Bab 20. Perang Dingin

Arthur terbangun ketika mendengar suara ponselnya berdering. Dia melihat jam sudah menunjukkan pukul 01.00 dini hari dan Roy menghubunginya di jam segini itu artinya ada masalah saat ini. Entah masalah apa, tapi saat dia ingin turun dari tempat tidur untuk menjawab panggilan dari Roy, dia melihat ke arah samping tempat di mana dia tidur. Di sana ada Amanda yang sedang terlelap dalam damai.

Wajah cantik Amanda menarik perhatian Arthur hingga membuat tangannya terulur untuk menyentuh wajah cantik wanita yang sedang terlelap itu. Ternyata sentuhan dari Arthur membuat tidur Amanda sedikit terganggu.

"Sial! hampir saja," umpat Arthur ketika dia menyentuh pipi Amanda dan wanita itu sedikit terusik karena ulahnya.

Arthur sendiri langsung pergi meninggalkan kamarnya setelah melihat Amanda kembali tertidur. Dia langsung turun ke bawah untuk menjawab panggilan dari Roy.

"Katakan ada apa?" tanya Arthur pada Roy saat sambungan telepon mereka tersambung.

Sedangkan Roy yang mendengar saat Arthur mengumpat tadi sudah menduga bahwa bosnya sedang bersama Amanda. Entah apa yang pria itu lakukan, tapi yang pasti ada sesuatu yang membuatnya mengumpat seperti itu mungkin.

"Lenco berada di klub malam. Tadi anak buahnya menghubungiku dsn mengajak anda untuk bertemu di meja judi." Arthur terdiam mendengar apa yang Roy jelaskan.

"Aku tidka berminat!"

"Beliau mengatakan jika Anda tidak berani datang itu artinya Anda-"

"Aku tidak membutuhkan pengakuan apa pun darinya. Bukan hanya darinya saja Roy, tapi dari banyak orang. Aku tidak hidup dari apa yang mereka katakan. Persetan dengan omongan mereka karena aku tidak peduli sama sekali. Katakan pada asistennya bahwa aku tidak tertarik dengan apa pun ajakannya, karena menurutku itu tidak penting!"

Arthur memutuskan sambungan telepon mereka begitu saja setelah mengatakan perintahnya pada Roy

"Siapa dia barani memerintah ku!" umpat Arthur yang kembali masuk ke dalam kamarnya.

Saat dia kembali masuk ke dalam kamarnya, Arthur melihat Amanda yang masih tertidur dengan begitu pulasnya di atas tempat tidur mereka. Di lihatnya benar-benar wajah Amanda yang begitu damai dalam tidurnya.

Amanda membuka matanya lalu tersenyum sejenak dan kembali tidur.

Deg!

Jantung Arthur berdebar kencang ketika melihat senyuman Amanda yang terlihat sangat cantik menurutnya. Dia mengakui itu jika Amanda memang indah, tapi dia langsung membuang jauh-jauh pemikirannya itu.

"Tidak! Aku tidak mungkin menyukainya dan aku tidak kan pernah menyukainya!" Arthur benar-benar berusaha menghapuskan jejak Amanda di dalam pikirannya. Dia tidak ingin jika Amanda terus menghantui isi pikirannya, maka dari itu Arthur langsung merebahkan tubuhnya dan ikut tertidur dengan Amanda.

Saat Arthur tertidur, Amanda langsung membuka kedua matanya karena dia memang tidak tidur. Lebih tepatnya sejak Arthur masuk ke dalam kamarnya, Amanda sudah bangun tapi dia berusaha untuk menahan dirinya agar tidak kembali mendapatkan perlakuan kasar dari Arthur.

Amanda sendiri tidak berani mengatakan apa pun karena takut di marah oleh Arthur, maka jadilah dia yang hanya bisa membatin dalam hatinya.

"Aku harap kamu tidak marah." ucap Amanda yang mendekatkan dirinya pada Arthur dan tidur di dalam pelukan pria itu.

Arthur sendiri cukup kaget dengan apa yang Amanda lakukan, tapi dia tidak bereaksi apa pun dan hanya diam saja ketika Amanda memeluknya seperti itu.

"Astaga, apa-apaan dia ini?" ucap Arthur saat Amanda masuk ke dalam pelukannya.

Dia ingin marah, tapi ketika melihat wajah Amanda yang begitu damai membuat Arthur tidak bisa marah. Yang ada jantungnya semakin berdebar kencang saat tubuh mereka saling menempel seperti itu.

***

Terpopuler

Comments

Rusmini Rusmini

Rusmini Rusmini

/Grin//Grin//Grin/

2025-01-25

0

Wirda Lubis

Wirda Lubis

Arthur terbuai dalam pelukan

2023-12-06

1

Vica Napisa

Vica Napisa

aku doakan kau akan Ter Amanda"😁😁😁

2023-12-01

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Penebus Hutang
2 Bab 2. Dendam
3 Bab 3. Kasar
4 Bab 4. Makan Malam
5 Bab 5. Informasi
6 Bab 6. Siksaan
7 Bab 7. Perkenalan Publik
8 Bab 8. Bencana
9 Bab 9. Khawatir
10 Bab 10. Menunggu
11 Bab 11. Sarapan
12 Bab 12. Tidak Percaya
13 Bab 13. Pertemuan
14 Bab 14. Salah Sasaran
15 Bab 15. Ancaman
16 Bab 16. Hancur
17 Bab 17. Panik
18 Bab 18. Pemulihan
19 Bab 19. Malu
20 Bab 20. Perang Dingin
21 Bab 21. Perang
22 Bab 22. Arinda
23 Bab 23. Pergilah
24 Bab 24. Kencan
25 Bab 25. Rumah Sakit
26 Bab 26. Rencana Jahat
27 Bab 27. Perhatian
28 Bab 28. Pulang
29 Bab 29. Cerewet
30 Bab 30. Ngidam
31 Bab 31. Marmer Cake
32 Bab 32. Gengsi
33 Bab 33. Bersama
34 Bab 34. Permintaan
35 Bab 35. Pernikahan
36 Bab 36. Istri
37 Bab 37. Ingin
38 Bab 38. Penasaran
39 Bab 39. Liburan
40 Bab 40. Makan Malam Bersama
41 Bab 41. Terluka
42 Bab 42. Menunggu
43 Bab 43. Amarah
44 Bab 44. Luapan Emosi
45 Bab 45. Luapan Emosi 2
46 Bab 46. Hancur
47 Bab 47. Kematian
48 Bab 48. Foto
49 Bab 49. Balasan
50 Bab 50. Rumah
51 Bab 51. Hari Melelahkan
52 Bab 52. Firasat
53 Bab 53. Sadar
54 Bab 54. Sakit
55 Bab 55. Terbangun
56 Bab 56. Versus
57 Bab 57. Rindu
58 Bab 58. Berusaha
59 Bab 59. Pulang
60 Bab 60. Tidak Sadar
61 Bab 61. Orang Sakit
62 Bab 62. Hidup Baru
63 Bab 63. Polisi
64 Bab 64. Khawatir
65 Bab 65. Sakit Kepala
66 Bab 66. USG
67 Bab 67. Lenco
68 Bab 68. Darah
69 Bab 69. Ulang Tahun
70 Bab 70. Bertemu
71 Bab. 71
72 Bab. 72
73 Bab. 73
74 Bab. 74
75 Bab. 75
76 Bab. 76
77 Bab. 77
78 Bab. 78
79 Bab. 79
80 Bab. 80
81 Bab. 81
82 Bab. 82
83 Bab. 83
84 Bab. 84
85 Bab. 85
86 Bab. 86
87 Bab. 87
88 Bab. 88
89 Bab. 89
90 Bab. 90
91 Bab. 91 Arsenio Bryce
92 Bab. 92
93 Bab. 93
94 Bab. 94
95 Bab. 95
96 Bab. 96
97 Bab. 97
98 Terpaksa Menikahi Bos Yang Kejam
99 Hot Affair With Ipar
100 Scandal
101 Keluarga Gesrek
102 Oh My Baby
103 Baru
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Bab 1. Penebus Hutang
2
Bab 2. Dendam
3
Bab 3. Kasar
4
Bab 4. Makan Malam
5
Bab 5. Informasi
6
Bab 6. Siksaan
7
Bab 7. Perkenalan Publik
8
Bab 8. Bencana
9
Bab 9. Khawatir
10
Bab 10. Menunggu
11
Bab 11. Sarapan
12
Bab 12. Tidak Percaya
13
Bab 13. Pertemuan
14
Bab 14. Salah Sasaran
15
Bab 15. Ancaman
16
Bab 16. Hancur
17
Bab 17. Panik
18
Bab 18. Pemulihan
19
Bab 19. Malu
20
Bab 20. Perang Dingin
21
Bab 21. Perang
22
Bab 22. Arinda
23
Bab 23. Pergilah
24
Bab 24. Kencan
25
Bab 25. Rumah Sakit
26
Bab 26. Rencana Jahat
27
Bab 27. Perhatian
28
Bab 28. Pulang
29
Bab 29. Cerewet
30
Bab 30. Ngidam
31
Bab 31. Marmer Cake
32
Bab 32. Gengsi
33
Bab 33. Bersama
34
Bab 34. Permintaan
35
Bab 35. Pernikahan
36
Bab 36. Istri
37
Bab 37. Ingin
38
Bab 38. Penasaran
39
Bab 39. Liburan
40
Bab 40. Makan Malam Bersama
41
Bab 41. Terluka
42
Bab 42. Menunggu
43
Bab 43. Amarah
44
Bab 44. Luapan Emosi
45
Bab 45. Luapan Emosi 2
46
Bab 46. Hancur
47
Bab 47. Kematian
48
Bab 48. Foto
49
Bab 49. Balasan
50
Bab 50. Rumah
51
Bab 51. Hari Melelahkan
52
Bab 52. Firasat
53
Bab 53. Sadar
54
Bab 54. Sakit
55
Bab 55. Terbangun
56
Bab 56. Versus
57
Bab 57. Rindu
58
Bab 58. Berusaha
59
Bab 59. Pulang
60
Bab 60. Tidak Sadar
61
Bab 61. Orang Sakit
62
Bab 62. Hidup Baru
63
Bab 63. Polisi
64
Bab 64. Khawatir
65
Bab 65. Sakit Kepala
66
Bab 66. USG
67
Bab 67. Lenco
68
Bab 68. Darah
69
Bab 69. Ulang Tahun
70
Bab 70. Bertemu
71
Bab. 71
72
Bab. 72
73
Bab. 73
74
Bab. 74
75
Bab. 75
76
Bab. 76
77
Bab. 77
78
Bab. 78
79
Bab. 79
80
Bab. 80
81
Bab. 81
82
Bab. 82
83
Bab. 83
84
Bab. 84
85
Bab. 85
86
Bab. 86
87
Bab. 87
88
Bab. 88
89
Bab. 89
90
Bab. 90
91
Bab. 91 Arsenio Bryce
92
Bab. 92
93
Bab. 93
94
Bab. 94
95
Bab. 95
96
Bab. 96
97
Bab. 97
98
Terpaksa Menikahi Bos Yang Kejam
99
Hot Affair With Ipar
100
Scandal
101
Keluarga Gesrek
102
Oh My Baby
103
Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!