chp.20

"tapi aku sempat mendengar bahwa pemuda itu ngefans dengan Putry kita..."kata ibu Putry sambil memeluk tubuh Putry.

"ibuuu...apa ibu masih sempat-sempatnya menggombal ku di keadaan begini..."kata Putry sambil menahan rasa dag dig dugnya.

****

Ilham yang diam-diam bersembunyi, kemudian membunuh satu-satu musuhnya dengan menembak dan menyabetkan katananya kelawan yang sedang lengah.

"arghh... cepat cari mereka, jika misi kita gagal, kita akan dibunuh oleh tuan Vedlos..."

"baik ketua..."

"ini semua karena pemuda kurang ajar itu..."

"tunggu saja jika aku melihat mu lengah, aku akan menguliti mu..."

Ilham yang bersembunyi didekat ketua penjahat itu hanya bisa tersenyum, karena ketua penjahat itu akan lebih deluan pergi menyusul anggotanya di alam barzak.

Ketua penjahat itu yang berjalan dengan mulut komat Kamit, tiba-tiba kepalanya terpisah dari tubuhnya yang ternyata Ilham yang melakukannya.

"kan aku suda kata, laki-laki cerewet cepat mati..."kata Ilham yang meninggalkan tubuh ketua penjahat yang dia potong.

"system berapa lagi musuh yang harus aku bantai..."kata Ilham yang berlari mencari musuh yang berpencar.

[baik tuan, musuh trsisah 20 orang lagi, masing dia arah timur 6 orang, di arah barat 3 orang, di arah selatan 7 orang, di Utara 4 orang...]

"baiklah markiban, mari kita bantai..."kata Ilham.

Ilham yang pergi kearah timur membantai para musuhnya begitupun di arah barat, selatan dan Utara.

"akhirnya selesai juga..."kata Ilham yang bersandar di dinding dengan dilumuri darah di tubuhnya.

Ilham yang sudah membantai mereka semua, kemudian berlari kearah gudang di mana Ilham menyembunyikan Putry dan kedua orang tua Putry.

Orang tua Putry dan Putry yang kaget ada mengetuk pintu gudang berjaga-jaga sambil ayah putry memegang tongkat besi yang ada di dalam gudang.

"tuan Devyl, ini aku, kalian sudah aman..."kata Ilham yang mengetuk pintu gudang.

kemudian orang tua Putry yang mendengar suara Ilham, dengan cepat membuka pintu gudang.

orang tua Putry dan Putry pun keluar dari gudang dan melihat begitu banyak mayat yang tidak pantas untuk di lihat.

"kami sangat berterima kasih kepadamu nak, jika kamu tidak datang untuk menyelamatkan kami, kami tidak tahu apa yang terjadi kepada kami bertiga...."kata ayah putry yang memeluk tubuh Ilham.

"ini sudah kewajiban ku tuan Devyl..."kata Ilham yang masih dengan penyamarannya.

[tuan peringatan, musuh yang masih sadar ingin menembak Putry dengan tembakan terakhirnya...]

"apaaa...."kata Ilham yang kaget dan mencari sumber musuh yang masih belum mati itu.

Penjahat yang masih sadar kemudian menarik pelatuknya kearah Putry, lalu penjahat itu menembak Putry dengan senyuman yang liciknya.

"matilah kamu ******...."

Ilham yang mendengar suara tembakan itu lalu bergegas memeluk Putry, sehingga Ilham terkena tembakan di bagian perutnya.

Sedangkan penjahat itupun mati karena Ilham sempat melompat dan reflek melemparkan sangkurnya ke kepala musuhnya.

orang tua Putry dan Putry kaget melihat Ilham secara reflek menolong Putry, sehingga Ilham mendapatkan luka tembak di perutnya.

"kak...."kata Putry yang melihat darah mengalir di tubuh Ilham.

"sayang cepat telpon ambulance..."kata ibu Putry yang juga terkejut dan ketakutan.

Ilham yang sudah mulai kelelahan dan darahnya mengalir, tiba-tiba penglihatannya pun kabur lalu dia terjatuh.

"kak... ayah, ibu cepat bantu kak Ilham..."kata Putry kemudian membuka topeng Ilham.

***

Keesokan paginya...

Ilham yang pingsan mendapatkan bantuan tadi malam, setelah ambulance dan police datang ke kediaman keluarga Devyl.

Sedangkan Jay yang mendengar sahabatnya masuk rumah sakit, Jay pun bergegas kerumah sakit yang di kirim kan oleh Putry.

"putry apa yang terjadi kepada Ilham, dan kenapa bisa Ilham bisa berada di rumah sakit..."kata Jay yang sangat panik.

"kak Ilham datang membantu keluarga dari penjahat yang menyerang kami tadi malam..hiks..hiks.."kata Putry yang masih menegang tangan Ilham dengan tangisan serba salahnya.

"jadi kata dokter, bagaimana keadaan Ilham..."kata Jay yang mulai tenang.

"kata dokter kak Ilham sangat kelelahan di tambah kak Ilham banyak kehabisan darah..."kata Putry.

"ok baiklah, aku cukup legah, jujur aku sangat takut kehilangan dia karena dia sudah ku anggap keluarga, aku tidak ingin keluarga lagi..."kata Jay.

"maafkan aku kak Jay, ini kesalahan Ku.. hiks... Hikss.."kata Putry yang menangis karena serbah salah.

"ini bukan kesalahan mu Putry..."kata Jay yang menenangkan Putry.

orang tua Putry pun datang melihat keadaan Ilham dan Putry, sambil membawakan buah-buahan dan makanan.

"aku tidak menyangka, bahwa pemuda yang menyamar menjadi tengkorak malam yang sedang viralkan sekarang adalah nak Ilham..."kata ayah putry.

"iya sayang, bagaimana dengan kejadian tadi malam, siapa yang menyerang kita, dan bagaimana keadaan para pengawal..."kata ibu Putry.

"para pengawal sudah di rawat oleh dokter, ternyata mereka pingsan karena sebuah racun yang di taburkan di makanan dan minuman mereka..."kata ayah putry yang melihat dahinya.

"sedangkan penjahat itu, aku tidak bisa menemuka siapa yang menyuruh mereka, tapi aku curiga ini perbuatan keluarga Vedlos..."lanjutnya.

Putry yang melihat kedatangan orang tuanya, tiba-tiba menangis tersedu-sedu.

"ayah, ibu, apa kak Ilham tidak kenapa-kenapa...hikss..hikss.."kata Putry yang memeluk ayahnya.

"nak Ilham tidak akan kenapa-kenapa, ayah akan menyewa dokter terbaik di seluruh dunia untuk menyembuhkan nak Ilham..."kata ayah putry sambil mengelus kepala Putry dan menenangkannya.

Orang tua Putry yang melihat Jay, kemudian menanyakan Jay siapa.

"kalau boleh tau kamu juga teman dari nak Ilham..."kata ayah putry.

"iya om, aku temannya Ilham..."kata Jay yang hormat kepada ayah putry yang Jay ketahui bahwa didepannya adalah tuan Devyl.

ayah putry dan Jay pun saling berbincang-bincang, sedangkan ibu Putry menyuruh anaknya untuk makan karena mulai dari semalam Putry tidak pernah makan.

Putry selalu berada disamping Ilham, Ilham sangat berjasa selamat hidupnya sudah berapa kali Ilham menolong Putry.

***

Sedangkan Ilham yang tiba-tiba berada di dimensi yang terang dan bercahaya, tiba-tiba melihat tiga sosok ayah, ibu dan kakeknya yang tersenyum melihat Ilham.

Sedangkan Ilham yang melihat mereka bertiga sangat bahagia, dan Ilham sangat ingin ikut mereka bertiga tapi di tahan oleh kakeknya.

"cucukku, kamu tidak boleh mengikuti kami..."kata kakek Ilham.

"kenapa kek... Aku sudah lama merindukan kalian..."kata Ilham.

"nak, jalanmu masih panjang kami bertiga akan selalu di hatimu nak..."kata ibu Ilham.

"betul nak, kami akan selalu di samping mu..."kata ayah Ilham.

"tapi...."kata Ilham yang wajahnya meneteskan air mata.

"tidaaaakk... Jangan tinggalkan aku, aku ingin pergi dengan kalian...."kata Ilham yang teriak histeris, yang melihat ketiga orang yang dia sayangi semakin jauh.

****

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAAA...

SAYA SEBAGAI AUTHOR SANGAT BERTERIMAKASIH, KARENA MASIH SETIA MEMBACA KARYA AUTHOR SAMPAI SEKARANG....

I love you teman-teman....:)

Terpopuler

Comments

Budigg

Budigg

lari jalur Thor..katanya baju Anti tembak..

2024-01-30

0

Halu

Halu

Satu persatu

2023-08-18

0

Kang ozy

Kang ozy

lha katanya bajunya anti tembak kok sek tembus thor...

2023-08-17

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!