Iya.... Iya"vior dan naya pun fokus dengan kerjaan masing-masing, setelah masuk kuliah 1tahun naya dan vior pun memutuskan untuk bekerja dan meraka di bantu oleh vincen mendapatkan pekerjaan di perusahaan R.H grup yang di mana di pimpin oleh kenzi Wijaya.
****
Pukul 13:00 jm makan siang.
Naya, vior dan kolega nya, mereka berjalan menuju kantin kantor untuk mencari makan siang. Saat sedang asyik berbincang dengan kedua teman nya,mata naya tertuju pada sosok tampan dan berwibawa yang baru saja masuk ke dalam lift bersama wanita dan asisten nya, melewati naya dan teman nya. Laki-laki yang wajahnya tidak asing bagi naya, laki-laki yang memperistri dirinya 3 tahun lalu.
Deg_
"Mas kenzi kapan....... "Ucap naya pelan, naya buru-buru menutupi wajahnya dengan tas. Laki-laki itu sedang berjalan dengan wanita cantik yang ada di samping nya dan memeluk tangan kenzi dengan mesra.mereka tergesa-gesa masuk ke dalam lift. Bahkan pandangan nya fokus kedepan. tidak terpengaruh ramainya orang di sekitar.
Tidak sedikit pun naya berniat untuk menyapa. Mungkin rasa sakit di abaikan selama 3 tahun ini, bahkan naya tidak mencari tahu dan tidak penasaran dengan wanita yang ada di samping kenzi suaminya. Ia cukup tahu diri bahwa dirinya hanyalah seorang pembantu. Dan siapa sang suaminya, pemilik gedung dan perusahaan tempat dirinya bekerja.
" nay ada apa " tanya vior uang bingung dengan tingkah tiba-tiba sahabat nya itu.
" gak ........ayo cepet aku udah laper" menarik tangan vior dan berjalan dengan cepat menghindari dari pandangan sang suami. Ia masih belum siap berhadapan dengan kenzi suami nya.
***
Naya kembali ke apartemen setelah lewat dari waktu makan malam ada berberapa pekerjaan kantor yang harus di kerjakan.
Ia masuk ke kamar nya dan merebahkan tubuh lelah nya di kasur. Ia masih memikirkan tentang kejadian siang tadi
Ia tak habis fikir suaminya kenzi selama 3 tahun ini.tidak ada kabar dan tiba-tiba sudah di jakarta bahkan ia sudah masuk kantor dan bersama wanita cantik yang pernah ia liat di foto kenzi dan wanita cantik itu.
Tak sadar air mata yang jatuh membasahi wajah cantik naya saat ini ia bahkan tidak pernah sekali pun memikirkan hati nya sendiri ia memilih untuk menahan beban yang ada dihati nya bahkan ia tak sekali pun menangis untuk mengasihani nya sendiri.
Rasa lelah selama ini ia tahan tapi seperti nya ia tidak bisa menahannya lagi betapa sakit hatinya saat ini ia merasa lelah.
"eh...... Kenapa aku menangis" sadar air mata nya keluar dan terus bertambah.
" kenapa....... Naya kamu baik-baik saja kamu okey "naya menyemangati dirinya sendiri dan beberapa kali mengusap air mata yang terus membasahi wajah cantik nya.
" ibu naya rindu naya kangen " isak tangis pun pecah.
" naya gak sanggup ibu..... Naya mau pulangg uwee" seketika tangisan pun tambah kencang iq tidak bisa menahan nya lagi.
" aku harus mempercepat perceraian ku dengan masa kenzi supaya aku bisa pulang aku kangen ibu"setelah ia menumpahkan air mata nya.
Setelah ia menangis ia bergegas membersihkan diri dan berganti pakaian dengan baju nyaman untuk tidur.
***
Seminggu sudah kenzi tak sekali pun pulang ke rumah bahkan ia tidak keliatan batang hidungnya, naya dengan bisa menjalankan rutinitas sehari-hari hanya saja ia di sibukan dengan urusan pengadilan ia berencana untuk segera menceraikan suaminya.
Ia tak ingin berlama-lama lagi untuk menunggu kenzi ia sudah memutuskan dan memantapkan hati dan pikiran nya untuk tetap menceraikan kenzi sang suami.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments