Luo Chen di lautan kesadarannya, kembali berbicara dengan wanita api yang tiba tiba masuk kedalam lautan kesadarannya.
"maaf senior, sebenarnya siapa senior ini?" tanya luo Chen
Lalu wanita api pun menjawabnya.
"namaku adalah luo Ning, dan aku adalah leluhurmu" wanita api/luo Ning tersenyum manis kepada luo Chen
Luo Chen sempat terdiam sejenak.
"nenek?" ucap luo Chen dengan nada yang terbata bata
"cih, bocah nakal, akhirnya kau mengenaliku" ucap luo Ning
Luo Chen pun berlari memeluk luo Ning.
Dengan air mata yang mengalir membasahi pipi luo Chen, luo Chen lalu berkata
"nek, ayah dan ibu telah tiada, mereka di perlakukan begitu keji oleh keluarga luo" ucap luo Chen sembari menangis.
"ya aku tahu itu, namun aku datang terlambat, terlebih lagi nenek hanyalah secercah jiwa yang di pertahankan di dalam api surgawi teratai hijau ini, walaupun nenek datang tepat waktu, nenek tidak dapat berbuat apapun, karna nenek tidak lagi mempunyai tubuh manusia, walaupun nenek dapat membantu ayahmu menggunakan sisa kekuatan jiwa ini, itupun tidak akan berlangsung cukup lama, karna perjalanan jauh dari benua barat menuju benua timur ini menggunakan sisa kekuatan jiwa yang tersisa" ucap luo Ning
"lalu apa yang harus aku lakukan nek, agar kekuatan jiwa nenek kembali pulih" tanya luo Chen
"dasar bocah ingusan, kamu tidak perlu repot repot memikirkan hal itu, waktu nenek sudah tidak banyak lagi, aku kemari hanya ingin mewariskan api surgawi teratai hijau ini kepadamu, oh ya luo Chen, di benua barat, ada seorang anak laki laki bernama Zhou Yun, dan dia sangatlah kuat, namun nasibnya hampir sama denganmu, namun dengan kerja kerasnya dia berhasil memutar balikan takdir dan saat ini di usianya yang telah mencapai 18 tahun, dia telah di akui sebagai dewa pedang dari barat oleh seluruh praktisi benua barat, jika suatu hari nanti kamu bertemu dengannya, maka berhati hatilah dan jangan bertindak gegabah" ucap luo Ning
"baik nek, aku akan mengingat itu, lalu bagaimana agar nenek tetap bertahan?" luo Chen kembali bertanya.
"kemarilah, mendekat padaku" ucap luo Ning
Luo Chen pun mendekat kepada luo Ning.
Wujud Inti api surgawi teratai hijau keluar dari tubuh jiwa luo Ning.
Menyalurkannya kepada luo Chen dan perlahan memasuki tubuh luo Chen.
Aaaaaaaaaaaa.........
Dengan mata yang tertutup, Teriak Luo Chen yang merasakan panas di sekujur tubuhnya seperti terbakar.
"luo Chen cucu ku, hidup lah dengan baik, dan teruslah bertambah kuat" ucap luo Ning yang tubuh cantik nya perlahan berubah menjadi sosok nenek tua dan sisa jiwa nenek luo Ning pun mulai memudar dan hilang.
perlahan luo Chen membuka kedua matanya.
Sosok luo Ning pun telah hilang dari pandangannya dan tidak ada lagi di lautan kesadaran luo Chen.
Luo Chen kembali dari lautan kesadarannya.
"terimakasih nenek atas warisan yang telah engkau berikan padaku" ucap luo Chen di dalam hatinya
Lalu luo Chen pun berjalan keluar dari hutan terlarang.
Dua hari kemudian....
Luo Chen kini tiba di desa rubah.
Dimana desa rubah ini adalah wilayah kekuasaan keluarga baili, yang merupakan keluarga terkuat nomor dua di wilayah timur, benua timur.
dan konon katanya pada jaman dahulu, sosok rubah putih berekor 9 yang sangat kuat, berhasil di taklukan oleh keluarga baili, sehingga desa ini di namakan sebagai desa rubah.
pemandangan di dalam desa rubah yang begitu tenang dan damai.
Semua tertata rapih, bunga bunga menghiasi sepanjang jalan di desa rubah ini.
Pedagang pedagang makanan yang beraneka ragam.
para penduduk desa yang begitu terlihat begitu menikmati kehidupannya masing masing.
Satu poster terlihat, terpampang jelas di sebuah dinding.
Akademi rubah ilahi yang sedang membuka penerimaan murid baru.
"hmmmm, sepertinya aku akan mencoba untuk mengikuti seleksi murid baru ini" ucap luo Chen sembari memegangi dagu nya.
Kruuuukkkkkrrrr......
Suara perut yang keroncongan
"aishhhh, lapar sekali, namun aku sama sekali tidak memiliki uang?" ucap luo Chen
bruukkkkkk....
Suara benda yang di lemparkan.
"andai saja aku memiliki sebuah karyawan kerja, mungkin tidak akan begitu merepotkan seperti ini" ucap pedagang di dekat luo Chen
Lagi lagi keberuntungan menghampiri Luo Chen
luo Chen pun menghampiri laki laki paruh baya itu dan berkata.
"paman, apakah aku bisa melamar pekerjaan di tempat anda?" tanya luo Chen
menghela nafas...
"aishh, anak muda, paman tidak punya banyak uang untuk memberimu upah, seperti yang kau lihat, aku hanyalah seorang pedagang makanan kecil, yang tak banyak di minati orang" ucap pedagang itu
"tidak apa apa paman, paman cukup memberiku upah dengan makanan, dan juga tempat tinggal untuk beberapa waktu ini" ucap luo Chen
Kruuuukkkkkrrrr.
Suara perut luo Chen yang kembali berbunyi
mendengar suara perut luo Chen, lantas membuat pedagang itu merasa kasihan
"aissshhh, bilang saja kau lapar, kemarilah dan makan terlebih dahulu" ucap pedagang itu
"benarkah paman, wahhhh, terimakasih banyak paman" ucap luo Chen dengan sangat senang
Luo Chen pun masuk kedalam kedai paman itu, dan makan, makanan yang di hidangkan.
"pelan pelan saja, jika masih lapar, masih banyak makanan di tempatku" ucap pedagang
"he he he he, baiklah paman, oh ya, siapa nama paman ini?" tanya luo Chen
"namaku gu Liu, aku penduduk asli desa rubah ini" ucap gu Liu/pedagang
"paman gu, namaku luo Chen"
"ohhhh, kau adalah bocah yang baru baru ini ramai di bicarakan karna menjadi buronan keluarga luo" ucap gu Liu
"aishhh, sepertinya masalah ini tidak sesederhana kelihatannya" ucap luo Chen menghela nafas
"tenang saja, sebagian orang menganggap itu karna ke egoisan keluarga luo, namun kamu harus selalu berhati hati, dan sebaiknya jangan gunakan nama luo untuk sementara waktu ini" ucap gu Liu
"hmmm, baiklah paman, terimakasih karna telah mengingat kan aku" ucap luo Chen
setelah selesai makan.
Luo Chen pun mulai membantu paman gu Liu untuk berjualan.
Membersihkan meja meja, mencuci piring dan juga melayani beberapa tamu yang singgah di kedai paman gu Liu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
spooky836
bodoh thor dapat api, tapi ranah tak naik2 apa punya cerita sampah ni.
2025-01-27
1
Muji Yanto
sip,,,,teruskan alur cerita
2024-10-10
1
Lha kemana macan Apinya
2024-09-22
1