Aku lebih tau

Sekuat tenaga Dara menahan air matanya agar tak tumpah dari kedua bola matanya di depan nyonya Yunda yang sangat angkuh itu.

Dara membalik badan ingin keluar dari kamar Yunda, tapi ia kembali di hentikan oleh suara wanita itu.

"Kenapa kau tidak mengambil cek yang saya berikan pada kamu? Apa itu kurang? Ah, saya lupa, bukannya kau sudah mengambil uang sebesar 2 miliar dari putraku," sinis nyonya Yunda.

Dara sangat sakit mendengar setiap ucapan dari nyonya Yunda. Tapi ia berusaha menahan diri agar tak menjawab wanita itu.

"Anak dalam kandungan kamu itu, anak siapa? Apa benar itu anak Adam? Atau kau hanya menjebak putra saya agar bisa menikahi kamu? Cih! Sebegitu murahannya ternyata kamu Dara!"

Dara tak bisa lagi menahan air matanya, yang sudah terjun bebas membasahi kedua pipinya.

"Mulai besok, kamu tidak usah bekerja di sini lagi, saya tidak mau melihat kamu masih berhubungan dengan putra saya," tambah Yunda mengambil cek di lantai, kemudian berjalan ke hadapan Dara, kembali memberikan semula cek tersebut padanya.

"Ambil cek ini, dan jangan pernah kamu menemui putra saya lagi, saya juga tidak mau tau, anak siapa yang berada dalam kandungan kamu itu, apa itu anak putra saya atau bukan, yang jelas, saya mau, kamu jangan pernah membawa anak itu datang kemari, karena saya tidak mau mempunyai cucu dari darah daging wanita rendahan seperti kamu!"

Yunda tak sadar jika semua kata-katanya yang akan membuatnya menyesal kelak, karena Adam putra satu-satunya itu, tidak akan pernah bisa memberikannya cucu dari wanita lain, karena Adam tak pernah bisa berhubungan dengan wanita manapun, selain Dara.

Dara mengusap kasar air matanya, kemudian pergi dari hadapan nyonya Yunda yang telah menghinanya. Ia berjanji dalam hati, jika ia tak akan pernah muncul lagi di tengah-tengah keluarga Angkasa.

Melangkah keluar dari Mension megah itu dengan perasaan penuh tekad, ia tak akan pernah memaafkan semua perbuatan dan kata-kata Yunda padanya, ia juga tak mengambil cek yang di berikan Yunda.

Ia terus melangkah, tak peduli dengan beberapa tatapan para pelayan yang melihat aneh ke arahnya berjalan sambil menangis keluar menuju gerbang.

Di luar, ia berpapasan dengan Adam yang baru saja tiba.

Adam heran melihat Dara keluar dari Mension Papinya, padahal ini masih waktu jam kerja. Yang lebih membuat Adam tertanya-tanya, saat melihat wanita itu sedang menangis.

Adam turun dari mobil dan melangkahkan kakinya sedikit berlari menghampiri Dara, wanita itu berjalan laju meninggalkan Mension.

"Dara!" Panggil Adam mencegah lengan Dara.

Dara menarik kasar tangannya dari pegangan Adam, kembali ingin melangkah. Tapi Adam memegang semula lengannya.

"Ada apa Dara?" Tanya Adam khawatir melihat wajah Dara di banjiri air mata.

"Bukan urusanmu! Mulai hari ini! Kau jangan pernah datang ke rumahku lagi!" Dara menepis tangan Adam.

"Tapi ada apa dulu Dara? Aku salah apa denganmu? Kenapa kau mengatakan itu?" Adam semangkin bingung.

"Dengar sini baik-baik tuan Adam yang terhormat, mulai hari ini, saya tidak mau ada sangkut pautnya lagi dengan kehidupan anda! Ceraikan saya! Saya tidak ingin berurusan lagi dengan Anda!" kata Dara penuh penekanan dan langsung melangkah pergi dari hadapan Adam yang terdiam.

Ada rasa sakit dari lubuk hatinya yang paling dalam saat mendengar Dara mengatakan 'cerai' ia merasa tak rela jika harus berpisah dengan wanita itu.

Ia berlari masuk kedalam Mension, mencari keberadaan Maminya.

"Mami!" Panggil Adam berlari naik ke kamar Yunda.

"Mami!"

"Ada apa ..." Tanya Yunda saat Adam sudah tiba dikamarnya.

"Ada apa dengan Dara Mi?" Adam tau, pasti ada hubungan dengan Maminya.

"Ceraikan wanita itu, untuk apa kau memperistrikan wanita murahan seperti Dara! Kau harus ingat Adam! Kau itu sudah menikah dengan Anim!!" Yunda memarahi putranya.

"Jadi Mami sudah tau semuanya?"

"Iya, dan mungkin saja anak yang berada dalam kandungan wanita itu, anak dari laki-laki lain, kemudian menjebakmu untuk meniklahinya!"

"Cukup Mi! Mami sudah benar-benar keterlaluan! Bagaimana Mami bisa mengatakan itu, aku yang lebih tau, karena aku orang pertama yang menyentuh Dara!!" Adam meninggikan nada pada Maminya.

"Kau berani membentak Mami hanya untuk pel*cur seperti itu!!" Yunda benar-benar di selimuti emosi.

Terpopuler

Comments

Rizma

Rizma

peergi aja nin.....buat nyesel tu nenek²

2023-10-24

0

ani surani

ani surani

ntar nyesel lho bu, sekarang bisa ngomong gitu, suatu saat kamu pasti akan mentesal 😏😏

2023-06-30

0

Mbak Rin

Mbak Rin

perjuangkan dam lau kamu bner" lope" ma dara....ksh pelajaran tu bun si nenek sihir

2023-06-23

1

lihat semua
Episodes
1 Kelam
2 Siapa gadis ini
3 Bertemu
4 4
5 Kau berani melawanku
6 Perkenalan Tokoh
7 Hamil
8 Tutupi pernikahan
9 H
10 KONTRAK PERNIKAHAN
11 Aneh
12 Karena Make-up
13 Frustasi
14 Bertengkar
15 Mulut pedas tetangga.
16 .
17 Hanya bertanya.
18 Takut
19 Hinaan
20 Aku lebih tau
21 Kemana dia?
22 Pertaruhan
23 Keputusan
24 Masa Lalu
25 Ke desa
26 Kau mengancamku
27 Panik
28 Tuduhan
29 Cemas
30 Apa yang terjadi.
31 Tenang dulu
32 Canggung
33 Menjenguk
34 Semua tak merestui.
35 Kenapa
36 Pulang
37 Jangan
38 Marah
39 Permintaan Yunda
40 Berlalu
41 Iseng Arkan
42 Tak pernah berubah
43 Gemes
44 Itu karena aku mencintaimu!
45 Frey sakit.
46 Apa
47 Bukan
48 Kakak?
49 Sangkar Mewah
50 Kerumah ibu.
51 Mengakui
52 Maaf
53 Lelah
54 Tak terduga
55 Kecelakaan
56 Berita buruk.
57 Mimpi terburuk
58 Sah
59 Yunda siuman
60 Pertanyaan Icha.
61 Bisa mencintai
62 Surat cerai.
63 Bertengkar
64 Bingung
65 Hanya ingin dicintai.
66 Bandara
67 Mengerjai
68 Milikku
69 Jujur
70 Ketakutan Dara
71 Buku diary.
72 1
73 Kepergok
74 Berkelahi
75 Kebencian Yunda
76 Heran
77 Sebenarnya yang terjadi
78 Permintaan terakhir
79 2
80 Kelicikan Yunda
81 Meja Makan
82 3
83 Flash Back
84 Flash Back Part 2
85 .
86 Sandiwara Yunda.
87 .
88 Menghentikan
89 Dia harus tahu
90 Buku Diary
91 PERGI
92 Penyesalan Tidak Berujung
93 Ucapan Adalah Doa.
94 Hati Yang Kau Koyakkan
95 Mutlak
96 Xz
97 Xz
98 Membalas Keangkuhan Yunda
99 Pertanyaan Yang Mendebarkan
100 Perlakukan Adam Yang Mengejutkan
101 Resign
102 Sedih
103 Mulai Akur
104 ???
105 Kehidupan Baru
106 Ngambek
107 DEG!
108 Tangkap Dia!
109 Kenangan Mengerikan
110 .
111 Ayya
112 Penyesalan Yunda
113 Kumohon
114 Nenek!!!
115 Pemeras Ayya
116 Dampak dari sebuah kesalahan fatal.
117 Lamaran
118 lamaran Part 2
119 Gelisah
120 Ikatan Batin.
121 Tragis
122 Ketakutan
123 Melarikan Diri.
124 Kurang Ajar
125 Hati-hati
126 Hilang Kendali
127 Kekejaman Aldi.
128 Arkhhhhhhhhhhhhhh
129 SELESAI JANGAN MARAH
Episodes

Updated 129 Episodes

1
Kelam
2
Siapa gadis ini
3
Bertemu
4
4
5
Kau berani melawanku
6
Perkenalan Tokoh
7
Hamil
8
Tutupi pernikahan
9
H
10
KONTRAK PERNIKAHAN
11
Aneh
12
Karena Make-up
13
Frustasi
14
Bertengkar
15
Mulut pedas tetangga.
16
.
17
Hanya bertanya.
18
Takut
19
Hinaan
20
Aku lebih tau
21
Kemana dia?
22
Pertaruhan
23
Keputusan
24
Masa Lalu
25
Ke desa
26
Kau mengancamku
27
Panik
28
Tuduhan
29
Cemas
30
Apa yang terjadi.
31
Tenang dulu
32
Canggung
33
Menjenguk
34
Semua tak merestui.
35
Kenapa
36
Pulang
37
Jangan
38
Marah
39
Permintaan Yunda
40
Berlalu
41
Iseng Arkan
42
Tak pernah berubah
43
Gemes
44
Itu karena aku mencintaimu!
45
Frey sakit.
46
Apa
47
Bukan
48
Kakak?
49
Sangkar Mewah
50
Kerumah ibu.
51
Mengakui
52
Maaf
53
Lelah
54
Tak terduga
55
Kecelakaan
56
Berita buruk.
57
Mimpi terburuk
58
Sah
59
Yunda siuman
60
Pertanyaan Icha.
61
Bisa mencintai
62
Surat cerai.
63
Bertengkar
64
Bingung
65
Hanya ingin dicintai.
66
Bandara
67
Mengerjai
68
Milikku
69
Jujur
70
Ketakutan Dara
71
Buku diary.
72
1
73
Kepergok
74
Berkelahi
75
Kebencian Yunda
76
Heran
77
Sebenarnya yang terjadi
78
Permintaan terakhir
79
2
80
Kelicikan Yunda
81
Meja Makan
82
3
83
Flash Back
84
Flash Back Part 2
85
.
86
Sandiwara Yunda.
87
.
88
Menghentikan
89
Dia harus tahu
90
Buku Diary
91
PERGI
92
Penyesalan Tidak Berujung
93
Ucapan Adalah Doa.
94
Hati Yang Kau Koyakkan
95
Mutlak
96
Xz
97
Xz
98
Membalas Keangkuhan Yunda
99
Pertanyaan Yang Mendebarkan
100
Perlakukan Adam Yang Mengejutkan
101
Resign
102
Sedih
103
Mulai Akur
104
???
105
Kehidupan Baru
106
Ngambek
107
DEG!
108
Tangkap Dia!
109
Kenangan Mengerikan
110
.
111
Ayya
112
Penyesalan Yunda
113
Kumohon
114
Nenek!!!
115
Pemeras Ayya
116
Dampak dari sebuah kesalahan fatal.
117
Lamaran
118
lamaran Part 2
119
Gelisah
120
Ikatan Batin.
121
Tragis
122
Ketakutan
123
Melarikan Diri.
124
Kurang Ajar
125
Hati-hati
126
Hilang Kendali
127
Kekejaman Aldi.
128
Arkhhhhhhhhhhhhhh
129
SELESAI JANGAN MARAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!