" Gege, harimau itu telah kembali." suara Qing Ling bergema di dalam pikirannya.
Setelah mengambil beberapa rumput roh itu. Qing Ruo lalu meninggalkan kawanan anak harimau putih tersebut.
Di depan mulut gua.
Kelima induk harimau itu menyerang perisai mantra formasi yang Qing Ruo pasang sebelumnya.
Mereka terlihat begitu marah sambil terus menyerang perisai tersebut dengan kekuatannya.
" Dhuar... dhuar ..." suara ledakan terus bergema seiring dengan retaknya perisai terdebut.
Di balik perisai, Qing Ruo lalu bersembunyi di langit-langit mulut gua.
" Dhuar...." perisai tersebut hancur.
" Roar...." raungan harimau memasuki gua.
" Swhus..." Qing Ruo keluar dari gua dan menyegelnya kembali.
" Gege," ucap Qing Ling menghampirinya dengan santai.
" Ling er, mari pergi."
Mereka berdua lalu meninggalkan tempat itu dengan tenang sambil terus memasuki hutan tersebut.
Dalam perjalanan.
" Gege, bagaimana?"
" Aku telah memetik beberapa dari sumber daya tersebut." Sambil menunjukan rumput roh dan memberikan buahnya pada Qing Ling.
" Ini disebut dengan rumput roh. Sangat baik untuk memurnikan kekuatan jiwa serta meningkatkan kekuatan. Hanya saja, buah ini tidak dapat digunakan berulang kali."
" Lalu bagaimana dengan anak-anak harimau itu?"
" Hmm.., aku meninggalkan mereka. Masih terlalu kecil, dan aku tidak ingin memisahkan mereka dari induknya."
" Bukan, apakah gege membunuhnya?"
" Tentu saja tidak." sambil tersenyum lembut.
Menjelang malam. Qing Ruo dan Qing Ling terus bergerak sambil mencari tempat untuk beristirahat.
Mereka berdua lalu singgah di tebing curam sebuah gunung batu mengambang dan beristirahat di tempat itu.
" Aku rasa ini adalah tempat yang paling aman," ucapnya sambil menciptakan perisai perlindungan dan menutupi tempat itu.
Qing Ling lalu menghamparkan kain dan duduk di atasnya.
" Ling er," ucapnya sambil duduk di sisinya.
" Gege." sambil menyandarkan kepalanya pada bahu Qing Ruo.
" Apakah Ling er ingin beristirahat di dalam dunia jiwa?"
Qing Ling menggele…
Penguasa Benua Teratai Biru
457. Hutan Tanpa Nama.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 488 Episodes
Comments
Arwin Atune
hutan tanpa nama
2024-03-31
2
Anonim
🤗🤗🤗🤗
2024-02-02
1
Bamz
tjakep bener dah
2023-05-10
2