Satu Minggu kemudian.
Xiao Chen, baili yin, Chu yu, tetua baili hun, dan juga tetua baili dong fu yang tengah bersiap untuk menuju arena pertarungan akademi rubah ilahi.
Dimana xiao Chen yang akan menghadapi Ning Yudi.
Raut wajah tetua baili dong fu yang sedikit terlihat cemas.
Melihat muridnya (Xiao Chen) yang hanya seorang ahli bela diri tingkat martial king bintang 2, terpaut sangat jauh dengan Ning Yudi yang merupakan ahli bela diri yang telah berada pada tingkat martial emperor bintang 2.
Namun siapa sangka!
Zhou Feng yang merupakan anggota istana negeri hijau yang mempunyai pengaruh sangat besar di benua timur, tiba tiba datang ke akademi rubah ilahi.
Bertemu dengan kepala akademi baili Chu Yun, yang kala itu sedang bersama tetua baili Chu Yan.
Lalu kepala akademi baili Chu Yun pun bertanya kepada Zhou Feng.
"Apa yang membuat anggota istana negeri hijau, tiba tiba datang ke akademi rubah ilahi?" Tanya baili Chu Yun
Senyum manis dari Zhou Feng, membungkuk memberi salam hormat kepada baili Chu Yun
"Ijin kepala akademi, aku mempunyai teman yang bernama xiao Chen, dan xiao Chen ini adalah orang yang telah di akui kemampuannya oleh peri hutan/penguasa hutan benua timur yaitu guruku Ling ping, dan secara kebetulan aku sedang berada di hutan sekitar sini, lalu mendengar kabar akan pertarungan xiao Chen yang akan di adakan hari ini, akupun tertarik untuk melihatnya" ucap Zhou Feng kepada kepala akademi baili Chu Yun
Baili Chu Yun pun terdiam sejenak sembari memegangi jenggot putihnya.
"Hmmm, sepertinya murid tetua baili dong fu ini sedikit special, bisa di akui oleh nona Ling ping, merupakan satu kehormatan yang istimewa" ucap baili Chu Yun di dalam hatinya
Lalu Ning Yudi tiba dan menghadap kepada gurunya yaitu baili Chu Yan.
"Guru, aku telah siap" ucap Ning Yudi
Ha ha ha ha ha...
Suara baili Chu Yan yang tertawa cukup keras
"Nona Ning, anda tidak perlu begitu tegang, di bawah bimbinganku, tidak akan ada banyak orang yang mampu menyaingi mu, terlebih lagi lawanmu kali ini hanya Xiao Chen yang masih berada pada tingkatan martial king bintang dua, dengan tingkatan nona Ning sekarang ini, mungkin nona Ning akan menang dengan sangat mudah" ucap baili Chu Yan
Ning Yudi pun tersenyum, terlihat Ning Yudi yang sangat begitu percaya diri.
Namun tiba tiba Zhou Feng menyangkalnya
"Sepertinya nona Ning akan kecewa hari ini, Xiao Chen bukanlah lawan yang dapat anda anggap remeh, dan aku berani bertaruh bahwa Xiao Chen akan menang" ucap Zhou Feng
Membuat Ning Yudi merasa begitu kesal.
"Siapa kau, kau pikir Xiao Chen itu siapa, berani membandingkan aku dengan bocah lemah seperti itu" ucap Ning Yudi.
Mendengus.
"Cih, kita lihat saja nanti" ucap Zhou Feng
Lalu tibalah Xiao Chen dan yang lainnya di arena pertempuran.
Ning Yudi pun bergegas memasuki arena.
"Xiao Chen, berhati hatilah" ucap tetua baili dong fu.
"Baik guru, aku mengerti" ucap xiao Chen
Xiao Chen pun memasuki arena pertarungan.
Dari kejauhan Zhou Feng yang berteriak.
"Xiao Chen, jangan kecewakan aku, jika kamu menang dalam pertandingan ini, kelak aku akan mempertemukan mu dengan orang yang sangat kamu idolakan" ucap Zhou Feng
Xiao Chen pun terkejut, melihat Zhou Feng yang berada di akademi rubah ilahi.
"Kenapa orang itu bisa berada disini?" Ucap xiao Chen di dalam hatinya
"Kak Feng tenang saja, aku akan berusaha sebaik mungkin" ucap xiao Chen sembari mengacungkan pedang hitamnya
Lagi lagi kepala akademi baili chu Yun yang di buat terkejut.
"Pedang hitam itu sangat begitu familiar, apakah itu pedang hitam legendaris yang pernah di gunakan oleh leluhur baili long Tian kala itu?" Ucap baili Chu Yun di dalam hatinya
"Chu Yan, sepertinya ini bukan pertarungan yang mudah untuk muridmu" ucap baili Chu Yun kepada tetua baili Chu Yan.
Membuat baili Chu Yan sedikit gelisah, mendengar kata kata yang keluar dari mulut kepala akademi baili Chu Yun.
Terdengar suara tetua Ning Fei yang memimpin jalannya pertandingan (wasit)
"pertarungan Ning Yudi murid tetua baili Chu Yan melawan Xiao Chen murid tetua baili dong fu, aku umumkan di mulai" ucap tetua Ning Fei
Tanpa basa basi, Ning Yudi pun seketika melesat menyerang xiao Chen dengan energi spiritual air nya.
Xiao Chen pun menghindar dengan cepat
"cepat sekali, dan juga kesenjangan ranah ini mungkin akan sangat merepotkan ku" ucap xiao Chen di dalam hatinya, dengan pandangan tajam yang terfokus pada Ning Yudi
Senyum Ning Yudi, merasa ini akan sangat begitu mudah baginya
Ning Yudi pun mengeluarkan senjata trisula nya.
Di iringi gelombang air yang begitu kuat, membentuk sebuah ombak besar menyerang xiao Chen.
Xiao Chen pun membuat pertahanan berlapis dengan element api nya.
Duaaarrrrr...
Duarrrrr....
Duarrrr.....
Pertahan berlapis milik xiao Chen yang berhasil di tembus oleh serangan gelombang air milik Ning Yudi.
Ha ha ha ha ha....
"kau ingin menahan air dengan api, cih, sungguh konyol" ucap Ning Yudi
Xiao Chen mencoba untuk tetap tenang.
Membuat sebuah armor tempur dari energi spiritualnya yang berwarna hijau.
Sayap spiritual berwarna hijau muncul di punggung xiao Chen.
Terbang melayang di udara, memegang pedang hitamnya
Melesat dengan sangat cepat, menurunkan pedangnya dengan sangat indah.
Ning Yudi pun kembali mengeluarkan jurus gelombang air nya.
Namun seketika gelombang air itu terbelah oleh energi pedang hitam dengan energi spiritual api hijau bercampur kilatan petir berwarna hitam.
Melihat tebasan pedang yang mengarah padanya, Ning Yudi pun membuat pertahanan membentuk sebuah bola besar melindungi dirinya.
Duaaarrrrr.........
Ledakan yang sangat besar.
Air yang meledak, membasahi seluruh arena pertarungan.
Sekujur tubuh Ning Yudi yang basah kuyup.
Terlihat air di permukaan arena yang begitu mendidih, cetusan gelembung air yang sangat panas.
Senyum bangga tetua baili dong fu, melihat perkembangan Xiao Chen yang begitu pesat, terlebih lagi keterampilannya dalam mengendalikan inti api surgawi, sudah lumayan dikuasai oleh xiao Chen.
pertarungan pun berlanjut dengan begitu sengit.
Terlihat Xiao Chen dan juga Ning Yudi yang nampak mulai kehabisan energi spiritual di tubuhnya.
"sial, kenapa bocah ini begitu kuat, padahal hanya martial king bintang 2" ucap Ning Yudi
Namun xiao Chen tiba tiba memprovokasi Ning Yudi.
"nona Ning, kelihatannya element air anda tidak cukup kuat untuk memadamkan apiku, namun sebaliknya, selama itu air, maka aku akan membuat air itu menguap" ucap xiao Chen dengan raut wajah yang sangat percaya diri
"bajingan, Xiao Chen ini adalah jurus terkuat dan terakhirku, jika kamu dapat selamat dari seranganku ini, maka aku akan mengakui kekalahanku" ucap Ning Yudi
Mendengus.
menunjukan sikap tengilnya, Xiao Chen mencolek hidungnya sendiri.
"kemarilah, aku sangat ingin melihat seperti apa murid kebanggaan tetua baili Chu Yan itu" ucap xiao Chen dengan sikap kuda kuda sembari memegang pedang hitam nya.
Gemuruh air terdengar.
gelombang air yang sangat besar, membuat sebuah pusaran yang begitu mengerikan, awan di langit menjadi hitam di iringi guntur yang menyambar dengan begitu kuat.
Perlahan gelombang air itu berubah menjadi wujud ikan paus raksasa.
wujud paus raksasa dengan gelombang air yang berkekuatan tinggi.
"inilah yang aku tunggu tunggu" ucap xiao Chen
Lalu xiao Chen pun mengeluarkan keterampilan barunya, yang baru saja di dapatkan dari peri hutan Ling ping
energi spiritual api hijau membentuk ribuan pedang di langit.
Lalu xiao Chen pun membuat ribuan pedang itu bersatu, menjadi satu wujud pedang yang sangat besar dengan aura api hijau yang sangat kuat.
Dummmmm...
Dummmmm...
Dummmmm...
Dummmmm...
Dentuman dentuman tekanan kekuatan yang sangat kuat dari dua keterampilan.
Secara bersamaan Xiao Chen dan juga Ning Yudi melancarkan serangannya.
Para tetua pun bekerja sama membuat sebuah penghalang di setiap sudut arena pertarungan.
"sepertinya, kebangkitan akademi rubah ilahi akan segera terwujud" ucap baili Chu Yun dengan senyum senang nya.
Baaaammmmmmmm!!!!!
Ledakan yang sangat dahsyat.
Penghalang yang di buat oleh para tetua pun hancur.
Hempasan dari ledakan, membuat beberapa bangunan di akademi hancur.
Asap menyelimuti seluruh pandangan di arena.
"siapa yang menang?" ucap para murid akademi yang menyaksikan pertarungan xiao Chen melawan Ning Yudi
Asap mulai hilang.
Arena yang hancur, lubang besar di tengah arena dampak dari ledakan spiritual yang sangat kuat.
terlihat Ning Yudi yang terkapar di tengah arena.
Ning Yudi pun mencoba bangkit
Namun seketika Xiao Chen melesat dengan cepat dan berdiri tepat di hadapan Ning Yudi
Ujung pedang yang sangat tajam, berada tepat di di depan wajah Ning Yudi.
"nona Ning, anda kalah" ucap xiao chen
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
Mr. Dirg Ant
harusnya xiao yan. bukan xiao chen....
2024-10-08
1
Ning Yudi apa gak malu kalah anak kecil.... dimana kesombonganmu 🤣🤣🤣🤣
2024-09-22
1
algore
joz
2024-09-11
1