Alexandre yang baru saja keluar dari kamar tak sengaja melihat viona sedang berenang,hasratnya sebagai seorang pria langsun bergejolak,alexandre mencoba mengusir pikiran negative,tapi bayangan viona terus terusan memutar di benak nya....
"sial! sekarang aku harus mencari wanita kalau tidak kepala ku bisa saja meledak."Umpat alexandre dengan kesal.
Alexandre pun mandi dengan cepat dan menelfon asisten nya sambil berjalan keluar dari kamar,saat hendak menuju ke pintu depan alexandre berpapasan dengan viona yang baru saja selesai berenan,dan mengambil minuman di dapur,melihat alexandre yang keluar dengan buru-buru viona pun bertanya...
"om,om mau kemana?"Tanya viona.
"bukan urusan mu! Lain kali kalau mau mandi lihat dulu di sekitar mu,kalau tidak orang orang bisa mengangap kau sedang mengundang mereka untuk memangsa mu."cibir alexandre dengan kesal.
"maksud om apa? Aku biasa berenang begitu setiap kali aku merasa gerah lagian aku di dalam mansion bukan di jalan raya."Sembur viona.
"terserah! Aku mau keluar sebentar,kau jangan keluyuran kemana mana kalau tidak aku akan mematahkan kaki mu paham!"Ancam alexandre lalu pergi.
Melihat kepergian alexandre viona menghentakan kaki dengan kesal lalu pergi ke kamar miliknya dan tidur,karna capek berenan,namun tiba tiba viona di telfon oleh siska yang mengajaknya nongkrong di caffe seperti biasa,dan viona pun langsung bersiap dan pergi tampa memikirkan ancaman alexandre....
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
(Di sisi lain)
Alexandre yang baru saja tiba di hotel langsun masuk,dan berjalan menuju ke kamar yang biasa dia pakai untuk memadu kasih dengan para model bayaran nya,karna di dalam kamar tersebut asisten nya sudah menyiapkan seorang model sesuai pemintaan nya,dan model itu sudah menungu nya di kamar yang sudah di pesan....
Tok...tok...tok.
Cekleekkk.
"hallo sayang."Sapa model itu setelah membuka pintu kamar.
Alexandre menatap dingin model tersebut dan berjalan ke kamar tampa menjawab apa apa,dan duduk di sofa dan menatap model tersebut dengan tatapan tajam....
"siapa yang menyuruh mu untuk memanggil ku dengan sebutan itu? Panggil aku tuan dan kau disini hanya bertugas untuk melayani ku,maka cepat buka baju dan naik keatas ranjang,aku tidak punya waktu untuk mendengar omong kosong mu."Perinta alexandre.
Wanita itu pun langsun ketakutan dan berjalan menuju ranjang,lalu membuka baju di depan alexandre lalu naik keatas ranjang,melihat itu alexandre pun melepaskan semua baju yang dia pakai lalu memasan pengaman di tongkat jumbo miliknya,setelah itu alexandre naik keatas ranjang,dan mulai bermain dengan liar tampa pemanasan terlebih dahulu...
"tuan pelang pelang sakit."Ringis wanita.
"diam! Jangan ganggu konsentrasi ku,atau kau akan ku usir dari sini."Ancam alexandre.
Sambil menahan rasa sakit,wanita itu pun cuman pasrah,dan membiarkan alexandre melakukan sesuka hati nya,alexandre terus-terusan membanyangkan kalau yang di tiduri sekarang adalah viona,alexandre terus terusan mengumpat nama viona dan akhirnya di sampai puncak kenikmatan....
"ini bayaran mu,dan cepat pergi aku mau istirahat."Usir alexandre.
"dasar kejam! Setidaknya biarkan aku istirahat sebentar."batin wanita itu mengumpat.
Alesandre melempar sebuah cek kepada wanita itu lalu berjalan masuk ke kamar mandi,wanita itu pun bergegas memakai kembali semua dress miliknya lalu mengambil cek yang di lempari alexandre lalu bergegas keluar dari dalam kamar....
Setelah selesai mandi alexandre pun keluar dari kamar mandi,lalu memakai kembali pakaian dan keluar dari kamar hotel tersebut,dan menuju ke mansion karna hari sudah mulai malam,setelah sampai di mansion dia tidak melihat keberadaan viona,dan dia pun langsun bertanya kepada para pelayan....
"dimana boca itu?"Tanya alexandre kepada salah satu pelayang.
Mendengar pertanyan alexandre dan wajah alexandre yang dingin membuat pelayang itu ketakutan berkeringan dingun,de gugup pelayang itu pun menjawab"tu-tuan,nona mudah baru saja keluar dengan teman teman nya."
mendengar itu alexandre langsun geram karna sebelum dia keluar,dia sudah memperingati viona,tapi sepertinya boca itu terlalu keras kepala,dengan cepat alexandre menyuruh asisten nya yang bernama (Rendi), melacak keberadaan viona lewat GPS ponsel milik viona,setelah dapat alexandre langsun menuju ke tempat viona berada,tak lama alexandre pun sampai di sebuah kaffe,dia pun langsun masuk dan mencari viona...
Setelah melihat keberadaan vioan alexandre pun menghampiri mereka dan berdiri di belakan viona dan menegurnya."aku kan sudah bilang,jangan kemana mana kenapa kamu sangat keras kepala?"
Mendengar suara teguran alexandre bukan cuman viona yang kaget,tapi siska dan teman mereka yang lain ikut kaget setenga mati,viona langsun berdiri dan bertanya dengan wajah kesal....
"om! bagaimana om bisa tau aku disini?"Tanya viona.
Tidak peduli dengan tatapan kesal dari viona dan teman viona yang lain,alexandre langsung meraih lengan viona dan menariknya."ayo pulang sekarang!"Ajak alexandre.
Tentu saja viona menolak dan menepis tangan alexandre,kesal dengan tindakan viona,alexandre langsung menarik viona pergi dengan paksa,viona langsun meronta saat alexandre membawa nya dengan paksa,sedangkan para teman viona dan siska hanya pasrah saat melihat alexandre membawa viona pergi begitu saja tampa berkata apa apa karna takut....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Gila cassanova ternyata..kasian banget Vio dapat barang BEKAS banyak jalang..🤦🤦
2024-08-02
0