Suasana di teras rumah longwei jadi hening,setelah hanna berbicara seperti itu.
“apa yang tadi aku katakan?”pikir hanna.
“semua ini gara-gara liling buat aku kesal”pikir hanna.
“ha..!”tawa hanna dengan canggung.
“aku tadi hanya bercanda!”kata hanna .
“jangan di anggap serius”kata hanna dengan senyum.
“kau ini dasar gadis nakal!”kata zhi peng.
“iya,kamu ini buat kami salah paham saja”kata liling.
“lain kali jangan bercanda seperti itu!”kata zhi peng.
“gara-gara kak liling sih,bicara kayak gitu”kata hanna.
“aku..”kata liling.
“iya,aku marah dengan kata-kata kakak liling katanya kakakku longwei gak ada yang mau”kata hanna.
“bukan itu maksudku!aku Cuma mengkahwatirkan longwei saja”kata liling.
“iya..kakak salah maaf ya!”kata liling.
“kalian berdua ini bertengkar masalah jodoh longwei”kata zhi peng.
“kalian lihat itu!orang yang kalian berdua debatkan lagi nyantai menikmati kue dariku”kata zhi peng.
Semua orang di sana melihat kearah longwei.
“kak longwei itu punyaku!”kata hanna.
“kenapa kamu habiskan punyaku?”kata hanna dengan kesal.
“salahnya sendiri, kalian ribut sendiri mengurus masalah yang tak penting!”kata longwei dengan santai.
“aku ini membelamu,tapi apa yang kau lakukan?”kata hanna.
Hanna pun pergi kearah zhi peng.
“kak zhi peng bawa aku pergi!”kata hanna sambil merengek.
“aku mau tinggal denganmu,aku akan jadi adik yang manis untukmu”kata hanna sambil merangkul tangan zhi peng.
Longwei yang melihat itu,jadi marah dan berdiri menghampiri hanna.
Lalu memeluk hanna dari belakang kemudian menarik hanna kesisinya.yang dilakukan longwei secara tiba-tiba itu membuat hanna terkejut.
“kalau tidak ada urusan lagi kalian bisa pulang!”kata longwei.
“kamu gadis nakal ikut aku!”kata longwei.
“iya..”kata hanna.
Longwei pun melepaskan pelukannya,dan berjalan meninggalkan liling dan zhi peng.
Lalu disusul oleh hanna di belakangnya.
Liling dan zhi peng pun pergi dari rumah longwei.
“aku disuruh ikut kemana?”kata hanna.
“ke ruang kerjaku!”kata longwei.
Mereka pun masuk keruang kerja longwei.
“tutup pintunya!”kata longwei.
Hanna pun menuruti perintah longwei.
“kenapa kamu begitu dekat dengan zhi peng?”kata longwei.
“apa kamu..tidak punya perasaan khusus padanya?”kata longwei.
“sama kak zhi peng!”seru hanna.
“haa..!”tawa hanna.
“kak longwei ini suka bercanda,mana mungkin!”kata hanna.
“kak zhi peng bukan tipe saya!”kata hanna.
“sudahlah,aku banyak tugas dari sekolah”kata hanna.
“aku mau ke kamar dulu!”seru hanna.
Hanna pun keluar dari ruang kerja longwei untuk pergi kekamarnya,sedangkan longwei tersenyum setelsh mendengarkan penjelasan hanna.
Di dalam mobil zhi peng dan liling berbincang-bincang mengenai perubahan sikap longwei pada fang.
“apa kamu tidak memperhatikan perubahan sikap longwei pada fang?”kata liling.
“bagus dong!mereka itu kan saudara walaupun bukan saudara kandung mereka jadi lebih akrab”kata zhi peng.
“bukan aku merasakan sikap longwei sekarang pada fang, bukan seperti saudara tapi lebih dari itu”kata liling.
“kamu itu terlalu banyak berpikir”kata zhi peng.
“pikirkan saja tentang kita!”kata zhi peng.
“sudah lama kita tidak kencan”kata zhi peng.
“baiklah sabtu depan kita pergi ke restoran kesukaan kita”kata liling sambil senyum.
Mereka pun melanjutkan perjalanan sambil bermesraan dalam mobil.
Keesokan harinya pelajaran di rumah fang pun di mulai.
Hanna pun belajar dengan giat dan saat malam dia fokus mengerjakan webtoonnya.
Sudah beberapa hari hanna tidak melihat longwei dirumah.
“jun sudah beberapa hari aku tidak melihat kak longwei?”tanya hanna sambil bersiap-siap untuk tidur.
“tuan pergi dengan pak bolin ke luar negeri,kalau gak salah hampir satu minggu”kata jun.
“kamu boleh pergi,aku mau istirahat dulu!”kata hanna.
“baik nona!”kata jun.
Jun pun pergi dari kamar fang,dan menutup pintu kamarnya.
Saat tengah malam jun sedang mau mengambil air minum di dapur,dia melihat bayangan laki-laki menuju kamar fang.dan jun pun mengikutinya sampai ke kamar fang.
Pria itu pun masuk ke kamar fang,dan jun mengikutinya dengan berjalan pelan-pelan.
“sepertinya pria itu tuan muda”pikir jun.
Pintu dikamar fang terbuka sedikit dan dia mengintipnya.
“benarkan itu tuan muda!tapi kenapa malam-malam datang ke kamar nona?”kata jun dengan pelan.
Betapa terkejutnya saat apa yang dilihat oleh jun di deapan kamar fang.
“ya ampun tuan!”pikir jun.
Jun pun melihat longwei mencium pipi fang,dan jun pun berlari ketakutan karena takut ketahuan oleh longwei.
Jun yang ketakutan kembali kekamarnya.
Longwei yang masih di kamar fang hanya melihat fang dengan tatapan penuh perasaan dan dia menutup pintu kamar fang dengan pelan-pelan.
Keesokan harinya jun yang melayani fang tidak bisa fokus pada pekerjaannya karena mengingat kejadian malam kemarin.
“jun apa kamu hari ini sakit?”tanya hanna.
“tidak nona saya baik-baik saja!"kata jun.
"apanya yang baik-baik saja?"kata hanna.
"lihat!kamu mengolesi selai kerotiku, satu toples selai buat satu roti saja"kata hanna dengan senyum.
jun pun melihat ke arah tangannya yang memegang roti.
"ya ampun!maaf nona,hari ini saya banyak ngelamun"kata jun.
"tidak apa-apa!"kata hanna.
"biar aku saja!"kata hanna sambil mengambil roti dari tangan jun.
"jangan nona biar saya saja!"kata jun.
"ini sudah tugas saya"kata jun sambil merampas roti yang dipegang hanna.
"baiklah jika kamu memaksa,ini!"kata hanna sambil memberikan rotinya kepada jun.
"tapi coba kamu ceritakan apa yang kamu lamunin tadi?"kata hanna.
jun pun terdiam sejenak untuk memikirkan perkataan fang.
"apa aku ceritakan pada nona saja,yang terjadi tadi malam?"pikir jun.
"nona saya punya teman,teman saya ini hidup dengan saudara tirinya"kata jun.
"terus masalahnya dimana?"kata hanna.
"masalahnya kakak tirinya itu sepertinya suka dengan adik tirinya,maksud saya temen saya nona"kata jun.
"saya sebagai sahabatnya mendukung apa melarangnya?"kata jun.
Hanna pun duduk diranjangnya sambil berpikir tentang pertanyaan jun.
"apa temenmu juga suka dengan kakaknya?"kata hanna.
"dia tidak tau kalau kakaknya menyukainya,saya yang tau kalau kakaknya suka temen saya"kata jun.
"menurutku kamu dukung saja hubungan mereka,asal kakaknya memperlakukan temanmu dengan baik"kata hanna.
"tapi nona mereka dalam hubungan saudara"kata jun.
"kamu ini kolot sekali jun"kata hanna.
"mereka juga tidak ada hubungan darah"kata hanna.
"jika mereka saling suka sah saja!"kata hanna.
"jadi jun kamu sebagai sahabatnya dukung saja mereka"kata hanna.
"cinta tidak bisa memilih bisa datang pada siapa saja!"kata hanna.
Jun pun langsung meletakan roti itu kenampan dan memegang tangan hanna.
"nona terima kasih!"kata jun.
"nona sudah menghilangkan ke gundahan saya"kata hanna.
"sama-sama kamu sudah aku anggap sebagai temanku sendiri"kata hanna.
Jun pun memeluk hanna sambil menangis.
"sudah jangan menangis nanti pak zimo kira aku mukulin kamu!"kata hanna sambil menenangkan jun.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments