Di suasana malam, di sebuah rumah sakit kota Elektron itu, terdapat ruangan yang penuh akan pasien. Bukan pasien yang terkena penyakit sejak lama, juga bukan pasien yang menderita penyakit di usia tuanya. Semua itu adalah bukan, jawabannya adalah tidak, pasien yang berada di ruangan itu semua adalah anak muda, murid dari kelas 1-E yang bisa dibilang telah selamat dari neraka.
Mungkin kata selamat juga tidak bisa mengekspresikan penderitaan yang mereka derita, karena apa? Karena mereka masih merasakan trauma yang mendalam setelah kejadian yang jelas seperti neraka itu. High Demon bukanlah tandingan mereka, musuhnya sangat kuat hingga mereka harus menyadari batas dari kekuatan mereka saat ini. Prustasi, kesal, ketakutan, semua itu ada di masing-masing dari mereka, tentu dalam kondisi yang berbeda-beda.
Prustasi karena tak mampu menyelematkan, kesal akan kekalahan yang sangat jauh, dan takut akibat pembantaian yang belum pernah diderita selama ini.
Di ruangan itu, mata dari seorang murid, bisa dibilang dia adalah sorotan dari cerita yang berlangsung selama ini. Dia, Yale telah membuka matanya. Tak lupa untuk matanya itu melihat dan menjajaki sekeliling dengan matanya itu. Di atas kondisinya dia lebih peduli dengan kondisi teman-temannya. Semuanya terlihat sangat kesakitan. Dia juga dapat merasakan ... bukan merasakan rasa sakit pada dirinya, melainkan merasakan rasa sakit yang ada pada teman-temannya.
Dia berpikir betapa tidak bergunanya dirinya itu. Dia berteriak di dalam hatinya itu. Tak ada yang tahu akan teriakkan kekesalannya itu. Namun inilah awalnya untuk Yale bangkit dan terus bangkit, menjadi lebih dan lebih kuat dari sekarang. Tak menyadari bahwa di sebelahnya ada yang sudah menunggu kesadaran dirinya. Seorang wanita yang juga menderita luka setelah keluar dari neraka. Bukan luka akibat serangan fisik ... melainkan luka batin, sebab tak mampu untuk menyelamatkan semua teman-temannya. Namun, hal itu dia tidak tampakkan kepada Yale. Dia hanya tersenyum, menyamb…
Thunder Is Our Life
Stun 33 : Menyerah Atau Kembali
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments