Setelah mereka pergi dari toko itu,longwei tersenyum-senyum sendiri yang duduk di kursi belakang mobil zhi peng.
"ada apa dengan kakakmu?"kata zhi peng dengan heran.
"gak tau,mungkin suasana hatinya sedang baik"kata hanna.
"memangnya kakak zhi peng mau kasih apa sama kakak liling?"kata hanna.
"dari mana kamu tau aku mau kasih hadiah kepada liling"kata zhi peng yang penasaran.
"gawat!"pikir hanna.
"ini mulut selalu saja keceplosan"pikir hanna.
"jadi pacarmu itu liling!"kata longwei.
"benar juga longwei belum tau kalau pacar zhi peng itu liling"pikir hanna.
"kenapa kalian merahasiakan dari aku?"kata longwei.
"maaf,sebenarnya kami nanti mau memberitahukan mu"kata zhi peng.
"tapi yang aneh itu fang kenapa dia tau kalau kami berkencan?"kata zhi peng dengan heran.
"benar juga!"kata longwei.
"dari mana kamu tau kalau mereka berpacaran,aku sendiri sahabat mereka tidak tau kalau mereka berkencan?"kata longwei.
Hanna pun terdiam untuk memikirkan alasan yang tepat.
"itu..aku hanya menebaknya saja!"kata hanna.
"ha.."tawa hanna.
mereka berdua pun terdiam,seperti mencurigai kalau hanna berbohong.
"gimana nih,apa mereka percaya?"pikir hanna dengan gugup.
"apa sikapku terlalu kelihatan?"kata zhi peng.
"betul!"sahut hanna.
"aku ini tau dari kak zhi peng memperlakukan kakak liling jadi"kata hanna dengan bohong.
" gadis pintar! "kata zhi peng sambil membelai rambut fang.
longwei yang melihat itu, langsung memegang tangan zhi peng.
" hentikan! "kata longwei dengan tegas.
" kamu itu sudah punya liling, tanganmu jangan seenaknya memegang fang ku "kata longwei dengan ketua.
" apa? "kata zhi peng dengan kaget.
" mungkin maksud kak longwei, adik fang ku! "kata hanna.
" betulkan kak! "kata hanna sambil melihat longwei.
longwei hanya terdiam melihat kearah jendela mobil zhi peng.
" iya.. aku gak menyentuh adik kesayangan mu ini"kata zhi peng.
suasana didalam mobil zhi peng jadi canggung karena sikap longwei tadi.
"semua ini gara-gara longwei, kenapa dia malah panggil aku fang ku? " pikir hanna.
"apa maksudnya dia bilang begitu? " pikir hanna.
"kak zhi peng,bagaimana kalau kakak kasih hadiah buatan tangan sendiri"kata hanna.
"wanita pasti tersentuh hatinya"kata hanna.
"tapi apa?"kata zhi peng.
"seperti kakak buat puisi,lagu atau burung dari kertas lipat sesuai hari jadi kalian"kata hanna.
"itu kuno sekali"kata zhi peng .
"tapi romantis!"kata hanna.
Zhi peng pun berpikir setelah mendengar kata fang.
"kamu benar!"kata zhi peng.
"kenapa aku tidak memikirkan itu?"kata zhi peng.
"ternyata kamu romantis sekali,sampai memikirkan hal yang sederhanna seperti itu"kata zhi peng.
"jangan puji aku terusan kak!"kata hanna.
"semua orang juga pasti memikirkan seperti itu"kata hanna.
"tidak semua,kakakmu belum tentu memikirkan seperti itu"kata zhi peng.
"kalau kamu longwei,apa yang akan kamu lakukan?"kata zhi peng.
"aku kan punya uang,aku bisa belikan seluruh negeri ini untuknya"kata longwei.
"ha.."tawa hanna.
"kenapa kamu tertawa?"kata longwei.
"tidak,berarti pacar kakak bukan cinta kamu tapi uangmu"kata hanna sambil tersenyum.
"betul..kamu benar sekali fang!"kata zhi peng sambil tersenyum.
"kalau kamu fang,apa yang kamu berikan?"kata zhi peng.
"kalau aku..ketulusan saat bersama dengannya"kata hanna.
"tulus mencintai semua kekurangannya dan kelebihannya"kata hanna.
