Legenda Urban: Panggilan Misterius
Bab 6 - Keanehan yang Rumit
Apakah kalian tau sesuatu?
Di kala mata kalian terpejam, jiwa kalian pergi ke suatu tempat.
Tempat di mana mereka ada sebelum lahir ke dunia.
Terdengar menyenangkan, bukan?
Namun, apabila arwah orang yang telah mati melihat jiwa kalian,
Maka arwah tersebut akan mengikuti jiwa kalian.
Menghantui kalian selamanya.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Bukankah setiap jiwa memiliki malaikat pendampingnya?
Semuanya tergantung kepada jiwa kalian.
Anggap saja kalian sedang mendaki sebuah gunung tinggi.
Kalian harus ekstra hati-hati dalam menginjak sesuatu.
Jika kalian salah, maka kalian akan menerima akibatnya.
Rio
Gila sibuk banget ya lo?
Franda
Gue baru dari minimarket
Rio
Sampai lama amat balesnya
Franda
Ya ga terlalu suka juga sih
Franda
Kenapa lo ngechat gue?
Franda
Eh Dwinata udah sadar?
Rio
Gapapa. Gue khawatir aja
Rio
Gue kira lo belum sampai di rumah
Rio
Udah, tiga puluh menit setelah lo pulang dari rumah sakit
Rio
Besok, kalo udah sehat
Franda
Lo belum jawab pertanyaan gue loh
Rio
Jelek banget wifi rumah sakit
Franda
Ya namanya juga rumah sakit, bukan buat wifian Yo
Rio
Selama ada yang gratis, kenapa enggak? Hehe
Franda
Panggil Fran aja kale, kayak yang lain
Franda
Udah penasaran banget gue dari tadi
Rio
Jadi gini, ini soal kecelakaan Dwinata
Rio
Lo ... merasa ada yang janggal ga sih?
Rio
Dimulai dari tadi, dia yang jarang nimbrung waktu gue cerita
Franda
Gue juga ga paham sih
Franda
Pokoknya, dia tuh khawatir gitu loh
Franda
Ya dia khawatir sama legenda urban yang gue ceritain ke kalian
Franda
Soalnya itu tuh mirip sama kasus 53 yang dia ceritain
Rio
Salah lo juga sih malah cerita yang begituan ke Nata
Franda
Gimana ya? Gue kira bakal lebih simpel gitu loh
Franda
Gue cerita, kalian dengar. Besoknya lupa
Franda
Eh malah dibawa mikir sama dia
Franda
Hebat banget ga sih gue?
Rio
Saking hebatnya sampai pengen gue tampol lo Ran
Bulan semakin tinggi di atas langit.
Franda terlihat sedang asyik menikmati mie goreng buatannya.
Kerlap-kerlip bintang di atas begitu menenangkan jiwa Franda yang sedang makan di teras rumah.
Angin yang berhembus pelan, tak dingin dan tak panas, seolah mendukung Franda untuk duduk di sana.
Tiba-tiba, ponselnya bergetar. Sebuah pesan singkat masuk.
Cepat-cepat Franda membuka dan membaca isi pesan tersebut.
Franda
Dari kemarin telepon terus
Franda
Pas diangkat malah ditutup!
Franda
Lo orang iseng ya?!
Franda
Udah deh, ga usah main-main
Franda
Gue lagi nggak mood main-main sekarang
Franda
Apa sih? Hai hai terus
Franda
Keypad lo isinya cuma huruf H, A, dan I doang?
777-7777
Aku cuma mau informasi
777-7777
Aku cuma mau informasi
777-7777
Kamu dan teman-temanku bakal mati
Franda terdiam saat melihat pesan tersebut.
Tangannya gemetar, batinnya menjadi gelisah.
Pikiran gadis itu kembali melayang kepada Dwinata.
Tentang kekhawatiran pemuda itu pada nomor misterius.
Mungkinkah ... ini yang Dwinata dapatkan?
Franda menyimpan ponsel di kantung celana jins hitamnya, lalu melesat masuk.
Kaki-kakinya menaiki tangga dengan terburu-buru, menuju kamarnya.
Sesosok makhluk sudah mengintai dan mengawasinya dari kejauhan.
Siap mencelakakan gadis itu, kapan pun dia mau.
Bahkan, saat ini juga bisa.
Helena
Kenapa? Tumben amat manggil non non segala
Franda
Ini Bibi Minah, non
Franda
Asisten rumah tangga di rumahnya Non Franda
Helena
Oh ya? Kenapa Bi Minah?
Helena
Frandanya ke mana bi? Kok Bi Minah yang chat pakai nomornya?
Franda
Itu non, Non Franda ...
Helena
Kenapa bi? Cerita aja nggak apa-apa
Helena
Franda ditangkap polisi?
Helena
Ya apa bi? Tolong yang jelas sedikit dong bi
Franda
Non Franda di rumah sakit non
Helena
Yang sakit Franda? Apa orang tuanya Franda bi?!!
Franda
Non Franda jatuh dari tangga
Menurut kalian, kenapa bisa Franda terjatuh dari tangga?
Mungkinkah mie dalam perutnya bergejolak, sehingga ia kehilangan keseimbangan?
Atau ... ada sesosok makhluk yang ingin membuat Franda mati?
Erlina
Kenapa Franda, Len?
Rio
Tadi masih chatan sama gue kok
Luki
Kebangetan kalau si Helena bohong
Rifat
Jangan main-main lo Len
Rio
Asli gue masih chatan sama dia
Risma
Lo chatan sama dia jam berapa Yo?
Zahra
Ada kemungkinan dia pergi keluar
Erlina
Kenapa Franda, Len?
Helena
Kata bibinya, Franda jatuh dari tangga
Virtha
Dia sekarang di mana?
Comments