ISTANA STARBLAIZER

Hmm…

Pemandangan dan keadaan yang dia rasakan jauh berbeda saat terakhir kali berada di kota yang dihancurkan.

Kini dia berada di sebuah ruangan besar yang sangat nyaman. Kasur yang empuk berbeda dari keadaan ruangan apartemennya.

Hmmm, Nampaknya berbeda. Aku di suatu tempat yang lain.

Baikal masih linglung belum bisa membedakan apakah ini masih di dunia mimpi atau tidak. Nampaknya panca indra serta kesadarannya sangat menyatu dengan kuat di sini.

Kalau bukan mimpi. Berarti jangan jangan… Jantung Baikal berdetak lebih kuat.

Pintu dibuka, pelayan dengan pakaian indah masuk.

“Pangeran sudah bangun, sebaiknya jangan terlalu memaksa diri.” Pelayan cantik tersenyum riang.

Sementara pelayan sibuk di dekatnya untuk merawat. Baikal terus menerus meyakinkan dirinya jika ini bukan di alam mimpi.

Ini kenyataan. Aku bebas dari Bos gila dan kehidupan yg memuakkan… Sedikit senyum villain muncul.

Pelayan terus menerus mengajak Baikal berbicara. Namun Baikal hanya merespon dengan diam saja.

Di mana ini? Aku tak tahu apa apa sama sekali. Lebih baik aku tidak banyak bicara dan banyak memerhatikan.”

Apakah aku aman? Belum tentu juga kan? Lebih baik berhati hati.

Ah, lantas siapa aku? Baikal kaget saat melihat gambar dirinya terpantul dalam cermin di seberang tempat tidur. Dia melihat bocil sekolah menengah dengan mulut terbuka lebar.

Aku menjadi remaja? Baikal berlinang air mata. Benar benar Forever Young.

Dengan menjadi figure yang lebih muda. Harapan hidup akan semakin meningkat.

Hehehe… Berkah. Pungkasnya.

Baikal menyambar buah buahan potong yang disajikan pelayan dengan tusukan garbu. Dia mencoba kesemuanya buah yang ada.

Tampilan buah cukup menarik namun hanya berasa berair dan hambar. Baikal tidak menemukan citarasa yang baik.

Baikal juga mengambil beberapa potong roti dan beberapa irisan daging yang dimasak. Sama seperti buah. Berasa hambar dan tak ada citarasa sama sekali.

Kualitas makanan di sini sangat payah. Apakah mereka memiliki selera rendah atau koki yang buruk?

Meskipun di dunia sebelumnya Baikal termasuk kategori kelas menengah ke bawah. Dia juga termasuk pria yang memuja hidangan kuliner sebagai salah satu penghiburannya.

Meskipun apa yang dimakan jauh dari sajian mahal, restoran mewah, berbintang dengan plakat michellin star. Setidaknya makanan biasa pun dia tahu dan bisa menemukan di mana diolah dengan citarasa yang baik.

“Andai daging ini dibumbui dengan garam, lada hitam, daun parsley dan bubuk bawang panggang pasti terasa lebih nyammy.” Baikal membayangkan saat di mana dia makan paket grill terakhir kali.

[System Hidden]

Menambahkan bumbu pada daging dengan garam, lada hitam, daun parsley dan bubuk bawang panggang.

Status COMPLETE

Baikal dengan malas menyendok daging terakhir di piringnya.

AH…

Matanya terbuka lebar.

Enak, Bagaimana daging terakhir ini dibumbui dengan sempurna. Kurasa para koki ini cukup pelit dalam bumbu. Atau mereka hanya iseng saja main bully aku hanya dengan memberi bumbu pada satu irisan saja. Tempat ini berbahaya.

Baikal meletakkan sendok. Matanya melirik kiri dan kanan sebagai protes dan menunjukkan kewaspadaannya.

Pelayan terus menerus bercakap dan bertanya pada Baikal, namun dia sendiri hanya menatap pelayan dengan tanpa ekspresi dan bicara.

“Jika aku berbicara, pelayan ini akan mengetahui sedikit informasi tentangku. Itu bahaya, jika dia melapor ke pihak lain. Cukup bisa mengancam diriku.

Pelayan akhirnya menyerah. Setelah cukup menjalankan tugas akhirnya dia meninggalkan kamar Baikal.

Mengingat kembali ucapan pelayan tadi, Baikal tahu sekarang dia berada di Istana Starblaizer setelah dirawat selama 6 bulan.

Dia juga sedikit terkejut ternyata dia membawa status yang bukan sembarangan. Pelayan menyebut Baikal Ramoses sebagai pangeran ketujuh. Putra Kaisar Aegonas Ramoses.

Hidup enak sebagai pangeran? Hmm… Baikal mengernyit.

Dari berbagai novel dan cerita yang pernah dia baca. Belum tentu kehidupan seorang pangeran benar benar kehidupan yang enak seperti yang dipikirkan orang orang.

Terlibat konflik politik, pengkhianatan, pengucilan dan perebutan kekuasaan.

Kurasa aku pangeran termuda dan terakhir dari kekaisaran ini. Membayangkan bagaimana bahayanya dan nasibnya di masa depan Baikal merasakan lelah dan pusing. Dia kemudian menarik selimut dan pergi tidur.

Di ruang pribadi Kaisar

Ramos Boa berbincang dengan Aegonas.

“Putramu Baikal tidak mendapatkan bakat apapun setelah kuidentifikasikan selama beberapa hari. Bahkan aku menguji dengan cermat dan berulang ulang untuk memastikan dengan sebenar benarnya.” Ramos Boa sedikit kecewa di tengah nada berbicara.

“Mungkin itu ada baiknya juga. Dia bisa mendapatkan rasa bahagianya sendiri tanpa harus berbagi konflik dan beban kekaisaran.” Aegonas menepis.

“Kurasa itu cukup sentimental buatmu… “

Ucapan Ramos Boa dihentikan Aegonas dengan isyarat tangan.

“Dia sudah bangun, kuharap Yang Mulia bisa menemuinya. Hanya anda yang dimilikinya sekarang ini. Kuharap engkau bisa sedikit lembut.” Ramos Boa prihatin.

Baikal terbangun dan mundur beberapa gerakan dari posisi di mana dia barusan bangun tidur.

“Akh… Pria Tiager.” Baikal keceplosan.

“Eh…” Dia menutup mulutnya.

Pria Tiager tampak duduk tak bergeming cukup lama melihat dirinya. Tanpa sepatah kata hingga bermenit menit.

Apa Tiager akan memakanku? Hati Baikal sangat gelisah. Dahinya mulai dingin, benar benar sangat berbahaya.

“Baikal, Kamu sudah cukup sehat. Baik dirimu untukmu bangun dan berjalan jalan di luar.” Aegonas akhirnya berkata.

Baikal memutar mata. Hanya menggelengkan kepalanya yang menyatakan ketidaksetujuan atas ide Tiager.

Pria besar ini menyuruhku untuk keluar kamar dan berlarian di luar. Bukankah ini sama saja dengan membunuhku. Tempat ini penuh bahaya, aku tidak mau menyia nyiakan kesempatan bagus ini di hidupku sekarang. Baikal membatin.

Aegonas mendekat menuju Baikal. Namun Baikal mengambil respon dengan membuat jarak. Aegonas mendekat 30 cm maka Baikal menggeser diri dari tempat tidurnya 60 cm. terus hingga Baikal ada di pinggiran kasur. Akan jatuh dengan sedikit pergerakan.

Aegonas “ ? ? ? “ .

“Aku tidak akan memakanmu. Aku ayahmu.” Aegonas berkata dengan lembut.

Tapi bagi Baikal itu adalah nada tirani yang menyesakkan. Orang ini mengaku ayah dengan nada keras dan kasar. Bagaimana seperti ini menjadi ayahku. Dia adalah pria yang galak dan penuh bahaya.

Lihat itu otot di lengannya bahkan lebih besar dari tubuhku.

Mustahil aku akan mati hanya dalam satu pukulan darinya.

Baikal takut dan berkeringat dingin.

“ ? ? ? “ Aegonas heran dengan putranya ini bagaimana bisa menjadi ketakutan seperti melihat hantu. Dia pun menggelengkan kepala.

“Kota Agonville yang hancur, kamu mengingat apa yang terjadi?”

Baikal mau tak mau memutar ingatannya. Dia mencoba mengingat kembali, namun semuanya menjadi buram dan tidak jelas. Hanya samar dia berdiri di sebuah jalan dengan bangunan marmer putih yang tinggi tinggi.

Kemudian dia mengingat ada tumpahan api dari langit dan angin yang tajam. Setelahnya dia tak mengingat apapun.

Aegonas memandang Baikal yang no respon dalam waktu yang cukup lama hingga dia menanyakan pertanyaan kedua.

“Kamu bersama seseorang?”

Baikal tidak merespon.

“Kamu melihat ibumu?” Aeonas bertanya dengan suara rendah dan berbisik.

Hanya baru kali ini Baikal merespon dengan menggelengkan kepalanya. Dia benar benar tidak ingat dengan siapa dia berada di Kota Agonville yang jatuh. Itu hanya mimpi yang diputar dari imajinasinya.

Yang kemudian jalur cerita dalam mimpi berubah sendiri di luar desain imajinasi yang dia buat.

Aegonas tampak termenung dengan suratan wajah sedikit lelah dan menyesal. Dia berbicara beberapa kalimat di mana Baikal tidak bisa mendengarnya dengan jelas.

“Baiklah, Putraku masih lelah. Beristirahatlah dengan baik. Kamu aman di sini di samping aku, ayahmu.” Aegonas menenangkan hati Baikal.

Aman? Aman dari mana? Bahkan pria yang menjadi ayahku ini terlihat sangat berbahaya untukku.

Saat Aegonas menatap rambut hitam dan mata merah gelap Baikal. Dia merasakan terror yang nyata. Ampun dah, tempat ini berbahaya sekali. Aku harus bagaimana?

Baikal baru merasakan lega saat Aegonas Tiager pergi dari kamarnya.

Waktu demi waktu hanya ada pelayan yang memasuki kamar. Membawa segala macam keperluan Baikal.

Namun masih sama seperti biasanya, Baikal mengabaikan segala macam pertanyaan dan ucapan semua pelayan.

Hingga suatu waktu Baikal berbicara.

“Emmm, Minta tolong bisakah aku dibantu. Bawakan aku pedang. Terima kasih.” Baikal memeragakan Salam, Tolong, dan Terimakasih. Yang mana ini adalah etiket umum saat berbicara dengan rekan kantor.

“Ah…” Pelayan yang melayani Baikal kaget dengan meletakkan kedua tangan di mulutnya yang membentuk huruf o.

Selain pangeran ini ternyata bukan pengidap disabilitas bisu. Kalimat yang dipakai sangat indah, halus dan sangat sopan. Pelayan merasa terharu dia telah diorangkan dengan ucapan penuh martabat yang barusan dia dengarkan.

“Siap, Sedia Pangeran…” Pelayan itu buru buru pergi dari kamar Baikal.

Setelah beberapa lama.

Baikal “ … “

Ini pedang atau apa. Sangat berat. Tidak masuk akal. Pedang ini tidak terlalu besar. Bah, aku yang terlalu lemah. Bahkan aku tidak bisa mengangkatnya dengan baik. Bagaimana aku bisa membawanya untuk melindungi diri. Baikal pusing.

Namun setelah beberapa lama Baikal tampak puas dengan pisau belati mungil berhias permata dan bersampul perak yang dibawakan pelayan untuknya.

[System]

Common Dagger

Hanyalah belati biasa, hampir tidak bisa digunakan dalam pertempuran. Cocok sebagai aksesoris dan pajangan belaka. Item yang digunakan manusia fana untuk kegiatan rumah tangga seperti memasak bahan rendah dan mengukir kayu bahan rendah.

Attack 1

“Hah… Apaan ini ada panel di depanku.”

Pic Istana Starblaizer

Episodes
1 AKU HANYALAH PEKERJA REGULER
2 KOTA AGONVILLE YANG MALANG
3 AEGONAS RAMOSES
4 ISTANA STARBLAIZER
5 INFORMASI ADALAH KUNCI
6 BAHAYA DI MANA MANA
7 ELRAND RAMOSES
8 KEBERANGKATAN MENUJU MOUNT CORTE
9 HAL TAK TERDUGA
10 MELARIKAN DIRI
11 DUNGEON BARBARAS
12 BENT THE CROW
13 NERO THE BLACK CAT
14 MAMBA THE SNAKE
15 MENGAMBIL LANGKAH
16 PENYERBUAN MARKAS RAHASIA
17 LADY MAMA THE UNHOLLY
18 PERTEMUAN KEBERUNTUNGAN
19 KOTA GREE
20 RAMOS BOA TERTEGUN
21 ARLENE RENVILLE
22 KUIL DEWA PERANG
23 PESAN LORD AGUNG
24 ISTANA AGAREA YANG MALANG
25 BONEKA SAWAH
26 BUTLER
27 DUNGEON BREAK
28 KUTUKAN
29 GELOMBANG BINATANG BUAS
30 PERTAHANAN KOTA MOORIST
31 SERANGAN
32 KETEGUHAN HATI ELRAND
33 ARMADA KUIL DEWA PERANG
34 KAMI SELAMAT
35 LANTAI 3 DUNGEON BARBARAS
36 RESOLUSI BAIKAL
37 SNIPER
38 PADANG PASIR SYRENA
39 PENYELIDIKAN SUMUR TUA
40 NARIKHA, KOTA SERIBU SATU MALAM
41 BANDIT LAGI
42 MEDALI SOLARIS
43 PERMATA EIRA’S BLESSING
44 LYRIS KALDERN
45 TIBA DI OASIS KIRTHA
46 CHÂTEAU MARGAUX
47 RAMALAN SONG ORACLE
48 VARYS
49 SHADOWFAX
50 KOTA AGRABAH
51 PERPISAHAN
52 XERATUS LUNEHART
53 SECTUM MORABOLIS
54 TANDA YANG TIDAK BISA DILIHAT
55 PERTEMUAN PETINGGI DI TANAH MOORE
56 PENGINTAI DI HUTAN MOORE
57 PARA PETUALANG MENUJU KOTA MOORIST
58 PRIA TUA CELAKA
59 SEORANG RAS TITAN
60 DRAKARA, KOTA TANPA HUKUM
61 MEMBASMI PENGAWAL PENGKHIANAT
62 MENUNDUKKAN KOTA DRAKARA
63 WARNA BARU DRAKARA
64 PERJALANAN MENINGGALKAN KOTA DRAKARA
65 THALIOS DARI AEGIS TWIN
66 KEGELAPAN DATANG
67 KISAH AEGIS TWIN
68 HARAPAN LADY MYRENE
69 TEROR DI DALAM SECTUM MORABOLIS
70 TANDA KEGELAPAN
71 ITEM DROP ARKHIEL
72 KEDALAMAN HUTAN ALGARAS
73 SEBUAH TEST
74 SEVEN SHARP CLAWS
75 INIKAH CARA MEMANGGANG?
76 ONE PUNCH MAN
77 SOSOK SOSOK BURAM
