HAL TAK TERDUGA

Dalam beberapa hari rombongan melewati dan bermalam di beberapa kota. Dan pada malam yang lain saat tidak sedang dalam pemberhentian di kota mereka mendirikan camp.

Baikal setelah terakhir melakukan percakapan di kereta saat awal perjalanan kimi memasuki kembali dalam mode bisu. Dia banyak mengamati dan mewaspadai segala hal.

Elrand hanya menggelengkan kepalanya atas perilaku Baikal.

Suatu malam rombongan melewati pegunungan dan mendirikan camp. Dalam beberapa hari ini ke depan rombongan akan selalu mendirikan camp. Sejauh dalam rute tidak ada kota yang dilewati.

Baikal menghitung ini adalah malam kedua puluh. Kurang sepertiga waktu lagi hingga sampai di tujuan. Terasa sangat lama baginya karena ini adalah pengalaman pertamanya keluar dari kamar.

Berbagai kota yang disinggahi pun tak menarik mata Baikal. Dia lebih suka mengunci pintu hotel dan membiarkan Elrand yang putus asa mencoba mengajaknya berkeliling menikmati indahnya kota di malam hari.

Di dalam tenda Baikal terus menerus berfikir hal yang sama setiap malamnya.

Kenapa hanya ada aku dan Elrand yang bepergian. Bukankah ini bahaya seorang pangeran tanpa perlindungan orang kuat.

Apakah 100 prajurit berzirah itu kuat? Dan sekuat apa Elrand itu?

Baikal memegangi pergelangan tangan yang dipegang oleh Elrand saat menyeret dirinya masuk ke dalam kereta beberapa hari yang lalu.

Cengkeramannya memang sangat kuat. Tapi aku tidak tahu bagaimana ukuran kekuatan di dunia ini.

Namun bagaimana jika ada musuh yang lebih kuat darinya?

GLEK

Bahkan aku sendiri juga sangat lemah. Hanya seperti bocil sekedar pada umumnya, mengangkat pedang bahkan tidak kuasa. Sementara berlatih mantra sihir sampai saat ini hasilnya tetap nihil. Mungkin aku perlu seorang guru.

Baikal membuka panelnya

[System]

Buka Panel

Nama : Baikal Ramoses

Usia : 14 tahun

Nation : Starblaizer Empire

Ras : Gandarv

Status

Hp : ???

Mana : ???

Vitality : ???

Agility : ???

Int : ???

Luck : ???

Skill :

Mewujudkan Imajinasi

Apa pun yang diimajinasikan dapat diwujudkan

Menciptakan Karakter

1. Helcourt The Shadow

Teralu panjang, mungkin stat bisa kusembunyikan saja.

[System]

Buka Panel

Nama : Baikal Ramoses

Usia : 14 tahun

Nation : Starblaizer Empire

Ras : Gandarv

Status : [Disembunyikan]

Skill :

Mewujudkan Imajinasi

Apa pun yang diimajinasikan dapat diwujudkan

Menciptakan Karakter :

1. Helcourt “The Shadow”

Lebih baik terlihat ringkas seperti ini. Baikal fokus pada bilah skill bagaimana cara menambahkan skill baru di sana. Apa pun sudah kulakukan sebisa mungkin namun tak ada perubahan sama sekali.

Hanya bisa memanggil bilah status. Adapun kebanyakan system panel muncul dengan sendirinya secara acak.

[System Mendeteksi]

Anda sedang dimata matai

[System Mendeteksi]

Anda sedang dimata matai (2)

Maksudnya angka ini adalah ada dua pihak yang memata matai. Siapa? Baikal semakin khawatir dia dengan paksa memaksa system menampilkan pihak yang memata matainya.

Hasilnya nihil. System tidak menampilkan apa yang diminta Baikal.

Namun berikutnya muncul notifikasi lanjutan,

[System]

Apakah anda ingin membatalkan mantra dan efek efeknya?

Peringatan : Membatalkan menyebabkan dibatalkan pula segala mantra perlindungan, buff, komunikasi dan teleportasi yang dimiliki kelompok anda.

[YES] [NO]

Jika kita bertanya kepada siapa pun di dunia. Siapa yang mau dan nyaman dimata matai tentu jabawannya adalah tak seorangpun berkenan. Demikian Baikal tanpa ragu memilih opsi [YES]

Di ruang kerjanya Ramos Boa terkesiap.

Dia dengan cekatan membolak balikkan jarinya untuk menghitung sesuatu. Tak lama kemudian dia mendobrak pintu ruang kerjanya. Mengatakan dengan keras kepada semua penjaga beberapa kalimat.

Bahkan suaranya terdengar hingga luar menara.

Sementara di atas sebuah bukit beberapa orang berjubah hitam dengan dipimpin oleh pria dengan sulaman benang emas berdiri memandang sebuah camp.

Pemimpin itu melihat item bersinar di tanganya yang dengan cepat menjari redup dan segera padam dalam sekejap.

Dia mendecakkan lidah.

Kemudian dia segera mengangkat tongkatnya menunjuk ke arah camp dan merapalkan sebuah mantra diikuti dengan segerombolan pengikutnya di barisan belakang.

Rune sihir indah berwarna warni melingkar di masing masing ujung tongkat sihir yang mereka acungkan ke langit. Mereka sangat antusias menahan kekuatan sihir yang akan dilepaskan. Hanya menunggu perintah pemimpin untuk memulai serangan.

“Tembak !” Pemimpin meneriakkan komando.

Ramos boa berulangkali merapalkan mantra teleportasi namun selalu gagal. Rune yang bersinar hanya kemudian menjadi redup dan padam seketika.

“Sial…” Ramos Boa mengutuk.

“Teleportasi terdekat dapat dirapalkan dan berhasil menuju Kota Lorrs, untuk menuju lokasi rombongan pangeran memerlukan waktu 15 menit.” Ramos Boa akhirnya menemukan titik yang dapat dia tuju setelah berkali kali melakukan percobaan.

Malam yang sunyi di atas tanah datar.

Ledakan beruntun membombardir camp Baikal. Berbagai teriakan prajurit yang gagal bersiaga bersahutan juga sekaligus penanda akhir hidup mereka.

Elrand di tengah kekacauan mengacungkan kedua belati tajam di tangannya. Kewaspadaannya fokus pada arah dari hutan.

HAHAHAHAHA…

Suara tawa meledak dengan disertainya rombongan berjubah hitam yang muncul dari balik pepohonan.

“Akhir dari Ramoses. Pangeran Elrand…..”

“Dan satu lagi pangeran. Hmm… di mana?” Pemimpin bersulam emas bersuara parau.

“Cih,” Elrand mengumpat, matanya memutar melihat kondisi para pengawalnya. Sebagian besar tewas. Menyisakan beberapa yang mampu berdiri untuk membela. Sementara sisanya terluka tak mampu mengangkat senjata.

Bagaimana segala macam bentuk pertahanan, komunikasi dan teleportasi gagal digunakan. Sihir apa yang mereka pakai?

Kekhawatiran menyerang Elrand. Memang unggul dan tak terkalahkan dalam perkelahian di akademi, namun ini adalah pertarungan pertama kalinya secara nyata.

Sialnya, kini segala macam item yang disiapkan Ramos Boa untuknya gagal diaktivasi. Sementara pengawalnya menyisakan 9 orang yang masih sanggup memegang senjata.

Kalah jumlah sekaligus kalah kekuatan secara telak.

Di dalam tenda yang masih utuh suatu keberuntungan bagi Baikal yang tinggal di dalamnya. Kedua tangannya menyatu dengan kepalan kuat. Dia gemetar karena ketakutan.

Inilah momok yang selama ini dia pikirkan ternyata benar benar menjadi kenyataan. Dunia luar adalah sumber bahaya yang mengancam nyawa.

Baikal mendengar beberapa ledakan lagi dan suara pedang bergesekan di udara. Ah betapa ngerinya. Dia hanya takut dan memejamkan mata dengan kuat. Bahkan kakinya terasa enggan digunakan untuk bergerak melarikan diri.

Seluruh pengawal berhasil dibinasakan oleh kelompok berjubah hitam. Menyisakan Elrand yang terengah engah berdiri dengan darah di sekujur tubuhnya. Bahkan tampak dia kehilangan satu lengannya.

Elrand menolak untuk menyerah.

“Periksa tenda dan daerah sekitar, temukan pangeran satunya. Temukan dengan cepat sebelum bantuan mereka tiba.” Pemimpin bersulam emas memberikan perintah.

Sontak segenap bawahannya menyebar dengan cepat di area camp.

Elrand tersulut kemarahannya. Apakah dia akan dicap gagal melindungi adiknya? Lebih baik dia meti karena melindungi. Pikirnya.

Elrand melesat dengan satu bilah belati menyerang pemimpin bersulam emas. Namun sayang keadaan Elrand sudah sangat terkuras. Hanya membuatnya terlempar dan berguling guling di tanah akibat sebuah pukulan tongkat.

Dia mengerang kesakitan.

Beberapa musuh berjubah hitam bergerak dengan sigap menuju tenda Baikal.

Di balik tenda Baikal muncul bayangan berkaki empat dengan kepulan asap kegelapan yang bergoyang. Juntai ekor yang panjang seperti kalajengking bergoyang menghempaskan sisa sisa asap kegelapan yang menyertai kemunculannya.

Pria berjubah hitam sejenak berhenti mera ada sesuatu yang salah. Ada sosok yang bergerak sangat cepat melintasinya.

“Ke arah sana.” Salah satu pria berjubah hitam menunjuk pada suatu arah. Diikuti beberapa temannya yang menoleh arah yang ditunjuk pria tersebut.

Memutar lehernya mempercepat fakta yang ada.

Celepuk

Celepuk

Celepuk….

Beberapa kepala jatuh dan berguling di tanah disusul robohnya tubuh dengan pancuran darah segar.

Mereka tidak tahu dan tidak sadar apa yang terjadi dengan mereka sampai rasa kematian menjemputnya.

Tanpa ada teriakan, tanpa ada perlawanan. Segalanya berjalan begitu cepat, Helcourt menghabisi seluruh bawahan jubbah hitam dengan taji pisau tajam di lengannya yang hanya menargetkan leher lawan.

Dengan tujuan untuk melepaskan kepala.

Sungguh pembunuhan yang benar benar efisien.

“Apa?” pemimpin bersulam emas menyadari bayangan gelap bergerak sangat cepat melewati para bawahannya dan mengubahnya menjadi mayat.

DASH…

Sosok Helcourt muncul dengan jelas di hadapan orang terakhir berjubah hitam dengan sulaman emas. Tidak lain tidak bukan, adalah pemimpinnya itu sendiri.

“Ah. Makhluk apa ini…” Pemimpin bersulam emas melihat sosok monster menakutkan dengan segala fitur detail yang sangat mengerikan.

Tanpa berbuat sesuatu apa pun. Helcourt membagi dua pimpinan dengan irisan sama besar melintang tepat vertical di tengahnya.

Bunyi celepuk sederhana terdengar sangat keras karena keheningan yang total.

DASH…

Helcourt tiba di depan Elrand. Bahkan Elrand sendiri bahkan belum berkedip menyaksikan betapa horornya pemimpin bersulam emas dijatuhkan, dalam hitungan sepersekian detik kini monster berkaki empat ini sudah berada di depannya.

KKKRRRRRRRRR………

KKKRRRRRRRRR………

KKKRRRRRRRRR………

Helcourt mengambil langkah mendekat pelan menuju Elrand.

Elrand yang tubuhnya sudah tak berdaya hanya bisa pasrah.

Dia mengalami ketakutan yang luar biasa melihat terror Helcourt yang makin mendekati dirinya. Dia dirudung oleh rasa putus asa dan kehilangan harapan atas segalanya.

Tubuhnya melemah, semangatnya pudar.

Diikuti dengan penguasaan atas diri yang semakin di luar kendali.

Tamat sudah.

Kelopak mata Elrand menutup sekaligus menghilangkan pemandangan sosok Helcourt.

Sebelum hilangnya kesadaran satu kaca terucap dari bibirnya.

“Baikal…”

Di dalam tenda Baikal

KKKRRRRRRRRR………

KKKRRRRRRRRR………

KKKRRRRRRRRR………

Baikal memaksakan diri membuka mata karena mengenal suara yang terdengar akrab di telinganya. Shiluet Helcourt terlihat dari dalam tenda Baikal. Entah bagaimana tiba tiba Baikal merasakan rasa aman di hatinya.

Sapuan tangan Helcourt merobek tenda Baikal. Satu tangannya segera menyambar Baikal untuk kemudian melakukan dash dengan jarak maksimal masuk ke dalam hutan.

Segalanya sangat cepat bahkan Baikal tak sempat melihat pemandangan lautan mayat di atas tanah camp.

Helcourt terus berlari dengan sangat cepat menuju kedalaman hutan. Beberapa kali melakukan dash dan beberapa kali melakukan Greatest Teleportasion. Membuat jarak semakin jauh dari lokasi kejadian.

Setelahnya.

Ramos Boa mendarat dengan suara ledakan keras di atas tanah camp. Matanya menyapu kesemua lautan mayat sebelum akhirnya terkunci pada sosok Elrand.

Menghiraukan para prajurit dan kelompok berjubah hitam yang telah menjadi mayat.

“Celaka…” Ramos Boa dalam sekejap tiba di samping Elrand. Dia segera meraih dengan sigap. Disusul mulutnya berkomat kamit membaca suatu mantra yang terdengar seperti nada dengungan yang tak kunjung selesai selesai.

Beberapa saat kemudian disusul pasukan kekaisaran yang tiba.

Baikal merasakan sensasi angin yang sangat kencang saat dibawa oleh Helcourt. Dia tak menduga sama sekali Helcourt ini mampu melakukan lari yang sangat cepat. Berikut berbagai skill seperti dash dan teleport yang dilepaskannya juga.

Terasa sangat nyata sesuai yang dia ingat di dalam game yang dia mainkan.

Ah, Yang penting aku selamat dulu, itulah yang dipikirkan Baikal. Ketenangan juga mulai dirasakan melihat performa Helcourt yang sangat bisa diandalkan untuk menyelamatkan nyawa dari mara bahaya kali ini.

Hmm, cocok untuk melarikan diri dari bahaya. Akhirnya Baikal menjadi sangat puas saat menemukan fungsi satu satunya Helcourt yang bisa menjamin keselamatan dirinya. Yaitu lari.

Entah berapa lama Baikal dibawa lari, sepertinya sudah sangat jauh. Hingga Helcourt berhenti pada sebuah goa.

Baikal turun dan mengatur nafasnya yang sesak oleh tekanan udara. Dia juga merapikan pakaiannya.

“Kamu jangan menghilang, tetap muncul di sampingku. Jika sewaktu waktu ada orang jahat tiba kamu segera bawa aku untuk melarikan diri.” Baikal memberikan intruksi dengan sangat pelan dan mengulangnya berkali kali takutnya Helcourt memiliki pemahaman rendah dalam kata kata.

Hanya respon KKKKRRRRRRRRR…..

Serta Helcourt yang memiringkan sedikit kepalanya. Bukankah lebih praktis memotong kepala musuhnya daripada harus lari? Helcourt sedikit mau protes tapi akhirnya mengabaikannya.

Baikal mengumpulkan ranting dan kayu lapuk untuk disusun untuk membuat api unggun. Namun setelah kayu tertumpuk Baikal mondar mandir kebingungan bagaimana menyalakan api ini.

Dia menyesalkan diri karena belum berhasil menyalakan api dari sihir dasar yang dia pelajari. Alhasil dia memutar kembali pengetahuan dari dunia yang lama.

Oke, menggesek kayu dengan kayu akan menimbulkan energy kalor. Akan menimbulkan bara disusul nyala api.

Tangan sudah pegal, waktu berlangsung lama. Tidak berhasil.

Hal yang sama pun juga demikian membenturkan kedua batu untuk mendapatkan percikan api. Batu hanya melepaskan debu saja. Gagal total.

Apakah aku harus menyembah dewa petir untuk mendapatkan sambaran ke kayuku untuk menyalakan api? Bah, Baikal sangat sebal.

Helcourt berkali kali memiringkan wajahnya melihat tuannya sibuk sendiri, mengumpat kalimat tak jelas dan mengutuk ngutuk langit.

Sebelum akhirnya Helcourt berjalan mendekati tumpukan kayu. Dia menggesekkan kedua taji pedang di tangannya hingga bersinar terang memercikkan api yang sangat melimpah. Membakar kayu dalam sekejap.

Baikal.“ … “

“Kenapa kamu tidak melakukannya dari awal?” Baikal mengomel ngomel tak jelas kepada Helcourt.

Helcourt.“ ??? “

Pic Serangan diam diam pasukan misterius

Terpopuler

Comments

Lesokee.

Lesokee.

konsep nya dah bagus padahal, kecewa ama sifat mc nya aja. gak cocok sama masa lalu nya masa jadi kacung gitu.

2024-10-24

2

lihat semua
Episodes
1 AKU HANYALAH PEKERJA REGULER
2 KOTA AGONVILLE YANG MALANG
3 AEGONAS RAMOSES
4 ISTANA STARBLAIZER
5 INFORMASI ADALAH KUNCI
6 BAHAYA DI MANA MANA
7 ELRAND RAMOSES
8 KEBERANGKATAN MENUJU MOUNT CORTE
9 HAL TAK TERDUGA
10 MELARIKAN DIRI
11 DUNGEON BARBARAS
12 BENT THE CROW
13 NERO THE BLACK CAT
14 MAMBA THE SNAKE
15 MENGAMBIL LANGKAH
16 PENYERBUAN MARKAS RAHASIA
17 LADY MAMA THE UNHOLLY
18 PERTEMUAN KEBERUNTUNGAN
19 KOTA GREE
20 RAMOS BOA TERTEGUN
21 ARLENE RENVILLE
22 KUIL DEWA PERANG
23 PESAN LORD AGUNG
24 ISTANA AGAREA YANG MALANG
25 BONEKA SAWAH
26 BUTLER
27 DUNGEON BREAK
28 KUTUKAN
29 GELOMBANG BINATANG BUAS
30 PERTAHANAN KOTA MOORIST
31 SERANGAN
32 KETEGUHAN HATI ELRAND
33 ARMADA KUIL DEWA PERANG
34 KAMI SELAMAT
35 LANTAI 3 DUNGEON BARBARAS
36 RESOLUSI BAIKAL
37 SNIPER
38 PADANG PASIR SYRENA
39 PENYELIDIKAN SUMUR TUA
40 NARIKHA, KOTA SERIBU SATU MALAM
41 BANDIT LAGI
42 MEDALI SOLARIS
43 PERMATA EIRA’S BLESSING
44 LYRIS KALDERN
45 TIBA DI OASIS KIRTHA
46 CHÂTEAU MARGAUX
47 RAMALAN SONG ORACLE
48 VARYS
49 SHADOWFAX
50 KOTA AGRABAH
51 PERPISAHAN
52 XERATUS LUNEHART
53 SECTUM MORABOLIS
54 TANDA YANG TIDAK BISA DILIHAT
55 PERTEMUAN PETINGGI DI TANAH MOORE
56 PENGINTAI DI HUTAN MOORE
57 PARA PETUALANG MENUJU KOTA MOORIST
58 PRIA TUA CELAKA
59 SEORANG RAS TITAN
60 DRAKARA, KOTA TANPA HUKUM
61 MEMBASMI PENGAWAL PENGKHIANAT
62 MENUNDUKKAN KOTA DRAKARA
63 WARNA BARU DRAKARA
64 PERJALANAN MENINGGALKAN KOTA DRAKARA
65 THALIOS DARI AEGIS TWIN
66 KEGELAPAN DATANG
67 KISAH AEGIS TWIN
68 HARAPAN LADY MYRENE
69 TEROR DI DALAM SECTUM MORABOLIS
70 TANDA KEGELAPAN
71 ITEM DROP ARKHIEL
72 KEDALAMAN HUTAN ALGARAS
73 SEBUAH TEST
74 SEVEN SHARP CLAWS
75 INIKAH CARA MEMANGGANG?
76 ONE PUNCH MAN
77 SOSOK SOSOK BURAM
78 HARUS SESUAI ANTRIAN
79 ABYSSAL CRUCIBLE
80 GRANGER MODE DAN CLINT’S EFFECT
81 SESEORANG YANG HARUSNYA FAMILIER
82 KISAH PAHLAWAN PETUALANG
83 SEKILAS DESA NARIKHA
84 PENGAWAL YANG TERLUKA
85 BENTENG FROSTBANE
86 PASUKAN YANG TERLUPAKAN
87 PASUKAN DI LUAR KENDALI
88 JONAS MENGAMBIL JALAN PINTAS
89 SKELETON RUMBAI
90 KEMATIAN DARIAN
91 KERUSUHAN DI BENTENG FROSTBANE
92 KOTA MARUK KEDIAMAN KLAN YVENHALL
93 KOTA MARUK DISERANG
94 ARCANUS FENCING
95 JENDERAL MARVOK JUANN YVENHALL
96 SISI BARAT KOTA MARUK
97 PECAHNYA KEKUATAN KOTA MARUK
98 PENATUA KAEL
99 SYRANOR MENGAMBIL KREDIT
100 KECAMAN SIMPATISAN LYRIS
101 PERTEMPURAN DENGAN PASUKAN PEMBERONTAK
102 PENGEBOMAN KANAL GANDA
103 AYOUMI DAN SALURAN PEMBUANGAN TUA
104 CAHAYA DI UJUNG TEROWONGAN
105 SKELETON WARRIOR DAN SKELETON MAGE
106 JENDERAL ROVAN GUGUR
107 KEDATANGAN PASUKAN JENDRAL MARVOK
108 SEKILAS KEADAAN KOTA MARUK
109 BANTUAN PERTAHANAN SISI TIMUR
110 IRONIS
111 PELINDUNG KOTA MARUK YANG GAGAL
112 KAELAN VARYON YVENHALL
113 STAVES OF SHADOW
114 BARGAND SANG TAHANAN
115 BARGAND MEMASUKI MEDAN TEMPUR
116 PERTEMPURAN SEGITIGA
117 GERBANG UTARA HARAPAN WARGA KOTA
118 KETIDAKPUASAN ELAINE
119 ELAINE MELAWAN ASASIN ARUDRASIS
120 ELAINE KELRAND YVENHALL GUGUR
121 MUNDUR KE PUSAT KOTA
122 TARIAN KEMATIAN DI ISTANA MARUK
123 SUKSESI SYRANOR ATAS KOTA MARUK
124 SYRANOR PENGUASA MARUK KE 113
125 LAGU UNTUK PARA JENDERAL
126 TANTANGAN KSATRIA
127 DUEL YANG MENENTUKAN NASIB
128 AKHIR DUEL
129 PERINTAH UNTUK MUNDUR
130 EPILOG DARI TRAGEDI KOTA MARUK
131 BAIKAL DAN LYRIS TIBA DI KOTA MERUK
132 KISAH TYLVERION
133 PROPOSAL UNTUK KLAN YVENHALL
134 RENCANA YANG MAHAKUASA
135 BERTEMU DENGAN LYRIS
136 DUA KOMANDAN TAMBAHAN UNTUK ARUDRASIS
137 KESIAPAN SECTUM MORABOLIS
138 PEMIMPIN NAZGUL VOTHRAKH
Episodes

Updated 138 Episodes

1
AKU HANYALAH PEKERJA REGULER
2
KOTA AGONVILLE YANG MALANG
3
AEGONAS RAMOSES
4
ISTANA STARBLAIZER
5
INFORMASI ADALAH KUNCI
6
BAHAYA DI MANA MANA
7
ELRAND RAMOSES
8
KEBERANGKATAN MENUJU MOUNT CORTE
9
HAL TAK TERDUGA
10
MELARIKAN DIRI
11
DUNGEON BARBARAS
12
BENT THE CROW
13
NERO THE BLACK CAT
14
MAMBA THE SNAKE
15
MENGAMBIL LANGKAH
16
PENYERBUAN MARKAS RAHASIA
17
LADY MAMA THE UNHOLLY
18
PERTEMUAN KEBERUNTUNGAN
19
KOTA GREE
20
RAMOS BOA TERTEGUN
21
ARLENE RENVILLE
22
KUIL DEWA PERANG
23
PESAN LORD AGUNG
24
ISTANA AGAREA YANG MALANG
25
BONEKA SAWAH
26
BUTLER
27
DUNGEON BREAK
28
KUTUKAN
29
GELOMBANG BINATANG BUAS
30
PERTAHANAN KOTA MOORIST
31
SERANGAN
32
KETEGUHAN HATI ELRAND
33
ARMADA KUIL DEWA PERANG
34
KAMI SELAMAT
35
LANTAI 3 DUNGEON BARBARAS
36
RESOLUSI BAIKAL
37
SNIPER
38
PADANG PASIR SYRENA
39
PENYELIDIKAN SUMUR TUA
40
NARIKHA, KOTA SERIBU SATU MALAM
41
BANDIT LAGI
42
MEDALI SOLARIS
43
PERMATA EIRA’S BLESSING
44
LYRIS KALDERN
45
TIBA DI OASIS KIRTHA
46
CHÂTEAU MARGAUX
47
RAMALAN SONG ORACLE
48
VARYS
49
SHADOWFAX
50
KOTA AGRABAH
51
PERPISAHAN
52
XERATUS LUNEHART
53
SECTUM MORABOLIS
54
TANDA YANG TIDAK BISA DILIHAT
55
PERTEMUAN PETINGGI DI TANAH MOORE
56
PENGINTAI DI HUTAN MOORE
57
PARA PETUALANG MENUJU KOTA MOORIST
58
PRIA TUA CELAKA
59
SEORANG RAS TITAN
60
DRAKARA, KOTA TANPA HUKUM
61
MEMBASMI PENGAWAL PENGKHIANAT
62
MENUNDUKKAN KOTA DRAKARA
63
WARNA BARU DRAKARA
64
PERJALANAN MENINGGALKAN KOTA DRAKARA
65
THALIOS DARI AEGIS TWIN
66
KEGELAPAN DATANG
67
KISAH AEGIS TWIN
68
HARAPAN LADY MYRENE
69
TEROR DI DALAM SECTUM MORABOLIS
70
TANDA KEGELAPAN
71
ITEM DROP ARKHIEL
72
KEDALAMAN HUTAN ALGARAS
73
SEBUAH TEST
74
SEVEN SHARP CLAWS
75
INIKAH CARA MEMANGGANG?
76
ONE PUNCH MAN
77
SOSOK SOSOK BURAM
78
HARUS SESUAI ANTRIAN
79
ABYSSAL CRUCIBLE
80
GRANGER MODE DAN CLINT’S EFFECT
81
SESEORANG YANG HARUSNYA FAMILIER
82
KISAH PAHLAWAN PETUALANG
83
SEKILAS DESA NARIKHA
84
PENGAWAL YANG TERLUKA
85
BENTENG FROSTBANE
86
PASUKAN YANG TERLUPAKAN
87
PASUKAN DI LUAR KENDALI
88
JONAS MENGAMBIL JALAN PINTAS
89
SKELETON RUMBAI
90
KEMATIAN DARIAN
91
KERUSUHAN DI BENTENG FROSTBANE
92
KOTA MARUK KEDIAMAN KLAN YVENHALL
93
KOTA MARUK DISERANG
94
ARCANUS FENCING
95
JENDERAL MARVOK JUANN YVENHALL
96
SISI BARAT KOTA MARUK
97
PECAHNYA KEKUATAN KOTA MARUK
98
PENATUA KAEL
99
SYRANOR MENGAMBIL KREDIT
100
KECAMAN SIMPATISAN LYRIS
101
PERTEMPURAN DENGAN PASUKAN PEMBERONTAK
102
PENGEBOMAN KANAL GANDA
103
AYOUMI DAN SALURAN PEMBUANGAN TUA
104
CAHAYA DI UJUNG TEROWONGAN
105
SKELETON WARRIOR DAN SKELETON MAGE
106
JENDERAL ROVAN GUGUR
107
KEDATANGAN PASUKAN JENDRAL MARVOK
108
SEKILAS KEADAAN KOTA MARUK
109
BANTUAN PERTAHANAN SISI TIMUR
110
IRONIS
111
PELINDUNG KOTA MARUK YANG GAGAL
112
KAELAN VARYON YVENHALL
113
STAVES OF SHADOW
114
BARGAND SANG TAHANAN
115
BARGAND MEMASUKI MEDAN TEMPUR
116
PERTEMPURAN SEGITIGA
117
GERBANG UTARA HARAPAN WARGA KOTA
118
KETIDAKPUASAN ELAINE
119
ELAINE MELAWAN ASASIN ARUDRASIS
120
ELAINE KELRAND YVENHALL GUGUR
121
MUNDUR KE PUSAT KOTA
122
TARIAN KEMATIAN DI ISTANA MARUK
123
SUKSESI SYRANOR ATAS KOTA MARUK
124
SYRANOR PENGUASA MARUK KE 113
125
LAGU UNTUK PARA JENDERAL
126
TANTANGAN KSATRIA
127
DUEL YANG MENENTUKAN NASIB
128
AKHIR DUEL
129
PERINTAH UNTUK MUNDUR
130
EPILOG DARI TRAGEDI KOTA MARUK
131
BAIKAL DAN LYRIS TIBA DI KOTA MERUK
132
KISAH TYLVERION
133
PROPOSAL UNTUK KLAN YVENHALL
134
RENCANA YANG MAHAKUASA
135
BERTEMU DENGAN LYRIS
136
DUA KOMANDAN TAMBAHAN UNTUK ARUDRASIS
137
KESIAPAN SECTUM MORABOLIS
138
PEMIMPIN NAZGUL VOTHRAKH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!