Kini sudah waktunya jam pulang sekolah, Ares dkk berjalan menuju Parkiran ke motor mereka masing masing, Tepat saat Ares menaiki motornya..
Tringg~
Sebuah pesan masuk ke ponsel milik Ares, Ares merabah saku jaketnya dan mengambil ponselnya.
«« TUAN DARIUS »»
- TUAN DARIUS - : Ares, Aku butuh bantuanmu
: Ya tuan Darius? - ARES -
- TUAN DARIUS - : Bisakah kau mengantar Clea pulang?, Saat ini supir pribadi Clea tidak bisa menjemputnya.
: Eh? Aku? - ARES -
- TUAN DARIUS - : Ya, Hanya kamu yang bisa kuminta tolong.
: Baiklah - ARES -
Ares mematikan layar ponselnya dan memasukkannya kembali ke sakunya. " Kalian pulanglah duluan, Aku memiliki urusan " Ucap Ares menatap Arsen dkk.
" Baiklah " Jawab Arsen dkk yang kini mengendarai motornya duluan.
Ares menyalakan mesin dari motor BMW HP4 RACE miliknya dan berjalan meninggalkan parkiran.
Ares kini melihat Clea yang sedang menunggu seseorang untuk menjemputnya, Ares menghampiri Clea dan berhenti tepat di depan Clea.
Clea menatap Ares dengan sedikit bingung " Apa lagi yang diinginkan lelaki ini? " Batinnya.
" Clea, Kamu sudah melihat pesan kakekmu? " Tanya Ares.
" Belum, Memangnya ada apa? " Jawab Clea dan kembali bertanya.
" Liat saja ponselmu " Jawab Ares Singkat.
Clea kini mengambil ponselnya dari sakunya, dan membuka pesan milik dari sang kakek, Akhirnya Clea paham mengapa Ares datang menghampiri nya.
" Sudah tau? " Tanya Ares.
" Mhm.. " Clea menjawab dengan singkat, Dia sedikit malu karena sebelumnya tidak pernah di bonceng motor oleh lelaki, Dulu hanya naik mobil dengan pak sopir.
" Naiklah " Ucap Ares.
Clea mengangguk, Dia naik dan duduk di motor Ares, Dia lebih memilih patuh daripada tidak pulang sama sekali, Lagipula Ares juga orang yang dipercaya oleh kakeknya.
" Sudah siap? " Tanya Ares.
" Mhm " Clea menjawab singkat lagi.
Vrommm!!!
Suara gagah motor Ares menggema dan melambung dengan kecepatan sedang, Ares tau lokasi rumah dari Clea, Karena rumah Clea sendiri sangat besar.
Motor Ares terus melambung di tengah jalan raya dengan keadaan hening, Tidak ada satupun yang angkat bicara.
15 Menit berlalu, Kini Ares sudah berada di bagian depan rumah- Lebih tepatnya mansion milik Clea.
Penjaga yang melihat Ares tadi ingin bertanya tapi melihat ada Clea, Nona mereka yang dibonceng oleh Ares, Kini mereka tak bertanya sama sekali dan membukakan gerbang.
Ares berhenti tepat di depan gerbang.
" Baiklah sudah sampai " Ucap Ares.
" Baik, Itu.. Terima kasih " Ucap Clea.
" Ya, Ingatlah nanti malam aku akan menjemputmu jam 9 malam " Kata Ares.
Clea mengangguk lalu tersenyum dan berkata " Baik, Maaf merepotkan mu " Jawab Clea.
" Tak masalah " Ares menjawab dengan senyumnya juga di balik helm.
Kini saat Ares menyalakan motornya lagi...
VROOMMMM!!!
" Tunggu Ares! " Darius datang menghampiri Ares, Ares yang mendengar suara dari Darius kini menghentikan motornya.
" Ya tuan Darius? " Tanya Ares sembari membuka helmnya dan memperlihatkan tampangnya.
" Bagaimana jikalau kamu mampir dulu? " Tanya Darius kepada Ares.
" Tak perlu tuan Darius, Aku akan langsung pulang saja " Ares menolak Darius dengan sopan.
Darius semakin kagum pada kesopanan yang di berikan oleh Ares dan berkata " Ayo! Makan siang sebentar lalu pulang! " Ucap tuan Darius.
" Tapi tuan da- " Ares ingin menolak tapi Darius memotong ucapannya..
" Ayo! Turun dari motormu dan ayo makan siang denganku dan Clea!, Ah didalam ada Orang tua dari Clea juga! " Ucapnya.
Clea hanya diam melihat interaksi kakeknya dengan Ares.., Adapun Ares dia jadi gugup karena harus bertemu dengan orang tua dari Clea..
" Apakah ini tak masalah? " Tanya Ares sedikit tak enak menolak lagi.
" Tak masalah " Ucap Darius, kali ini Clea juga mengangguk.
" Baiklah, Terima kasih "
[ MISI TERPICU ]
[ SELESAIKAN MAKAN MALAM DENGAN KELUARGA DEMITRI TANPA MASALAH ]
[ HADIAH : ??? ]
[ BATAS WAKTU : - ]
[ HUKUMAN : SATU JARI DI POTONG ]
" Woah sebuah misi! " Batin Ares sekarang menjadi senang.
Ares Clea dan Darius kini berjalan masuk menuju kedalam mansion, Ares menatap kagum mansion itu tapi dengan hati baja dia dapat tetap tenang.
" Ares tak terkejut sedikitpun melihat kemewahan di depannya?, Dia memang tidak biasa " Batin Darius kagum pada Ares.
Kini mereka bertiga sampai di ruangan makan bersama, Terlihat sepasang suami istri yang tengah duduk di kursi sembari menunggu kedatangan kakek dan anak mereka.
Yohan Demitri, Orang yang memegang perusahaan keluarga Demitri sekarang dia juga adalah ayah dari Clea Demitri. Dan istrinya atau ibu dari Clea Demitri yaitu Selen Demitri seorang wanita cantik yang memiliki paras yang hampir mirip dengan Clea, Menikahi Clea sama saja menikahi Selen. Sebuah Gen memang kejam.
" Kemari Ares! " Ucap Darius menarik Ares untuk memperkenalkannya kepada Ibu dan ayah dari Clea.
" Kalian dia adalah Ares Asterion, Dia adalah pemuda yang kubilang!, Bagaimana? Dia benar benar sangat tampan bukan? " Ucap Darius ditambah juga dengan Pertanyaan.
" Halo Nyonya Demitri, Tuan Demitri " Ares tak berani menyebut nama asli mereka.
" Wah, Dia benar benar tampan! " Ucap Selen dengan senyum antusias.
" Mhm, Dia juga cukup sopan seperti yang di bilang ayah " Kini Yohan juga selaku ayah dari Clea angkat bicara.
Kedua orang tua itu menatap Clea dan tersenyum, Adapun respon Clea, Clea hanya menundukkan kepala sedikit malu, " Entah kenapa ini rasanya seperti perjodohan " Batin Clea, sebenarnya Ares juga berpikir begitu, Tapi dia membuang pikiran itu karena merasa tak mungkin jika dia disandingkan dengan Clea.
" Baiklah! Ayo duduk! " Ucap Darius.
Kini Darius duduk di kursi kepala keluarga, Dan kedua sepasang suami istri itu duduk dimeja yang sama, Adapun Ares dan Clea ".....
" Kan! Ini benar benar seperti sebuah perjodohan! " Batin Clea curiga.
[ MENDAPATKAN SEBUAH KETERAMPILAN DARI 02, BANGSAWAN KELAS ATAS ]
[ Nah dengan keterampilan ini, Jika kamu makan semua gerakanmu akan terlihat seperti keluarga kerajaan abad pertengahan ] Ucap si 02 Kepada Ares.
" Terima kasih 02 " Batin Ares yang kini kepalanya di penuhi sebuah informasi.
" Baiklah, Pelayan! sajikan makanan " Ucap Darius sembari menepuk tangannya keatas kanan.
Kini para pelayan datang dan menyajikan makanan.
Mereka mulai makan, Tidak ada suara atau apapun, hanya ada suara dentingan peralatan makan.
Keluarga demitri menatap kagum kearah Ares, Dia benar benar sangat anggun di setiap gerakannya.
Kini 15 Menit berlalu mereka semua telah selesai makan.
" Ares kamu dari keluarga mana? Cara makanmu sangat berkelas, Kamu tidak mungkin hanya rakyat biasa kan? " Tanya Darius curiga., Keluarga demitri yang lainnya juga menatap Ares penasaran.
" Keluarga? Keluargaku sudah mati semua " Jawab Ares Singkat, Mereka semua tersentak kaget mendengar pernyataan Ares, Dan Darius mulai berpikir jika mungkin saja Ares dirawat oleh sepupunya saat ini.
" Jadi kamu hidup dengan siapa? " Tanya Yohan Sekarang.
" Sendiri " Jawab Ares singkat.
" Lalu bagaimana kamu membiayai hidupmu sendiri? " Tanya Selen kali ini.
" Tentu saja aku bekerja? " Jawab Ares.
" Dan kamu punya motor Yamaha MT-10 dan juga BMW HP4 RACE, Itu semua motor mahal, Apakah kamu semacam mewarisi perusahaan orang tuamu? " Tanya Clea juga ikut penasaran.
Ares terdiam sejenak sebelum menjawab dan berkata " Tidak juga, Aku memulai semua sendiri dari awal " Ucap Ares, Kini seisi keluarga Demitri menatap kagum kearah Ares.
" Jadi kamu sekarang bekerja di perusahaan mana? " Tanya Darius.
Ares berpikir apakah dia harus menjawab atau tidak kali ini...
Darius yang melihat Ares seperti tak ingin menjawabnya kini curiga. " Kamu tak melakukan sesuatu yang illegal kan? " Tanyanya, Dia menaruh harapan tinggi pada Ares, Jadi dia berharap Ares tidak mengecewakannya.
" Tentu saja tidak, Aku tak akan melakukan hal seperti itu " Jawab Ares.
[ Katakan saja tentang itu ] 02 Kini angkat suara.
" Baiklah kalau kamu sudah berkata seperti itu maka akan kukatakan " Batin Ares.
" Aku memegang 20% Saham dari perusahaan nomor 3 DIDUNIA " Jawab Ares singkat sukses membuat seluruh keluarga Demitri membelalakkan mata.
~ BERSAMBUNG
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments
Pengguna system v.02
minimaL MENINGGAL lah, jan MATI . anda kurang so fun yaa 🤣
2023-11-08
1
Nora Neko
Hukumannya hal bagus amat
2023-09-25
1
Nora Neko
Kok jaraknya jauh?
2023-09-25
0