelap tidak menyadari, kecuali Alya yang segera membuka matanya karena suara bising tersebut.

"Apa itu tuan Arman?," gumam Alya dengan cemas dan mata yang terbuka lebar.

Suasana di rumah terasa sunyi dan sepi. Alya menyadari bahwa tidak ada seorang pun dari para ART yang terbangun, meskipun suara bel terus berbunyi.

Dengan hati-hati, Alya bangkit dari tempat tidurnya lalu mengenakan sandal, dan berjalan menuju pintu depan. Saat ia semakin mendekat, suara marah seorang pria terdengar jelas dari luar.

"Buka pintunya! Apa kalian sudah mati semua? Aku akan memecat kalian semua! Dasar tidak berguna!." Suara itu jelas suara Arman sang tuan rumah. Nada suaranya kasar dan penuh amarah.

Lalu, Alya membuka pintu dengan hati-hati karena merasa takut dan was-was. Begitu pintu terbuka, Arman yang sedang mabuk berat langsung menerobos masuk dan berjalan dengan langkah yang sempoyongan.

Wajahnya memerah, dan matanya setengah tertutup, tanda jika ia sudah terlalu banyak minum. Bau alkohol memenuhi udara hingga membuat Alya semakin cemas.

"Apa kau sudah bosan bekerja?!" teriak Arman sambil menunjuk Alya dengan kasar. "Dasar tidak becus! Aku bayar kalian untuk bekerja, bukan untuk tidur seperti babi!."

Alya menunduk, hatinya berdegup kencang. Ia ketakutan melihat kondisi Arman yang mabuk dan penuh amarah. "Maaf, Tuan," ucapnya pelan dengan suara yang gemetar.

"Sudahlah! Aku mau minum! Cepat ambilkan air!" perintah Arman sambil berjalan dengan langkah goyah menuju sofa, lalu menjatuhkan diri ke atasnya.

Alya pun langsung berlari ke dapur karena merasa gugup dan takut. Tangannya gemetar saat ia mengambil segelas air dan segera kembali menghadap majikannya itu.

Lalu ia meletakkan air di depan Arman dengan hati-hati dan berharap agar situasi tidak semakin buruk.

Arman pun meneguk air itu dengan kasar, lalu melemparkan gelas kosong ke atas meja hingga membuat bunyi dentingan yang keras.

Prangngng!

"Pergi! Aku tidak mau melihat siapapun! Dasar tak berguna!," teriaknya, matanya masih setengah terbuka, tetapi dengan amarah yang meluap-luap.

Alya langsung mundur dan tidak berani bersama Arman lebih lama. Ia lalu segera berlari kembali ke kamarnya dengan jantung yang berdegup kencang.

Di kamarnya, Alya duduk di sudut ranjang sambil menggenggam lututnya erat-erat. Lalu, ia menarik selimut dan berbaring kembali dengan masih was-was.

Namun, sebelum Alya memejamkan matanya, tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dengan kasar.

Brak!!

Alya terlonjak kaget. Matanya melebar saat melihat Arman berdiri di ambang pintu dengan tubuh yang sempoyongan dan tatapan liar.

"Tuan, ada yang bisa saya bantu?," tanya Alya seraya bangkit cepat dari kasurnya. Tapi sebelum ia sempat berdiri sepenuhnya, Arman sudah mendekat dengan langkah cepat dan kasar lalu merangkulnya erat.

"Layani aku!," seru Arman dengan suara parau sehingga bau alkohol yang kuat menyergap hidung Alya.

Alya pun tersentak karena tubuhnya terkunci dalam pelukan Arman yang kuat. Dia mencoba melepaskan diri karena merasa panik. "Tuan, sadarlah... saya bukan Nyonya...," ucap Alya memohon, dengan suara gemetar ketakutan.

Namun, semakin Alya berusaha melawan, pelukan Arman pun semakin kuat hingga mereka terjatuh di kasur.

Arman mulai menggerayangi tubuh Alya dengan gerakan kasar seolah tidak peduli dengan ketakutan yang tergambar jelas di wajah gadis itu.

"Tuan, tolong, sadarlah..." pinta Alya lagi yang hampir tidak bisa bicara karena Arman terus menciuminya liar dengan mulut yang melumat bibir Alya tanpa ampun.

"Diam! Layani aku!," bentak Arman dengan nafsu yang semakin tak terkendali.

Alya hanya bisa menjerit dalam hati. Ia mencoba memanggil Andin dan berharap istri Arman itu akan menyelamatkannya. "Nyonya! Tolong aku...!," seru Alya dalam suara yang nyaris putus asa.

Namun, ruangan tetap sunyi karena tidak ada satu orang pun yang mendengar.

Alya semakin panik. Dan pada saat itu, ia melihat gunting di atas nakas. Ia lalu meraihnya dengan tangan gemetar dan berniat menggunakan itu untuk membela diri.

Tapi kemudian, Alya berpikir kembali Apakah ia harus melukai, atau bahkan membunuh majikannya sendiri demi melindungi diri?

Namun sebelum ia bisa memutuskan, genggamannya melemah. Tubuhnya mulai kelelahan karena kekuatannya terkuras oleh usaha melawan yang sia-sia.

Gunting itu pun jatuh dari tangannya hingga terjatuh ke lantai dengan bunyi pelan.

Dengan nafas yang tersengal dan air mata yang mengalir di pipinya, Alya merasa semakin berdaya.

Arman yang sepenuhnya dibutakan oleh alkohol dan nafsu, ia terus memaksa tubuh Alya hingga bajunya terkoyak, dan Alya pun hanya bisa merasakan dunia di sekitarnya hancur perlahan-lahan.

Malam itu, Alya hanya bisa pasrah di bawah kekuasaan seorang pria yang tidak sadar dan lupa akan batasannya sebagai manusia.

Ia di rudapaksa oleh laki-laki yang baru jadi majikannya satu bulan ini.

Episodes
1 1. GADIS MALANG
2 2. TUNDUK PADA NASIB
3 3. MELARIKAN DIRI
4 4. HAMPIR SAJA!
5 5. ANDIN & ARMAN
6 6. JADI ART
7 7. TRAGEDI
8 8. BAGAI TANPA DOSA
9 9. HANYA AKU YANG TAU
10 10. LAYANI AKU LAGI!
11 11. KEDUA KALINYA
12 12. TIDAK SEBAIK ITU
13 13. TERBAWA MIMPI
14 14. JANGAN MAIN-MAIN
15 15. OBSESI
16 16. MEMUASKAN
17 17. SALON
18 18. DI KAMAR MANDI
19 19. SEMAKIN BERANI
20 20. UANG HASIL...
21 21. PULANG KAMPUNG
22 22. So sweet sih, tapi...
23 23. KEHILANGAN SEGALANYA
24 24. SEBATANG KARA
25 25. SIAPAKAH DALANGNYA?
26 26. MENCARI TAU
27 27. DI RUMAH ANTON
28 28. ISTRI LUKNUT
29 29. TERTANGKAP
30 30. PELAKOR
31 31. KEPUTUSAN FINAL
32 32. Wah! KOK BISA?
33 33. DI JEMPUT & KEMBALI
34 34. SAH
35 35. SAKSI PERTAMA
36 36. MALAM PERTAMA?
37 37. DI RUANG Kerja PUN JADI
38 38. NO KOMEN he he...
39 39. PERINGATAN
40 40. HADIAH
41 41. TEROR
42 42. KAMBING HITAM
43 43. TERNYATA DIA
44 44. Waaah... TEGANG NIH!
45 45. O ow! KAMU KETAHUAN ...
46 46. PENGHAKIMAN
47 47. GENTLEMAN
48 48. BERITA BAIK / BURUK?
49 49. BUKAN KARMA
50 50. LANGKAH ANDIN
51 51. Hmmm???
52 52. TERHARU GAK SIH...?
53 53. ADA APA DENGAN ALYA?
54 54. ALYA NGEPRANK
55 55. MENDEBARKAN
56 56. SEBELUMNYA
57 57. KELUARGA BRAMASTA
58 58. SAUDARA IPAR
59 59. MASALAH BESAR
60 60. PERAN KELUARGA
61 61. SATU MOMEN
62 62. TEKAD
63 63. AKHIRNYA PERGI
64 64. LEMBARAN BARU
65 65. DI INTAI
66 66. TELAT SATU LANGKAH
67 67. RUMAH BARU
68 68. RENCANA ADRIAN
69 69. MASIH BERUSAHA
70 70. DI CULIK
71 71. MUSUH DALAM SELIMUT
72 72. TERPURUK
73 73. DI GREBEK
74 74. DI BAWA KABUR
75 75. BAB SPESIAL
76 76. PERMAINAN ADRIAN
77 77. MOMEN PERTEMUAN
78 78. ARMAN * ALYA * ADRIAN
79 79. DENDAM
80 80. Woow..!
81 81. BATTLE
82 82. TEGANG!!
83 Novel baru, PULAU ANGKER
84 83. KAKAK BERADIK
85 84. RENCANA ARMAN
86 86. RUMAH ADRIAN
87 87. RAHASIA TERKUAK
88 88. BERKOMPLOT
89 89. DI JUAL
90 90. DUA PRIA
91 91. PENCARIAN
92 92. DITEMUKAN
93 93. WADUH!
94 94. Cerita selanjutnya
95 95. Pesan Terakhir Adrian
96 96. KEHILANGAN
97 97. BUKTI
98 98. THE END
99 Promo karya baru 'SINGLE MOM'
100 Karya baru 'Kafilah Cinta'
Episodes

Updated 100 Episodes

1
1. GADIS MALANG
2
2. TUNDUK PADA NASIB
3
3. MELARIKAN DIRI
4
4. HAMPIR SAJA!
5
5. ANDIN & ARMAN
6
6. JADI ART
7
7. TRAGEDI
8
8. BAGAI TANPA DOSA
9
9. HANYA AKU YANG TAU
10
10. LAYANI AKU LAGI!
11
11. KEDUA KALINYA
12
12. TIDAK SEBAIK ITU
13
13. TERBAWA MIMPI
14
14. JANGAN MAIN-MAIN
15
15. OBSESI
16
16. MEMUASKAN
17
17. SALON
18
18. DI KAMAR MANDI
19
19. SEMAKIN BERANI
20
20. UANG HASIL...
21
21. PULANG KAMPUNG
22
22. So sweet sih, tapi...
23
23. KEHILANGAN SEGALANYA
24
24. SEBATANG KARA
25
25. SIAPAKAH DALANGNYA?
26
26. MENCARI TAU
27
27. DI RUMAH ANTON
28
28. ISTRI LUKNUT
29
29. TERTANGKAP
30
30. PELAKOR
31
31. KEPUTUSAN FINAL
32
32. Wah! KOK BISA?
33
33. DI JEMPUT & KEMBALI
34
34. SAH
35
35. SAKSI PERTAMA
36
36. MALAM PERTAMA?
37
37. DI RUANG Kerja PUN JADI
38
38. NO KOMEN he he...
39
39. PERINGATAN
40
40. HADIAH
41
41. TEROR
42
42. KAMBING HITAM
43
43. TERNYATA DIA
44
44. Waaah... TEGANG NIH!
45
45. O ow! KAMU KETAHUAN ...
46
46. PENGHAKIMAN
47
47. GENTLEMAN
48
48. BERITA BAIK / BURUK?
49
49. BUKAN KARMA
50
50. LANGKAH ANDIN
51
51. Hmmm???
52
52. TERHARU GAK SIH...?
53
53. ADA APA DENGAN ALYA?
54
54. ALYA NGEPRANK
55
55. MENDEBARKAN
56
56. SEBELUMNYA
57
57. KELUARGA BRAMASTA
58
58. SAUDARA IPAR
59
59. MASALAH BESAR
60
60. PERAN KELUARGA
61
61. SATU MOMEN
62
62. TEKAD
63
63. AKHIRNYA PERGI
64
64. LEMBARAN BARU
65
65. DI INTAI
66
66. TELAT SATU LANGKAH
67
67. RUMAH BARU
68
68. RENCANA ADRIAN
69
69. MASIH BERUSAHA
70
70. DI CULIK
71
71. MUSUH DALAM SELIMUT
72
72. TERPURUK
73
73. DI GREBEK
74
74. DI BAWA KABUR
75
75. BAB SPESIAL
76
76. PERMAINAN ADRIAN
77
77. MOMEN PERTEMUAN
78
78. ARMAN * ALYA * ADRIAN
79
79. DENDAM
80
80. Woow..!
81
81. BATTLE
82
82. TEGANG!!
83
Novel baru, PULAU ANGKER
84
83. KAKAK BERADIK
85
84. RENCANA ARMAN
86
86. RUMAH ADRIAN
87
87. RAHASIA TERKUAK
88
88. BERKOMPLOT
89
89. DI JUAL
90
90. DUA PRIA
91
91. PENCARIAN
92
92. DITEMUKAN
93
93. WADUH!
94
94. Cerita selanjutnya
95
95. Pesan Terakhir Adrian
96
96. KEHILANGAN
97
97. BUKTI
98
98. THE END
99
Promo karya baru 'SINGLE MOM'
100
Karya baru 'Kafilah Cinta'

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!