Jay yang mengerti dengan kode-kodean Ilham hanya bisa menganggukan kepalanya dan tersenyum begitupun Ilham, Ilham hanya menutup wajahnya dan memijit jidatnya.
"apa kalian mengenal lelaki gemuk ini..."kata Putry yang sangat berharap bahwa dia dapat bertemu lagi dengan lelaki gemuk yang ada di galerinya yang tak lain Ilham beberapa bulan yang lalu.
"apa betul kau menyukai lelaki gemuk ini, sedangkan yang mengejar mu lebih tampan dan atletis seratus kali lipat dari pada dia..."kata Jay yang menahan senyumannya.
"bukan karena fisik kak Jay, tapi karena keberaniannya yang membuatku jatuh hati kepadanya..."kata Putry sambil memanyunkan bibirnya.
Sebenarnya Ilham mengetahui bahwa Putry menyukai dia yang bertubuh gemuk tapi Ilham pikir Putry sudah melupakannya dan menyukai lelaki lain.
Dan juga Ilham tahu bahwa Putry adalah wanita gemuk yang dulu dia tolong beberapa bulan yang lalu.
"kak Ilham apa kamu pernah bertemu dengannya..."kata Putry yang sangat berharap kepada Ilham.
"aku tidak pernah bertemu dengan lelaki gemuk itu..."kata Ilham sambil menggelengkan kepalanya.
"huhuhu... Aku berharap bisa bertemu dengannya lagi..."kata Putry yang mulai sedih.
Setelah mereka berbicara panjang lebar, merekapun berpisah untuk memasuki kelas berikutnya.
Beberapa jam kemudian, pada waktu mahasiswa dan mahasiswi selesai ngampus.
Ilham dan Jay sedang menunggu kedatangan Putry, untuk pergi jalan-jalan karena rasa terimakasihnya kepada Putry yang sempat membantunya tadi di kantor kemahasiswaan.
"ahaha... Ternyata Putry yang cantik bagaikan Dewi menyukai dirimu yang gemuk itu..."kata Jay yang sedikit mengejek Ilham.
"tapi ingat jangan beritahu Putry bahwa aku adalah lelaki gemuk itu..."kata Ilham.
"baiklah, dan juga jangan membohongi dia terus nanti jika ada yang tikung gimana...ahahah..."kata Jay sambil tertawa.
"itu tidak akan terjadi, jika ada yang berani merebut wanitaku maka dia akan berurusan dengan ku langsung..."kata Ilham yang sedikit sombong.
Sebenarnya Ilham sengaja untuk tidak mengungkapkan jati dirinya ke Putry, karena Ilham tidak mau mengingat masa kelamnya yang dulu.
Beberapa menit kemudian Ilham dan Jay menunggu, akhirnya Putry pun datang dan menyapa Ilham dan Jay.
Kemudian mereka pun berangkat dengan memakai mobil sportnya Ilham, merekapun berangkat kekota disebuah cafe yang terkenal di kota pusat.
Tapi perjalanan mereka tidak berjalan dengan mulus, tiba-tiba tiga mobil hitam datang dari belakang mobil mereka yang membuat Ilham menancap gasnya.
"kak Ilham siapa mereka..."kata Putry yang sedikit ketakutan.
"aku curiga mungkin mereka adalah suruhan keluarga Vedlos..."kata Ilham yang fokus membalap mobil sportnya.
walaupun mobil sportnya kencang, tetap saja para ketiga mobil itu dapat mengejar mereka dan membuat Ilham semakin emosi terhadap ketiga mobil hitam itu.
"hihihi... Kamu mau lari kemana nak..."kata Kevin yaitu suruhan keluarga Vedlos.
Tiba-tiba saja Ilham mengundur gasnya sehingga salah satu mobil hitam itu melambung mobil sport milik Ilham, dan mobil hitam itu menahan mobil sport milik Ilham sehingga Ilham berhenti.
"kalian berdua jangan keluar, dan kamu Jay pakai mobil ku ini untuk lari bersama Putry..."kata Ilham.
"tapi Ilham..."kata Jay.
"tidak ada kata tapi-tapi, ini demi keselamatan kalian..."kata Ilham.
"kak Jay jangan dengarkan perkataan kak Ilham, aku takut kalau penjahat itu melakukan sesuatu yang kejam terhadap kak Ilham..."kata Putry yang mulai sangat panik dan menangis.
Sedangkan Jay yang tidak ingin terjadi apa-apa terhadap Ilham, Jay pun turun dan memberanikan dirinya untuk melawan penjahat itu bersama dengan Ilham.
Ilham yang tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa memukul jidatnya melihat kesetiaan sahabatnya itu untuk membantunya.
"Jay apa yang kau lakukan di sini, ini sangat berbahaya..."kata Ilham.
"aku tidak ingin kehilangan keluarga ku lagi Ilham, kita sudah bersumpah setia untuk menjalani ini semua...."kata Jay yang memberanikan dirinya.
"baiklah, kalau begitu kau gunakan tongkat kayu yang ada di belakang mobil itu untuk memukul lawanmu..."kata Ilham yang menyuruh Jay.
Tiba-tiba saja suara system terdengar di telinga Ilham....
[selamat tuan telah merekrut Jay sebagai team anda...]
[selamat untuk tuan Jay mendapatkan tehnik beladiri senjata dan kekuatan fisik setara dengan tuan...]
[misi terpicu...]
[tuan apa anda menerima misi ini... iya/tidak..]
"iyaaa...."kata Ilham.
[baiklah tuan, anda menerima misi mengalahkan gangster itu bersama tuan Jay hadia akan didapatkan setelah menyelesaikan misi...]
sedangkan Jay yang mengambil tongkat kayu, tiba-tiba merasakan tubuhnya memanas dan semangat bertarungnya semakin meningkat.
"apa yang terjadi kepadaku... Apa ini yang di maksud dengan berkah..."batin Jay sambil merasakan hawa panas di tubuhnya.
Setelah mengambil tongkat kayu itu Jay pun berlari kearah Ilham, dan secara refleks memasang kuda-kuda yang tidak pernah Jay pelajari.
"kuda-kuda mu cukup keren juga Jay..."kata Ilham sambil tersenyum.
"kau juga bro.. Ini pertarungan pertama ku bersama mu broo... Ahaha..."kata Jay yang merasakan rasa panas di dadanya yang ingin memberikan pelajaran bagi penjahat itu.
Para gangster yang mengikuti mobil sport milik Ilham tiba-tiba turun dari mobil mereka, dan mengepung Ilham dan Jay yang sudah siap siaga.
"hehehe.... Ternyata kalian berdua berani juga melawan anggota-anggota ku..."kata Kevin yang sandar didepan mobilnya.
"kau pikir kami takut..."kata Ilham.
"kalau begitu.... Kalian semua hajar anak sialan itu...."kata Kevin yang menyuruh anggotanya menyerang Ilham dan Jay.
Kemudian anggota gangster yang sebanyak ratusan orang menyerang Ilham dan Jay, sedangkan Ilham dan Jay dengan kerja samanya dapat memukul satu persatu musuhnya hingga terlempar.
Putry yang melihat kejadian di luar mobil, lalu menelfon ayahnya untuk membantu Ilham dan Jay.
Ilham yang mendapatkan serangan besi tumpul di bagian sampingnya, tiba-tiba Jay refleks menangkis besi tumpul itu dan lalu Ilham menendang dengan titik vital yang dia sasar sehingga musuhnya tumbang hingga pingsan.
"thanks brooo..."kata Ilham.
"ahahah.... Itu sudah kewajiban ku broo..."kata Jay yang semangat karena tiba-tiba dirinya semakin panas.
Kevin yang melihat satu per satu anggotanya tumbang membuat wajahnya sangat jelek untuk di pandang.
"kalian semua tidak becus, masa cuman dua anak bodoh itu tidak bisa kalian kalahkan..."kata Kevin yang sudah emosi.
Tapi satu persatu dari anggota Kevin tumbang dengan luka bonyok, pingsan, dan patah akibat Ilham dan Jay yang saling bekerja sama.
"Ilham apa kau lihat sekarang aku mendapatkan kekuatan ajaib... Ahahah..."kata Jay yang sangat semangat dan bahagia.
"baguslah kalau begitu, itu juga berita bagus untukku..."kata Ilham yang bangga dengan bantuan Jay.
Kevin yang melihat anggotanya tumbang semua, kemudian memutar kepalanya hingga berbunyi.."krekk...krekk..."
"wah...wahh.. anak baru kemarin memiliki kekuatan yang sangat liar biasa.... Ahaha..."kata Kevin sambil membuka kancing bajunya sehinggat tubuh berotot dan bertatonya kelihatan.
****
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAAA...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 45 Episodes
Comments
Abbie Jard
ga mau di tikung sama cowo yang lain.tapi dia sendiri ga mau ngakuin sama sekali.belaga sok keren.memendam rasa suka nya sama si putry.
kalau ga mau ngakuin mending ga usah ketemu selama nya blo'on MC nya.
2024-07-29
0
Sak. Lim
la lo hanya bacot doang ngelawan kagak pecundang
2024-03-19
0
Sak. Lim
mka nya jgn naaaaaif mc sok ozon hati manusia ga sama
2024-03-19
0