Pertemuan tak terduga

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Setelah puas meluapkan kekecewaan hatinya, Nathania memilih pergi meninggalkan Apartemen milik tunangannya itu. Dan di saat itulah emosi yang ia tahan sejak pertama kali melihat adegan menjijikan itu kini meluap tak terkendali.

Tong sampah yang ada di basement dekat mobilnya menjadi sasaran empuk Nathania meluapkan emosi nya, bersamaan dengan Air mata yang mulai membanjiri pelupuk mata.

"Dasar Pria brengsek, Tiga tahun aku mencoba untuk menerimanya menjadi pelabuhan terakhirku. tapi dia malah mengkhianati aku." Saat ini kekecewaan Nathania benar-benar sudah tak bisa terkendali, "Aldo Asakha Mati saja, Kau....."

Nia menendang apa saja yang ada di hadapannya,

hingga saat ia menendang kaleng bekas yang berceceran akibat tendangannya pada Tong sampah, tanpa sengaja kaleng itu mengenai kepala seorang pria hingga membuatnya dalam masalah besar.

"Siapa yang sudah menendang Kaleng ini ,hah?" Teriak seseorang yang tiba-tiba muncul dari balik mobil mewah yang terparkir tak jauh dari mobilnya.

Nathania yang berdiri membelakangi Pria itu langsung terdiam di tempatnya, Amarahnya yang tadi sempat membuncah kini jadi menciut karena mendengar teriakan orang yang ia yakini menjadi korban dari kekesalan nya.

Perlahan Nathania berbalik, Wanita itu berdoa agar pria itu tak akan marah dan membalasnya dengan melempar Kaleng itu kembali ke arahnya.

Deg

Jantung Nathania berdetak semakin cepat mana kala melihat seseorang yang selama ini ia hindari. Pria yang susah payah ia lupakan, namun tiba-tiba saja muncul di hadapannya setelah lama menghilang bak di telan bumi.

Revaldo Mahendra, Pria itu menatap sengit ke arah Nathania. Sejak awal Revaldo Mahendra tak mengenal Nathania yang merupakan Saudara kembar sahabatnya yang bernama Nathaniel Collins haditama.

Hanya Nathania saja yang mengenalnya dan langsung jatuh hati padanya sejak pertama bertemu dengannya, di acara ulang tahun Nathaniel yang pastinya juga ulang tahunnya.

Sejak saat itulah Nathania selalu berharap bisa melihat Valdo saat pria itu tengah bersama Saudaranya. Namun sayang, Baru juga tumbuh belum sempat bersemi, cintanya harus layu karena tiba-tiba Pria yang ia cintai menghilang entah kemana rimbanya.

Hal itulah yang membuat Nathania patah hati hingga terpaksa menerima cinta Aldo aSakha yang memang adalah pria pilihan orang tuannya.

Dan apa ini? Setelah ia merasakan kehancuran hati akibat perilaku Sakha yang bermain api di belakang nya, tiba-tiba Tuhan mengirimkan Revaldo kembali ke dalam hidupnya. Entah kebetulan atau tidak, yang jelas Nathania benar-benar merasa tengah di permainkan oleh takdir.

Valdo menjentikkan jari jarinya, lalu pria itu menggerakkan jari telunjuknya untuk memberi kode pada Nathania untuk mendekat padanya. "Kemari kau!!" perintah Valdo karena sejak tadi Nia hanya diam mematung di tempat, tanpa ada niatan untuk meminta maaf padanya.

Nia menoleh kesana kemari. "Kau bicara padaku? " Tunjuk Niat pada dirinya sendiri,"

"Ya, Kau" Ucap Valdo dengan memutar bola matanya malas.

Meskipun Gugup, Nia Akhirnya melangkah mendekat ke pada Valdo. Jujur saja baru kali ini ia bisa menatap wajah pria itu dari dekat, karena selama ini ia hanya bisa mengagumi dari kejauhan saja. Setelah sampai depan Pria itu, Lagi-lagi Nathania di buat tak percaya bisa berhadapan langsung dengan pria yang selama ini ia Puja.

"Kau yang melempar ini?" Valdo mengangkat sebuah Kaleng bekas minuman yang seperti nya tadi tepat mengenai Kepalanya karena terdapat bekas cairan yang menempel jidatnya saat ini.

Sepertinya kaleng itu tak sepenuhnya kosong karena Rambut Valdo dan kemeja Putihnya terlihat basah seperti bekas tersiram Air berwarna Kuning.

Tanpa sadar Nia malah mengangguk, Namun sepersekian detik ia menggeleng setelah sadar dari kesalahannya.

Kening Valdo nampak mengerut, Menurutnya Gadis yang ada di hadapannya saat ini sangatlah aneh. "Jadi, iya atau tidak?" Tanyanya untuk sekali lagi. dan ia berharap untuk kali ini Gadis Yang ada di hadapannya mau mengakui kesalahannya.

Namun Agaknya harapan Valdo tak sesuai ekspektasi, Nathania malah kekeh menggelengkan kepalanya hingga pada Akhirnya membuat Valdo terpaksa menggunakan otoritasnya saat ini.

"Baiklah, Jika Kau tidak mau mengakui aku akan meminta rekaman CCTV Apartemen ini saja!" Ucap Valdo seraya berbalik untuk berjalan pergi.

Melihat itu tentu saja Nathania di buat kalang kabut. Hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mencegah Valdo merealisasikan niatnya. "Tunggu dulu! Iya akulah pelakunya," Ucap Nia dengan terpaksa.

Valdo nampak menghentikan langkahnya sembari tersenyum miring.

"Maaf, Maafkan aku Tuan!" Ucap Nia pada akhirnya.

Akhirnya Valdo berbalik, lalu menatap Nia dengan ekspresi Datar. Kini ia berjalan beberapa langkah untuk mendekat ke arah Nia berdiri hingga posisi mereka saling berhadapan saat ini.

"Aku terima kejujuranmu Nona, Hanya saja tidak seharusnya wanita berpendidikan seperti mu berbohong seperti tadi! Seharusnya sejak awal kau mengaku saja, Aku tau kau sedang kesal karena patah hati, Namun tidak harus melampiaskannya kepada orang lain kan!!!Sindiran Valdo membuat Nathania tercengang.

Siapa yang mendingan di balik Wajah tampan dan sikap misterius pria itu, Nyatanya Revaldo bermulut pedas dan sangat tidak ramah di mata Nia.

Setelah kepergian Valdo dari hadapannya, Nia masih tetap mematung di tempat karena masih Shock. Ia hanya menetap kepergian mobil pria itu dengan tatapan kosong sebelum tiba-tiba ada sebuah mobil yang Membunyikan Klakson agar dirinya Segera minggir.

"Hei minggir! Kau mau mati ya?" Teriak Seseorang dari balik kemudi.

Sedangkan Nia yang sudah minggir tentu saja di buat gelagapan tak enak hati hingga harus beberapa kali membungkukkan tubuhnya untuk minta maaf. Ia memukuli kepalanya sendiri karena merasa otaknya sedang tidak beres hari ini, Apalagi ia merasa nasibnya apes sekali malam ini karena harus ketiban sial beberapa kali dalam satu waktu sekaligus.

Hingga pada akhirnya Nathania memutuskan untuk pergi dari sana, Ia akan mencari tempat untuk melampiaskan kekesalannya hatinya setelah ini. dan tempat yang ia pilih jatuh pada sebuah Club malam yang kata orang-orang bisa untuk melepas kepenatan.

 Malam ini, untuk pertama kalinya Nathania menginjakan kakinya ke dalam Tempat terkutuk itu, Dimana untuk pertama kalinya juga ia nekat mencoba sebuah minuman yang sejak awal ia hindari, minuman yang di anggap Seorang dokter seperti dirinya adalah minuman yang berbahaya karena sangat merugikan untuk tubuh manusia.

Ia nekat masuk ke sebuah club malam elit yang ada di pusat kota sendirian, tanpa ada Bodyguard yang biasa mengawalnya kemana-mana selama di Singapura. Jauh-jauh ia pulang ke Surabaya hanya untuk melihat kekasihnya selama ini tengah bertukar peluh dengan Wanita lain di depan matanya sendiri.

"Tambah lagi!" Pinta Nia, lalu mengangkat gelas yang ada di tangannya tinggi-tinggi.

Padahal ia sudah sangat mabuk, Bahkan untuk mengangkat kepalanya saja ia sudah tidak sanggup saat ini.

Episodes
1 Kesakitan.
2 Pertemuan tak terduga
3 Mabuk
4 Apes
5 Jebakan
6 Sadar
7 Kecewa
8 Perdebatan
9 Pengumuman
10 Sinis
11 Terbongkar
12 Kekesalan
13 Tamu tak di undang
14 Terkejut
15 Flashback
16 Siasat
17 Pendusta
18 penculikan
19 Penculikan 2
20 Mundur
21 Sadar
22 Sadar 2
23 Pulang
24 Bertemu kembali
25 Bertemu kembali
26 Deal
27 Putusan
28 Calon mertua
29 Bertemu mertua
30 Hari yang di tunggu
31 Revaldo vz Nathaniel
32 Pernikahan 6 bulan
33 siapa dia??
34 Rumah baru
35 Rumah baru 2
36 Amanda
37 Anaconda Amazon
38 Perasaan sebenarnya Nathania
39 Nia Vs Amanda
40 Amanda Beltrik
41 Sedikit masalah
42 Sepakat
43 Sepakat 2
44 Kecewa
45 Kecewa 2
46 Kembali ke stelan awal
47 Mari bercerai.
48 Kekesalan Amanda
49 Kecanggungan.
50 Pembelaan
51 Hukuman
52 Semakin dekat
53 Recana Amanda
54 Masalah Baru
55 Mulai tegang
56 .
57 .
58 Sepakat
59 Kabur
60 Alasan
61 sedikit tegang
62 Keresahan hati Valdo.
63 Rencana Baru
64 Rencana sukses
65 Perdebatab
66 Fakta Devandra tau semuanya
67 Mulai bertindak.
68 Ancaman
69 Kembalinya Amanda
70 Faktaa tentangg Amanda
71 Kecurigaan
72 Sikap tegas
73 Pertemuan pertama
74 Kemunculan Mahendra.
75 Kehamilan
76 Sindrom kehamilan.
77 Syndrom kehamilan
78 Mari pulang.
79 Sedikit Masalah
80 Perdebatan sengit.
81 Akhir Bahagia
82 Ahir bahagia 2
83 Akhir bahagia 3
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Kesakitan.
2
Pertemuan tak terduga
3
Mabuk
4
Apes
5
Jebakan
6
Sadar
7
Kecewa
8
Perdebatan
9
Pengumuman
10
Sinis
11
Terbongkar
12
Kekesalan
13
Tamu tak di undang
14
Terkejut
15
Flashback
16
Siasat
17
Pendusta
18
penculikan
19
Penculikan 2
20
Mundur
21
Sadar
22
Sadar 2
23
Pulang
24
Bertemu kembali
25
Bertemu kembali
26
Deal
27
Putusan
28
Calon mertua
29
Bertemu mertua
30
Hari yang di tunggu
31
Revaldo vz Nathaniel
32
Pernikahan 6 bulan
33
siapa dia??
34
Rumah baru
35
Rumah baru 2
36
Amanda
37
Anaconda Amazon
38
Perasaan sebenarnya Nathania
39
Nia Vs Amanda
40
Amanda Beltrik
41
Sedikit masalah
42
Sepakat
43
Sepakat 2
44
Kecewa
45
Kecewa 2
46
Kembali ke stelan awal
47
Mari bercerai.
48
Kekesalan Amanda
49
Kecanggungan.
50
Pembelaan
51
Hukuman
52
Semakin dekat
53
Recana Amanda
54
Masalah Baru
55
Mulai tegang
56
.
57
.
58
Sepakat
59
Kabur
60
Alasan
61
sedikit tegang
62
Keresahan hati Valdo.
63
Rencana Baru
64
Rencana sukses
65
Perdebatab
66
Fakta Devandra tau semuanya
67
Mulai bertindak.
68
Ancaman
69
Kembalinya Amanda
70
Faktaa tentangg Amanda
71
Kecurigaan
72
Sikap tegas
73
Pertemuan pertama
74
Kemunculan Mahendra.
75
Kehamilan
76
Sindrom kehamilan.
77
Syndrom kehamilan
78
Mari pulang.
79
Sedikit Masalah
80
Perdebatan sengit.
81
Akhir Bahagia
82
Ahir bahagia 2
83
Akhir bahagia 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!