"apa pun itu jika dia berwajah buruk?"kata longwei.
"tentu, karena aku mencintainya dengan tulus tanpa memandang fisiknya"kata hanna.
"lihat-lihat baru kali ini aku lihat longwei tersenyum kayak gitu"pikir zhi peng sambil melihat longwei dari kaca depan mobilnya.
"sepertinya benar longwei menyukai fang bukan perasaan suka sebagai adik tapi lebih dari saudara"pikir zhi peng.
"kamu itu puitis sekali"goda zhi peng.
"kamu sepertinya sudah punya pacar?"kata zhi peng.
"belum"kata hanna.
"mau ku jodohkan dengan saudara sepupuku?"kata zhi peng.
saat hanna mau menjawab,longwei langsung menyela.
"gak boleh!"kata longwei dengan tegas.
"dia masih sekolah"kata longwei.
"setelah lulus bolehkan!"kata zhi peng.
"gak boleh!"kata longwei dengan tegas.
"kasihan kamu fang,punya kakak terlalu posesif"kata zhi peng.
"tidak apa kakak,peraturan itu berlaku saat aku masih sekolah"kata hanna.
"setelah itu kakak longwei tidak bisa melarangku dekat dengan pria lain"kata hanna.
"betul juga kamu!"kata zhi peng.
"kamu berani!"kata longwei dengan marah.
Hanna pun mengejek longwei dengan menjulurkan lidahnya.
"dasar anak nakal"kata longwei.
Saat melihat fang mengejeknya dia merasa fang semakin imut,dia tidak sabar menunggu fang lulus sekolah dan mengungkapkan perasaannya.
Zhi peng yang melihat tingkah mereka hanya bisa tersenyum.
"walaupun aku tidak setuju longwei menyukai fang"pikir zhi peng.
"tapi melihat kebahagiaan di wajah longwei aku pun mendukungmu sahabatku"pikir zhi peng.
"aku traktir kalian makan"kata zhi peng.
Mereka pun pergi kerestoran bintang lima,mereka bertiga pun makan disana.setelah makan zhi peng mengantar mereka berdua pulang.
"terima kasih untuk hari ini"kata zhi peng.
"sama-sama"kata hanna.
Zhi peng pun pergi dengan mobilnya.
Sebelum masuk rumah fang pun di panggil longwei.
"fang!"kata ongwei dengan lembut.
"ada apa?"kata hanna.
longwei pun melempar kotak kecil pada hanna dan hanna pun menangkapnya.
"apa ini?"kata hanna.
"buka saja kalau kamu penasaran!"kata longwei sambil berjalan mendahului hanna.
Hanna un membuka kotak kecil itu,betapa terkejutnya setelah melihat isi kotak itu kalung yang hanna suka dari toko perhiasaan tadi.
"tunggu kak longwei"kata hanna sambil berlari mengejar longwei.
Longwei pun berhenti setelah hanna memanggilnya.
"ini untuk aku"kata hanna.
"tentu,itu hadiah untukmu!"kata longwei.
"karena kamu juga memberi hadiah untukku"kata longwei.
"tapi ini tidak sebanding dengan hadiah yang aku kasih"kata hanna.
"kalau gak mau kamu boleh membuangnya"kata longwei.
"orang kaya gila!"pikir hanna.
"kalung mahal kayak gini aku buang,itu berarti aku bodoh"pikir hanna.
"walaupun mulutnya kalau bicara kayak cabe tapi hatinya baik juga"pikir hanna.
"kalau dikomik jika wanita di kasih hadiah biar si laki-laki senang dia beri ciuman di pipi"pikir hanna.
"kenapa dari tadi kamu lihatin aku terus pakai senyum segala?"kata longwei.
"jangan pandang aku kayak gitu kamu seperti mau memakanku!"kata longwei.
Hanna pun berjalan kearah longwei,longwei yang merasa gugup dengan pandangan hanna.
Tiba-tiba pipi longwei di cium oleh hanna.
"terima kasih,ini pertama kalinya aku dapat hadiah sebagus ini"kata hanna.
Sebenarnya dari kecil hanna tidak pernah menerima hadiah semahal itu karena keluarganya serba kekurangan.
Longwei pun tidak bisa bilang apa-apa dia hanya mematung seakan-akan otaknya tidak bisa berpikir.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments