Di pagi hari dikamar hanna yang bersiap-siap untuk pergi dengan zhi peng.
“Tok..! “ Suara pintu kamar hanna.
“Masuk saja! “ Kata hanna.
“Nona! “ Kata jun.
“Ada apa? “ Kata hanna.
“Nona mulai hari ini dan seterusnya disuruh tuan untuk menemani tuan makan” Kata jun.
“Apa! “ Kata hanna.
“Pikiran aneh apa lagi sih longwei ini” Pikir hanna.
“Baik lah aku akan kesana! “ Kata hanna.
Hanna pun turun untuk menemui longwei.
Hanna saat itu sedang berpakaian rapi untuk bertemu dengan zhi peng datang di hadapan longwei.
Longwei yang saat itu minum merasa terkejut dengan penampilan hanna yang cantik.
Mata longwei sampai melotot melihat kecantikan hanna.
Longwei pun menaruh kembali gelas yang tadi di minumnya.
“Ka.. u mau kemana dandan secantik itu? “kata longwei.
Hanna pun duduk disamping longwei.
“Aku mau pergi dengan kak zhi peng”kata hanna.
“Kemana? “kata longwei.
“hari ini aku libur sekolah jadi jalan-jalan bolehkan! “kata hanna.
Dengan berat hati longwei memperbolehkan fang pergi dengan zhi peng.
“betulkah!”kata hanna dengan senyum di wajahnya.
Sambil hanna menikmati makanannya dia berpikir hari ini longwei sedikit lebih longgar padanya.
“tumben, biasanya selalu ngelarang aku pergi dengan pria lain”pikir hanna.
Sedangkan longwei menahan amarahnya dan keegoisannya untuk melarang pergi fang.
“sabar longwei jangan terbawa emosi “pikir longwei.
Tapi dihati longwei yang tidak rela fang pergi dengan pria lain.
Tiba-tiba longwei menelepon bolin.
“Halo bolin batalkan semua rapat pagi hari jadikan sore hari saja”kata longwei.
“kamu urus dulu masalah kantor! “kata longwei.
“baik Pak”kata bolin.
Longwei pun menutup HPnya.
Hanna yang penasaran dengan yang dibicarakan longwei di telepon dengan bolin.
“apa kakak masih sakit?”kata hanna.
“tidak,aku baik-baik saja”kata longwei.
“tapi tadi di telepon!”kata hanna.
“aku cuma ada urusan,jadi aku undur dulu jadwalnya”kata longwei.
Hanna pun menjawabnya dengan menganggukan kepalanya.
Tak beberapa lama zhi peng datang menjemputnya.
“tuan zhi peng datang untuk bertemu dengan nona fang”kata zimo.
“kalau gitu aku berangkat dulu kak!”kata hanna sambil terburu-buru.
Longwei hanya terdiam saja.
“jun aku pergi dulu!”kata hanna.
“ya nona!”kata jun.
Hanna pun berlari menghampiri zhi peng yang ada dalam mobil.
Hanna pun masuk ke dalam mobil zhi peng.
“nunggu lama ya kak!”kata hanna.
“gak,aku juga baru datang”kata zhi peng.
“kita berangkat!”kata zhi peng.
Hanna pun menjawab hanya dengan senyum di wajahnya sambil memasang sabuk pengaman.
Saat akan berangkat,longwei menghadang mobil zhi peng tepat di depan mobilnya.
“ciit..!”suara rem mobil zhi peng.
Zhi peng pun membuka kaca mobilnya.
“apa kamu sudah gila?”teriak zhi peng.
Longwei pun berjalan kearah mobil zhi peng.
Di dalam mobil zhi peng dan fang sedang berbicara.
“apa kakakmu itu sudah gila!”kata zhi peng.
“mungkin,obatnya habis!”kata hanna
“pria ini aneh sekali!”pikir hanna.
Longwei pun mengetuk pintu mobil zhi peng.
“tok..”suara ketukan mobil zhi peng.
“iya..,kamu itu mau apa?”kata zhi peng.
“boleh aku numpang dengan mobilmu”kata longwei.
“emangnya kenapa dengan mobilmu?”kata zhi peng.
“mobilku bannya bocor”kata longwei.
“semua!”kata zhi peng.
“ya”kata longwei.
“mana mungkin?”kata hanna.
“sekarang boleh gak aku numpang?”kata longwei dengan tegas.
Di dalam mobil hanna dan zhi peng saling berpandangan, hanna memberi kode pada zhi peng untuk tidak memberikan tumpangan.
Zhi peng pun yang tidak tega pada longwei, memperbolehkan dia masuk ke mobil zhi peng.
“kamu mau kemana? “kata zhi peng.
“aku ikut kemana kalian pergi!”kata longwei sambil mainkan HPnya.
“dasar pria gak jelas?”pikir hanna.
“jangan kaget sama kakakmu,seperti itulah sifatnya”kata zhi peng.
“kamu harus sabar-sabar ngadepin dia”kata zhi peng.
“aku tau kakak”kata hanna.
“hatiku harus seluas samudra ngadepin sikap kakakku”kata hanna.
“wah luas dong!”kata zhi peng sambil ketawa.
“ha..”tawa hanna.
Longwei yang dari tadi terganggu dengan sikap mereka,tiba-tiba kakinya menendang kursi zhi peng.
“bruuk..”suara kursi zhi peng.
“kalau nyetir jangan sambil tertawa”kata longwei.
Hanna yang tidak suka dengan sikap longwei.
“apa semua pria kaya suka seenaknya kayak gitu?”kata hanna.
“kalau aku cari suami aku gak mau kayak kakak longwei”kata hanna dengan kesal.
“betul itu”kata zhi peng.
“aku akan mendukungmu!”kata zhi peng.
Longwei yang mendengar ucapan hanna langsung terdiam,mereka yang melihat sikap longwei senyam-senyum sendiri.
Tak beberapa lama mereka sampai ketempat tujuan mereka.
Mereka bertiga ke toko perhiasan.
“untuk apa kita kesini?”kata longwei.
“siapa yang ngajak kakak?”kata hanna dengan ketus.
“kalau gak mau ikut,tunggu di mobil saja!”kata hanna dengan ketus.
Longwei yang dari tadi berjalan dibelakang mereka,dia berjalan menerobos di tengah-tengah mereka.
“ayo cepat,jalan kayak kura-kura!”kata longwei.
“emangnya kita mau marathon,jalan harus cepat!”seru hanna.
“sabar fang!”kata zhi peng sambil senyum.
“longwei ini aneh,jika aku dekat dengan fang dia seperti kebakaran jenggot”pikir zhi peng.
“apa yang di bilang liling itu benar?”pikir zhi peng.
“kak..ngelamun saja,ayo!”kata hanna.
“ya..”kata zhi peng.
Mereka bertiga pun masuk ke toko perhiasan.
"selamat datang nona dan tuan!"kata pelayan disana.
"kalian sedang mencari apa?"kata pelayan disana.
"apa kalian berdua akan menikah?"kata pelayan itu.
"kami!"kata hanna.
"kalian salah,saya bukan calon istrinya"kata hanna sambil tersenyum.
"maaf kami pikir kalian berdua pasangan kekasih"kata pelayan itu.
longwei yang mendengar itu menahan emosinya.
"jangan marah fang tidak suka pria pemarah"pikir longwei.
Longwei pun duduk di pojokkan kursi di toko itu.
"yang beli tuan ini kak!"kata hanna sambil menunjuk zhi peng.
"iya, mau untuk cari hadiah buat kekasih saya"kata zhi peng
"kalau gitu ikut saya tuan"kata pelayan itu.
"kak,aku mau lihat-lihat dulu"kata hanna.
"iya"kata zhi peng.
hanna melihat-lihat perhiasan,saat lihat kalung yang menarik untuknya.
"kak,bisa lihat kalung itu!"kata hanna.
pelayan itu mengambil kalung yang ditunjuk hanna.
"mata nona sungguh jeli,ini kalung keluaran terbaru dari toko kami"kata pelayan toko itu.
hanna melihat kalung itu dia merasa suka sekali.
"cantik,berapa harganya?"kata hanna
"25 juta"kata pelayan itu.
Hanna langsung menaruhnya kembali.
"gak jadi kak!"kata hanna sambil senyum.
Longwei yang dari tadi memperhatikan fang,jadi tersenyum melihat keluguan fang.
"dia lucu sekali"pikir longwei.
saat fang menoleh ke belakang,longwei pun langsung berpura-pura membaca majalah.
Hanna yang melihat ada penjual asesories di jalan,dia berniat menghampirinya.
Saat hanna berjalan keluar dari toko.
"kamu mau kemana?"kata longwei.
"aku mau ke depan sebentar"kata hanna.
"jangan lama-lama!"kata longwei.
"iya"kata hanna.
"kakak zhi peng aku keluar sebentar!"kata hanna.
"ya..!"kata zhi peng.
saat fang keluar toko,tanpa sepengetahuan hanna dia membeli kalung yang di sukai hanna.
Tak beberapa lama hanna kembali,dan dia menghampiri longwei yang sedang duduk sambil membaca majalah.
"ini untuk kak longwei!"kata hanna sambil memberikannya sebuah kalung perak bentuk huruf l latin.
"ini hadiah karena selama ini kakak sudah jaga fang sebagai penganti mama fang"kata hanna.
"kakak gak mau juga gak apa-apa,biar fang yang simpan"kata hanna.
Tiba-tiba saja longwei mengambil kalung itu di tangan fang.
"siapa bilang gak mau!"kata longwei.
Lalu zhi peng menghampiri mereka.
"kalian sedang apa?"kata zhi peng.
"sudah kak!"kata hanna.
"gak ada yang aku suka"kata zhi peng.
"kita ayo pergi!"kata zhi peng.
Mereka bertiga pun pergi dari toko itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments