Episode 16 : Pagi Yang Indah

Pagi hari telah tiba. Kyara mengerjapkan matanya, akan segera bangun. Tangan Kyara mulai meraba otot-otot perut Miko. "Sudah lama tidak meraba roti sobek. Seperti nyata saja," gumam Kyara, masih memejamkan matanya.

Tangan Kyara tak henti-hentinya meraba, membuat Miko juga mengerjapkan matanya. "Sayang, ini masih pagi, nanti punyaku bangun lagi," sahut Miko dengan manja.

Mendengar suara Miko, Kyara langsung membuka matanya. "Ini bukan mimpi," ucap Kyara.

Miko pun membuka matanya Juga. "Kalau mimpi, berarti ini mimpi indah," jawab Miko.

Kyara kemudian duduk dari posisi tidurnya. Kyara melihat pakaian mereka berserakan di lantai. Kyara mengintip ke dalam selimut yang mereka pakai, betapa terkejutnya Kyara melihat tubuh mereka polos. "Apa yang sudah terjadi semalam?" teriak Kyara.

Miko tersenyum hangat. Sudah lama Kyara tidak melihat senyum hangat Miko. "Kamu lupa? Padahal Kamu yang menggodaku duluan," sahut Miko.

Mendengar ucapan Miko, Kyara berusaha mengingat memori tadi malam. Setelah berusaha keras, akhirnya Kyara ingat. Tadi malam dia mabuk, Miko datang membawanya pulang. Di mobil, Kyara menggoda Miko sejadi-jadinya, hingga Miko tergoda dan terjadilah malam pertama mereka yang panas.

"Kamu sudah ingat?" tanya Miko lagi, Kyara menjawab dengan anggukan. Miko kembali tersenyum melihat anggukan Kyara.

"Sikap Kamu berubah," ucap Kyara.

Lagi-lagi Miko tersenyum. "Bukannya sikapmu yang berubah? Dulu Kamu cuma pura-pura baik, sekarang baik beneran," jawab Miko.

"Tidak usah mengubah topik. Apa tadi malam Kita beneran ..." desak Kyara, mengkonfirmasi.

"Apa lagi, sesuatu yang sudah sering Kita lakukan dulu," jawab Miko enteng.

"Di kehidupan ini Aku baru pertama melakukannya. Dulu Kamu yang memaksaku."

"Bukannya sama saja? Toh ini adalah waktu yang terulang."

"Sama sekali tidak sama."

"Jadi apa bedanya?"

"Dulu Kita ..." ucapan Kyara terhenti, wajahnya bersemu merah. "Ya sudahlah ... Toh Kita sudah menikah," lanjut Kyara.

"Apa Aku menyakitimu? Apa Kamu tidak rela?" tanya Miko.

Pertanyaan Miko membuat Kyara terdiam sesaat. Kyara menggeleng. "Pagi ini Aku bangun dengan suasana hati yang baik," jawab Kyara.

"Sayang," panggil Miko pada Kyara. Panggilan itu sudah lama tak Kyara dengar dari mulut Miko. "Jujur, Aku benci sama Kamu saat tau Kamu hanya berpura-pura mencintaiku. Aku juga benci saat Kamu mencintai Juan. Di kehidupan ini Aku ingin melepasmu, tapi Aku tidak sanggup. Aku sudah mencoba menjauhimu, baru 24 jam Aku sudah tidak tahan. Apa Kamu bersedia memberikan hatimu sepenuhnya untukku?" pinta Miko.

Mata Kyara tiba-tiba berkaca-kaca. Dia kembali merasa bersalah pada Miko. "Kamu terlalu baik untuk Aku. Mendapatkan cintamu adalah anugerah terbesar di hidupku. Sayang, Aku cinta sama Kamu. Jangan tinggalkan Aku," jawab Kyara, tulus dari hatinya yang paling dalam.

"Aku tidak akan pergi. Kita akan hidup bersama sampai tua." Miko memeluk Kyara dengan hangat, Kyara membalas pelukan Miko. Kyara menumpahkan semua air mata penyesalannya dipelukan Miko. Tangan Miko tak henti-hentinya mengelus kepala Kyara. "Jangan menangis lagi, Sayang. Aku sudah memaafkan Kamu. Aku juga bersalah dalam hal ini karena Aku selalu memaksamu," kata Miko lagi.

"Sayang, dari mana Kamu tau kalau Aku yang menaruh racun di makananmu?" tanya Kyara.

"Saat itu Aku tidak koma dan juga tidak mati. Jiwaku keluar dari tubuhku. Selama sebulan Aku mengikutimu kemanapun Kamu pergi. Kamu tidak melihatku, tapi Aku melihatmu. Bahkan Aku berada di sana saat Kamu dicambuk oleh Juan dan Mulan. Aku merasa tidak berguna saat itu. Mungkin karena kita berdua begitu malang, Tuhan kasihan pada Kita lalu mengirim Kita kembali ke sini," jawab Miko, menjelaskan.

"Apa Kamu juga tau kalau Aku tidak bisa hamil selama tiga tahun karena Aku minum pil KB diam-diam?" tanya Kyara lagi, dengan takut.

"Aku juga tau itu. Apa Kamu mau minum pil KB juga sekarang?"

Kyara menggeleng cepat. "Di kehidupan ini Aku mau hidup bahagia sama Kamu dan anak Kita."

"Aku juga ingin begitu. Tapi sebelum itu, Kita selesaikan dulu masalah Kita. Kita harus membuat Juan dan Mulan mendapat ganjaran setimpal. Pembunuh Ibumu juga harus Kita temukan."

"Kamu tenang saja, Sayang. Hari ini Juan dan Mulan akan ku hukum." Kyara tersenyum penuh arti.

"Caranya?"

"Aku sudah mendapat video hebat mereka. Akan ku permalukan mereka hari ini. Ngomong-ngomong mana tablet yang diberi bartender tadi malam?"

"Mana ku tau."

"Sayang, temukan tablet itu. Di situ ada rekaman cctv video mesum mereka, Aku mau menyebarkannya," pinta Kyara.

"Kamu sih, mabuk segala. Hilang kan tabletnya. Ya sudah, nanti ku telepon anak buahku untuk mencari tablet itu ke sana."

"Makasih Sayang. Astaga, Aku lupa. Aku ke sana bersama Della. Dia mana?" Kyara terkejut karena baru teringat dengan Della.

"Della siapa?" Miko memang tidak kenal Della. Dulu maupun sekarang.

"Temanku."

"Aku cuma menemukanmu tadi malam."

"Tadi malam dia juga mabuk. Sialan, siapa yang menaruh obat perangsang ke anggur kami tadi malam, sampai Aku sangat mabuk dan nyawaku hampir melayang."

"Coba Kamu telepon temanmu, siapa tau di angkat," saran Miko.

"Mana ponselku?" tanya Kyara.

"Mungkin di tas selempang kecil Kamu. Tuh!" tunjuk Miko.

Kyara hendak berdiri mengambil tas selempang kecilnya di lantai. "Au," rintih Kyara, dia langsung terduduk kembali. "Bagian bawahku sakit. Sayang, kok Kamu ganas banget sih tadi malam?" keluh Kyara. "Sampai berdarah segala," keluhnya lagi.

"Darah itu bukan karena Aku ganas, masa Kamu tidak tau?" jawab Miko.

"Tuh lihat leher Aku, dada Aku, sini, sini, merah semua," tunjuk Kyara satu persatu pada stempel cinta yang diberikan Miko tadi malam.

"Iya, Sayang, maaf. Nanti ku bantu membersihkannya. Aku saja yang ambil tas Kamu." Miko langsung berdiri dan berjalan mengambil tas Kyara di lantai. "Ini, Sayang." Miko memberi tas itu pada Kyara.

"Makasih, Suamiku yang ganteng," ucap Kyara tersenyum senang. Miko kembali duduk di ranjang.

Kyara menelepon Della. "Nomornya aktif tapi tidak di angkat," kata Kyara. "Coba ku telepon lagi." Berulang kali Kyara menelepon Della tapi tetap tidak Della angkat.

Terpopuler

Comments

Nor Azlin

Nor Azlin

Della tidur sama sekataris nya s8 Miko ni nah ketana mereka udsh tidur bersama nikahkan aja Della bersamanya agar kedepan nya tidak ada Mulan yang menggsngunya😂😂😁😁 lanjutkan thor

