Semua yang dilakukan oleh viona di dalam kamar di saksikan langsun oleh alexandre yang sedang berada di mansion milik nya,alexandre menatap lekat laptop milik nya sambil bermain solo karir sampai selesai....
"ugh! Ah ah ah ah! Lagi lagi dia menyiksaku cih! Awas saja kamu kucing kecil disaat aku sudah menerkam mu,maka disitulah kamu akan kesulitan berjalan."Desa alexandre setelah selesai bermain solo karir.
Alexandre pun bangkit dari kasur menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri,setelah selesai dia memakai suit milik nya dan berangkat ke perusahaan,sedangkan viona pergi ke sekolah,viona yang baru saja sampai langsun di tarik oleh fidel....
"kyaaaaaaaa!"
"Hei kau kenapa menarik ku dengan tiba?"Sambung viona kesal.
"ssttss! Diam dulu aku ingin bicara sesuatu dengan mu Vi,a-aku menyukai mu mau kah kamu menjadi pacarku?"Tanya fidel terbata bata.
"maaf aku tidak bisa karna teman ku sudah menyukai mu,jadi lebih baik kamu bersama dia saja permisi."Tolak viona.
"kau menolak ku? Dan ingin aku jadian sama wanita aneh yang selalu menempel kepadaku layaknya perangko tidak! aku mau kamu Vi."Hina fidel.
"kalau kamu tidak suka maka bicara langsun dengan nya,tidak perlu kamu menghina dia karna dia adalah teman ku."Sembur viona.
Bukan nya diam,fidel malah menarik viona dan memaksa mencium nya,viona langsun kesal dan menendang alat kesayangan fidel dengan kuat sampai fidel menjerit kesakitan....
"aarrrgggggg! Dasar wanita gila!"Umpat fidel.
Fidel yang kesakitan langsun terduduk diatai tana sambil meringis kesakitan,viona berjalan dan mendekatinya lalu menatap nya dengan tajam....
"jangan muncul lagi di depan ku atau akan ku hancurkan kedua butir telur mu itu."Ancam viona lalu pergi.
(di perusahan)
Braaakkk.
"Rendi! ayo kita berangkat ke sekolah milik viona,bajingan kecil itu sudah berani menyentuh wanita ku!"Pekik alexandre marah.
"baik tuan aku akan menelfon kepala sekolah dan memberitahu mereka tentang kedatangan kita."
dengan cepat rendi menginformasikan kepada pihak sekolah tentan kedatangan mereka yang sangat mendadak itu.....
Setelah mendapatkan persetujuan dari pihak sekolah rendi dan alexandre pun menuju ke sekolah dengan alasan ingin melihat perkembangan sekolah,karna alexandre adalah salah satu sponsor besar di sekolah tersebut dia pun di sambut hangat oleh pihak sekolah dan para murid....
"selamat datang tuan,silahkan masuk."Sambut kepala sekolah.
"hhhmmmm."Sahut alexandre singkat.
Disana sudah ada para murid murid sekolah,dan saat mereka masuk para murid menyapa serempak lalu duduk untuk mendengarkan pidato yang akan di sampaikan oleh alexandre,sedangkan viona nampak cuek dan mengeluarkan lolipop dari dalam kanton lalu diemut,aksinya mengemut lolipop dilihat oleh alexandre yang sedang berpidato,dan fidel yang sedang menatap nya,dan pikiran mereka berdua langsun travelin kemana mana,saat viona menjilat dan memainkan permen kayu itu dengan semangat..
Braaakkkkk.
Menyadari kalau bukan cuman dia yang menatap viona,alexandre langsung menggeprak meja dan membuat semua murid kaget termasuk viona dan fidel,dengan suara keras alexandre menekan perkataan nya."aku mendapatkan nilai yang sangat buruk tahun ini,apakah ini balasan kalian setelah aku memberi dana besar untuk sekolah ini! Niatku mengdonasi dana yang cukup besar di sekolah ini agar sekolah ini bisa menjadi sekolah yang terbaik tahun ini."
Viona yang tadi sempat kaget langsun mengumpat kesal."si tua itu kenapa tiba tiba menggeprak meja begitu? Biking kaget saja!"
Karna pidato alexandre terbilang pajang dan mengulur waktu,viona pun menjadi bosan dan meminta izin kepada guru untuk pergi ke kamar mandi,melihat itu alexandre langsun menyuruh rendi mengatikan dirinya berpidato dan dia menyusul viona ke kamar mandi...
Viona yang masuk ke kamar mandi dan hendak menutup pintu,tiba tiba alexandre menahan nya dari luar dan membuat vioan kaget dan mengusirnya."apa yang om lakukan disini? Sana pergi!"
Alexandre tidak menggubrisnya,dia tetap memaksa masuk dan menutup pintu dan mulai menginterogasi viona."kau berani membiarkan boca tegik itu mencium mu? Hah!"
"cih! Dia yang memaksa menciumku!"
"lalu kamu membiarkan nya,begitu?"
"apa apaan sih! Om,udah sana aku mau selesaikan urusan ku!"Usir viona.
"tidak! Aku tidak akan keluar sebelum kamu menjelaskan nya sekarang!"Desak alexandre.
"lagian om tau dari mana kalau dia memaksa mencium ku! Apakah om menguntit ku? Iya kan!"Tanya viona dengan dengan tatapan selidik.
"i-itu aku tadi tidak sengaja melihatnya."Elak alexandre.
Viona tidak langsun percaya,dia mengerutkan dahi sambil menatap selidik gerak gerik alexandre,menyadari itu alexandre langsung berkeringat dan mencoba mengalihkan semuanya dengan tiba tiba menjepit tubuh viona dan mencium nya....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
Moize
tambahin tanda tanya juga sebelum tanda seru karena ini termasuk pertanyaan
2024-06-18
1