tentang Elizabeth

Alex memutuskan untuk pulang karena hari juga sudah siang.

"Tuan bisa mampir sebentar di apotek?" tanya Hana

"Untuk apa? Membeli keperluan wanita lagi?" tanya Alex membuat wajah Hana memerah

"Hanya vitamin tuan, seperti nya saya sedang tidak enak badan" jawab Hana, memang akhir-akhir ini dia lebih banyak bergadang dan mengurus majikan nya itu membuat tenaga Hana terkuras habis jadi dia butuh Vitamin agar tetap Vit,selain itu Hana ingin tau obat apa yang di berikan Elizabeth pada nya tempo hari,Hana hanya ingin memastikan saja agar dia tidak merasa bersalah nanti nya karena sudah memutuskan untuk tidak memberikan pada Alex.

Alex memerintah sang sopir untuk berhenti di sebuah Apotek besar lalu lelaki tampan ini mengambil dompet nya dan memberikan kartu untuk Hana membuat Hana bingung.

"Apa ini tuan?"

"Kau bisa beli dengan kartu ini"

"Tuan saya masih punya uang chas"

"Tapi-"

"Harga vitamin nya paling mahal hanya 50 ribu tuan"jelas Hana

"Kau yakin tidak ingin membeli yang mahal?"

"Justru yang mahal tidak bisa masuk di tubuh orang kampung seperti saya tuan" jawab Hana sambil terkekeh kecil lalu segera turun dari mobil.

Alex menatap Hana yang berjalan ke arah apotek, perempuan ini sungguh terasa berbeda untuk Alex.

"Bisa cek kan obat ini mbak?" tanya Hana memberikan sampel obat yang dia bawa.

Karyawan tersebut mengambil nya dan membawa masuk kedalam ruangan.

Tak berselang lama karyawan tersebut keluar kembali.

"Bagaimana mbak?" tanya Hana penasaran

"Ini obat untuk kejang otot yang bila dikonsumsi secara berlebihan dan terus menerus bisa menjadi relaksan otot yang memotong rasa sakit yang mengalir dari saraf ke otak di kepala,obat ini digunakan berdasarkan resep dari dokter mbak karena dapat menyebabkan ketergantungan. Jika digunakan terus akan merusak saraf otak, peminumnya bisa mengalami halusinasi, sehingga pelaku akan mencelakakan dirinya sendiri" jelas karyawan tersebut membuat Hana terkejut.

"Bisa di bilang sama seperti narkoba mbak hanya di jual di Apotek sesuai dengan resep dokter" lanjut nya

"Terimakasih ya mbak" ujar Hana lalu mengambil kembali sampel obat tersebut dan segera pergi.

"Kenapa Nyonya Elizabeth memberikan obat ini untuk tuan Alex,tuan Alex lumpuh kaki bukan otak" gumam nya pelan

"Sudah?" tanya Alex saat melihat Hana masuk ke dalam mobil

"Sudah tuan" jawab Hana pelan

Setelah selesai mereka langsung pulang ke rumah.

****

"Bik aku ingin tau kehidupan tuan Alex dulu?" tanya Hana tiba-tiba

"Kenapa? Bukan nya kamu tidak tertarik pada kehidupan nya Han,kamu hanya tertarik pada gaji yang di berikan tuan Patrus saja" ujar bik Darni karena memang itu yang di katakan Hana dulu kepada nya,Hana tidak peduli dengan tingkah sang majikan yang dia perlukan hanya uang untuk perawatan Agung sang adik.

"Seperti nya sekarang aku berubah pikiran Bik, secara tuan Alex majikan ku dan aku harus mengetahui kebiasaan nya agar lebih gampang untuk berinteraksi" alasan Hana

"Bukan dengan maksud lain Han?" tanya bik Darni karena dia masih trauma mendengar percakapan Elizabeth dan Jack tadi siang

"Bik kau harus percaya pada ku"sesak Hana

"Iya-iya aku percaya pada mu,bukan nya kau keponakan suamiku jadi tidak mungkin membuat hal yang memalukan bukan"Hana mengangguk patuh pelan

"Tuan Alex seorang yang arogan dulu nya"

"Aku tau itu hingga saat ini pun dia masih sama,menyebalkan!" potong Hana sambil terkekeh kecil

"Dia mandiri dan tegas"lanjut bik Darni

"Elizabeth bik?" tanya Hana membuat bik Darni menegang.

"Kau tau sesuatu Han?" tanya Bik Darni pelan dan diangguki Hana,Bik Darni melirik kiri kanan memastikan tidak ada yang mendengar obrolan mereka meskipun itu suaminya sendiri.

"Ada apa bik?" tanya Hana yang melihat gelagat sang bibi tidak bisa seperti biasanya

"Hustttt....kau tau apa tentang dari nyonya Elizabeth?" ujar bik Darni pelan

"Bik tempo hari nyonya Elizabeth memberikan ku obat untuk tuan Alex"

"Lalu kau berikan?" tanya bik Darni penasaran dan di jawab gelengan oleh Hana

"Bagus"

"Kenapa bik?"

"Ya bagus saja karena jangan sembarang memberikan obat pada Tuan Alex jika dia kenapa-kenapa kau yang menjadi tersangka utama Han,mana obat nya?"

"Aku simpan di lemari kamar bik,tadi aku sempat memeriksa kan itu obat apa tenyata seperti Narkoba bik yang bisa membunuh secara perlahan"

"Astaga!!! Jadi dia tidak main-main dengan ucapan nya"

"Ucapan apa bik?" tanya Hana

"Membunuh tuan Alex"

"Apa? Membunuh?" tanya Hana dengan nada terkejut membuat bik Darni menutup mulut keponakan nya ini.

"Ssstttt..... jangan keras-keras Han, nanti kedengaran orang"

"Maksud bibi membunuh apa?"tanya Hana tak mengerti

"Nyonya Elizabeth bekerja sama dengan tuan Jack untuk membunuh Tuan Alex dan tuan Patrus"

"Bibi tau dari mana?" tanya Hana mulai ketakutan

"Bibi dengar sendiri Han tadi mereka bicara,kau harus hati-hati Han dan harus melindungi tuan Alex karena saat ini pasti mereka ingin membunuh tuan Alex melalui diri mu"

"Kenapa Nyonya Elizabeth begitu jahat bik?"

"Dia bukan ibu kandung Tuan Alex, nyonya Elizabeth istri muda tuan Patrus"

"Lalu di mana Ibu kandung tuan Alex?"

"Kabar nya sudah meninggal"

"Apa mungkin karena harta nyonya Elizabeth melakukan semua ini bik?"

"Bisa jadi,kau harus perhatikan terus gerak-gerik nyonya Elizabeth, apapun yang dia berikan kau harus waspada Han,dia itu licik"

"Iya bik" jawab Hana mengerti.

Terpopuler

Comments

Aidah Djafar

Aidah Djafar

duuh ngeri aja ada yg nguping pembicaraan kalian🤔 knp ngk ngobrolnya di kamar kalian aja 🤔🤦 bisa bahaya kalian klo c duo manusia lucknut tau 🤔🤦

2025-01-17

0

Agnes Theresia Tuto linang

Agnes Theresia Tuto linang

niat jahat dan serakah akan di musnahkan Tuhan cepat atau lambat

2024-11-04

1

Febby Fadila

Febby Fadila

kamu harus lebih pintar dari elizabeth hana

2024-11-15

0

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Laporan palsu
3 Obat perusak Otak
4 Mengurus seperti bayi
5 Terapi rutin
6 Berpaling
7 Lapar
8 Obat
9 Terapi pertama
10 memberikan Obat
11 Terapi kedua
12 Tampan
13 Belajar berjalan
14 Penasaran dengan kehidupan Alex
15 Ke kantor
16 Nyaman
17 tentang Elizabeth
18 Menyusun rencana
19 Ajakan Vindo
20 Cemburu
21 Benda tumpul
22 Butik mahal
23 Tunangan
24 Tunangan pura-pura
25 Syock
26 perkara cincin
27 Sifat
28 tetap di samping
29 Kedatangan Laura
30 Kendala
31 menyakinkan hati
32 Tidak peka
33 Hanya mainan
34 Makan siang
35 menginginkan
36 Marah dalam diam
37 Tidur bersama
38 menemukan ponsel
39 Menyelesaikan masalah
40 Melamar
41 Ponsel
42 pil
43 Lupa
44 Di cap Matre
45 kemanjaan Alex
46 Syock terapi
47 bucin
48 ketar-ketir
49 mendatangi detektif
50 WO
51 Menuduh Jack
52 Kencan
53 Cemburu
54 meminta uang
55 persiapan
56 Petak Umpet
57 Besan menikah
58 Bertemu Laura
59 Racun
60 tertangkap
61 Ungkapan hati Alex
62 Bertemu
63 Menyesal
64 Sah
65 Pertama kali
66 Pengantin baru
67 Bu Hana
68 Mata-mata
69 Taman
70 Gayung bersambut
71 Tugas atau keinginan
72 Takut
73 Romantis
74 Main
75 penyesalan Elizabeth
76 Mantra
77 Malu
78 Ada target
79 Masuk angin
80 Tespeck
81 Selamatan
82 Periksa
83 Anak lelaki
84 Manja
85 Mandi bersama
86 Ngidam
87 Ngidam ronde ke dua
88 Berbadan dua
89 Minta bayaran
90 Persiapan
91 Mengintip
92 Sekarat
93 Kecewa
94 Sah
95 Mp
96 Vampire
97 Romantis
98 Bucin
99 Bahagia
100 baby girl
101 Renovasi kamar
102 Marah
103 Merajuk
104 jurus Andalan
105 Kuliah ke luar negeri
106 Lahiran
107 Extra part
108 Yang Bucin
109 Siaga
110 Begadang
111 Kangen kampung
112 Nambah anak
113 Adik Bira
114 Galau
115 Anak kedua
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Awal
2
Laporan palsu
3
Obat perusak Otak
4
Mengurus seperti bayi
5
Terapi rutin
6
Berpaling
7
Lapar
8
Obat
9
Terapi pertama
10
memberikan Obat
11
Terapi kedua
12
Tampan
13
Belajar berjalan
14
Penasaran dengan kehidupan Alex
15
Ke kantor
16
Nyaman
17
tentang Elizabeth
18
Menyusun rencana
19
Ajakan Vindo
20
Cemburu
21
Benda tumpul
22
Butik mahal
23
Tunangan
24
Tunangan pura-pura
25
Syock
26
perkara cincin
27
Sifat
28
tetap di samping
29
Kedatangan Laura
30
Kendala
31
menyakinkan hati
32
Tidak peka
33
Hanya mainan
34
Makan siang
35
menginginkan
36
Marah dalam diam
37
Tidur bersama
38
menemukan ponsel
39
Menyelesaikan masalah
40
Melamar
41
Ponsel
42
pil
43
Lupa
44
Di cap Matre
45
kemanjaan Alex
46
Syock terapi
47
bucin
48
ketar-ketir
49
mendatangi detektif
50
WO
51
Menuduh Jack
52
Kencan
53
Cemburu
54
meminta uang
55
persiapan
56
Petak Umpet
57
Besan menikah
58
Bertemu Laura
59
Racun
60
tertangkap
61
Ungkapan hati Alex
62
Bertemu
63
Menyesal
64
Sah
65
Pertama kali
66
Pengantin baru
67
Bu Hana
68
Mata-mata
69
Taman
70
Gayung bersambut
71
Tugas atau keinginan
72
Takut
73
Romantis
74
Main
75
penyesalan Elizabeth
76
Mantra
77
Malu
78
Ada target
79
Masuk angin
80
Tespeck
81
Selamatan
82
Periksa
83
Anak lelaki
84
Manja
85
Mandi bersama
86
Ngidam
87
Ngidam ronde ke dua
88
Berbadan dua
89
Minta bayaran
90
Persiapan
91
Mengintip
92
Sekarat
93
Kecewa
94
Sah
95
Mp
96
Vampire
97
Romantis
98
Bucin
99
Bahagia
100
baby girl
101
Renovasi kamar
102
Marah
103
Merajuk
104
jurus Andalan
105
Kuliah ke luar negeri
106
Lahiran
107
Extra part
108
Yang Bucin
109
Siaga
110
Begadang
111
Kangen kampung
112
Nambah anak
113
Adik Bira
114
Galau
115
Anak kedua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!