Keesokan hari nya viona pun berangkat ke sekolah sepertinya biasa,dan nyonya sara dan tuan jose pun berangkat kerja,setelah sampai di sekolah viona turun dari mobil lalu masuk,tiba tiba dia mendengar suara sapaan dari siska dan viona pun membalikan badan dan menatap ke belakan....
"haii Viona."Sapa siska
"Eh! Kamu baru sampai juga?"Tanya viona.
"Iya nih."Jawab siska.
"Kalau begitu ayok kita masuk."Ajak viona.
Mereka berdua pun berjalan masuk ke dalam kelas dan memulai pelajaran seperti biasa,setelah jam 10 bell istirahat pun berbunyi dan para murid keluar untuk membeli dan makan,viona dengan siska berjalan menuju ke kantin dan berpapasan dengan kakak kelas nya....
"hai Viona mau."Sapa fidel.
"halo juga kak."Sahut viona
"Kalian mau ke kantin?"
"Iya kak."
"Kalau begitu ayo kita barengan aja."
Viona pun menganguk dan mereka berjalan bersama menuju ke kantin,setelah sampai disana viona dan siska mulai melihat kue yang akan mereka pesan,fidel yang penasaran mendekati mereka berdua dan melihat apa yang akan di pesan oleh viona dan siska....
"wah! Kebetulan aku juga mau kue itu ayok aku traktir kalian berdua."Ajak fidel giran.
"maaf kak kami tidak mau merepotkan kakak."Tolak viona tidak enak hati.
"tidak,tidak,tidak,kami mau kok,iya kan viona."Sela siska dengan cepat.
"tapi-"
viona hendak kembali menolak,tapi tangan nya langsun di tarik oleh siska dan membawa duduk di kursi dan menungu pesanan dari fidel,akhinya viona pasrah...
Setelah viona dan siska pergi fidel pun mulai memesan."Bi aku mau pesan kue macaroni 3 dan boba 3."
Bibi penjual itu menganguk dan mulai menyiapkan pesanan fidel,setelah semuanya disiapkan fidel pun membayar,dan menenteng pesanan mereka dengan susah payah berjalan ke arah viona dan siska,melihat fidel yang kesusahan siska pun menghampiri fidel dan menawarkan bantuan....
"kak sini aku bantu."Tawar siska.
Fidel langsun tersenyum lega dan berkata."terima kasih siska ayo kita ke meja."
dan mereka bertiga pun menyantap makanan yang tadi mereka pesan,dan tak lama bell sekolah kembali berbunyi,dan viona pun pamit kepada fidel,lalu masuk ke kelas bersama dengan siska,dan belajaran pun berlanjut,dan tak terasa waktu sudah siang,dan saat nya viona pulang sekolah,saat keluar dari gerbang sekolah dia melihat mobil sport baru yang dari tadi klakson terus menerus....
"siapa sih?"Gumam viona kesal.
Melihat viona yang cemberut tak karuan siska pun berjalan mendekati viona dan bertanya."Siapa itu Vi?"
"mana ku tau? Si bodoh itu sudah dari tadi membunyikan klakson biking kesal saja."Gerutu viona.
tak lama orang itu pun keluar dari mobil,dan menghampiri viona dan siska,dengan wajah dingin dia mengajak viona masuk ke dalam mobil,tentu saja viona tidak mau,karna dia mengira pria itu mau menculiknya,untuk menyakinkan viona,dia pun mengeluarkan ponsel dan menelfon nyonya sara,setelah nyonya sara menjawab,dia pun memberikan ponsel itu kepada viona....
"hallo ma...kenapa supirku tidak datang menjemputku?"Tanya viona bingun.
"Dan siap om ini? Viona takut ma."Sambung viona merengek.
Namun setelah mendengar perkataan nyonya sara viona pun menganguk patuh,lalu mengucapkan selamat tidak kepada siska dan ikut masuk ke dalam mobil dengan gugup,karna aura pria tersebut sangat tidak bersahabat....
"kenalkan aku adalah om mu,namaku alexandre miliam alves,jangan takut aku tidak berminat menculik boca ingusan seperti mu,kedua orang tua mu sedang keluar negeri dan aku diminta untuk menjaga mu."Jelas alexandre memperkenalkan diri.
"baguslah kalau begitu,itu artinya aku tidak perlu takut lagi."Sahut viona lega dan tersenyum lebar.
"simpan saja senyum mu itu,karna terlihat sangat jelek."Ejek alexandre.
"cih! Dasar muka kaku! Senyuman ku ini paling cantik dan ampuh masa dibilang jelek,kau yang jelek."Batin viona cemberut kesal.
tampa sepengetahuan viona,diam diam alexandre tersenyum karna melihat tingkah gemas nya,tak lama mereka pun sampai di mansion dan viona langsun turun dari mobil lalu masuk ke dalam mansion dan di susul oleh alexandre dari belakan...
"bibi siapkan kamar tamu untuk ku.karna nanti malam aku akan menginap disini."Perintah alexandre kepada salah satu pelayang mansion.
Pelayan itu pun menganguk patuh lalu mempersiapkan kamar untuk alexandre,sedangkan viona yang merasa pengap keluar hanya dengan berbalut juba mandi menuju ke kolam renang,setelah sampai viona langsun membuka juba mandi tampa melihat kanan dan kiri,dan dia hanya memakai baju renang hitam....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments