Tokoh Pendamping :
Soni Aditama (41 tahun)
Ayah Juan, kakak tiri Miko. Hanya pura-pura baik untuk menyembunyikan kebusukannya.
Clara Aditama (41 tahun)
Ibu Juan, istri Soni, kakak ipar Miko. Jahat dan licik. Selalu memanjakan Juan.
***
Miko sudah berpakaian lengkap, dia keluar dari kamar.
"Wangi sekali? Siapa yang memasak sepagi ini? Bukankah koki pribadiku sedang cuti?" gumam Miko.
Miko menuju meja makan. Alangkah terkejutnya Miko melihat Kyara sedang menata piring, gelas dan makanan di meja makan. Kyara melakukan itu dengan sepenuh hati dan ekspresi wajah bahagia.
"Aku pikir dia ke mana sepagi ini, ternyata memasak," batin Miko.
"Sayang, Kamu sudah bangun?" Kyara tersenyum melihat Miko melangkah menghampirinya.
Miko agak terkejut, lagi-lagi Kyara memanggilnya dengan sebutan Sayang.
"Kamu memasak?" tanya Miko.
"Oseng kangkung campur mie dan ayam utuh panggang madu, semua ini makanan kesukaan suamiku," jawab Kyara. "Silahkan duduk Paduka Raja," lanjut Kyara lagi.
"Kamu tidak perlu melakukan ini. Kamu bukan pembantu," kata Miko, dia pun duduk di kursi yang di pilihkan Kyara.
"Istri memasak sarapan untuk suami adalah hal wajar. Aku senang melakukannya." Kyara duduk di kursi sebelah Miko. "Dulu Aku belajar memasak untuk menipu Miko, sekarang Aku akan menggunakan kemampuan masakku untuk mencintainya," batin Kyara.
"Kamu tau dari mana makanan kesukaanku? Bukankah Kamu membenciku?"
"Siapa bilang Aku benci Kamu? Aku hanya sok jual mahal."
"Kamu sudah berubah. Aku harap itu bukan trikmu."
"Aku tidak punya niat untuk menipumu, Aku serius ingin menjalankan biduk rumah tangga."
Miko menatap lekat manik mata Kyara. Tidak ada kebohongan dalam setiap tatapannya. Padahal semalam Kyara bersumpah untuk membuat rumah tangga mereka bagai neraka. Hari ini Kyara dengan mulut yang sama mengatakan ingin membina rumah tangga yang bahagia bersamanya. "Baguslah," jawab Miko, agak lega.
Kyara mengambil sayur dan ayam panggang untuk suaminya. Dia begitu telaten dan tidak membiarkan suaminya mengambil makanan sendiri. "Ini, Sayang," ucap Kyara.
Miko menyuapi makanan yang disiapkan Kyara untuknya dengan baik. "Rasanya mirip makanan buatan mendiang Mama. Aku baru tau putri manja ini ternyata bisa masak. Dulu dia hanya tau berhias dan belanja," puji Miko dalam hatinya.
"Enak?" tanya Kyara.
"Hm," jawab Miko dengan berdehem. Miko begitu lahap memakan makanan itu, membuat Kyara senang.
"Syukurlah kalau suamiku suka," jawab Kyara.
"Kamu tidak sekolah? 3 bulan lagi kalian ujian kelulusan," tanya Miko.
"Tidak, Aku ingin pergi bulan madu," pinta Kyara.
Uhuk
Uhuk
Uhuk
Miko batuk mendengar permintaan Kyara.
"Minumlah," kata Kyara mengambilkan air untuk Miko.
Miko meminum air yang diberikan Kyara.
"Bulan madu? Tumben?" Miko lagi-lagi heran, bagaimana mungkin seseorang bisa berubah dalam semalam.
"Untuk menghabiskan masa-masa pengantin baru dengan suamiku. Aku mau pergi mendaki bersama suamiku di puncak gunung Mahameru. 1 Minggu sudah cukup. Kita menginap di hutan saja saat dalam perjalanan mendaki. Berkemah dan bercinta di dalam kemah sangat menggairahkan," lanjut Kyara.
"Kyara, omong kosong apa ini?"
"Aku serius. Suamiku bukannya suka mendaki?"
"Kenapa Kamu begitu banyak tau tentang Aku?"
"Tidak penting Aku tau dari mana. Bagaimana kalau hari ini Kita berangkat?"
"Aku sibuk."
"Tidak boleh sibuk. Aku akan menyiapkan perbekalan Kita. Hari ini Kita berangkat. Titik."
"Pemaksa."
"Biarin." Kyara menjulur lidahnya untuk mengejek Miko, sebagai pertanda dia menang dalam perdebatan mereka.
Entah kenapa Miko tidak bisa membantah permintaan Kyara. Akhirnya Miko diam dan menuruti kemauan Kyara. Keduanya pun kembali menikmati makanan masing-masing.
Tiba-tiba pelayan datang melaporkan sesuatu pada Miko dan Kyara. "Tuan, Nyonya, Tuan Soni Aditama bersama istrinya datang berkunjung," kata pelayan.
"Maksud Kamu orangtua Juan?" tanya Kyara.
"Benar Nyonya," jawab pelayan.
"Untuk apa mereka datang kemari?" tanya Miko, tidak suka pada kedatangan mereka.
"Untuk mengunjungi adikku, menurutmu untuk apa?" Soni tiba-tiba datang menghampiri Miko dan Kyara di meja makan. Melihat Soni dan Clara sudah masuk, pelayan itu pergi.
"Kamu belum di persilahkan masuk, kenapa masih masuk?" kesal Miko.
"Miko, bagaimanapun juga Mas Soni adalah kakakmu. Dia 11 tahun lebih tua darimu. Kenapa Kamu sangat tidak sopan pada Mas Soni?" ucap Clara, kesal.
"Mami, jangan begitu pada adikku," tegur Soni pada istrinya.
"Mas Soni terlalu baik dan selalu mengalah pada Miko. Begini kan jadinya? Miko bahkan tidak pernah memanggilmu Kakak," kesal Clara lagi.
"Bagaimana pun juga Miko adikku," jawab Soni.
"Aku tidak pernah menganggap Kamu kakakku. Kamu tidak lebih dari anak haram mendiang Papa yang tiba-tiba muncul setelah ibuku meninggal. Sama seperti Juan, yang juga lahir di luar nikah. Buah tidak jauh jatuh dari pohonnya," hina Miko. Dia benar-benar tidak suka pada keluarga kakak tirinya. Walau selama ini Soni selalu ramah padanya, hati Miko tidak mungkin salah, ada yang tidak beres pada Soni. Soni pasti hanya pura-pura baik.
"Tutup mulutmu, Miko! Anak haram ataupun tidak, Aku yang sudah melahirkan Juan. Masa lalu pernikahanku dengan Mas Soni tidak ada hubungannya dengan masalah kalian," ucap Clara, meninggikan suaranya.
"Miko, tidak masalah Kamu membenci Kami. Tapi tolong jangan menggunakan kekerasan pada putra tunggalku. Kami kemaren sangat terkejut melihat wajah Juan babak belur saat anak buahmu membawanya ke rumah kami. Kamu bahkan memerintah anak buahmu menjaga ketat rumah Kami agar Juan tidak kabur," kata Soni.
"Dia melakukan kesalahan fatal jadi harus dihukum," jawab Miko.
"Kesalahan fatal? Istrimu yang tergila-gila pada Juan. Juan hanya membawanya kabur karena mereka saling mencintai. Miko, apa susahnya biarkan mereka bersama? Apa Kamu tidak rela kalah dari Juan, orang yang Kamu benci?" ucap Clara.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Jarmini Wijayanti
lanjut👍
2025-02-18
0
⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛
ada lagi keluarga lucnut...
tapi kalo tak ada mereka ceritanya jadi tak seru,, aahh biarlah,, nanti ada saatnya bat basmi hama hama..
2024-08-29
1
Nendah Wenda
haduh bikin gereget sama orang yang pura pura
2024-08-27
1