"Tetua Ming Kong, pulau Nanren sebenarnya adalah pulau persembunyian, lebih tepatnya tempat pelarian."
"Mengapa bisa disebut demikian?" tanya Qing Ruo semakin penasaran.
Mu Kang lalu menjelaskan, bahwa pulau Nanren adalah tempat yang sangat aneh, karena memiliki perbandingan waktu yang sangat banyak.
"Tetua, satu bulan berada di Pulau Nanren sama dengan satu tahun di luar pulau, dan hukum ruang dan waktu yang ada dipulau ini juga mengikat seorang yang telah memasuki nya untuk bertahan selama lima bulan, artinya dalam waktu lima tahun orang tersebut tidak akan bisa keluar."
"Apa!?"
Qing Ruo sangat terkejut wajahnya tiba-tiba pucat. Dirinya tidak pernah menyangka akan ada tempat yang seperti itu di wilayah barat.
Pikirannya mulai kacau, wajah Qing Ling dan Zilong mulai terbayang di pelupuk matanya.
Hatinya mulai terasa sakit.
"Selama itukah aku meninggalkan kalian?" batinya menangis, rasa rindunyanya kini semakin mengguncang jiwanya, terpikir olehnya janji yang di ucapkan sebelum pergi.
"Ling er, maafkan aku," batinnya sambil mendesah dan menatap kedua pemuda yang ada di hadapannya.
"Apakah tidak ada cara untuk bisa keluar dari tempat ini?"
Mu Kang dan Feiying menggelengkan kepalanya.
"Jika demikian, Aku ingin tahu dengan rinci mengenai Pulau ini?"
"Tetua Ming Kong, pulau Nanren adalah tempat untuk bersenang-senang, tempat dimana kita dapat melakukan segala sesuatu dengan bebas tanpa ada perkelahian atau pertarungan. Tetua, hukum ruang dan waktu di tempat ini akan menghukum sapa saja yang membuat keributan, jika seseorang melakukan pertarungan maka mereka akan disambar petir racun roh akar jiwa dengan kekuatan tujuh kali lipat, sehingga siapa saja yang tersambar petir pasti akan kehilangan kultivasinya, jika ingin melarikan diri, maka akan disambar petir racun roh akar jiwa dengan kekuatan tujuh belas kaki lipat."
Mendengar penjelasan itu, Qing Ruo semakin kehilangan semangat. Kali ini dia benar-benar terkurung di pulau tersebut, dan merasa sangat…
Penguasa Benua Teratai Biru
196. Hari Pertama di Pulau Nanren.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 488 Episodes
Comments
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt
2025-10-09
0
lontong
^_°
2025-07-30
1
Pierany Prahasiwie
masih bodoh juga.m
2024-11-13
0