*********
Terlihat kenzi yang sudah rapi dan siap untuk pergi ke luar negeri dan di jemput oleh sang asisten, sang asisten pun membawa koper besar keluar dan memsukan nya ke bagasi mobil.
Tidak ada adegan berpamitan seperti layak nya pasangan lain. Tidak ada ciuman di kening atau sentuhan tangan. Dari kenzi sang suami ia hanya tersenyum saat berpamitan dengan naya sang istri.
" aku berangkat ya " haya itu saja yang di ucapkan oleh kenzi dan berlalu pergi begitu saja.
Hati naya merasa sakit ada rasa di abaikan oleh sang suami namun ia tahu bahwa pernikahan ini bukanlah karena sama-sama suka ataupun saling mencintai seperti pasangan pada umumnya.
Setelah kenzi pergi ia menghela nafas kasar. Naya pergi kembali ke apartemen dengan langkah gontai ia tidak tahu akan masa depan nya. Ia harus siap menjalani hidup yang masih abu-abu di depan nya,
Ia tidak tahu kehidupan seperti apa yang ada di depannya.
***********
3 tahun berlalu begitu cepat, entah harus bahagia atau sedih setelah kepergian kenzi. Naya haya menjalani hari-hari kuliah nya kenzi pun tidak pernah menanyakan kabarnya tau pun menelpon nya mungkin ada kala kenzi menelpon naya itu pun haya memberi tahu bahwa ia sudah Menerasfer sejumlah uang ke rekening yang naya pegang.
Kenzi pun seakan tidak peduli apa yang di lakukan naya, kenzi pun tidak pernah protes naya menggunakan kartu kredit kenzi stiap apapun yang di beli nya menggunakan kartu itu.
Tiga tahun pernikahan pun berlalu.
Semua tetap sama. Kecuali naya yang terus tumbuh menjadi gadis cantik dan modis.Tidak ada lagi naya yang di kuncir cepol ke atas atau kuncir kuda, pergaulan di universitas mengantarkan nya jadi gadis berbeda.
******
" Kanaya..... " panggil seorang gadis sambil melambaikan tangan nya.
Naya pun berlari kecil ke arah suara yang memanggilnya ia haya tersenyum meliat siapa yang memanggilnya.
" hay....... vir udah dari tadi" ucap naya sambil duduk di kursi di sebelah sahabat nya itu.
" belum aku juga baru nyampe" ia menjawab dengan senyum lebar Yang terukir di wajahnya ia sangat senang melihat sahabatnya naya.
Vior ruwela cantika
Umur: 22 tahun
Ia adalah sahabat dan teman setia naya kemana-mana mereka selalu pergi bersama,mereka bertemu di universitas yang sama. Vior teman yang pering dan gampang tersenyum bahkan ia orang yang usil. Umurnya tidak telalu terpaut jauh dengan naya haya beda 1 tahun lebih muda dari naya.
" ada apa kenapa senyum-senyum bikin takut aja " naya
" gak... " jawab vior yang masih senyum-senyum mencurigakan dari dirinya.
Naya yang curiga atas tingkah sahabat itu mersa ada sesuatu yang dia sembunyikan pasalnya sahabatnya itu tidak biasanya senyum-senyum gk jelas seperti sekarang ini.
" kami membuat ku takut vir..... Apati ada sesuatu deh"dengan nada curiga ia menatap sahabatnya itu.
"Iiiihhhh..... Gw deg degan tau"
" kenapa cerita doong.... "
" tadi pas mau jalan kesini gw hampir jatuh dari tangga "
"Terus kenapa kamu terlihat bahagia" dengan wajah bingung naya melihat tingkah sahabat nya itu.
" iih dengerin dulu doong, tadi pas mau turun gw kan mau jatuh dari tangga tiba-tiba gw di tangkap dari bawah sama idol kampus kita nay" ucapnya kegirangan ia tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya itu.
" siapa.....? "
" aah kamu juga tau nay siapa dia "
"Siapa willi yang kamu maksud"
" iya lah siapa lagi bang willi yang tampan rupawan dan memiliki segala-galanya " ucapannya yang memuji ke tampanan Idol di kampus nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments