CHAPTER 13: BERSIMBAH DARAH

Ares dkk bergegas menuju gedung tempat Clea disekap, Keluarga Dimitri juga sudah bergerak karena mendapat kabar jika musuh mereka memulai pergerakan mencurigakan dan saat mereka cari tahu, ternyata mereka mengincar Clea.

Kini Ares dkk sampai di lokasi lebih dulu, Dan di depan ada beberapa penjaga yang menjaga pintu masuk gedung itu, Saat ini Ares dalam mood yang buruk.

Tanpa menunggu penjaga itu melontarkan pertanyaan..

BOOM! BRAAK!

Kedua penjaga itu langsung tumbal di hadapan Ares dengan sekali pukulan, Teman teman Ares yang ikut dibelakang sangat kaget karena Ares ternyata juga sangat hebat dalam bela diri.

Kini mereka masuk ke dalam gedung dan gedung itu di jaga setiap penjuru, jika dilihat ada sekita 16 Penjaga..,

" Ini tak masalah " Ucap Ares yang melihat temannya sudah memasang kuda kuda, Dia berniat menyelesaikan ini sendirian karena dia lalai dalam tugasnya.

" Aku akan mengurus mereka. " Lanjut Ares..

Kini Ares menerjang mereka tanpa menunggu mereka berbicara

Brak!! Srekk! Brugkk!!

5 Menit dibutuhkan untuk merobohkan ke 16 orang itu, Mungkin jika dibiarkan lama tertepar begitu saja , bisa jadi beberapa dari mereka akan mati..

Terlihat dua lorong di depan mereka, Dan kini mereka menuju ke lorong kanan terlebih dahulu, Mereka masuk di pintu paling ujung ruangan dan terlihat, Seorang Pria duduk di tengah tengah 120 lebih anak buahnya, Tak terlihat Clea di tempat itu.

" Meskipun aku bisa bela diri, Tapi melawan 120 orang itu..., Hufft aku juga cuma manusia biasa hanya sedikit lebih kuat, " Gumam ares, Ares meneliti ruangan dan tak menemukan keberadaan Clea.

" Apa yang kau cari? Gadis Demitri itu? Maaf sepertinya kau salah ruangan " Ucap sang bos itu.

" Ah, Kalau begitu kami permisi " Jawab Ares berharap mereka berbeda kelompok.

" aku tak mengizinkan mu pergi, Tangkap dia! " Titah sang bos pada anak buahnya.

" Tsk! Kalian bertiga pergilah ke ruangan kiri, Aku akan menahan mereka! " Perintah Ares dan setelah itu dia mendorong ketiga orang di depannya dan mengunci pintu.

" Hei! Ares! Apa kau yak- " Sebelum menyelesaikan ucapannya kini pintu sudah terkunci rapat, Arsen Mendecakkan lidahnya, dan memalingkan pandangannya ke arah kiri.

" Ayo kita kesana! " Ucap Arsen dan di angguki oleh Dion dan Egan, Mereka bertiga menuju ke lorong bagian kiri...

" Apakah kalian sudah menemukan Clea? " Tanya seorang yang datang dari belakang.

Arsen berbalik dan mengenali orang itu, Dia adalah kakek dari Clea " Yah, dia harusnya berada di pintu ini " Ucap Arsen.

Tanpa basa basi karena keberadaan kakek Clea yang membawa banyak pasukannya, Mereka menerobos masuk, Disana sudah ada Clea yang diikat wajahnya menunjukkan raut wajah khawatir, Dan di sampingnya ada 15 Penjaga, Jadi mudah bagi Darius menyelesaikan mereka semua.

" Hajar mereka! " Titah Darius yang kini bawahan Darius sudah bergerak.

Brukk brakk! Crack!!!

Setelah semua tumbang, Darius mendekat ke arah Clea dengan cepat dan membuka ikatan dan kain yang menutup mulutnya.

" Huaaa kakek!! " Setelah itu Clea langsung meloncat memeluk kakeknya karena ketakutan, Wajar bukan bagi seorang gadis berusia 18 tahun takut di situasi seperti ini.

" Tenanglah, Semua sudah baik baik saja " Ucap Darius. Arsen dkk cuma diam saja, dan kini Cia juga selaku orang yang memberitahu letak kejadian kepada Darius pun datang.

" Clea sudah selamat? " Tanyanya.

" Ya, Dia sudah aman " Ucap Arsen Yang melihat sosok Cia.

Cia melirik ketiga laki laki didepannya tapi tidak melihat Ares " Kalau Begitu dimana Ares?, " Tanya Cia, yang membuat raut wajah Arsen menjadi khawatir, Karena terbawa suasana dia jadi lupa.

" Apakah dia meninggalkan Clea? " Tanya Darius kepada Arsen.

" Tidak! Aku lupa, Dia berada di ruang sebelah sendirian untuk menahan sang bos! " Ucap Arsen yang kini dilanda kepanikan, Dia takut Ares sudah tak bernyawa disana.

" Ayo cepat! apa yang kau tunggu? " Ucap Dion.

" Ya! Ares pasti masih selamat disana, Aku yakin itu! " Lanjut Egan.

Kini mereka semua termasuk Cia Darius dan Clea menuju keruangan bagian kanan.

Mereka melihat pintunya terkunci, Setelah itu Darius menyuruh anak buahnya untuk mendobrak pintunya..,

BRAK! BRAAKKK!!

Dua kali dorongan dan pintunya terbuka, Mereka terkejut, sangat terkejut, ruangan itu benar benar bersimbah darah sekarang, dan terdapat tumpukan mayat. adapun seorang pemuda yang duduk diatas tumpukan mayat itu.

Pemuda itu kehabisan nafas dan sulit bernafas, Bajunya robek sana sini, Beberapa pisau tertancap di tubuhnya, Darah bercucuran di segala penjuru tubuhnya bahkan kepalanya, Matanya pun sudah mulai menggelap.

Dia adalah Ares Asterion.

" Hahh Hahh " Dengan susah payah Ares menggerakkan kepalanya untuk melihat apa yang terjadi di bagian pintu itu, dan melihat sosok Darius dan Clea yang sudah aman.

Ares membuka mulutnya dan berkata " Maaf, Sepertinya aku tidak dapat di percaya tuan Darius " Ucap Ares dan kini berjalan turun, Dengan langkah compang camping, dan penglihatan yang mulai buram, " Ah aku sudah tidak sanggup lagi " Gumam Ares dan kini terkapar tepat di depan mereka semua.

Semua terkejut melihat ini, Mereka tak menduga Ares sangat kuat!, Darius yang awalnya ingin menyalahkan Ares kini menarik kepinginnya dan berkata " Cepat! bawa dia kerumah sakit! " Ucap Darius dan kini Ares dibopong menuju mobil yang dibawa Darius.

Arsen dkk + Cia Clea Juga masih terdiam tak bisa berkata kata, Terutama Clea, Karena dia juga adalah korban dalam hal ini.

»»»»»

Kini sinar matahari pagi menyinari dunia..,

Ares yang tertidur semalaman karena kelelahan mulai membuka mata " Ukhh " Itu adalah kalimat pertama Ares dipagi hari ini..,

Ares membuka mata dan melihat ruangan yang berwarna putih itu lalu dia mendapati dirinya berada di ruangan rumah sakit.

Seseorang membuka pintu rumah sakit untuk datang menjenguk Ares, Dia adalah Clea ditemani dengan begitu banyak pengawal kali ini.

" Ares!, Kamu sudah bangun?! " Ucap Clea dan kini membantu Ares untuk duduk bersandar di kasurnya.

" Semalam, Apakah kamu terluka? " Tanya Ares dan menatap Clea, Clea memandang Ares tak suka, Ares sendiri pun jadi bingung.

" Lihat tubuhmu terlebih dahulu sebelum mengakhawatirkan orang lain " Jawab Clea kesal.

" Ah, ini tak masalah " Ucap Ares dengan menampilkan senyum terbaiknya seolah ini memang bukanlah masalah.

" Hah, Kau ini.., " Clea tak tau mau berkata apa lagi di depan Ares, Dia mengingat sosok Ares saat itu, Ares memang sosok yang kuat dan mendominasi.

" Apakah kamu masih takut dengan yang tadi malam? " Tanya Ares kepada Clea yang membuat Clea tersentak..

Clea diam sejenak, tangannya bergetar hal itu tentu tak lumpuh dari penglihatan Ares, Lalu Clea mengangguk dengan menundukkan kepalanya.

" Eh, dia mau nangis? apa yang harus kulakukan?!, Sial! bagaimana ini?, 02 bantu aku!! " Batin Ares panik, Nyatanya Ares lebih memilih melawan 20 orang kuat daripada harus menenangkan seorang gadis berusia 18 tahun untuk berhenti menangis.

[ MISI TERPICU ]

[ ELUS PUCUK KEPALA CLEA ATAU PELUK CLEA AGAR DIA TENANG ]

[ HADIAH : ??? ]

[ BATAS WAKTU : 5 MENIT ]

[ HUKUMAN : GANTI GENDER ]

DEG!

" Huh? apa yang kau lakukan 02?, Sialan!!!!! " Batin Ares marah.

[ Ehehe, waktunya sisa 3 menit lagi loh ] Jawab 02 Dengan tertawa lucu melihat Ares.

" Sialan! " Ares semakin dilanda kepanikan, dia berpikir jika mengelusi puncak kepala Clea entah apa yang terjadi kepadanya nanti, Tapi kalau dia tak melakukannya, Entah apa yang terjadi pada anunya, " Sial ini pilihan yang sulit " Batin Ares..,

Kini tersisa 10 detik, Ares tak mampu berpikir lagi, Ares mengangkat tangannya keatas dan menjatuhkannya diatas kepala Clea dan mengusapnya lalu Ares berkata " Tenanglah, Hal seperti itu hanya terjadi sekali saja, Anggap saja kita sedang jackpot dalam kesialan, Selanjutnya aku akan menghancurkan mereka sampai ke akar akarnya " Ucap Ares menenangkan Clea, Clea tadi terkejut dengan perlakuan Ares.

Tapi kini dia menerima usapan Ares di kepalanya dan wajahnya memerah, Dia merasa akan aman bila berada di dekat Ares.

[ MISI TERPICU ]

[ HANCURKAN MAFIA NOMOR 1 DIDUNIA ]

[ HADIAH EKSLUSIF : ???????? ]

[ BATAS WAKTU : TIADA BATAS ]

[ HUKUMAN : TIADA HUKUMAN ]

" Jadi yang mengincar Clea adalah Mafia no 1 DIDUNIA? " Pikir Ares, Mudah saja Ares mencapai pemikiran ini, Karena system tak akan memberinya misi tanpa memicu pemicunya, Pemicu kali ini adalah Clea yang baru saja di culik oleh sebuah organisasi, dan 02 Menyuruh untuk menghancurkan mafia nomor 1 didunia, yang sudah pasti mereka memiliki hubungan dengan keluarga Demitri.

~ BERSAMBUNG

Terpopuler

Comments

lucky girl

lucky girl

🤨📸

2023-11-30

0

Richie

Richie

yang baku itu napas bukan nafas

2023-08-03

1

Richie

Richie

habis koma kenapa pakai huruf kapital?

2023-08-03

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!