MODEL DADAKAN

Keyra segera bergegas menuju perusahaan JEFF GROUP setelah mendapat informasi tempat tinggal Reina dari Cristian. Dia ingin segera membicarakan tentang tawarannya pada Reina untuk menjadi model brand ambassador fashion produk yang akan segera dirilis.

Satu jam berlalu Keyra tiba di bangunan bertingkat yaitu kantor JEFF GROUP, dia keluar dari mobilnya perlahan berjalan di koridor kantor itu. Saat ini semua mata tertuju padanya, dengan langkah energiknya Keyra mengalihkan perhatian setiap pria yang ada di sana.

Dia lantas memasuki lift yang menghubungkan lantai itu ke ruangan presiden direktur.

TING!!

Saat pintu lift terbuka Keyra mencari sosok yang begitu dia damba yaitu Cristian sesosok pria yang dia cintai namun, pria itu sedang tidak ada di kantor.

"Di mana Cris? Mengapa aku tak melihatnya sejak tadi?" gumam Keyra mengitarkan pandangan ke sekelilingnya. Setelah tidak menemukan Cristian, Keyra lantas berjalan menuju ruangan Jeffir.

Saat dia mengetuk pintu, Jeffir sudah mengetahui kalau yang datang itu adalah sepupunya.

"Masuk saja Key, pintunya tidak dikunci!" seru Jeffir seolah mengetahui kedatangan Keyra.

'Hem... dari mana dia tahu kalau aku yang datang?' ucap Keyra dalam hatinya, dan langsung membuka pintu.

"Ah, Jeff... Sepupuku yang tampan, di mana-di mana Istrimu? Biarkan aku bicara dengannya," selorohnya dengan antusias.

Jeff menatap Keyra dengan tajam, "Tidak ada sopan santun! Bukannya permisi apa, main selonong saja," rutuk Jeff terhadap Keyra.

Tidak menggubris Jeffir, Keyra berjalan langsung menghampiri Reina ketika perempuan itu keluar dari ruangan pribadi milik suaminya.

"Aaaa... Reina Sayangku Jeffir telah memberikan izin. Bagaimana kau mau kan menjadi modelku?" Keyra tidak peduli dengan sikap dingin Jeffir saat ini, ia juga tahu Jeffir tengah memasang wajah kesalnya, karena dia mengabaikan tuan pemarah itu.

Dengan bersemangat Keyra mengajak Reina duduk di sofa tepat di hadapan Jeffir yang sedang bekerja. Dia kembali mengulang pertanyaan. "Bagaimana Reina, kamu mau kan jadi modelku? Oh, ayolah mau ya?"

Reina menatap Keyra tidak percaya, sesekali dia menatap Jeffir lantaran masih tak menyangka jika Jeffir akan memberikan izin pada Keyra untuk menjadikannya seorang model. Apalagi sifat Jeffir sangat angkuh, dan diktator semudah itu Keyra bisa membujuknya.

"Aku... aku tidak berpengalaman jadi model Nona, bagaimana mungkin aku bisa kau tunjuk jadi model?!" ucap Reina ragu-ragu.

"Sayang dalam setiap hal akan ada waktu untuk pertama kalinya, aku akan mengajarimu dan mengarahkanmu jadi tenang saja oke?" Keyra berbicara selembut mungkin membujuk Reina, "Lagi pula Jeffir sudah mengizinkanmu karena ini pengalaman yang bagus untukmu," lagi-lagi Keyra membubuhkan sedikit kebohongan, tanpa menghiraukan Jeffir yang saat ini tengah menatapnya dengan sinis.

Cara ini cara yang sama persis dia lakukan saat membujuk Jeffir, sepertinya sifat licik memang sudah mendarah daging pada keluarga Jefferson. Kurang lebih Keyra hampir sama dengan Jeffir hanya saja sikap Keyra lebih baik dan lebih ramah.

"Apa benar Tuan Jeff mengizinkan saya jadi model?" Reina membisik ditelinga Keyra, dengan rasa takut menatap pada Jeffir.

"Benar Sayang... tentu saja dia mengizinkanmu kamu takut sama dia?" Keyra terkekeh sambil menatap Jeffir.

Reina mulai sadar sepertinya Keyra sedang memainkan perannya, supaya dia mau menjadi model.

"Coba aku akan tanyakan dulu pada Tuan Jeff," Reina beralih pada Jeffir namun dicegah Keyra.

"No! No! No! Kau tidak perlu menanyakan padanya lagi, sudah ayo ikuti aku," paksa Keyra agar Reina mengikutinya.

Sementara Jeffir hanya diam, tidak ikut campur urusan Keyra yang ingin menjadikan Reina model fashion produk JFB (Jeff Fashion Beauty) lantaran, dia sudah mengizinkan Reina menjadi bran ambassador item produk itu.

Reina pergi bersama Keyra dia dibawa ke studio shoot untuk latihan jadi model, saat ini Reina sedang di dandani oleh asisten kepercayaan Keyra yang sering membantunya.

Reina mengingat-ingat beberapa model di televisi yang sering dia tonton, dalam seketika pikirannya melayang membayangkan dirinya berjalan di catwalk dengan sangat cantik, dan juga pakaian bermerk berkualitas menengah ke atas. Dia membayangkan dirinya sendiri seperti itu, setidaknya satu kali dalam hidupnya Reina ingin merasakan itu semua, Reina tersenyum simpul lalu berkata dengan pelan.

"Sepertinya keren..."

Satu jam kemudian...

Matanya membelalak sempurna saat melihat pantulan dirinya dari balik cermin. "Ini sungguh benar-benar diriku? Non... Nona apa benar ini aku, Reina?" tanyanya dengan senyum melebar.

Keyra tersenyum puas melihat hasil karyanya, ya meskipun itu sang asisten yang membubuhkan make-up tapi itu atas perintahnya.

"Ya, itu tentu saja dirimu... kau sangat cantik Reina. Ayolah ikut denganku," ajak Keyra menuntun Reina menuju sebuah ruangan untuk latihan."

Reina setuju mengikuti langkah Keyra, tapi dalam hatinya masih ada keraguan. Bisa saja Keyra membodohinya, pasalnya Reina sama sekali tidak mengerti dunia modeling.

"Apa dengan penampilan seperti ini tidak akan ada Orang tahu kalau sebenarnya aku bukan profesional?" Reina masih mencari celah untuk membatalkan itu, lantaran sebenarnya dia tidak mau menjadi model karena dirinya sangat kurang percaya diri.

Keyra bisa dengan jelas melihat ketidak nyamanan Reina, meskipun sangat cantik di rias dengan berbagai polesan mahal tetap saja tidak bisa menyembunyikan kalau dia bukanlah seorang profesional di bidang itu.

"Tidak akan tahu, aku jamin semua Orang yang hadir tidak akan mengetahui kalau kau bukan model profesional... makanya aku yang turun langsung melatihmu, kau jangan khawatir sayang...," Keyra membelai tangan Reina terus menyemangatinya.

Reina sungguh tidak merasa senang sedikitpun meski telah di dapuk menjadi bran ambassador untuk fashion produk milik Keyra, karena dia takut kalau identitasnya yang asli terbongkar dia hanyalah perempuan miskin, pasti dia akan sangat dipermalukan jika itu sampai terbongkar.

"Baiklah kalau begitu, apa identitasku bisa kau rahasiakan Nona?"

"Tentu saja aku akan merahasiakannya, tenang saja ya," bujuk Keyra agar Reina tidak mengubah keputusan.

"Iya baiklah Nona," ucap Reina lesu, dia benar-benar sudah tidak bisa mundur lagi, dia telah dipermainkan oleh nasibnya di tangan para Jefferson.

Keyra tersenyum senang, dan membantu Reina berjalan menggunakan high heels ke lokasi pemotretan, sebenarnya ini bukan hanya sekedar latihan tapi Keyra juga membuat video ini untuk iklan.

Pemotretan berjalan dengan lancar, Keyra sudah mengira kalau Reina pintar bisa dengan mudah untuk di arahkan apalagi perempuan itu Fotogenik. Orang-orang di sana mengagumi sosok perempuan itu, mereka sudah menduga kalau model itu pilihan Keyra sendiri.

Tanpa Reina ketahui Keyra mengirim video itu, video saat Reina melakukan pemotretan dia mengirim foto itu pada Jeffir. "Terima kasih sepupuku telah memberi izin, ini foto Istrimu aku kirimkan padamu, semoga kau hidup senang," Keyra mengirim pesan sambil membubuhkan emoticon senyum pada Jeffir yang saat ini tengah sibuk bekerja.

Sedang Jeffir yang baru selesai meeting dengan cliennya menerima pesan disematkan dengan foto, langsung membuka pesan itu, matanya tidak bisa untuk tidak terbelalak.

Episodes
1 PROLOG
2 MELARIKAN DIRI DARI SARANG IBLIS
3 JADILAH ISTRIKU
4 DIPAKSA MENIKAH
5 MENABUR BENIH
6 SAKIT KARENAMU
7 BENAR-BENAR PEDULI
8 PERJANJIAN
9 Keputusan Reina
10 SURAT PERJANJIAN RAHASIA
11 ORANG TUA
12 Pengumuman
13 INGAT JANJIMU
14 KAU MILIKKU
15 DIPAKSA PERGI KE SALON
16 SELESAI NYALON
17 JEFFIR CEMBURU
18 KAU MEMANG BARANG
19 MODEL DADAKAN
20 DIPAKSA MELAKUKAN ITU
21 BERADA DI TITIK TERENDAH
22 BENAR-BENAR MENGUJI KESABARAN
23 TEMAN LAMA
24 MALU MENGAKUI PERASAAN
25 CEMBURU
26 TERCIPTANYA PERASAAN ANEH
27 TIDAK TERDUGA
28 SISI LAIN
29 MURKA
30 SEBUAH PENGAKUAN
31 TIDAK TERBURU-BURU
32 KEJAHILAN RIENA
33 KEJUTAN MANIS
34 MAKSUD TERSELUBUNG JEFFIR
35 BERTEMU TUAN JEFFERSON
36 MENGINAP DI RUMAH KAKEK
37 MEYAKINKAN HATI
38 KABAR KURANG BAIK
39 BERBAGI KEBAHAGIAAN
40 BERBAGI KEBAHAGIAAN 2
41 BERTEMU ANAK DARI PENDONOR
42 TERNYATA KAKEK
43 BUKAN PARASIT
44 REINA DIHANCURKAN
45 KEHILANGAN
46 BANGKIT DARI KETERPURUKAN
47 DIA JELAS REINA
48 BUTTERFLY NIGHT CLUB
49 RASA RINDU YANG MENGGEBU
50 SERIBU KALI CARA
51 HARUSKAH MENYERAH
52 JIHAN MEMANG BENAR REINA
53 BELUM BISA MELUPAKAN
54 Terbongkar Kelicikan
55 SEBUAH KENYATAAN
56 IKUTLAH DENGANKU
57 BOY SI PRIA BAIK HATI
58 KEMBALI BERSAMA
59 Mimpi Buruk
60 PERTEMUAN DENGAN TANTE
61 MENCERITAKAN SEBUAH KENYATAAN
Episodes

Updated 61 Episodes

1
PROLOG
2
MELARIKAN DIRI DARI SARANG IBLIS
3
JADILAH ISTRIKU
4
DIPAKSA MENIKAH
5
MENABUR BENIH
6
SAKIT KARENAMU
7
BENAR-BENAR PEDULI
8
PERJANJIAN
9
Keputusan Reina
10
SURAT PERJANJIAN RAHASIA
11
ORANG TUA
12
Pengumuman
13
INGAT JANJIMU
14
KAU MILIKKU
15
DIPAKSA PERGI KE SALON
16
SELESAI NYALON
17
JEFFIR CEMBURU
18
KAU MEMANG BARANG
19
MODEL DADAKAN
20
DIPAKSA MELAKUKAN ITU
21
BERADA DI TITIK TERENDAH
22
BENAR-BENAR MENGUJI KESABARAN
23
TEMAN LAMA
24
MALU MENGAKUI PERASAAN
25
CEMBURU
26
TERCIPTANYA PERASAAN ANEH
27
TIDAK TERDUGA
28
SISI LAIN
29
MURKA
30
SEBUAH PENGAKUAN
31
TIDAK TERBURU-BURU
32
KEJAHILAN RIENA
33
KEJUTAN MANIS
34
MAKSUD TERSELUBUNG JEFFIR
35
BERTEMU TUAN JEFFERSON
36
MENGINAP DI RUMAH KAKEK
37
MEYAKINKAN HATI
38
KABAR KURANG BAIK
39
BERBAGI KEBAHAGIAAN
40
BERBAGI KEBAHAGIAAN 2
41
BERTEMU ANAK DARI PENDONOR
42
TERNYATA KAKEK
43
BUKAN PARASIT
44
REINA DIHANCURKAN
45
KEHILANGAN
46
BANGKIT DARI KETERPURUKAN
47
DIA JELAS REINA
48
BUTTERFLY NIGHT CLUB
49
RASA RINDU YANG MENGGEBU
50
SERIBU KALI CARA
51
HARUSKAH MENYERAH
52
JIHAN MEMANG BENAR REINA
53
BELUM BISA MELUPAKAN
54
Terbongkar Kelicikan
55
SEBUAH KENYATAAN
56
IKUTLAH DENGANKU
57
BOY SI PRIA BAIK HATI
58
KEMBALI BERSAMA
59
Mimpi Buruk
60
PERTEMUAN DENGAN TANTE
61
MENCERITAKAN SEBUAH KENYATAAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!