Twins menuruni tangga,mereka dapat melihat kedua orang tua mereka,Tamara si ulat bulu dan abang ziko kampret sedang asik sarapan tanpa mengajak twins,kejam memang.
"Waah ada keluarga bahagia nih":Ucap Resya yang sangat sakit melihat pemandangan itu,bahkan mereka semua tidak tahu pemilik tubuh asli sudah pergi.Gimana kalau mereka tau,Resya sangat penasaran dengan ekspresi mereka nanti.
"Mau apa kalian,jangan mengganggu tamara lagi":Ucap Mama Twins.
"Duhh mamanya marah nih sya.Udah deh kita berangkat aja,sarapannya biar di luar aja.Mual gue lama-lama disini":Ucap Resya dengan nada mengejek.
Rasya menyetujui ajakan dari resya ia juga malas melihat mereka yang sangat memuakan.Tunggu saja,jika sudah terbongkar,rasya tak akan pernah memaafkan mereka,dan ia akan keluar dari rumah ini bersama Resya,dan tak akan mau satu rumah sama orang yang sudah menyakiti twins.
Twins tidak memgubrisi teriakan dari mama dan papa mereka.Mereka lebih memilih bergegas keluar,dan tak menoleh kebelakang.
Twins menaiki mobil yang ada di garasi,mereka tak perlu izin,karena mobil yang twins pakai milik twins asli,jadi mobil ini masih hak twins.
...
Setibanya di sekolah mereka langsung menjadi pusat perhatian.Rasya memutar bola mata malas melihat hal itu.
Twins keluar dari mobil,dan seketika itu juga mereka langsung mendapatkan teriakan tapi ada juga yang tak suka dengan mereka.
Gila twins makin cantik aja
Mama mau yang kaya mereka
Makin keren aja twins,dan lebih bad gril
Cihhh apaan cantikan juga gue
Yang namanya pembully mah tetap pembully.Dll
Twins hanya menggap itu angin yang lewat,karena kalau mereka ladeni,yang ada akan nambah masalah.
Twins lebih memilih berjalan menuju kelas,dari pada mengurusi hal yang gak perlu di urusin.
Tiba di kelas twins melihat Ryan dan siswa/i lain sudah berada di kelas.
"Pagi yan":Sapa Resya.
"Pagi twins,udah sarapan belum?":Tanya Ryan sembari menatap twins.
"Hmmm belum yan":Ucap Resya lirih,membuat Ryan menjadi prihatin.
"Nih,tadi gue buat untuk kalian,kalian makan gih.Masih ada waktu kok 15 menit":Twins menerima dua bekal yang Ryan buat.
"Makasih ka Ryan":Ucap mereka.Membuat hati Ryan menghangat.Ryan sebenarnya sudah memiliki adik perempuan.Namun sayang adiknya meninggal karena kangker.Makanya saat melihat Twins ryan merasa harus melindungi twins.
Dan umur ryan bisa di bilang 2 tahun lebih tua dari twins.Cuma kenapa jadi sekelas bareng,Ryan sempat berhenti sekolah karena meninggal adiknya membuat hidupnya sepi dan hancur.Oky lanjut guys.
Twins makan dengan lahap,mereka sangat lapar.Mereka sengaja untuk tadi tidak ikut sarapan karena pasti akan banyak drama.
Selesai sarapan,guru pun masuk ke kelas,dan pelajaran pun di mulai.
Tak berselang lama bell istirahat berbunyi,bu andin pun menyudahi pembelajaran hari ini,dan akan di lanjutkan minggu depan.
Ryan mengajak twins ke kantin,karena pasti mereka juga lapar,walau tadi sudah sarapan,tapi tetap saja itu akan bisa membuat twins lapar lagi.Karena hobi mereka emang suka makan.
saat mereka lagi asik makan,tiba-tiba entah datang dari mana tamara malah jatuh,dan itu tepat di samping rasya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments