Jenglot Pertama Kali Beraksi

Setelah pengalaman yang tak terlupakan di episode sebelumnya, Budi dan Jenglot semakin dekat. Mereka menikmati waktu bersama, menghabiskan waktu untuk berbicara tentang hal-hal aneh dan lucu yang terjadi dalam hidup mereka. Celana ajaib yang diberikan oleh Bibi Budi, yang sekarang menjadi rumah Jenglot, membawa banyak kejutan dan petualangan yang mengejutkan.

Suatu hari, ketika Budi sedang duduk di ruang tamu dengan Jenglot, tiba-tiba televisi di sudut ruangan itu menyala sendiri. Layar televisi menayangkan berita yang sangat menghebohkan tentang kemunculan makhluk aneh di sekitar kota Kebonkota.

"Selamat siang, warga berita Kebonkota," kata pembawa acara dengan wajah serius. "Kami memiliki laporan tentang makhluk-makhluk aneh yang telah muncul di kota ini. Mereka disebut 'Katak Alien' karena penampilan mereka yang aneh dan wajah mereka yang mirip dengan katak. Mereka tampaknya berasal dari luar angkasa dan telah mencoba menjajah kota kita."

Budi dan Jenglot menatap layar televisi dengan kaget. Mereka melihat gambarmakhluk-makhluk itu yang benar-benar mirip dengan katak raksasa dengan mata yang besar dan bulat.

Budi agak ragu. Dia tidak yakin apakah celana itu bisa membantu mereka melawan makhluk-makhluk katak alien yang mengerikan itu. Tapi melihat semangat Jenglot, dia setuju.

“Mungkin kita bisa mencobanya,” kata Budi.

Mereka segera pergi ke tempat kejadian untuk melihat dengan mata mereka sendiri. Ketika mereka tiba di tengah kota, mereka melihat kekacauan yang luar biasa. Katak-katak alien itu melompat-lompat di atas gedung-gedung, mencoba mengambil kendali atas kota.

Budi memutuskan untuk mengenakan celana ajaibnya. Begitu dia mengenakannya, dia merasakan kekuatan yang luar biasa mengalir ke dalamnya. Dia segera melompat ke langit dan berubah menjadi pahlawan yang berani.

"Budi-Man!" teriak Jenglot, memberi nama pahlawan baru mereka.

Budi-Man mengambil kendali atas situasi dengan cepat. Dia melompat ke atas atap gedung dan mulai menghadapi makhluk-makhluk katak alien itu. Dengan kecepatan kilat dan kekuatan super, dia berhasil menghalau mereka satu demi satu.

Jenglot, yang tetap berada di dalam celana ajaib, memberikan petunjuk kepada Budi-Man tentang cara melawan katak alien. Dia memberi tahu Budi-Man bahwa makhluk-makhluk itu tidak bisa tahan terhadap udara, jadi Budi-Man mencari cara untuk menyebarkan udara ke seluruh kota.

Dia menemukan sebuah tangki air besar di atap salah satu gedung. Dengan kekuatan super, dia mengangkat tangki udara itu dan menggunakannya untuk menyiram katak-katak alien itu. Mereka melarikan diri dengan cepat, berteriak-teriak karena takut akan udara.

Kota Kebonkota diselamatkan oleh Budi-Man dan Jenglot! Warga kota berterima kasih kepada pahlawan baru mereka yang muncul begitu tiba-tiba. Mereka memberikan medali Budi-Man dan Jenglot atas pengabdiannya yang luar biasa.

Setelah petualangan itu, Budi dan Jenglot merasa sangat puas. Mereka telah membuktikan bahwa celana ajaib itu benar-benar memiliki kekuatan luar biasa. Mereka kembali ke rumah dengan senyuman di wajah mereka.

Tapi petualangan mereka belum berakhir. Ketika mereka tiba di rumah, mereka mendengar suara gaduh dari dapur. Mereka masuk ke dapur dan terkejut melihat bahwa semua peralatan dapur telah hidup dan bergerak sendiri.

"Ada apa ini?" tanya Budi dengan heran.

Jenglot melihat dengan waspada. "Aku kira kita punya masalah baru, Budi."

Semua panci dan wajan berputar-putar di udara, dan alat pemotong memotong sayuran dengan cepat tanpa perintah. Mereka hampir membentuk sebuah orkestra alat-alat dapur yang aneh.

Tiba-tiba, kulkas terbuka, dan makanan meloncat keluar dengan cepat. Mereka membentuk bentuk-bentuk aneh, seperti sandwich berjalan dan semangka berlari. Makanan-makanan itu tampak hidup!

Budi dan Jenglot bingung. Mereka tidak tahu bagaimana cara mengendalikan alat-alat dapur dan makanan yang hidup ini. Semua yang mereka lakukan adalah membuat kekacauan yang lebih besar.

Budi mencoba mengenakan celana ajaibnya untuk melawan alat-alat dapur dan makanan yang hidup itu, tetapi dia malah berakhir dengan memakai topi panci di kepalanya dan menjadi sasaran serangan utama panci lainnya. Jenglot berusaha membantu dengan berteriak pada alat-alat dapur, tetapi mereka semakin gila.

Mereka menghabiskan waktu berjam-jam berusaha mengendalikan kekacauan yang terjadi di dapur. Peralatan dapur dan makanan terus bergerak tanpa henti, dan mereka tampak semakin marah. Budi dan Jenglot hampir putus asa.

Tetapi kemudian, tiba-tiba, ide cemerlang muncul di kepala Jenglot. Dia mengambil ember air dan membubarkan alat-alat dapur dengan air itu. Ternyata alat-alat dapur tidak tahan terhadap air, sama seperti kata-kata alien tadi.

Dalam waktu singkat, semua alat dapur dan makanan kembali menjadi mati dan tenang. Budi dan Jenglot melihat kekacauan yang alami mereka tadi sekarang menjadi pemandangan yang lucu. Mereka tertawa bersama, merasa lega bahwa mereka berhasil mengatasi masalah tersebut.

Sejak hari itu, Budi dan Jenglot selalu waspada terhadap kekuatan celana ajaib itu. Mereka menyadari bahwa kekuatan itu bisa digunakan untuk melakukan hal-hal luar biasa, tetapi juga bisa membuat masalah besar jika tidak digunakan dengan bijak.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!