Siasat

...kemudΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sebelum Valdo benar-benar keluar dari ruang kerjanya, Nathania kembali memanggil namanya hingga membuat Valdo menghentikan langkah kakinya sejenak.

"Ingat! Jika suatu saat kita bertemu kembali, bersikaplah seperti kita tidak saling mengenal sebelumnya,"

Ucapan Wanita itu bagaikan tamparan keras yang mengenai wajah Valdo, Penolakan demi penolakan Nathania pada dirinya benar-benar melukai harga dirinya sebagai seorang pria. entah apa dosennya selama ini hingga selalu gagal jika berurusan dengan seorang wanita.

Tanpa banyak bicara lagi akhirnya Valdo angkat kaki dari ruang kerja Nathania. bahkan keduanya belum sempat membahas kerja sama rumah sakit milik mereka karena keburu Nathania mengeluarkan kata-kata kasar yang membuat hati Valdo terluka.

Saat mengendarai Mobilnya pun, Valdo nampak mengeram kesal sembari mencengkeram kuat kemudi. Pria itu tak rela jika Nantinya Nathania sampai mengandung anaknya, namun anak itu sampai di gugurkan oleh wanita gila itu. ia harus mencari cara agar wanita itu mau menikahi dirinya bagaimanapun caranya.

"Baiklah, jika kau menantang Mr. Mafia Arogan bangkit dari tidurnya maka jangan salahkan aku jika sampai aku melakukan hal nekat itu!"

Sedangkan di luar tak sengaja Valdo berpapasan dengan Satria yang tiba-tiba menghentikan langkah kakinya, lalu menoleh ke arah punggung Valdo yang berjalan menjauh darinya.

"Pria itu, siapa dia?" Satria merasa pernah mengenalnya, Wajahnya tak asing namun ia lupa pernah melihat pria itu di mana.

Namun karena terburu-buru akhirnya putra memilih untuk segera masuk ke ruangan Nathania, ia menduga jika pria itu pasti tamu dari Kakak sepupunya itu.

Tok Tok Tok

Di tengah kekalutan hatinya, Tiba-tiba pintu ruangan Nia kembali di ketuk. Dan Nia pikir jika pelakunya adalah Valdo yang kembali ingin memaksanya untuk menikahi dirinya.

Buru-buru Nia mengambil Map yang ada di mejanya untuk ia lipat sebagai alat memukul Revaldo mahendra, lalu ia bersiap membuka pintu untuk menghantam Pria itu agar tidak lagi mengganggunya.

BUK BUK BUK

"AUU, Auuu"

Teriakan seorang pria benar-benar membuat hati Nathania puas. Namun siapa sangka jika teriakan itu bukankah teriakan Revaldo Mahendra seperti dugaan ya.

"Mati kau ya! Mati saja, kau!" Teriak Nia dengan kesal.

Satria menangkap lengan Nia, Lalu memintanya ke belakang agar tidak lagi bisa memukulnya.

"Nia, apa yang kau lakukan?" Bentak Satria dengan nada penuh kekesalan.

"Kau... " Nia tak sanggup berkata-kata, namun expresi wajahnya menunjukkan kebingungan. Wanita itu menoleh ke belakang tubuh Satria untuk mencari seseorang yang sejak tadi ia pikirkan, namun sayangnya pria itu tidak ada.

"Kau kenapa? apa yang sedang kau cari hah?" Tanya Satria sembari melepaskan cekalan tangannya dari tangan Nia.

"Ahh tidak apa-apa, Aku kira kau orang tadi yang menggangguku," Jawabnya sembari menyelipkan Rambutnya dengan gugup.

Satria menyulitkan matanya, Ia bukan orang bodoh yang langsung percaya begitu saja dengan jawaban Nia. Apalagi ia tadi melihat pria asing yang baru saja ke luar dari ruang kerja Nia, maka dari itu ia tak langsung menerima penjelasan Nia begitu saja.

"Apa orang yang menggangguku adalah orang yang sama dengan yang keluar dari ruang kerjamu tadi?"

Kedua mata Nia langsung membulat dengan sempurna saat Mendengar pertanyaan itu. "Maksudmu? memangnya kau melihat siapa?"

Melihat sikap Nathania yang semakin gugup, semakin menguatkan kecurigaan Satria jika pria yang ia lihat tadi benar-benar pria yang membuat Nathania kesal saat ini. "Aku tidak tau dengan jelas siapa pria itu? hanya saja aku merasa pernah bertemu dengan-Nya. tadi aku lihat ia keluar dari ruangan mu dengan terburu-buru, memangnya ada apa, apa dia menyakitimu?"

"Ahhh begitu ya, Sudah lupakan saja! Toh tidak penting ini." Nia berusaha untuk menghindari pembahasan tentang Revaldo Mahendra dengan cara segera ingin kembali masuk ke dalam ruangannya.

"Jika tidak penting kenapa kau begitu Gugup Nia?"

Deg

Wanita itu terpaksa kembali menghentikan langkah kakinya, lalu menghela nafasnya dalam-dalam sembari mendengarkan ocehan adik sepupunya itu.

"Kita sejak kecil tumbuh bersama, Aku tau jika kau saat ini tengah banyak pikiran. jika kau butuh teman bicara maka bicaralah padaku, Akan akun usahakan untuk menjadi pendengar yang baik untuk mu!

Kini Nia kembali berbalik untuk menatap Satria, lalu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. "Aku tidak apa-apa. aku baik-baik saja, Satria! Hanya saja aku bingung bagaimana caraku menjelaskan kepada orang tuaku tentang kandasnya hubunganku dengan Aldo Askha!"

"What? Jadi sampai sekarang kau belum menjelaskan semua itu pada Mom and Daddy mu? apa kau sudah gila?"

Satria berjalan mendeki kakak Sepupunya itu, lalu menempelkan telapak tangannya di kepala Nia. "Tidak panas,"

PLAK

"ADUH"

Rintih Satria sembari mengelus tangannya yang terkena pukulan Nia.

"Kau ini benar-benar kurang ajar ya, beraninya kau mengatai kakakmu ini ngilang? Ingin di pecat kau ya!!"

"Sorry" Satria mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi, hanya saja senyum di wajahnya membuatnya terlihat seperti tidak Ikhlas saat meminta maaf pada Nathania. "Tapi apakah Pria yang menjadi tunangan mu itu tidak melapor kepada Daddy-nya? maksudku apakah keluarga nya juga belum tau soal ini?"

"Sudah, Hanya saja semua orang tak setuju jika aku membatalkan pertunangan ini! "

"Kenapa? Kau bisa berikan alasannya yang kuat soal ini Nia, Kau punya bukti!"

"Ya tapi aku tidak mungkin memberikannya pada orang tua kami! aku tidak mungkin tega untuk membuat Sakha malu di depan keluarganya dan keluarga kita sendiri."

Satria yang di buat kesal sampai Mencengkeram kuat bahu Nia agar menatap ke arahnya. "Kau selalu memikirkan orang lain Nia, kapan kau memikirkan dirimu sendiri hah?" Geramnya dengan mata berkilat marah.

"Biarkanlah! aku tak perduli, yang pasti aku sudah mengakhiri hubungan kami. jika sampai ia berani mengganggu kun lagi maka aku tidak akan segan-segan mengeluarkan bukti itu, bila perlu, aku akan menyiarkan langsung di salah satu televisi secara langsung!" Jawabnya sembari mengurai lengan Satria dari bahunya.

Satria terdiam, Jika sudah begini ia tidak bisa berbuat apa-apa jika Nia saja sudah memutuskan untuk berpisah secara baik-baik dengan mantan tunangan nya.

"Tunggu dulu! Bukannya tadi kami membahas soal pria yang baru saja keluar dari ruang kerjanya? lalu kenapa sekarang berubah jadi membahas sakha? Gumam Satria dengan nada bingung.

Lalu tanpa pikir panjang ia melangkah kan kaki untuk mengikuti Nia masuk ke dalam ruang kerjanya.

Sementara itu, Sakha tengah di buat uring-uringan karena sama dengan Valdo. ia juga begitu kesulitan untuk menghubungi Nathania, ia selalu di tolak saat datang ke kantor atau ke rumah Nathania.

