Di koridor Ares dkk berjalan menuju ke kelas
adapun Clea, Dia sebenarnya agak takut karena hanya dia sendiri wanita di tempat itu sampai saat....
" Cleaaa!!! " Teriak seorang wanita yang terlihat gyaru. ( Istilah gyaru dipakai untuk gadis-gadis muda berusia 10 hingga 20 tahun yang fashionable, mengenakan busana model mutakhir, rambut dicat warna coklat keemasan, tata rias wajah di luar kebiasaan, dan pemilihan busana mix and match yang kontroversial. Busana yang dikenakan gyaru dipengaruhi majalah model yang dibaca mereka ).
Gadis itu bernama Cia Cleine dia adalah salah satu wanita tercantik di sekolah setelah Clea, Dia memiliki sikap yang Hyper aktif dan ceria. Dia juga memiliki latar belakang keluarga yang hebat.
" Cia! " Clea merasa lega dengan kedatangan Cia, Yang gadis itu adalah sahabat nya.
" Waw Clea, kamu di kelilingi pria tampan! " Ucap Cia menggoda Clea.
" Diam hei! " Clea mendengus kesal menatap tajam sahabatnya.
" Hehe, maaf jadi siapa mereka? " Tanya Cia dengan memiringkan kepalanya dan jarinya mengetuk bibirnya.
" Itu.. " Clea memalingkan wajahnya melihat Ares.
Ares paham apa yang di maksud oleh Clea dan memperkenalkan diri.
" Namaku Ares Asterion, Dan yang ini Arsen Arseus " Ucap Ares, Arsen mengangguk.
" Aku egan Elazar " Ucap egan.
" Dionis Colin, panggil Dion saja. " Diikuti oleh Dion juga.
" Baik, Aku Cia Cleine, Panggil aku Cia " Jawab Cia dengan riang.
" Ayo ke kelas " Ucap Clea.
Kini mereka berjalan menuju ke kelas, Dan saat masuk ke kelas...
" Gila itu perkumpulan mahakarya dunia! "
" Aku juga mau gabung!!! "
" Kyaa cogan coganku!! "
" Sial andai aku juga tampan! "
Seluruh murid memuja kelompok Ares, Adapun gurunya Yang sudah mengenal mereka semua kecuali Ares yang dengan wajah tidak dikenali itu.
" Yang satu itu... siapa? Aku tidak tau jika ada murid pindahan? " Tanya pak guru Usman.
" Ah..., Saya Ares Asterion pak " Jawab Ares sembari tersenyum.
Pak Usman Benar benar terkejut, Dia tak menyangka bahwa Ares sebenarnya adalah pria yang begitu.... tampan?.
" Be-begitu, Baiklah pergilah duduk " Ucap pak Usman gugup.
Ares acuh tak acuh dan berjalan menuju ke area paling belakang dan mengambil kursi yang dekat dengan jendela.
Adapun Clea yang duduk di depan Ares.
Jam belajar kini berakhir dan masuk jam istirahat.
Ares dkk berjalan menuju ke kantin, Clea dan Cia juga sudah duluan pergi ke kantin jadi ares hanya bertiga menuju ke kantin.
Setibanya dikantin mereka memesan masing masing makanan mereka dan mencari meja kosong, Sayangnya seluruh meja sudah kosong.
" Karena kau sudah menyinggung ku, Tentu saja aku tidak akan membiarkan kau hidup nyaman Ares! " Ucap Jonas, Ya Jonas sengaja membayar siswa agar mengisi seluruh bangku kosong.
Tapi tak sesuai dengan pikirannya. Ares malah berjalan mendekati Clea dan Cia yang duduk berdua, Dan teman Ares pun mengikutinya dari belakang. Jonas tak berpikir jika Ares akan menuju ke tempat Clea.
" Aku yakin dia akan di tolak! " Ucap Jonas tapi sedikit ragu, karena memang Clea tidak pernah duduk di kursi bersama siswa lain, hanya dengan Cia saja dia selalu duduk.
" Nona Clea " Panggil Ares sopan.
" Hm..? Kenapa? " Clea bertanya dengan bingung, " Mengapa pria ini datang kesini? " Batinnya.
" Bisakah kamu berbagi meja dengan kami? Seluruh meja sudah penuh selain tempat ini " Ucap Ares.
Clea memalingkan pandangannya untuk melihat sekitar dan memang benar seluruh meja sudah penuh selain tempatnya.
" Baiklah tak masalah " Jawab Clea singkat dan diangguki oleh Ares.
Kini Ares dkk duduk di meja yang sama dengan Clea dan Cia.
Mereka berbincang biasa seputar hari pertama sekolah dan juga tentang motor..
" Ares, apakah kau senggang nanti malam? " Tanya Arsen.
" hmhm? Yah aku senggang " Jawabnya.
" Bagaimana jika nanti malam kita pergi balap liar?! " Tanya Arsen semangat.
" Balap liar? " Jawab Ares sedikit berpikir.
[ Terima itu kalau mau mendapatkan misi ] 02 Angkat bicara yang membuat Ares semangat.
" Baiklah aku akan pergi " Lanjut Ares.
" Bagus! " Ucap Arsen.
" Jika kau ikut maka aku akan mundur balapan huh " Ucap Dion.
" Benar benar, aku juga mundur haha " Lanjut dengan egan.
Ares terkekeh kecil karena paham maksud mereka.
" Huh? Kenapa kalian mundur jika Ares ikut? " Clea bertanya penasaran dengan lelaki depannya itu.
" Ares sangat hebat, Kau tau? Dia membalap seluruh geng kami saat itu di tengah jalan raya yang cukup ramai, Arsen sekalipun juga kalah " Ucap Dion menceritakan kejadian saat dia bertemu dengan Ares saat itu.
" Benarkah? Jadi Ares bisa dibilang sangat hebat? " Tanya Clea lagi, dia benar benar penasaran.
" Enggak juga " Jawab Ares menyela.
" Aku hanya beruntung " Lanjut Ares.
" Benarkah? " Clea menatap Ares curiga.
" Tentu saja itu tidak benar, Ares hanya merendah " Arsen angkat bicara.
" Itu benar, saat itu Ares mengendarai motor Yamaha MT-10 " Lanjut Egan.
" Heeehh~, Apakah balap liar itu menyenangkan? sebenarnya aku tak pernah keluar rumah saat malam karena dilarang " Tanya Clea polos.
" Lumayan seru loh, Karena disana para cowok tampan memamerkan kehebatannya mengendarai motor " Ucap Cia yang sedari tadi diam.
" Kamu pernah pergi di tempat balap liar? " Tanya Clea.
" Ya! Aku pernah pergi saat bosan waktu itu! " Ucap Cia antusias.
" Hei Clea, Bagaimana kalau kita pergi nanti malam? " Ucap Cia berbinar mengajak sahabatnya.
" Ah, Kakekku tak akan mengizinkannya " Ucap Clea tersenyum.
" Kalau begitu bilang saja kalau kamu jalan bareng Ares " Ucap Arsen menggoda.
" Puff- Uhuk Uhuk, " Ares terbatuk mendengar ucapan Arsen, Begitu pula Clea yang terkejut dan menunduk wajahnya yang merah padam.
" Kenapa aku? " Tanya Ares kepada Arsen.
" Bukankah kakek dari Clea bilang jika dia mempercayaimu?, Jadi seharusnya bisa kan? " Ucap Arsen.
Clea terdiam karena memang tadi pagi di parkiran Kakeknya mengucap hal itu kepada Ares.
" Benarkah? Hehh~, Kalau begitu Ares! Bagaimana kalau kamu pergi menjemputnya?, Pasti kakek Clea mengizinkan! " Ucap Cia dengan antusias.
" Jangan terlalu mempercayai ku " Ucap Ares.
" Eh? Tapi..., Aku sudah mengirimkan sebuah chat kepada Kakek Clea " Ucap Cia menunjukkan handphone.
Clea terkejut dan mencari handphone nya, Yang benar saja Cia mengambil handphone Clea diam diam, Dan mengirim Pesan kepada kakeknya.
Arsen Dion dan Egan memperlihatkan jempol kepada Cia. adapun Ares dan Clea yang sekarang panik.
Ting!
Sebuah notifikasi terdengar, Itu adalah notif dari Ares. Ares melihat handphone nya dan mendapati kakek dari Clea mengirim pesan.
" Siapa itu? " Tanya Arsen.
" Tuan Darius, Kakek dari Clea " Ares berkeringat dingin, Begitu juga dengan Clea.
" Hufftt...., Aku buka pesannya " Ares menarik nafas dalam dalam, karena takut di marahi oleh kakek Clea.
« Tuan Darius »
- Tuan Darius - Apakah kamu yakin bisa menjaga Clea nanti malam?
Aku akan berusaha yang terbaik - Ares Asterion -
- Tuan Darius - Kalau begitu tak masalah, Selama Clea tak dalam bahaya. dan pergi jemput dia antar pulang juga.
Baik - Ares Asterion -
»»
Ares menghela nafas lega, dan kini menatap sekitar dan mendapati teman temannya menatapnya begitu juga dengan Clea dan Cia
" Katanya tak masalah selama Clea tak dalam bahaya di tambah aku harus menjemputnya dan mengantar nya pulang " Ucap Ares.
" Wahhh!!!, Selamat Clea, Kamu diizinkan!! " Cia berteriak gembira dan menggoyang goyangkan tubuh Clea.
" Haha iya " Adapun Clea yang bingung karena kakeknya begitu mempercayai Ares, tapi dia juga senang karena akhirnya bisa keluar malam, dan perasaan lainnya dia sedikit gugup karena akan keluar bersama seorang pria.
~ BERSAMBUNG
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments
ibnu391
salah lagi!
2023-08-02
0
Richie
sesekali mampir juga dong ke punya gua
2023-07-31
2