78 HARUS SESUAI ANTRIAN
79 ABYSSAL CRUCIBLE
80 GRANGER MODE DAN CLINT’S EFFECT
81 SESEORANG YANG HARUSNYA FAMILIER
82 KISAH PAHLAWAN PETUALANG
83 SEKILAS DESA NARIKHA
84 PENGAWAL YANG TERLUKA
85 BENTENG FROSTBANE
86 PASUKAN YANG TERLUPAKAN
87 PASUKAN DI LUAR KENDALI
88 JONAS MENGAMBIL JALAN PINTAS
89 SKELETON RUMBAI
90 KEMATIAN DARIAN
91 KERUSUHAN DI BENTENG FROSTBANE
92 KOTA MARUK KEDIAMAN KLAN YVENHALL
93 KOTA MARUK DISERANG
94 ARCANUS FENCING
95 JENDERAL MARVOK JUANN YVENHALL
96 SISI BARAT KOTA MARUK
97 PECAHNYA KEKUATAN KOTA MARUK
98 PENATUA KAEL
99 SYRANOR MENGAMBIL KREDIT
100 KECAMAN SIMPATISAN LYRIS
101 PERTEMPURAN DENGAN PASUKAN PEMBERONTAK
102 PENGEBOMAN KANAL GANDA
103 AYOUMI DAN SALURAN PEMBUANGAN TUA
104 CAHAYA DI UJUNG TEROWONGAN
105 SKELETON WARRIOR DAN SKELETON MAGE
106 JENDERAL ROVAN GUGUR
107 KEDATANGAN PASUKAN JENDRAL MARVOK
108 SEKILAS KEADAAN KOTA MARUK
109 BANTUAN PERTAHANAN SISI TIMUR
110 IRONIS
111 PELINDUNG KOTA MARUK YANG GAGAL
112 KAELAN VARYON YVENHALL
113 STAVES OF SHADOW
114 BARGAND SANG TAHANAN
115 BARGAND MEMASUKI MEDAN TEMPUR
116 PERTEMPURAN SEGITIGA
117 GERBANG UTARA HARAPAN WARGA KOTA
118 KETIDAKPUASAN ELAINE
119 ELAINE MELAWAN ASASIN ARUDRASIS
120 ELAINE KELRAND YVENHALL GUGUR
121 MUNDUR KE PUSAT KOTA
122 TARIAN KEMATIAN DI ISTANA MARUK
123 SUKSESI SYRANOR ATAS KOTA MARUK
124 SYRANOR PENGUASA MARUK KE 113
125 LAGU UNTUK PARA JENDERAL
126 TANTANGAN KSATRIA
127 DUEL YANG MENENTUKAN NASIB
128 AKHIR DUEL
129 PERINTAH UNTUK MUNDUR
130 EPILOG DARI TRAGEDI KOTA MARUK
131 BAIKAL DAN LYRIS TIBA DI KOTA MERUK
132 KISAH TYLVERION
133 PROPOSAL UNTUK KLAN YVENHALL
134 RENCANA YANG MAHAKUASA
135 BERTEMU DENGAN LYRIS
136 DUA KOMANDAN TAMBAHAN UNTUK ARUDRASIS
137 KESIAPAN SECTUM MORABOLIS
138 PEMIMPIN NAZGUL VOTHRAKH
Episodes

Updated 138 Episodes

1
AKU HANYALAH PEKERJA REGULER
2
KOTA AGONVILLE YANG MALANG
3
AEGONAS RAMOSES
4
ISTANA STARBLAIZER
5
INFORMASI ADALAH KUNCI
6
BAHAYA DI MANA MANA
7
ELRAND RAMOSES
8
KEBERANGKATAN MENUJU MOUNT CORTE
9
HAL TAK TERDUGA
10
MELARIKAN DIRI
11
DUNGEON BARBARAS
12
BENT THE CROW
13
NERO THE BLACK CAT
14
MAMBA THE SNAKE
15
MENGAMBIL LANGKAH
16
PENYERBUAN MARKAS RAHASIA
17
LADY MAMA THE UNHOLLY
18
PERTEMUAN KEBERUNTUNGAN
19
KOTA GREE
20
RAMOS BOA TERTEGUN
21
ARLENE RENVILLE
22
KUIL DEWA PERANG
23
PESAN LORD AGUNG
24
ISTANA AGAREA YANG MALANG
25
BONEKA SAWAH
26
BUTLER
27
DUNGEON BREAK
28
KUTUKAN
29
GELOMBANG BINATANG BUAS
30
PERTAHANAN KOTA MOORIST
31
SERANGAN
32
KETEGUHAN HATI ELRAND
33
ARMADA KUIL DEWA PERANG
34
KAMI SELAMAT
35
LANTAI 3 DUNGEON BARBARAS
36
RESOLUSI BAIKAL
37
SNIPER
38
PADANG PASIR SYRENA
39
PENYELIDIKAN SUMUR TUA
40
NARIKHA, KOTA SERIBU SATU MALAM
41
BANDIT LAGI
42
MEDALI SOLARIS
43
PERMATA EIRA’S BLESSING
44
LYRIS KALDERN
45
TIBA DI OASIS KIRTHA
46
CHÂTEAU MARGAUX
47
RAMALAN SONG ORACLE
48
VARYS
49
SHADOWFAX
50
KOTA AGRABAH
51
PERPISAHAN
52
XERATUS LUNEHART
53
SECTUM MORABOLIS
54
TANDA YANG TIDAK BISA DILIHAT
55
PERTEMUAN PETINGGI DI TANAH MOORE
56
PENGINTAI DI HUTAN MOORE
57
PARA PETUALANG MENUJU KOTA MOORIST
58
PRIA TUA CELAKA
59
SEORANG RAS TITAN
60
DRAKARA, KOTA TANPA HUKUM
61
MEMBASMI PENGAWAL PENGKHIANAT
62
MENUNDUKKAN KOTA DRAKARA
63
WARNA BARU DRAKARA
64
PERJALANAN MENINGGALKAN KOTA DRAKARA
65
THALIOS DARI AEGIS TWIN
66
KEGELAPAN DATANG
67
KISAH AEGIS TWIN
68
HARAPAN LADY MYRENE
69
TEROR DI DALAM SECTUM MORABOLIS
70
TANDA KEGELAPAN
71
ITEM DROP ARKHIEL
72
KEDALAMAN HUTAN ALGARAS
73
SEBUAH TEST
74
SEVEN SHARP CLAWS
75
INIKAH CARA MEMANGGANG?
76
ONE PUNCH MAN
77
SOSOK SOSOK BURAM
78
HARUS SESUAI ANTRIAN
79
ABYSSAL CRUCIBLE
80
GRANGER MODE DAN CLINT’S EFFECT
81
SESEORANG YANG HARUSNYA FAMILIER
82
KISAH PAHLAWAN PETUALANG
83
SEKILAS DESA NARIKHA
84
PENGAWAL YANG TERLUKA
85
BENTENG FROSTBANE
86
PASUKAN YANG TERLUPAKAN
87
PASUKAN DI LUAR KENDALI
88
JONAS MENGAMBIL JALAN PINTAS
89
SKELETON RUMBAI
90
KEMATIAN DARIAN
91
KERUSUHAN DI BENTENG FROSTBANE
92
KOTA MARUK KEDIAMAN KLAN YVENHALL
93
KOTA MARUK DISERANG
94
ARCANUS FENCING
95
JENDERAL MARVOK JUANN YVENHALL
96
SISI BARAT KOTA MARUK
97
PECAHNYA KEKUATAN KOTA MARUK
98
PENATUA KAEL
99
SYRANOR MENGAMBIL KREDIT
100
KECAMAN SIMPATISAN LYRIS
101
PERTEMPURAN DENGAN PASUKAN PEMBERONTAK
102
PENGEBOMAN KANAL GANDA
103
AYOUMI DAN SALURAN PEMBUANGAN TUA
104
CAHAYA DI UJUNG TEROWONGAN
105
SKELETON WARRIOR DAN SKELETON MAGE
106
JENDERAL ROVAN GUGUR
107
KEDATANGAN PASUKAN JENDRAL MARVOK
108
SEKILAS KEADAAN KOTA MARUK
109
BANTUAN PERTAHANAN SISI TIMUR
110
IRONIS
111
PELINDUNG KOTA MARUK YANG GAGAL
112
KAELAN VARYON YVENHALL
113
STAVES OF SHADOW
114
BARGAND SANG TAHANAN
115
BARGAND MEMASUKI MEDAN TEMPUR
116
PERTEMPURAN SEGITIGA
117
GERBANG UTARA HARAPAN WARGA KOTA
118
KETIDAKPUASAN ELAINE
119
ELAINE MELAWAN ASASIN ARUDRASIS
120
ELAINE KELRAND YVENHALL GUGUR
121
MUNDUR KE PUSAT KOTA
122
TARIAN KEMATIAN DI ISTANA MARUK
123
SUKSESI SYRANOR ATAS KOTA MARUK
124
SYRANOR PENGUASA MARUK KE 113
125
LAGU UNTUK PARA JENDERAL
126
TANTANGAN KSATRIA
127
DUEL YANG MENENTUKAN NASIB
128
AKHIR DUEL
129
PERINTAH UNTUK MUNDUR
130
EPILOG DARI TRAGEDI KOTA MARUK
131
BAIKAL DAN LYRIS TIBA DI KOTA MERUK
132
KISAH TYLVERION
133
PROPOSAL UNTUK KLAN YVENHALL
134
RENCANA YANG MAHAKUASA
135
BERTEMU DENGAN LYRIS
136
DUA KOMANDAN TAMBAHAN UNTUK ARUDRASIS
137
KESIAPAN SECTUM MORABOLIS
138
PEMIMPIN NAZGUL VOTHRAKH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!