Terpopuler

Comments

Febriana Merryanti

Febriana Merryanti

shaka...Shaka mau berbuat ya mau nanggung resiko dong Cemen banget jadi cowok makanya jangan nafsu aja di gedein

2025-04-01

0

lihat semua
Episodes
1 Kesakitan.
2 Pertemuan tak terduga
3 Mabuk
4 Apes
5 Jebakan
6 Sadar
7 Kecewa
8 Perdebatan
9 Pengumuman
10 Sinis
11 Terbongkar
12 Kekesalan
13 Tamu tak di undang
14 Terkejut
15 Flashback
16 Siasat
17 Pendusta
18 penculikan
19 Penculikan 2
20 Mundur
21 Sadar
22 Sadar 2
23 Pulang
24 Bertemu kembali
25 Bertemu kembali
26 Deal
27 Putusan
28 Calon mertua
29 Bertemu mertua
30 Hari yang di tunggu
31 Revaldo vz Nathaniel
32 Pernikahan 6 bulan
33 siapa dia??
34 Rumah baru
35 Rumah baru 2
36 Amanda
37 Anaconda Amazon
38 Perasaan sebenarnya Nathania
39 Nia Vs Amanda
40 Amanda Beltrik
41 Sedikit masalah
42 Sepakat
43 Sepakat 2
44 Kecewa
45 Kecewa 2
46 Kembali ke stelan awal
47 Mari bercerai.
48 Kekesalan Amanda
49 Kecanggungan.
50 Pembelaan
51 Hukuman
52 Semakin dekat
53 Recana Amanda
54 Masalah Baru
55 Mulai tegang
56 .
57 .
58 Sepakat
59 Kabur
60 Alasan
61 sedikit tegang
62 Keresahan hati Valdo.
63 Rencana Baru
64 Rencana sukses
65 Perdebatab
66 Fakta Devandra tau semuanya
67 Mulai bertindak.
68 Ancaman
69 Kembalinya Amanda
70 Faktaa tentangg Amanda
71 Kecurigaan
72 Sikap tegas
73 Pertemuan pertama
74 Kemunculan Mahendra.
75 Kehamilan
76 Sindrom kehamilan.
77 Syndrom kehamilan
78 Mari pulang.
79 Sedikit Masalah
80 Perdebatan sengit.
81 Akhir Bahagia
82 Ahir bahagia 2
83 Akhir bahagia 3
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Kesakitan.
2
Pertemuan tak terduga
3
Mabuk
4
Apes
5
Jebakan
6
Sadar
7
Kecewa
8
Perdebatan
9
Pengumuman
10
Sinis
11
Terbongkar
12
Kekesalan
13
Tamu tak di undang
14
Terkejut
15
Flashback
16
Siasat
17
Pendusta
18
penculikan
19
Penculikan 2
20
Mundur
21
Sadar
22
Sadar 2
23
Pulang
24
Bertemu kembali
25
Bertemu kembali
26
Deal
27
Putusan
28
Calon mertua
29
Bertemu mertua
30
Hari yang di tunggu
31
Revaldo vz Nathaniel
32
Pernikahan 6 bulan
33
siapa dia??
34
Rumah baru
35
Rumah baru 2
36
Amanda
37
Anaconda Amazon
38
Perasaan sebenarnya Nathania
39
Nia Vs Amanda
40
Amanda Beltrik
41
Sedikit masalah
42
Sepakat
43
Sepakat 2
44
Kecewa
45
Kecewa 2
46
Kembali ke stelan awal
47
Mari bercerai.
48
Kekesalan Amanda
49
Kecanggungan.
50
Pembelaan
51
Hukuman
52
Semakin dekat
53
Recana Amanda
54
Masalah Baru
55
Mulai tegang
56
.
57
.
58
Sepakat
59
Kabur
60
Alasan
61
sedikit tegang
62
Keresahan hati Valdo.
63
Rencana Baru
64
Rencana sukses
65
Perdebatab
66
Fakta Devandra tau semuanya
67
Mulai bertindak.
68
Ancaman
69
Kembalinya Amanda
70
Faktaa tentangg Amanda
71
Kecurigaan
72
Sikap tegas
73
Pertemuan pertama
74
Kemunculan Mahendra.
75
Kehamilan
76
Sindrom kehamilan.
77
Syndrom kehamilan
78
Mari pulang.
79
Sedikit Masalah
80
Perdebatan sengit.
81
Akhir Bahagia
82
Ahir bahagia 2
83
Akhir bahagia 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!