Qing Ruo terus bergerak sambil memindai tempat itu dengan mata emas.
" Jine Han, Xie Wu. Serang mereka yang menggunakan jubah hijau putih."
" Baik Penguasa." sambil mendahului kelompoknya.
" Kami penguasa?" tanya Tu Hai dan Jinse bersamaan.
" Kalian berdua, pergi dan selidiki wilayah pegunungan ini. Aku takut ini adalah jebakan," jawab Qing Ruo sambil terus mendekati tempat tersebut.
" Baik penguasa," jawab mereka bersamaan.
Bersama Hu Shan dan Huli Bai, Qing Ruo dan Qing Ling terus bergerak mendekati desa kecil tersebut dengan tenang lalu mengamati pertempuran tersebut dari tempat persembunyian.
" Saudara Jine Han, lindungi mereka para pendekar tingkat rendah, aku akan menyerang para tetua tersebut."
" Baik."
Di tengah pertempuran yang kacau itu, kemunculan Jine Han dan Xie Wu langsung mengubah arah pertempuran. Pasukan berjubah hijau putih yang sebelumnya mendominasi pertempuran kini mulai tertekan.
" Baji***n, dari mana ke dua orang ini datang?" teriak beberapa tetua yang menggunakan jubah hijau putih marah.
Mereka yang sebelumnya mulai menguasi jalan pertempuran kini mulai tertindas. Di hadapan mereka, satu per satu para murid diledakan menjadi kabut darah.
" Bajin***n, mereka adalah kultivator tingkat dewa langit!" teriak para tetua panik.
Dalam waktu singkat jumlah mereka yang ratusan kini tersisa puluhan orang saja.
" Berhenti!" teriak sang memimpin dengan murka.
Tanpa memperhatikan kemarahan sang pemimpin, Jine Han dan Xie Wu terus merobohkan pasukan berjubah hijau putih tersebut.
Di sisi lain.
Para penduduk desa yang sebelumnya berada di ambang keputusasaan tiba-tiba bersemangat kembali, terlebih lagi dengan kemampuan yang dimiliki oleh Jine Han dan Xie Wu.
Dalam waktu singkat, Jine Han dan Xie Wu berhasil menumpas pasukan tersebut dan hanya menyisakan tiga pemimpin mereka yang merupakan para pendekar dewa tingkat rendah.
Swhus... Swhus... mereka bergerak melarikan diri.
" Melarikan diri, kalian hanya bermimpi!"
Dhuar... Dhuar... suara l…
Penguasa Benua Teratai Biru
392. Desa Senlin.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 488 Episodes
Comments
Arwin Atune
desa kecil
2024-03-27
1
Anonim
🥲🙃🥲🙃
2024-01-31
0
Bamz
author hebat 👍🏻👍🏻
2023-05-06
2