Terapi rutin

Tuan Patrus sedikit lega melihat perubahan Alex semoga Hana bisa merawat Alex lebih baik agar Alex cepat pulih.

"Malam Tuan ini saya bawakan jus untuk tuan di minum ya" ucap Hana meletakkan jus di nakas.

Alex yang sedang mengotak-atik ponsel nya sedikit kaget lalu meletakkan kembali ponsel di atas ranjang.

Hana sempat melirik ke arah ponsel Alex yang terpajang foto perempuan cantik,Hana langsung berpikir mungkin ini perempuan yang di bicarakan tuan Patrus kemarin bersama asisten nya.

"Cantik" gumam Hana pelan membuat Alex yang sedang meminum jus melirik kearah Hana

"Apa pekerjaan mu sekarang bertambah menjadi pengintip" sindir Alex membuat Hana menutup mulut nya.

"Maaf tuan sa-ya tidak sengaja"

Alex segera mematikan ponsel nya dan menyimpan di bawah bantal"

"Tuan radiasi ponsel tidak baik untuk tubuh anda sebaiknya letakkan di dalam laci saja"

"Kau terlalu berlebihan Hana"

"Tapi itu yang saya tau tuan"

"Jangan campuri urusan ku! Sebaiknya kamu segera keluar" usir Alex membuat Hana menghela nafas berat, Meskipun Alex bisa menerima nya sebagai perawat tapi Alex tetap bersikap ketus pada nya.

"Maaf tuan tapi saya sudah membuat jadwal untuk memijit kaki tuan agar peredaran darahnya menjadi lancar"ujar Hana tanpa permisi duduk di lantai tepat di bawah kaki Alex.

"Sudah ku bilang, jangan sok tau!"marah Alex

Hana mengeluarkan minyak urut yang dia beli di apotik dan membalur kan ke kaki Alex, harus Alex akui pijatan Hana sangat enak,Hana dengan lembut menekan titik saraf di kaki Alex.

"Aww...."

"Sabar tuan memang sedikit sakit tapi ini bisa membantu memperlancar peredaran darah tuan"

"Aku bukan tidak tahan sakit tapi aku tidak mau kau mengambil kesempatan untuk terus memegang tubuh ku"Elak Alex

Hana hanya diam saja,dia tidak ingin berdebat dengan tuan nya ini karena lebih dari ini Hana Sudah melihat nya,Hana berpikir dia hanya mencoba profesional dalam bekerja.

"Apa kamu punya profesi lain selain merawat ku?" tanya Alex dan di jawab gelengan oleh Hana

"Saya kira kamu juga buka pijat refleksi di kampung"

"Nenek saya kebetulan punya keahlian mengobati orang lumpuh tuan tapi sayang nenek saya sudah meninggal,dulu saya sering melihat beliau memijit pasien nya dan saya sedikit-sedikit juga tau" cerita Hana dan di anggukki Alex

"Awww....." pekik Alex merasa sedikit sakit

"Maaf tuan apa terlalu kuat saya memijit nya"

"Lanjut kan!"perintah Alex dan diangguki Hana patuh

Alex tertidur pulas setelah Hana memijat kaki dan tangan nya, berbaring dan hanya duduk di kursi roda setahun ini cukup membuat tubuh nya terasa pegal, pijatan Hana mampu merilekskan pikiran, tubuh serta otot nya.

"Tadi sok nggak mau di pijat dan sekarang malah tertidur lelap,dasar arogan!" batin Hana

Hana yang melihat sang majikan sudah tertidur pulas sedikit tersenyum, sedikit-sedikit dia bisa melunakkan hati Alex tenyata Hana mulai tau jika dia membantah Alex,Alex sendiri tidak bisa berbuat apa-apa selain mengikuti aturan nya.

****

"Tuan Alex sudah tidur Han?" tanya bik Darni

"Sudah bik"

"Kamu orang terlama bekerja sebagai perawat nya Han"

"Baru juga lima hari bik"

"Biasanya hanya bertahan satu sampai dua hari Han,bibi pikir kamu juga akan begitu"

"Bibi tau sendiri bukan kalau aku membutuhkanmu pekerjaan ini untuk Agung, selagi nyawa ku tidak terancam aku tetap akan bertahan bi,ada Ibu dan Agung yang membutuhkan ku"

"Bibi suka semangat kamu Han, kamu anak hebat! semoga agung cepat sembuh ya,semalam bibi sempat menghubungi ibu mu dia bilang Minggu ini Agung akan di kemo semoga sudah di kemo ada perubahan ya Han"

"Iya bi, semua yang aku lakukan ini hanya untuk Agung dan ibu" awab Hana mencoba tersenyum meskipun hatinya saat ini merindukan keluarga nya.

"Bi,apa kekasih tuan Alex tidak pernah datang kemari?" tanya Hana penasaran

"Awal kecelakaan dulu pernah tapi hanya dua bulan setelah itu menghilang sampai sekarang tidak pernah datang lagi Han,Kenapa?"

"Seperti nya dia sangat mencintai kekasih nya ya bi"

"Dulu mereka hampir menikah Han sebelum kecelakaan itu terjadi,tapi takdir berkata lain hingga sekarang justru tuan Alex menderita kelumpuhan dan di tinggal kan kekasih nya"

"Tapi aku rasa dia tidak lumpuh total bi"

"Dari mana kamu tau?"

"Semalam aku coba memijit kaki nya dan tuan Alex masih merasakan sakit, bahkan kaki nya sedikit bergerak bi"cerita Hana

"Bisa jadi Han tapi tuan Alex tidak mau di bawa kerumah sakit untuk berobat,dia selalu menolak jika di bawa keluar"

Hana hanya mengangguk pelan mendengar cerita bik Darni, mungkin jika Alex mau melakukan terapi rutin dia bisa sembuh dan berjalan kembali pikir Hana,Hana berpikir dia harus bisa membujuk Alex untuk ikut terapi.

Terpopuler

Comments

Aidah Djafar

Aidah Djafar

like Hana cerdas 👍👏

2025-01-17

0

Agoda fraund

Agoda fraund

marah nanti si sabet kalau Alex sembuh.rencananya gagal

2024-06-21

3

Morna Simanungkalit

Morna Simanungkalit

lanjutkan tetap pekerjaanmu Hanna dengan tulus hasilnya akan lebih besar nantinya.

2024-06-17

0

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Laporan palsu
3 Obat perusak Otak
4 Mengurus seperti bayi
5 Terapi rutin
6 Berpaling
7 Lapar
8 Obat
9 Terapi pertama
10 memberikan Obat
11 Terapi kedua
12 Tampan
13 Belajar berjalan
14 Penasaran dengan kehidupan Alex
15 Ke kantor
16 Nyaman
17 tentang Elizabeth
18 Menyusun rencana
19 Ajakan Vindo
20 Cemburu
21 Benda tumpul
22 Butik mahal
23 Tunangan
24 Tunangan pura-pura
25 Syock
26 perkara cincin
27 Sifat
28 tetap di samping
29 Kedatangan Laura
30 Kendala
31 menyakinkan hati
32 Tidak peka
33 Hanya mainan
34 Makan siang
35 menginginkan
36 Marah dalam diam
37 Tidur bersama
38 menemukan ponsel
39 Menyelesaikan masalah
40 Melamar
41 Ponsel
42 pil
43 Lupa
44 Di cap Matre
45 kemanjaan Alex
46 Syock terapi
47 bucin
48 ketar-ketir
49 mendatangi detektif
50 WO
51 Menuduh Jack
52 Kencan
53 Cemburu
54 meminta uang
55 persiapan
56 Petak Umpet
57 Besan menikah
58 Bertemu Laura
59 Racun
60 tertangkap
61 Ungkapan hati Alex
62 Bertemu
63 Menyesal
64 Sah
65 Pertama kali
66 Pengantin baru
67 Bu Hana
68 Mata-mata
69 Taman
70 Gayung bersambut
71 Tugas atau keinginan
72 Takut
73 Romantis
74 Main
75 penyesalan Elizabeth
76 Mantra
77 Malu
78 Ada target
79 Masuk angin
80 Tespeck
81 Selamatan
82 Periksa
83 Anak lelaki
84 Manja
85 Mandi bersama
86 Ngidam
87 Ngidam ronde ke dua
88 Berbadan dua
89 Minta bayaran
90 Persiapan
91 Mengintip
92 Sekarat
93 Kecewa
94 Sah
95 Mp
96 Vampire
97 Romantis
98 Bucin
99 Bahagia
100 baby girl
101 Renovasi kamar
102 Marah
103 Merajuk
104 jurus Andalan
105 Kuliah ke luar negeri
106 Lahiran
107 Extra part
108 Yang Bucin
109 Siaga
110 Begadang
111 Kangen kampung
112 Nambah anak
113 Adik Bira
114 Galau
115 Anak kedua
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Awal
2
Laporan palsu
3
Obat perusak Otak
4
Mengurus seperti bayi
5
Terapi rutin
6
Berpaling
7
Lapar
8
Obat
9
Terapi pertama
10
memberikan Obat
11
Terapi kedua
12
Tampan
13
Belajar berjalan
14
Penasaran dengan kehidupan Alex
15
Ke kantor
16
Nyaman
17
tentang Elizabeth
18
Menyusun rencana
19
Ajakan Vindo
20
Cemburu
21
Benda tumpul
22
Butik mahal
23
Tunangan
24
Tunangan pura-pura
25
Syock
26
perkara cincin
27
Sifat
28
tetap di samping
29
Kedatangan Laura
30
Kendala
31
menyakinkan hati
32
Tidak peka
33
Hanya mainan
34
Makan siang
35
menginginkan
36
Marah dalam diam
37
Tidur bersama
38
menemukan ponsel
39
Menyelesaikan masalah
40
Melamar
41
Ponsel
42
pil
43
Lupa
44
Di cap Matre
45
kemanjaan Alex
46
Syock terapi
47
bucin
48
ketar-ketir
49
mendatangi detektif
50
WO
51
Menuduh Jack
52
Kencan
53
Cemburu
54
meminta uang
55
persiapan
56
Petak Umpet
57
Besan menikah
58
Bertemu Laura
59
Racun
60
tertangkap
61
Ungkapan hati Alex
62
Bertemu
63
Menyesal
64
Sah
65
Pertama kali
66
Pengantin baru
67
Bu Hana
68
Mata-mata
69
Taman
70
Gayung bersambut
71
Tugas atau keinginan
72
Takut
73
Romantis
74
Main
75
penyesalan Elizabeth
76
Mantra
77
Malu
78
Ada target
79
Masuk angin
80
Tespeck
81
Selamatan
82
Periksa
83
Anak lelaki
84
Manja
85
Mandi bersama
86
Ngidam
87
Ngidam ronde ke dua
88
Berbadan dua
89
Minta bayaran
90
Persiapan
91
Mengintip
92
Sekarat
93
Kecewa
94
Sah
95
Mp
96
Vampire
97
Romantis
98
Bucin
99
Bahagia
100
baby girl
101
Renovasi kamar
102
Marah
103
Merajuk
104
jurus Andalan
105
Kuliah ke luar negeri
106
Lahiran
107
Extra part
108
Yang Bucin
109
Siaga
110
Begadang
111
Kangen kampung
112
Nambah anak
113
Adik Bira
114
Galau
115
Anak kedua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!