KOTA GREE

Dugaan Elrand ternyata benar. Dalam waktu sehari dia menemukan jalur perdagangan. Melihat beberapa kereta dengan pengawalan ketat yang melewatinya, Elrand setidaknya akan menemukan sebuah kota terdekat.

Elrand menyusuri jalan, menghindari rombongan kafilah.

Bisa jadi dia dikira sebagai perampok, malah menyebabkan masalah yang seharusnya tidak perlu. Elrand terus menghindari kelompok pedagang yang lewat.

Dua hari kemudian, sebuah kota nampak.

Plakat pada gerbang bertuliskan Kota Gree. Bukankah, ini kota terluar Kekaisaran Starblaizer yang berbagi perbatasan dengan Bangsa Moore? Ternyata selama ini langkahku membawa sampai di sini.

Melewati gerbang yang menembus dinding kota, Elrand masuk. Setelah menyerahkan satu keping perak pada penjaga gerbang.

Semula penjaga ragu dengan Elrand yang Nampak compang camping seperti pengemis. Namun dia berhasil membujuk para petugas bahwa keadaan yang menimpanya adalah akibat dari nyasar di hutan.

Penjaga pun memaklumi. Bukan hal yang langka jika para petualang selalu kembali dari hutan dalam keadaan babak belur.

Kota yang ramai dan damai.

Bangsa Moore sampai saat ini masih menjadi kerajaan yang cinta damai.

Elrand seperti diingatkan oleh penjaga gerbang, bahwa penampilan saat ini benar benar buruk. Dia akhirnya menghabiskan beberapa perak untuk membeli baju dan perlengkapan pertahanan diri.

Armor dada yang ringan, pelindung tangan dan kaki sudah cukup. Elrand juga membeli jubah lebar untuk lebih menjaga privasi dirinya.

Lalu lalang para petualang cukup lazim ditemui di berbagai tempat di kota ini. Ah ya, mereka pemburu keberuntungan di dalam hutan.

Demi menemukan bahan ramuan dan kristal inti binatang buas.

Mengingat kembali Kristal inti yang dibawa kabur bersama kudanya saat itu menyebabkan Elrand sakit kepala. Yah, tapi setidaknya dia mendapat kompensasi beberapa kristal yang didapat dari kepala bandit. Ehm, mestinya sudah cukup.

Elrand menuju ke sebuah toko pertukaran kristal dengan mata uang.

“Dua keping emas dan 40 keping perak.” Pelayan menyodorkan uang. Elrand pun menerima dan menyimpannya tanpa menawar.

“Apakah kamu penjual, memiliki benda yang berkilau?” Bent tiba tiba menginterupsi.

“Toko kami menerima benda berkilau.” Pelayan menjawab. Binatang yang bisa bicara bukan lagi menjadi hal yang langka di Kota Gree. Meskipun yang seperti ini jarang jarang muncul. Terbilang masih umum.

“Kurasa tokomu hanya menerima dan menjual kerikil sampah.” Bent menghina.

“Hahaha, Tuan. Binatang peliharaan anda sangat lucu. Apakah anda ingin menjualnya?”

“Boleh, beberapa keping perak tak masalah.” Elrand berkelakar.

“Hei… Apakah kamu menjadi kurang ajar. Berainya kamu menjual Tuan Besarmu.” Bent marah, dia memukuli kepala Elrand dengan sayapnya.

Aduhh… Aduhh…

Pelayan toko tertawa terbahak bahak.

“Benda berkilau menurutku?” Pelayan sejenak berfikir.

“Suatu harta yang sangat berharga yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok yang sangat kuat. Dan tentu saja benda itu juga sangat kuat sehingga tidak mudah dihancurkan. Mereka akan mati matian mempertahankannya. Dan tidak akan bisa dibeli dengan uang.” Pelayan mengemukakan pendapatnya setelah Bent bertanya.

Bent terlihat seperti sedang berfikir.

“Tempat terkuat terdekat ada di mana?” Bent sedikit bersemangat.

“Apakah Tuan Gagak akan pergi merampok?” Pelayan berkelakar.

“Baru baru ini di kedalaman hutan muncul sebuah kelompok jahat yang kuat, menjadikan hutan lebih tidak aman lagi. Tidakkah kalian melihat banyak petualang yang berada di kota? Mereka menunda perjalanan ke dalam hutan.” Pelayan mengalami kontemplasi. Transaksi di toko mengalami efek penurunan omset yang cukup tajam.

“Kelompok apakah itu?” Elrand penasaran.

“Bukan menjadi rahasia lagi, mereka orang orang Kultus Hindin. Kudengar mereka akan membuat tragedy di kekaisaran ini. Bukankan anda juga pernah mendengar beberapa kekaisaran lain telah jatuh oleh tindakan mereka?”

“Kultus Hindin…” Elrand menahan kemarahan saat dua kata ini terucap terbata bata dari mulutnya.

Malam ini Elrand menginap di hotel, mengistirahatkan total tubuhnya dari berbulan bulan mengembara.

Bent yang bertengger di atap menatap tajam suatu arah. Mengingat apa yang disebutkan sebelumnya bahwa Kultus Hindin adalah kelompok yang kuat, mestinya mereka memiliki benda berkilau.

Sebuah kepakan sayap terdengar, bent terbang menuju lokasi yang sepertinya sudah ditentukannya.

Di salah satu bagian hutan terdalam.

Di sebuah bangunan batu ribuan orang bersujud pada sebuah mimbar. Pada barisan depan yang terdiri dari sepuluh orang mereka hanya bersimpuh. Tidak sujud seperti ribuan umat di belakang.

Sepuluh ini adalah mereka yang mengenakan jubbah hitam bersulam emas.

Mengingat kembali, salah satu sejenis dari mereka yang menyergap Elrand dan Baikal di tanah camp.

Di hadapan seluruh umat kultus, seorang imam berdiri dengan khotbah yang menggebu gebu.

“Hormat kepada Uskup Magroth…” Suara umat serempak memuji pemimpin mereka.

“Perhatikan wahai pengikut Kultus Hindin. Aku ditunjuk oleh katedral untuk menggali sungai berdarah di Kekaisaran Starblaizer.” Uskup Margoth mengangkat kedua tangannya tinggi tinggi disusul sorak sorai ribuan pengikut yang mabuk euphoria pembantaian.

UUURRRRRAAAAAAAAA………

UUURRRRRAAAAAAAAA………

UUURRRRRAAAAAAAAA………

Seekor burung melayang di atas langit bangunan berbatu yang diterangi oleh obor api yang sangat minim. Hanya di beberapa lokasi tertentu saja di area bangunan.

“Berisik, Apakah mereka menyelenggarakan konser?” Bent heran.

Kembali pada fokus utamanya untuk mencari benda berkilau seperti yang diminta tuannya, Bent segera meningkatkan ukuran tubuhnya berkali kali lipat hingga setinggu sepuluh meter.

Bent menumbuhkan jambul keemasan di atas kepalanya.

Benda berkilau seharusnya tidak mudah hancur.

Sebuah kepakan sayap sederhana Bent menyebabkan hembusan angin kuat disertai dengan curahan api dengan gelombang terik yang sangat panas. Seketika menyapu bangunan batu di bawahnya.

AAAAAARRRRRRRRHHHHHHHH………..

Teriakan nyaring bergema sesaat yang kemudian seketika menjadi senyap saat para umat kultus langsung diuapkan menjadi abu.

“INI…” Uskup Magroth terperangah.

Namun sayangnya, kepakan kedua Bent membawa gelombang kedua terik angin panas yang menerpa Uskup Morgoth hingga seketika menjadi debu.

Sapuan ketiga sayap Bent menghancurkan sebuah artifak yang sangat indah di atas altar. Disusul sapuan keempat melelehkan bangunan bata menjadi magma cair.

Bent berhenti setelah sapuan kelima. Dia kecewa.

Bent mengerutkan kening dan kecewa. Mengubah ukuran kembali semula, lantas dia terbang menuju Kota Gree dengan kepakan malas.

Bent meninggalkan area hutan dengan radius 10 mil di mana tanah masih menggelegak dengan asap hitam tebal dan gelembung gelembung besar magma.

