MISM : Bab 6

Raymond duduk di atas sofa, ia melihat para wanita tengah bermain bilyard dan berusaha menghiburnya.

Tapi entah kenapa, suasana hatinya sekarang tidak baik. Ia merasa sangat kesal dan marah, ia sama sekali tidak menikmati setiap sentuhan yang para wanita berusaha berikan untuknya. Setiap sentuhan yang para wanita penghibur itu berikan, terasa sangat menjijikkan dan berbeda dengan Yumna.

"Arg.. Sial." Raymond mengerang kesal, ia kembali mengingat Yumna lagi dan lagi.

Setelah malam panas yang mereka lakukan, membuat otak dan pikiran Raymond di penuhi oleh Yumna. Ia tidak bisa menghapus Yumna dan kenangan malam itu dari otaknya.

Prang..

Terdengar suara benda yang di lemparkan ke sembarang arah, para wanita langsung terdiam dan terkejut. Mereka menatap takut Raymond yang tengah memasang wajah kesal.

"Pergi." Ucap Raymond.

Tapi para wanita hanya diam dan tidak bergerak sama sekali.

"Apa kalian tulis?! Ku bilang pergi dari hadapan ku." Teriak Raymond dengan keras.

Para wanita langsung terkejut dan segera berlari keluar meninggalkan Raymond sendirian, keadaan Raymond kini semakin kacau. Bayang-bayang Yumna terus menghantui pikirannya, ia tidak bisa menghapus ingatan tentang malam panas dengan Yumna.

Terdengar suara gaduh yang di timbulkan oleh Raymond, dia melemparkan meja di depannya ke segala arah.

Pria itu sama sekali tidak bisa menahan emosi yang terus membara di hatinya, Roni yang mendengar kegaduhan segera masuk ke dalam. Ia langsung di buat terkejut dengan tempat yang sudah porak poranda.

"Tuan, apa kau baik-baik saja?" Tanya Roni, ia heran kenapa ruangan ini bisa hancur seperti ini. Apakah ada musuh yang menyerang?

Raymond hanya diam, ia lalu duduk di atas sofa dengan mata yang menatap ke luar kaca.

"Apa kau sudah menemukan keberadaan Yumna?" Tanya Raymond dengan pandangan mata yang tetap sama.

"Sudah Tuan, Nyonya sekarang menjadi penjual bunga di pinggiran kota." Jawabnya singkat.

Mendengar hal itu Raymond tersenyum mengejek, wanita yang dulu menikah dengannya dan selalu ia limpahkan uang kini menjadi seorang penjual bunga.

"Apa dia pikir menjadi penjual bunga akan membuat kehidupan nya semakin bagus? Aku yakin, 1 Minggu lagi dia akan bangkrut." Ucap Raymond.

Roni terdiam, "Tidak tuan, dari yang saya lihat toko Nyonya selalu ramai oleh pembeli. Apalagi pembeli laki-laki." Jawab Roni dengan spontan.

Kini tatapan Raymond menatap langsung ke arah Roni, ia menatap tajam pria itu yang membuat Roni gemetar ketakutan.

"Sial..." Maki Raymond.

Selama 2 tahun menikah Raymond sama sekali tidak peduli dengan Yumna, mau bagaimana pun wanita itu meminta dan merengek untuk bertemu. Ia tidak akan pernah mau, pernikahan paksa yang terjadi antara dirinya dengan Yumna. Membuatnya tidak menyukai wanita itu.

Raymond terdiam dengan jari tangan yang mengelus lembut bibirnya, ia teringat malam panas dengan mantan istrinya. Sebuah malam yang harusnya menjadi malam perpisahan, tapi malah menjadi malam panas yang akhirnya sulit untuk di lakukan.

Hingga pintu ruangan terbuka secara personal, seorang pria dengan senyuman di wajahnya menatap Raymond.

"Wah.. Wah.. Siapa yang membuatmu marah sampai tempat bagus seperti ini, menjadi kacau?" Tanya Alvin dengan senyuman mengejek, tidak biasanya Raymond bersikap agresif seperti ini.

Raymond menatap tajam temannya yang baru datang dan langsung menghinanya, "Jika kau tidak ada urusan, sebaiknya kau enyah dari hadapan ku." Usir Raymond kesal.

Mendengar hal itu Alvin malah tertawa, "Ku dengar kau sudah bercerai dengan istri mu? Apa itu benar?" Tanya Alvin penasaran.

Mendengar hal itu Raymond menatap tajam ke arah Alvin, entah kenapa pertanyaan Alvin membuatnya tidak suka.

"Jika benar itu adalah hal yang bagus, kau tidak menyukai istri mu kan? Tapi dia sangat cantik, mantan istri mu itu adalah tipe ku." Ucap Alvin dengan senyuman manis seraya mata yang terlihat tengah membayangkan sesuatu.

Raymond yang mendengar hal itu terdiam, ada perasaan kesal dan marah saat pria lain membicarakan mantan istrinya.

"Kenapa aku harus marah? Bukankah selama ini aku tidak peduli dengannya?"

Terpopuler

Comments

min yoona

min yoona

mmpir

2025-01-27

0

Leng Loy

Leng Loy

Ayo satset aja Alvin klo Yumna emang tipe mu biar ada yang kepanasan nanti

2024-09-19

1

Hamimah Jamal

Hamimah Jamal

satset Alvin kalo benar dia type kamu

2024-08-26

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!