Ares berhenti tepat di depan cafe, Dia berniat untuk makan dan ngopi sejenak di cafe sebelum melanjutkan aktivitas nya, Dia tidak makan semalaman bahkan pagi ini.
Ares turun dari motornya, Dan sebelum ia melangkahkan kakinya.
VROOMM!!!
Geng yang tadi dia salip berhenti tepat di dekat Ares, Ares terkejut.
" Apakah mereka marah padaku? " Ucap Ares dan kini dia panik.
Pemimpin motor tadi yang beradu di tengah jalan kini turun dari motornya dan menghampiri Ares.
Pria itu menjulurkan tangannya untuk melakukan sebuah salam kepal tangan dan berkata " Kau benar benar hebat bro! " Ucap pria itu.
Kini Ares yang tadi waspada sekarang menjadi sedikit senang karena pujian orang di hadapannya.
Ares menjawan salam orang itu dengan kepalan tangannya dan menjawab " Kau juga hebat " Kata Ares.
" Haha, Kau ingin singgah di cafe ini kan? " Ucap pria itu.
" Yah, Begitulah tadi pagi aku lupa makan sebelum berangkat " Ucap Ares.
" Begitu, Kebetulan kami juga mau Nongki disini, Mau gabung bro? " Tanya orang itu.
Ares mengangguk dan tersenyum " Tentu " jawab Ares.
Senyum lebar terpampang jelas di wajah pria itu dan dia mengenalkan dirinya.
" Namaku Arsen Arseus!, Siapa namamu? " Tanya Arsen.
" Arsen? Nama kita hampir mirip, Namaku Ares Asterion " Jawab Ares sembari menjabat tangan Arsen.
" Haha benar nama kita hampir mirip " Lanjut Arsen.
" Perkenalkan, Dia Dionis Colin " Ucap Arsen memperkenalkan Dion.
" Ares " Jawab Ares singkat.
" Dion " Begitu juga dengan Dion
" Dan yang satu ini Egan Elazar " Ucap Arsen.
" Salam kenal " Ucap Ares.
" Ya " Jawab Egan.
Arsen memperkenalkan 7 orang lainnya kepada Ares.
Setelah itu mereka masuk ke cafe bersama dan tiba tiba saja Ares mengingat sesuatu.
Di sekolahnya terdapat sebuah geng motor, Dikatan mereka semua adalah cogan sekolah, Dan Mereka adalah. Arsen Arseus, Egan Elazar, Dionis Colin.
" Dan 7 Orang lainnya itu sudah kuliah bukan? " gumam Ares, Kini Ares hanya masuk ke cafe, Dia ingin melihat wajah Arsen terlebih dahulu sebelum memastikannya.
Sesampainya di cafe mereka duduk di bangku masing masing, Ares Se meja dengan Arsen Dion dan egan.
Arsen membuka helm miliknya diikuti oleh Dion dan Egan.
Kini wajah tampan Arsen terlihat , Nilai wajahnya adalah 90, Egan 87 Dion 88.
Ares benar benar mengenal orang dihadapannya itu, Karena mereka adalah orang dari SMA yang sama dengannya.
" Kau..., Dari SMA 3 Jakarta? " Ucap Ares.
SMA 3 Jakarta adalah salah satu SMA terbaik yang ada di Indonesia, Ares sebenarnya beruntung bisa masuk dan bersekolah disana, karena sebelumnya orang tuanya itu cukup kaya.
Arsen, Dion dan Egan terkejut mendengar perkataan Ares.
" Kau kenal kami? Apakah kau juga dari sekolah yang sama dengan kami? tanya Arsen.
" Ya aku juga sekolah disana " Jawab Ares.
Kini Ares membuka helm miliknya, Dan terlihat wajahnya yang sangat tampan bak dewa yunani.
Tentu saja tiga orang di hadapannya sangat terkejut dengan wajah tampan Ares.
Bahkan yang sebelumnya Ares belum membuka helm ada beberapa pelayan mencuri Pandang ke arah 3 Orang di hadapannya, Tapi setelah Ares membuka helmnya kini pandangan pelayan dan beberapa wanita di cafe itu teralih ke wajah tampan Ares yang memiliki nilai 97 point itu, Apalagi Ares memiliki suara yang sangat halus dan lembut. ( Tetap saja berat yak soalnya lelaki, jangan di bayangin pake suara cempreng )
" Ada apa? " Ares bertanya kepada mereka, Karena banyak yang memandangi Ares membuat Ares sedikit bingung tentang apa yang terjadi.
[ Kau sekarang tampan, Masa begitu saja kau tidak tau? ]
" Benarkah? " Tanya Ares dalam hati.
[ Ya ] Dijawab singkat oleh 02.
" Kau sangat tampan, Tapi kenapa sepertinya aku tidak pernah melihat murid sepertimu di sekolah? " Tanya Dion sang pemuja keindahan but not geh.
" Entahlah? Mungkin karena sebelumnya aku tak merawat wajahku " Jawab Ares.
" Benarkah? " Lanjut pertanyaan dari Dion.
" Eum, Ya " Jawab Ares sekali lagi.
" Identitas nya sedikit misterius? " Batin Arsen merasa Ares sedikit misterius, " Karena jika sesuai yang di bilang oleh Ares, Maka Ares merubah penampilannya hanya dalam beberapa hari? ah tidak 2 Minggu kan? Awal masuk ke kelas Tiga SMA adalah besok kan? jadi Ares merubah dirinya hanya dalam waktu libur 2 Minggu? " Lanjut batin Arsen.
Tapi Arsen tentu tak lanjut bertanya tentang itu.
" Baiklah sekarang aku sudah lapar, Bagaimana jika kita makan dulu? " Tanya Egan sembari mengusap perutnya.
" Aku juga lapar " Ares juga angkat bicara, Dia sedikit risih karena merasa di interogasi, Untung saja Egan membantunya.
Kini Mereka berempat makan di meja itu bersama dan mereka juga berbincang sesekali bercanda.
Selesai makan Ares berkata " Aku akan membayar semua tagihannya untuk kalian " Kata Ares dan Tersenyum.
" Tidak perlu, Aku tidak kekurangan uang " Jawab Arsen di angguki ketiganya.
" Aku juga tak kekurangan uang, Jadi aku sekalian membayarkan kalian, Membayar makanan ini tak mengurangi terlalu banyak jumlah uang uangku jadi tak masalah " Ucap Ares yang akhirnya di setujui.
Ares membayar makanan untuk 11 Orang yang menyentuh angka 400k.
Tentu saja bagi Ares sekarang itu hanya nilai sedikit.
Setelah menyelesaikan pembayaran nya Ares kembali ke meja duduk bersama ketiga orang itu untuk merilekskan diri setelah makan.
" Ares, Di kelas 3 SMA nantinya kau berada di kelas bagian mana? Kami bertiga berada di Kelas B " Ucap Arsen kepada Ares.
Ares sedikit terkejut karena mereka memiliki kelas yang sama, Dengan santai Ares berkata " Sungguh kebetulan, Aku juga berada di kelas B " Ucapnya.
Ketiga nya senang karena berada di kelas yang sama dengan Ares.
" Ini kebetulan yang hebat! " Ucap Egan semangat.
" Ya aku juga senang dengan ini! " Lanjut Dion.
" Bagus! Kalau kamu membutuhkan bantuan, Hubungi kami saja Ares! Jangan ragu dan mohon bantuannya untuk tahun ini! " Ucap Arsen dengan senyum lebar di wajahnya.
" Begitu juga sebaliknya jika kalian butuh bantuan maka datanglah padaku, Dan mohon juga bantuannya untuk kedepannya " Ares membalas dengan senyum menawannya.
" Kyaaa!! Hidungmu berdarah!! Cepat Ambil tisu!! " Ucap si A
" Itu karena dia terlalu tampan aku jadi mimisan kan! " Ucap si B berbisik ke temannya.
Ares yang mendengar itu kini mengalihkan pandangannya ke 2 Wanita npc itu.
Ares yang merasa dipandangi oleh wanita B menjadi bingung dan gugup jadi dia hanya tersenyum ke arah wanita itu dan...
Slurrrr
Darah dari hidung wanita itu lanjut keluar lebih banyak lagi membuat si A jadi panik.
" Hei!! Apakah kau baik saja? " Ucap si A.
Ares bingung dengan adegan di depannya, Apa yang terjadi dengan wanita itu? batin nya.
[ Tentu saja dia mimisan karena terpesona dengan senyummu. ] Ucap 02.
" Benarkah? jadi itu salahku? apakah aku harus berhenti tersenyum mulai sekarang? " Ucap batin Ares dengan wajah serius.
[ Hah? Mengapa juga harus berhenti tersenyum? Mungkin ada yang akan mimisan sepeti dia, Tapi jarang kok menemui yang seperti itu. ] Ucap 02 menenangkan Ares.
" Kalau begitu aku akan membantunya terlebih dahulu karena aku telah membuatnya mimisan " Ucap Ares yang ingin segera berdiri tapi di hentikan oleh 02.
[ Bodoh!, Jika kamu menghampirinya yang ada dia makin mengeluarkan banyak darah karena kamu mendekat, Jadi jika kamu tidak mendekat itu sudah menjadi bantuan terbaik! ] Ucap 02 panjang lebar.
Ares tertegun, Dia benar benar tidak habis pikir jika pesonanya itu begitu hebat.
~ BERSAMBUNG
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments
YUDA PANJAITAN
sangat di luar Nurul, emang ni in game
2023-08-08
0
ibnu391
kebalik!
2023-08-02
1
Richie
novel rasa komik
2023-07-29
1