Pic Sisa sisa basis besar Kultus Hindin yang dilelehkan oleh Bent

Episodes
1 AKU HANYALAH PEKERJA REGULER
2 KOTA AGONVILLE YANG MALANG
3 AEGONAS RAMOSES
4 ISTANA STARBLAIZER
5 INFORMASI ADALAH KUNCI
6 BAHAYA DI MANA MANA
7 ELRAND RAMOSES
8 KEBERANGKATAN MENUJU MOUNT CORTE
9 HAL TAK TERDUGA
10 MELARIKAN DIRI
11 DUNGEON BARBARAS
12 BENT THE CROW
13 NERO THE BLACK CAT
14 MAMBA THE SNAKE
15 MENGAMBIL LANGKAH
16 PENYERBUAN MARKAS RAHASIA
17 LADY MAMA THE UNHOLLY
18 PERTEMUAN KEBERUNTUNGAN
19 KOTA GREE
20 RAMOS BOA TERTEGUN
21 ARLENE RENVILLE
22 KUIL DEWA PERANG
23 PESAN LORD AGUNG
24 ISTANA AGAREA YANG MALANG
25 BONEKA SAWAH
26 BUTLER
27 DUNGEON BREAK
28 KUTUKAN
29 GELOMBANG BINATANG BUAS
30 PERTAHANAN KOTA MOORIST
31 SERANGAN
32 KETEGUHAN HATI ELRAND
33 ARMADA KUIL DEWA PERANG
34 KAMI SELAMAT
35 LANTAI 3 DUNGEON BARBARAS
36 RESOLUSI BAIKAL
37 SNIPER
38 PADANG PASIR SYRENA
39 PENYELIDIKAN SUMUR TUA
40 NARIKHA, KOTA SERIBU SATU MALAM
41 BANDIT LAGI
42 MEDALI SOLARIS
43 PERMATA EIRA’S BLESSING
44 LYRIS KALDERN
45 TIBA DI OASIS KIRTHA
46 CHÂTEAU MARGAUX
47 RAMALAN SONG ORACLE
48 VARYS
49 SHADOWFAX
50 KOTA AGRABAH
51 PERPISAHAN
52 XERATUS LUNEHART
53 SECTUM MORABOLIS
54 TANDA YANG TIDAK BISA DILIHAT
55 PERTEMUAN PETINGGI DI TANAH MOORE
56 PENGINTAI DI HUTAN MOORE
57 PARA PETUALANG MENUJU KOTA MOORIST
58 PRIA TUA CELAKA
59 SEORANG RAS TITAN
60 DRAKARA, KOTA TANPA HUKUM
61 MEMBASMI PENGAWAL PENGKHIANAT
62 MENUNDUKKAN KOTA DRAKARA
63 WARNA BARU DRAKARA
64 PERJALANAN MENINGGALKAN KOTA DRAKARA
65 THALIOS DARI AEGIS TWIN
66 KEGELAPAN DATANG
67 KISAH AEGIS TWIN
68 HARAPAN LADY MYRENE
69 TEROR DI DALAM SECTUM MORABOLIS
70 TANDA KEGELAPAN
71 ITEM DROP ARKHIEL
72 KEDALAMAN HUTAN ALGARAS
73 SEBUAH TEST
74 SEVEN SHARP CLAWS
75 INIKAH CARA MEMANGGANG?
76 ONE PUNCH MAN
77 SOSOK SOSOK BURAM
78 HARUS SESUAI ANTRIAN
79 ABYSSAL CRUCIBLE
80 GRANGER MODE DAN CLINT’S EFFECT
81 SESEORANG YANG HARUSNYA FAMILIER
82 KISAH PAHLAWAN PETUALANG
83 SEKILAS DESA NARIKHA
84 PENGAWAL YANG TERLUKA
85 BENTENG FROSTBANE
86 PASUKAN YANG TERLUPAKAN
87 PASUKAN DI LUAR KENDALI
88 JONAS MENGAMBIL JALAN PINTAS
89 SKELETON RUMBAI
90 KEMATIAN DARIAN
91 KERUSUHAN DI BENTENG FROSTBANE
92 KOTA MARUK KEDIAMAN KLAN YVENHALL
93 KOTA MARUK DISERANG
94 ARCANUS FENCING
95 JENDERAL MARVOK JUANN YVENHALL
96 SISI BARAT KOTA MARUK
97 PECAHNYA KEKUATAN KOTA MARUK
98 PENATUA KAEL
99 SYRANOR MENGAMBIL KREDIT
100 KECAMAN SIMPATISAN LYRIS
101 PERTEMPURAN DENGAN PASUKAN PEMBERONTAK
102 PENGEBOMAN KANAL GANDA
103 AYOUMI DAN SALURAN PEMBUANGAN TUA
104 CAHAYA DI UJUNG TEROWONGAN
105 SKELETON WARRIOR DAN SKELETON MAGE
106 JENDERAL ROVAN GUGUR
107 KEDATANGAN PASUKAN JENDRAL MARVOK
108 SEKILAS KEADAAN KOTA MARUK
109 BANTUAN PERTAHANAN SISI TIMUR
110 IRONIS
111 PELINDUNG KOTA MARUK YANG GAGAL
112 KAELAN VARYON YVENHALL
113 STAVES OF SHADOW
114 BARGAND SANG TAHANAN
115 BARGAND MEMASUKI MEDAN TEMPUR
116 PERTEMPURAN SEGITIGA
117 GERBANG UTARA HARAPAN WARGA KOTA
118 KETIDAKPUASAN ELAINE
119 ELAINE MELAWAN ASASIN ARUDRASIS
120 ELAINE KELRAND YVENHALL GUGUR
121 MUNDUR KE PUSAT KOTA
122 TARIAN KEMATIAN DI ISTANA MARUK
123 SUKSESI SYRANOR ATAS KOTA MARUK
124 SYRANOR PENGUASA MARUK KE 113
125 LAGU UNTUK PARA JENDERAL
126 TANTANGAN KSATRIA
127 DUEL YANG MENENTUKAN NASIB
128 AKHIR DUEL
129 PERINTAH UNTUK MUNDUR
130 EPILOG DARI TRAGEDI KOTA MARUK
131 BAIKAL DAN LYRIS TIBA DI KOTA MERUK
132 KISAH TYLVERION
133 PROPOSAL UNTUK KLAN YVENHALL
134 RENCANA YANG MAHAKUASA
135 BERTEMU DENGAN LYRIS
136 DUA KOMANDAN TAMBAHAN UNTUK ARUDRASIS
137 KESIAPAN SECTUM MORABOLIS
138 PEMIMPIN NAZGUL VOTHRAKH
Episodes

