(keesokan pagi nya).....
Viona terbagun dari atas ranjang dengan tubuh yang telanjang bulat dan seluruh tubuh nya di penuhi bekas ciuman di mana mana termasuk di kedua paha....
"astaga apakah aku sekotor ini? Bahkan dia tidak melepaskan aku saat aku dalam kondisi mabuk dan tak sadarkan diri hiks,hiks,hiks,hiks!"Gumam viona menangis pilu.
Alexandre yang sudah selesai mandi keluar dari kamar mandi dengan hanya melilitkan handuk di pingan dan menunjukan perutnya yang berkotak delapan kepada viona,dan menghampiri viona yang sedang terduduk dan menangis menangis diatas kasur dengan kepala tertunduk....
"sayang kenapa kamu menangis? Sudah aku tidak melakukan apa apa percayalah,dan semua bekas ciuman itu adalah hukuman mu karna sudah membuat aku tidak tidur hampir semalam penuh."Jelas alexandre lembut.
Dengan perlahan viona mengangat wajah nya dan melihat ke arah alexandre,ternyata bukan cuman dia yang mempunyai bekas ciuman,tapi leher alexandre pun penuh dengan bekas ciuman dan ukuran nya sangat besar besar semua....
"astaga apakah itu ulah ku? Aduh...ini sangat memalukan bagaimana aku bisa meningalkan bekas ciuman yang besar seperti itu?"batin viona langsun menunduk malu.
Melihat reaksi viona membuat alexandre tak sanggup menahan tawa."hahahaha! Kenapa? Apakah kamu sedang malu sekarang? Lihatlah ini semua ulah mu untung saja leher ku ini kuat kalau tidak tadi malam sudah patah dan tertingal di tepi kolam renan."
"ish! diam! Manusia menyebalkan!"Desis viona kesal.
dengan wajah cemberut viona membalut tubuh nya dan turun dari atas kasur dan berjalan masuk ke kamar mandi Setelah viona masuk ke dalam kamar mandi,alexandre pun menelfon salah satu pelayan untuk membawakan seragam sekolah dan peralatan sekolah yang baru saja mereka bawa dari mansion tuan jose dan meletakan nya di dalam kamar dan tak lama viona pun keluar dari kamar mandi dan menganti pakaian..
"ayo sayang...kita sarapan karna hari ini aku sedikit sibuk dan ini adalah uang jajan mu dan pakailah ini ketika kamu pergi ke mall atau ke salon,dan sandinya dalah hari ulang tahun mu."Ajak alexandre sembari memberi viona uang dan kartu kerdit kepada viona.
"apakah ini bayaran ku semalam?"Tanya viona dengan mata berkaca kaca.
Melihat reaksi yang di tunjukan oleh viona alexandre langsung memeluknya dan mencium kening viona dengan lembut lalu mengenggam wajah viona dengan kedua tangan nya dan menatap wajah viona dengan lekat....
"sayang dengarkan aku kau bukan wanita bayaran atau yang lain,karna kamu sekarang adalah kekasih ku,yah aku tau cara ku sangat ekstrim dan terbilang suka memaksa tapi ini lah salah satu cara agar aku bisa mendapatkan mu,karna kau ini sangat keras kepala,dan aku minta maaf atas kejadian waktu lalu aku benar benar sangat menyesal sayang,dan mulai hari ini hanya kamu satu satunya wanita ku."Jelas alexandre dengan lembut.
Mendengar ucapan alexandre viona langsung memalinkan wajah dan mulai mencibir."jangan bohong om,aku memang masih kecil tapi aku tidak bodoh,aku tau kalau om mempunyai banyak simpanan di luar sana dan aku adalah sala satu korban yang di paksa kontrak oleh om...jadi simpan saja kata kata manis itu untuk simpanan om yang lain karna aku muak mendengar nya permisi aku sudah terlambat."
Viona pun berjalan keluar dari kamar menuju ke arah meja makan dengan cepat dan diikuti alexandre dari belakan yang mencoba menjelakan kepada nya kalau dia akan bertobat kalau viona memberi dia kesempatan....
"aku tidak bohong sayang...tapi tidak apa apa aku akan menyakinkan mu dengan cara ku sendiri."Jelas alexandre.
Setelah sampai di meja makan mereka berdua pun duduk dan mulai sarapan,para pelayan kaget setenga mati setelah melihat leher viona dan alexandre yang di penuhi bekas ciuman,menyadari itu alexandre langsun menatap mereka dengan tajam,sadar dengan tatapan alexandre mereka pun bubar dan meningalkan meja meja makan.....
"sayang sebelum ke sekolah kita mampir di butik untuk membelikan syal untuk menutupi leher mu,aku tidak mau para binatang dan orang orang mesum berpikiran yang tidak tidak terhadap mu."Sindir alexandre dengar suara tinggi.
Mendengar perkataan alexandre viona yang sedang makan langsung membulatkan mata dengan sempurna dan terbatuk batuk"uhuk,uhuk,uhuk!"
Dengan sigap alexandre mengambil air dan memberikan nya kepada viona sembari mengomel."sayang pelang pelang saja makan nya tidak ada yang mengambil nya darimu."
Viona pun mengambil gelas yang diberikan oleh alexandre dan meminum sampai kadas,lalu dia mengangkat kepala menatap alexandre dengan tatapan membunuh,menyadari tatapan viona alexandre langsung memalingkan wajah dan menelan ludah dengan kasar....
"bisa tidak bicara nya di filter dulu malu tau di dengar oleh para pelayan,atau jangan bilang om sengaja agar mereka mendengar apa yang om bicarakan,dan mengangap aku wanita pengoda yang sudah berani mengoda om nya sendiri."Cibir viona kesal.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
Yulleanz Yuniie
lanjutkan
2024-04-26
1
Gabutz
lanjut
2024-04-26
1