Taun-tuan, mari ikut saya." ucap Jenderal tersebut sambil membawa ketujuh orang itu memasuki barak pemeriksaan.
Di dalam barak pemeriksaan, sang Jenderal lalu memeriksa identitas mereka secara teliti.
Tampak Jenderal dibuat kebingungan karena dirinya benar-benar tidak mengetahui lencana yang mereka gunakan.
Melihat kebingungan Jenderal tersebut, salah seorang di antara mereka, lalu menjelaskan tujuan kedatangan mereka untuk bertemu dengan sang legenda Kota itu.
"Oh, jika demikian, tuan-tuan tunggu sebentar. Aku akan memanggil seseorang untuk memanggilnya," ucap sang jenderal.
Jenderal tersebut lalu keluar dari ruangannya dan memerintahkan seorang prajurit untuk pergi ke Klan Qing.
Dua puluh lima menit kemudian, prajurit itu datang kembali dan melaporkan pada Jenderal bahwa Qing Ruo saat ini tidak ada ditempat.
"Jenderal, kami datang kekota ini untuk bertemu dengan Qing Ruo dan jika orangnya tidak ada di tempat, maka kami akan menunggu sampai dia kembali. Apakah kami diperbolehkan tetap tinggal di kota ini?"
Jenderal itu kebingungan menanggapi situasi tersebut, karena saat ini tuan kota tidak mengizinkan siapapun untuk berada di dalam benteng tanpa identitas yang jelas, tetapi Jenderal itu juga tidak ingin menyinggung orang orang yang ada dihadapannya terutama Jika benar mereka adalah kenalan Qing Ruo.
"Tuan-tuan, tanpa mengurangi rasa hormat, kami tidak dapat membiarkan tuan-tuan sekalian untuk tinggal di dalam kota, tetapi pihak kota mengizinkan untuk berada di luar benteng. Tuan sekalian juga bisa mendirikan tenda dan beristirahat di sana. Mohon kerjasamanya."
Ketiga orang itu saling berpandang-pandangan lalu menganggukkan kepala.
"Jika demikian, baiklah kami akan menunggu di luar kota. Lagi pula kami bisa mendirikan tenda untuk beristirahat di sana," ucap salah satu dari mereka dengan bijak.
"Tuan-tuan, terima kasih atas pengertiannya. kami harap tuan sekalian tidak tersinggung dengan sikap kami, ini karena sebelumnya kota perak telah…
Penguasa Benua Teratai Biru
182. Kepanikan Qing Ruo.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 488 Episodes
Comments
Harman Loke
fokuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssss
2025-10-09
0
lontong
^_^
2025-07-28
1
Arwin Atune
akan ada perang besar
2024-03-09
1