Eughhh
"Ini terlalu menyakitkan":Ucapnya saat mengetahui semua memori yang sudah di berikan Arsya yang asli ke dirinya.
Ternyata ia bukan berada di dunia novel,tapi memang semua apa yang terlihat seperti dalam cerita novel.
Ia masih bersyukur walau tak memiliki orang tua tapi hidupnya tidak sepahit kehidupan arsya dan Resya,yang bahakan kesalahan satu pun tidak mereka lakukan.Hanya karena kepolosan dan ke luguan yang di pura-pura kan itu membuat si kembar menderita.
Arsya selalu di sebut Sebagai antagonis dan selalu di salahkan hanya karena si ppb itu,yang memutar balikan fakta,yang bahkan semua orang jadi membencinya,bahkan adiknya yaitu resya juga ikut disalahkan karena membelanya.
Tapi itu tidak membuat keduanya putus asa,mereka tetap melawan apa yang membuat mereka tidak salah,mereka akan membuat siapa saja bertekuk lutut di kaki mereka berdua.
"Gila,kasihan banget sih mereka":Ucap Laura sebagai Naresya yang juga baru bangun dan tak habis pikir dengan apa yang sudah terjadi dengan si kembar.
"Terus apa yang akan kita lakuin Shil,eh sekarang kan lo kakak gue,dan nama kita udah berubah.Rencana selanjutnya apa?":Tanya Laura,sekarang kita panggil Resya aja.
"Itu bisa nanti setelah keluar dari rumah sakit,sekarang kita merem,karena dokter akan datang kesini":Ucap Rasya membuat Resya menyerit bingung,tapi setelah itu ia pun menurut saat mendengar suara langkah kaki menuju ruangan mereka.
"Ternyata belum bangun.Kapan bangunya sih kalian,jahat tau gak.Gue itu kangen sama lo berdua,maafin gue yang gak bisa bantu kalian.Gue takut":Ucap seorang gadis yang seumuran dengan si kembar.
Ashila dan laura terheran mendengar hal itu,karena sangat aneh,bukan kah mereka tak memiliki teman dan tak ada yang perduli dengan keadaan mereka,lantas siapa gadis yang datang mengaku sebagai orang terdekat mereka berdua.
Ashila membuka matanya,ia begitu penasaran,karena dirinya gadis itu terkejut melihat Ashila terbangun.
"Ka-kalian udah bangun,aku panggilan dokter dulu,tunggu yah":Setelah itu,gadis itu pun berlari meninggalkan mereka.
"Itu siapa Shil?":Tanya laura,udah nama mereka ganti yah agak ribet emang.
"Gue baru ingat,gadis itu bernama Zoya Novalina Haryani,dia salah satu sahabat si kembar,yang tak pernah ikut membenci si kembar,malahan dia lah yang menjadi orang pertama membela si kembar":Jelas Rasya,memandang lurus kedepan.
"Begitu yah,pantesan tuh anak kaya khawatir dan panik gitu":Balas Resya,setelah itu dokter pun masuk di ikuti zoya.
"Alhamdulillah,akhirnya kalian sadar dari koma,saya pikir tidak ada kesempatan lagi.Tapi ini mukjizat Allah,saya periksa dulu yah":Rasya dan Reysa hanya menurut.
"Syukurlah keadaan kalian baik-baik saja,tidak ada masalah lagi,hanya saja sepertinya ingatan kalian ada yang kalian lupakan,tapi tak apa,kalian akan mengingat memori kalian lagi nanti,tapi tidak boleh di paksaan":Jelas dokter,Rasya dan Resya hanya bisa menurut,karen mereka juga memang masih harus mengingat sebagian memori mereka yang hilang.
"Kalau begitu saya permisi,setelah ini akan ada suster membawa makanan dan obat untuk kalian.Saya permisi dulu":Dokterpun keluar dari ruangan si kembar,karena masih ada pasien.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments