Karena begitu fokus mengerjakan pekerjaan nya,Karin di buat terkejut saat deringan telepon yang ada di atas meja nya berbunyi.
" Halo," ucap Karin.
"Keruangan ku sekarang," ucap Dev,setelah itu memutuskan panggilan nya.
"Ba.!" belum sempat karim menjawab nya,Dev langsung mematikan telepon nya.
" Bos ini begitu aneh sekali,Seenaknya saja berbuat," batin Karin..
Dia pun melangkah masuk ke dalam ruangan bos nya itu dan membawa sebuah tablet di tangan nya.
tok
tok
Tok
" Masuk."
" Permisi tuan," ucap Karin.
" Apa jadwal ku hari ini," ucap Dev.
" Hari ini tuan akan ada rapat bersama pemimpin dari perusahaan crop group di, Sebuah restoran xxx pukul 1 ini.
" Dan setelah itu,tuan harus datang melihat perkembangan proyek yang sedang kita kerjakan di pusat kota," begitu lah penyampaian Karin.
Dev mengerti dan langsung mengusir Karin dari ruangan nya.
Karin ingin sekali rasa nya menghajar bos nya ini,Tapi mengingat jika dia masih karyawan baru dia mengurungkan niat nya,Dan segera keluar dari ruangan bos nya itu.
" Buat kan saya kopi," ucap Dev sebelum Karin keluar.
" Baik tuan," jawab Karin.
Setelah itu dia pun membuat kan kopi untuk bos nya,Untung saja sebelum masuk Bagas sempat menjelaskan apa yang di suka Dev, dan apa yang tak di sukai oleh pria itu, termasuk kopi kesukaan nya.
Jadi tidak ada drama drama tidak tahu lagi di kehidupan Karin.
" hah,untung saja ada pak Bagas yang ngasih tau semua kesukaan bos apa,Jadi aku buat nya tak ragu ragu lagi," batin Karin.
Setelah membuat kan kopi untuk Dev,Karin pun membawakan nya masuk ke dalam ruangan nya.
" Maaf pak ini kopi nya," ucap Karin
Dev tak mengatakan apapun membuat karin begitu jengkel,Karin pun menyimpan kopi itu di atas meja Dev,karena tak hati hati karin menumpahkan kopi itu di atas berkas berkas Dev yang membuat pria itu naik pitak.
" Tuan maafkan saya,Saya tidak sengaja melakukan nya.
" Apa dengan kata maaf mu semua nya bisa bersih kembali hah," bentak Dev.
"Kau begitu tidak becus bekerja,Apa kau bisa menggantikan kerugian ku ini hah," teriak dev lagi,Membuat mata Karin berkaca kaca.
"Apa kau tau,berkas ini sudah ku kerjakan dengan susah paya nya, dan kau malah menghancurkan nya begitu saja," ucap Dev lalu menarik lengan Karin.
Seketika mata kedua nya bertemu,Ada rasa sesak saat melihat wajah karim yang sudah memerah karena ingin menangis,Mata indah Karin yang sudah di penuhi air yang akan segera mengalir keluar.
" Dengan kasar Dev menghempaskan tubuh Karin,Keluar dari ruangan ku dan kerja ka pekerjaan mu dengan baik," geram Dev.
" Baik pak,Sekali lagi maaf," ucap Karin.
" Keluar!!!" teriak Dev.
Karin terkejut dan segera keluar,Barulah air mata nya itu lolos dari pelupuk mata nya.
Bagas yang ingin masuk ke dalam ruangan dev begitu terkejut saat melihat Karin menangis.
" Karin ada apa," ucap Bagas mendekati Karin.
" Eh,tidak apa-apa kok pak,Saya baik baik saja," ucap Karin berbohong.
" Jangan membohongi ku Karin,aku tau pasti Dev yang membuat mu seperti ini."
" Eh,tidak pak,Ini bukan salah pak Dev, ini salah saya karena tak sengaja menumpahkan kopi di atas berkas berkas penting pak Dev."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 182 Episodes
Comments
C2nunik987
naik pitam thorrr....sabar Karin bikin Devan bucin ma km aja ....ayoo semangat 💪💪💪😍😍
2025-02-14
0
Erie Martin
Seru nihhh
2025-02-01
0
Zizie Malek
kedepannya lebih hati2 ya Thor. Bentar manggilnya 'Pak' , bentar manggilnya 'Tuan'. Kadang typo kecil2 seperti ini boleh membuat mood pembaca down.
Kipidap 👌🏻
2025-01-22
5