Updated 138 Episodes

1
AKU HANYALAH PEKERJA REGULER
2
KOTA AGONVILLE YANG MALANG
3
AEGONAS RAMOSES
4
ISTANA STARBLAIZER
5
INFORMASI ADALAH KUNCI
6
BAHAYA DI MANA MANA
7
ELRAND RAMOSES
8
KEBERANGKATAN MENUJU MOUNT CORTE
9
HAL TAK TERDUGA
10
MELARIKAN DIRI
11
DUNGEON BARBARAS
12
BENT THE CROW
13
NERO THE BLACK CAT
14
MAMBA THE SNAKE
15
MENGAMBIL LANGKAH
16
PENYERBUAN MARKAS RAHASIA
17
LADY MAMA THE UNHOLLY
18
PERTEMUAN KEBERUNTUNGAN
19
KOTA GREE
20
RAMOS BOA TERTEGUN
21
ARLENE RENVILLE
22
KUIL DEWA PERANG
23
PESAN LORD AGUNG
24
ISTANA AGAREA YANG MALANG
25
BONEKA SAWAH
26
BUTLER
27
DUNGEON BREAK
28
KUTUKAN
29
GELOMBANG BINATANG BUAS
30
PERTAHANAN KOTA MOORIST
31
SERANGAN
32
KETEGUHAN HATI ELRAND
33
ARMADA KUIL DEWA PERANG
34
KAMI SELAMAT
35
LANTAI 3 DUNGEON BARBARAS
36
RESOLUSI BAIKAL
37
SNIPER
38
PADANG PASIR SYRENA
39
PENYELIDIKAN SUMUR TUA
40
NARIKHA, KOTA SERIBU SATU MALAM
41
BANDIT LAGI
42
MEDALI SOLARIS
43
PERMATA EIRA’S BLESSING
44
LYRIS KALDERN
45
TIBA DI OASIS KIRTHA
46
CHÂTEAU MARGAUX
47
RAMALAN SONG ORACLE
48
VARYS
49
SHADOWFAX
50
KOTA AGRABAH
51
PERPISAHAN
52
XERATUS LUNEHART
53
SECTUM MORABOLIS
54
TANDA YANG TIDAK BISA DILIHAT
55
PERTEMUAN PETINGGI DI TANAH MOORE
56
PENGINTAI DI HUTAN MOORE
57
PARA PETUALANG MENUJU KOTA MOORIST
58
PRIA TUA CELAKA
59
SEORANG RAS TITAN
60
DRAKARA, KOTA TANPA HUKUM
61
MEMBASMI PENGAWAL PENGKHIANAT
62
MENUNDUKKAN KOTA DRAKARA
63
WARNA BARU DRAKARA
64
PERJALANAN MENINGGALKAN KOTA DRAKARA
65
THALIOS DARI AEGIS TWIN
66
KEGELAPAN DATANG
67
KISAH AEGIS TWIN
68
HARAPAN LADY MYRENE
69
TEROR DI DALAM SECTUM MORABOLIS
70
TANDA KEGELAPAN
71
ITEM DROP ARKHIEL
72
KEDALAMAN HUTAN ALGARAS
73
SEBUAH TEST
74
SEVEN SHARP CLAWS
75
INIKAH CARA MEMANGGANG?
76
ONE PUNCH MAN
77
SOSOK SOSOK BURAM
78
HARUS SESUAI ANTRIAN
79
ABYSSAL CRUCIBLE
80
GRANGER MODE DAN CLINT’S EFFECT
81
SESEORANG YANG HARUSNYA FAMILIER
82
KISAH PAHLAWAN PETUALANG
83
SEKILAS DESA NARIKHA
84
PENGAWAL YANG TERLUKA
85
BENTENG FROSTBANE
86
PASUKAN YANG TERLUPAKAN
87
PASUKAN DI LUAR KENDALI
88
JONAS MENGAMBIL JALAN PINTAS
89
SKELETON RUMBAI
90
KEMATIAN DARIAN
91
KERUSUHAN DI BENTENG FROSTBANE
92
KOTA MARUK KEDIAMAN KLAN YVENHALL
93
KOTA MARUK DISERANG
94
ARCANUS FENCING
95
JENDERAL MARVOK JUANN YVENHALL
96
SISI BARAT KOTA MARUK
97
PECAHNYA KEKUATAN KOTA MARUK
98
PENATUA KAEL
99
SYRANOR MENGAMBIL KREDIT
100
KECAMAN SIMPATISAN LYRIS
101
PERTEMPURAN DENGAN PASUKAN PEMBERONTAK
102
PENGEBOMAN KANAL GANDA
103
AYOUMI DAN SALURAN PEMBUANGAN TUA
104
CAHAYA DI UJUNG TEROWONGAN
105
SKELETON WARRIOR DAN SKELETON MAGE
106
JENDERAL ROVAN GUGUR
107
KEDATANGAN PASUKAN JENDRAL MARVOK
108
SEKILAS KEADAAN KOTA MARUK
109
BANTUAN PERTAHANAN SISI TIMUR
110
IRONIS
111
PELINDUNG KOTA MARUK YANG GAGAL
112
KAELAN VARYON YVENHALL
113
STAVES OF SHADOW
114
BARGAND SANG TAHANAN
115
BARGAND MEMASUKI MEDAN TEMPUR
116
PERTEMPURAN SEGITIGA
117
GERBANG UTARA HARAPAN WARGA KOTA
118
KETIDAKPUASAN ELAINE
119
ELAINE MELAWAN ASASIN ARUDRASIS
120
ELAINE KELRAND YVENHALL GUGUR
121
MUNDUR KE PUSAT KOTA
122
TARIAN KEMATIAN DI ISTANA MARUK
123
SUKSESI SYRANOR ATAS KOTA MARUK
124
SYRANOR PENGUASA MARUK KE 113
125
LAGU UNTUK PARA JENDERAL
126
TANTANGAN KSATRIA
127
DUEL YANG MENENTUKAN NASIB
128
AKHIR DUEL
129
PERINTAH UNTUK MUNDUR
130
EPILOG DARI TRAGEDI KOTA MARUK
131
BAIKAL DAN LYRIS TIBA DI KOTA MERUK
132
KISAH TYLVERION
133
PROPOSAL UNTUK KLAN YVENHALL
134
RENCANA YANG MAHAKUASA
135
BERTEMU DENGAN LYRIS
136
DUA KOMANDAN TAMBAHAN UNTUK ARUDRASIS
137
KESIAPAN SECTUM MORABOLIS
138
PEMIMPIN NAZGUL VOTHRAKH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!