2024-11-16

0

Jarmini Wijayanti

Jarmini Wijayanti

oh Della kemana

2025-02-23

0

Nendah Wenda

Nendah Wenda

semoga Della baik baik saja

2024-08-27

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 01 : Kembali Lagi
2 Episode 02 : Jodoh Pilihan Mama
3 Episode 03 : Kematian Misterius
4 Episode 04 : Memasak Untuk Suami
5 Episode 05 : Pasangan Jahat
6 Episode 06 : Keluarga Jahat
7 Episode 07 : Rencana Hebat
8 Episode 08 : Plot Twist
9 Episode 09 : Balas Dendam
10 Episode 10 : Partner
11 Episode 11 : Sang Pelaku
12 Episode 12 : Mengubah Alur
13 Episode 13 : Sebenarnya Orang Baik
14 Episode 14 : Club Malam
15 Episode 15 : Mencintai Istriku Lagi
16 Episode 16 : Pagi Yang Indah
17 Episode 17 : Salah Pegang
18 Episode 18 : Balasan
19 Episode 19 : Pembunuhan Pertama
20 Episode 20 : Pembunuhan Kedua
21 Episode 21 : Pembunuhan Ketiga
22 Episode 22 : Kasih Sayang Ayah
23 Episode 23 : Mengusir
24 Episode 24 : Menjadi Indah
25 Episode 25 : Misi Sesungguhnya
26 Episode 26 : Rasa Yang Sama
27 Episode 27 : Mengenali Pria Jahat
28 Episode 28 : Dalang Utama
29 Episode 29 : Semua Demi Istriku
30 Episode 30 : Berbohong
31 Episode 31 : Mendendam
32 Episode 32 : Kedatangan Musuh
33 Episode 33 : Jebakan
34 Episode 34 : Rasa Sakit dan Penyesalan
35 Episode 35 : Kembali Mengulang Waktu
36 Episode 36 : Berpura-pura
37 Episode 37 : Memperkuat Diri
38 Episode 38 : Perhatian Kyara
39 Episode 39 : Pindah Ke Shanghai
40 Episode 40 : Sebuah Paket
41 Episode 42 : Pria Psikopat
42 Episode 42 : Merelakan Untuk Sekarang
43 Episode 43 : Permainan Dimulai
44 Episode 44 : Bertindak Cepat
45 Episode 45 : Jebakan Balik
46 Episode 46 : Racun
47 Episode 47 : Kematian Soni
48 Episode 48 : Orang-orang Yang Kyara Sayangi
49 Episode 49 : Kesempatan Terakhir
50 Episode 50 : Mama Harus Hidup
51 Episode 51 : Perjuangan Terakhir
52 Episode 52 : Tembakan Miko
53 Episode 53 : Kumpulan Orang Jahat
54 Episode 54 : Rujuk
55 Promosi Novel Baru
56 Episode 55 : Anak SMA dan Anak TK
57 Episode 56 : Kabar Bahagia
58 Episode 57 : Berakhir Bahagia (End)
59 Ucapan Terima Kasih Author
Episodes

Updated 59 Episodes

1
Episode 01 : Kembali Lagi
2
Episode 02 : Jodoh Pilihan Mama
3
Episode 03 : Kematian Misterius
4
Episode 04 : Memasak Untuk Suami
5
Episode 05 : Pasangan Jahat
6
Episode 06 : Keluarga Jahat
7
Episode 07 : Rencana Hebat
8
Episode 08 : Plot Twist
9
Episode 09 : Balas Dendam
10
Episode 10 : Partner
11
Episode 11 : Sang Pelaku
12
Episode 12 : Mengubah Alur
13
Episode 13 : Sebenarnya Orang Baik
14
Episode 14 : Club Malam
15
Episode 15 : Mencintai Istriku Lagi
16
Episode 16 : Pagi Yang Indah
17
Episode 17 : Salah Pegang
18
Episode 18 : Balasan
19
Episode 19 : Pembunuhan Pertama
20
Episode 20 : Pembunuhan Kedua
21
Episode 21 : Pembunuhan Ketiga
22
Episode 22 : Kasih Sayang Ayah
23
Episode 23 : Mengusir
24
Episode 24 : Menjadi Indah
25
Episode 25 : Misi Sesungguhnya
26
Episode 26 : Rasa Yang Sama
27
Episode 27 : Mengenali Pria Jahat
28
Episode 28 : Dalang Utama
29
Episode 29 : Semua Demi Istriku
30
Episode 30 : Berbohong
31
Episode 31 : Mendendam
32
Episode 32 : Kedatangan Musuh
33
Episode 33 : Jebakan
34
Episode 34 : Rasa Sakit dan Penyesalan
35
Episode 35 : Kembali Mengulang Waktu
36
Episode 36 : Berpura-pura
37
Episode 37 : Memperkuat Diri
38
Episode 38 : Perhatian Kyara
39
Episode 39 : Pindah Ke Shanghai
40
Episode 40 : Sebuah Paket
41
Episode 42 : Pria Psikopat
42
Episode 42 : Merelakan Untuk Sekarang
43
Episode 43 : Permainan Dimulai
44
Episode 44 : Bertindak Cepat
45
Episode 45 : Jebakan Balik
46
Episode 46 : Racun
47
Episode 47 : Kematian Soni
48
Episode 48 : Orang-orang Yang Kyara Sayangi
49
Episode 49 : Kesempatan Terakhir
50
Episode 50 : Mama Harus Hidup
51
Episode 51 : Perjuangan Terakhir
52
Episode 52 : Tembakan Miko
53
Episode 53 : Kumpulan Orang Jahat
54
Episode 54 : Rujuk
55
Promosi Novel Baru
56
Episode 55 : Anak SMA dan Anak TK
57
Episode 56 : Kabar Bahagia
58
Episode 57 : Berakhir Bahagia (End)
59
Ucapan Terima Kasih Author

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!