........ *** ........
Malam pun tiba kisaran jm 21:50
Naya masih terjaga niat hati ingin menyambut suami nya pulang tapi seiringnya berjalan waktu dan menit Ia tak sanggup menahan ngatuk nya itu.
Ia berjalan ke kamar nya dan merebahkan tubuh nya ke kasur belum ada 5 menit Ia sudah ter tidur pulas dan lupa dengan niat nya itu.
" ..... Cklek.... " terdengar suara pintu kamar yang terbuka naya pun terjaga dari tidurnya dan melihat kenzi sang suami yang baru saja datang.
" mas kenzi.... Oh maaf naya ketiduran dan tidak menyambut mas kenzi pulang"
" tidur saja nay"
" yah tapi.. "
" tidur saja aku mau mandi dulu"
" iya... " naya pun tertidur lagi dengan pulas
Setelah kenzi selasai madi dan memakai Paramadina Ia mulai mendekati naya dan memandang nya lekat- lekat.
In terasa aneh bagiku aku tak menyangka bahwa aku akan melakukan hal sebodoh ini pada anak yang tidak tau apa-apa ini aku menyesal kenapa aku bertindak sebodoh itu .
Ia menyesalinya dan terus berkalut dengan pikiran nya sendiri.
Ia pun mulai merebahkan tubuh yang lelah di samping naya dan mulai tidurnya lelap.
Pagi pun tiba naya terbangun dari tidur nya betapa kaget nya Ia saat mendapati ada tangan yang melingkar di pinggang kecilnya Ia ingin teriak tapi tidak jadi karena ingat bahwa kemarin Ia menikah dengan adik majikan nya.
Naya perlahan memindahkan tangan yang melingkar di pinggang nya dengan pelan dan hati-hati takut kenzi sang suami bangun.
Bukan nya menyingkir tapi pemukanya semakin erat yang membuat naya deg.... Degan dengan pelukan kenzi itu.
Ternyata Ia sudah bangun dari tidur nya tapi iya nggan untuk melepaskan tangan nya dan terus memeluk naya Ia pun hanya tersenyum kecil ketika melihat reaksi naya yang tegang saat Ia peluk.
Di dapur, sosok gadis cantik tengah menyiapkan sarapan yang sudah biasa ia
Buat.
" hmmm......ini udah pas" ucap naya yang mencicipi masakan nya.
Ia membuat sarapan seperti biasanya.
gadis itu tampak menata beberapa masakan nya yang telah matang di m3ja makan.
" mas kenzi "
Kenzi yang sudah siap untuk pergi bekerja dan Ia menarik kursi dan duduk.
" apa ini semua yang kamu buat nay" tanya nya.
" iya mas "
"Enak ternyata kamu pintar masak " puji kenzi yang membuat naya malu, sebenarnya Ia baru belajar masak dan belum ada yang memuji nya seperti ini.
" kepa kamu berdiri di situ "
" h.... h"
" duduk ayo makan bersama " pinta kenzi
" ta..pi mas "
" kenapa "
"Bukan kan tidak sopan saya duduk di depan mas kenzi"
" siapa yang bilang begitu kamu kan istri aku jadi itu gk papah nay"
" gak papah ya "
"Iya duduk"
Kenzi menatap naya dengan lekat dan memperhatikan nya.
" naya aku minta nomor kamu "
" naya.....gk ...punya HP ..... Mas" ucap nya yang terbata-bata.
" jadi selama ini kalo mau telfon pake apa nay "
" itu.... " jari telunjuk naya menunjukkan meja dekat TV .
" jadi kamu tida punya HP"
Naya menjawab dengan manggut-manggut sambil menundukkan kepalanya.
" habis ini ayo ikut aku"
" kemana mas" tanya Naya yang ingin tau mereka pergi kemana.
" ikut saja "
Lalu mereka pun pergi ke salah satu mall
Setelah memarkirkan mobil kenzi mengajak Naya kesalah satu toko headphone .
" pilih mana yang kamu suka nay"
"aa..... Tidak perlu mas kan ada di rumah"
" itu berbeda nay itu telepon rumah"
" sudahlah...... Mba saya mau headphone keluaran terbaru "
" iya Pak tunggu sebentar ya "
Ucap pelayanan dan mengambilkan
Salah satu headphone keluaran terbaru.
" ini pak .... Ini iphone 15 pro max keluaran terbaru pak"
" saya ambil ini tolong sama kartu dan anti gores nya mba di pasang "pintar kenzi ke pelayanan itu.
" iya Pak" jawab pelayanan itu.
(*˘︶˘*)~。.:*♡(*´︶'*)♡Thanks!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments