Hamil

Dara menggeleng dan menarik tubuhnya ke belakang, ia takut jika pria itu kembali menodainya.

"Aku sedang bertanya kepadamu bodoh! Jangan membuat aku bertambah pusing! Apa kau hanya tau menggeleng? Kau tidak bisu-kan!" Sentak Adam lagi.

"T-tidak, aku tidak hamil, kenapa anda mempertanyakan itu,'' lirih Dara.

"Bodoh! kau yakin jika kau tidak hamil? Apa kau pernah memeriksanya ke dokter hah!!"

Lagi-lagi gadis itu hanya menggeleng. Karena ia memang tak pernah memeriksa ke dokter, meski ia merasa sangat aneh pada tubuhnya akhir-akhir ini, dan rasa mualnya di pagi hari yang semangkin menderanya.

"Dasar bodoh!!" Adam kembali menghidupkan mobilnya, berjalan menuju puskesmas terdekat untuk memeriksa gadis itu.

"Kita mau kemana lagi... Aku mau pulang!!" Dara sedikit meninggikan nadanya pada laki-laki itu, karena melihat mobil Adam tak mengarah ke rumahnya.

berani sekali gadis ini meneriakiku. Batin Adam geram pada Dara yang sering meninggikan nada bicara padanya.

"Aku ingin mengulang yang kita lakukan malam itu, sepertinya sayang jika di biarkan, padahal sudah di depan mata, kita juga sudah terlanjur melakukannya bukan?" ujar Adam tersenyum jahat, ia hanya ingin membuat wanita itu ketakutan padanya.

Benar saja, Dara langsung ketakutan dan menutup rapat baju yang dia pakai. "Berhenti! Aku mau turun!" Teriak Dara ingin membuka pintu mobil, tapi pintu itu di kunci oleh Adam.

"Ck! Brisik! Siapa juga yang mau menjamah tubuh kotor dan kumuh mu itu! Kau itu sangat sangat jelek, kulitmu tidak mulus, kurus seperti papan, kau telanj*ng saja di depanku, aku tidak akan tertarik sama sekali! Di kasih cuma-cuma juga aku tidak akan mau! Malam itu aku hanya mabuk, makanya aku mau menj*mah perempuan kurus jelek sepertimu!" Ucap Adam terdengar kesal karena telinganya sakit mendengar teriakkan Dara barusan.

Dara hanya diam tak menanggapi Adam lagi. Beberapa menit, akhirnya mereka tiba di parkiran puskesmas.

Sebelum turun dari mobil, ia mengambil dua topi miliknya yang berada di kursi penumpang.

Ia memakainya satu. Kemudian satu lagi ia melemparkannya pada Dara. "Pakai itu!"

Patuh dan langsung memakai topi yang di berikan anak majikannya padanya.

Adam keluar dari mobil, memutari mobilnya dan membuka pintu yang di tempati Dara.

"Kita mau kemana? Dan apa yang ingin kita lakukan di sini?" tanya Dara melihat puskesmas di depannya.

Adam tak menjawabnya. Tapi ia menarik gadis itu masuk ke dalam puskesmas dan meminta dokter di sana untuk memeriksanya.

Beberapa menit berlalu, akhirnya dokter sudah selesai memeriksa gadis itu.

"Bagaiman hasilnya, dokter?" Tanya Adam pada dokter.

"Apa pasien ini istri anda?" Tanya dokter tersebut sebelum menjawabnya.

Adam melihat sejenak kepada Dara. Kemudian kembali melihat pada dokter sambil mengangguk mengiyakan.

"Baiklah pak, selamat, istri anda sedang hamil, usia kandungan sekarang sudah berjalan 5 minggu," jelas dokter tersebut.

DEG!

Sial!!! Gadis ini benar-benar hamil ... Apa yang akan aku lakukan ... Kalau sampai Papi tau, aku yakin, pasti aku akan perang dunia kedua sama Papi. Batin Adam frustasi.

Sama halnya dengan Dara yang terdiam membeku saat mendengar ia benar-benar hamil dan sudah jalan 5 minggu. Pikirannya melayang.

Bagaimana ini Ya Allah ... Apa yang akan aku katakan pada ibu dan kakak jika mereka tau aku sedang hamil... Apa yang akan aku lakukan... Aku akan di anggap sebagai aib dalam keluarga. Batin Dara mulai menjatuhkan air matanya.

"Anda tidak apa-apa?" Tanya dokter pada Dara yang sedang menangis.

Wanita itu buru-buru mengusap air mata saat mendapat pertanyaan dari dokter.

"S-saya baik-baik saja, dokter"

"Kalau begitu, kami permisi dulu dokter." pamit Adam tak ingin lebih lama lagi berada dalam ruangan itu.

"Silahkan pak, tolong lebih di jaga kandungan istrinya, pak. Karena usia kehamilan istri anda, masih sangat muda"

"Baik dok"

Adam menarik tangan Dara keluar dari ruangan dokter tersebut. Sebelum ia kembali ke mobil, ia menyelesaikan dulu administrasinya di puskesmas itu.

Tampak pria itu menjambak frustasi rambutnya saat berada dalam mobil.

Bagaimana ia tidak frustasi, sebentar lagi ia akan menikah dengan kekasihnya, tapi gadis yang tak sengaja ia tiduri itu, malah sedang hamil anaknya.

Terpopuler

Comments

Abd Kadir Taha

Abd Kadir Taha

semoga adam bertanggung jawab

2025-03-21

0

Gamar Abdul Aziz

Gamar Abdul Aziz

kasiaang kau dara

2024-08-25

0

Mama cantik😘💖

Mama cantik😘💖

jangan menghina,,bisa bucin kau nanti Adam😏

2024-01-12

2

lihat semua
Episodes
1 Kelam
2 Siapa gadis ini
3 Bertemu
4 4
5 Kau berani melawanku
6 Perkenalan Tokoh
7 Hamil
8 Tutupi pernikahan
9 H
10 KONTRAK PERNIKAHAN
11 Aneh
12 Karena Make-up
13 Frustasi
14 Bertengkar
15 Mulut pedas tetangga.
16 .
17 Hanya bertanya.
18 Takut
19 Hinaan
20 Aku lebih tau
21 Kemana dia?
22 Pertaruhan
23 Keputusan
24 Masa Lalu
25 Ke desa
26 Kau mengancamku
27 Panik
28 Tuduhan
29 Cemas
30 Apa yang terjadi.
31 Tenang dulu
32 Canggung
33 Menjenguk
34 Semua tak merestui.
35 Kenapa
36 Pulang
37 Jangan
38 Marah
39 Permintaan Yunda
40 Berlalu
41 Iseng Arkan
42 Tak pernah berubah
43 Gemes
44 Itu karena aku mencintaimu!
45 Frey sakit.
46 Apa
47 Bukan
48 Kakak?
49 Sangkar Mewah
50 Kerumah ibu.
51 Mengakui
52 Maaf
53 Lelah
54 Tak terduga
55 Kecelakaan
56 Berita buruk.
57 Mimpi terburuk
58 Sah
59 Yunda siuman
60 Pertanyaan Icha.
61 Bisa mencintai
62 Surat cerai.
63 Bertengkar
64 Bingung
65 Hanya ingin dicintai.
66 Bandara
67 Mengerjai
68 Milikku
69 Jujur
70 Ketakutan Dara
71 Buku diary.
72 1
73 Kepergok
74 Berkelahi
75 Kebencian Yunda
76 Heran
77 Sebenarnya yang terjadi
78 Permintaan terakhir
79 2
80 Kelicikan Yunda
81 Meja Makan
82 3
83 Flash Back
84 Flash Back Part 2
85 .
86 Sandiwara Yunda.
87 .
88 Menghentikan
89 Dia harus tahu
90 Buku Diary
91 PERGI
92 Penyesalan Tidak Berujung
93 Ucapan Adalah Doa.
94 Hati Yang Kau Koyakkan
95 Mutlak
96 Xz
97 Xz
98 Membalas Keangkuhan Yunda
99 Pertanyaan Yang Mendebarkan
100 Perlakukan Adam Yang Mengejutkan
101 Resign
102 Sedih
103 Mulai Akur
104 ???
105 Kehidupan Baru
106 Ngambek
107 DEG!
108 Tangkap Dia!
109 Kenangan Mengerikan
110 .
111 Ayya
112 Penyesalan Yunda
113 Kumohon
114 Nenek!!!
115 Pemeras Ayya
116 Dampak dari sebuah kesalahan fatal.
117 Lamaran
118 lamaran Part 2
119 Gelisah
120 Ikatan Batin.
121 Tragis
122 Ketakutan
123 Melarikan Diri.
124 Kurang Ajar
125 Hati-hati
126 Hilang Kendali
127 Kekejaman Aldi.
128 Arkhhhhhhhhhhhhhh
129 SELESAI JANGAN MARAH
Episodes

Updated 129 Episodes

1
Kelam
2
Siapa gadis ini
3
Bertemu
4
4
5
Kau berani melawanku
6
Perkenalan Tokoh
7
Hamil
8
Tutupi pernikahan
9
H
10
KONTRAK PERNIKAHAN
11
Aneh
12
Karena Make-up
13
Frustasi
14
Bertengkar
15
Mulut pedas tetangga.
16
.
17
Hanya bertanya.
18
Takut
19
Hinaan
20
Aku lebih tau
21
Kemana dia?
22
Pertaruhan
23
Keputusan
24
Masa Lalu
25
Ke desa
26
Kau mengancamku
27
Panik
28
Tuduhan
29
Cemas
30
Apa yang terjadi.
31
Tenang dulu
32
Canggung
33
Menjenguk
34
Semua tak merestui.
35
Kenapa
36
Pulang
37
Jangan
38
Marah
39
Permintaan Yunda
40
Berlalu
41
Iseng Arkan
42
Tak pernah berubah
43
Gemes
44
Itu karena aku mencintaimu!
45
Frey sakit.
46
Apa
47
Bukan
48
Kakak?
49
Sangkar Mewah
50
Kerumah ibu.
51
Mengakui
52
Maaf
53
Lelah
54
Tak terduga
55
Kecelakaan
56
Berita buruk.
57
Mimpi terburuk
58
Sah
59
Yunda siuman
60
Pertanyaan Icha.
61
Bisa mencintai
62
Surat cerai.
63
Bertengkar
64
Bingung
65
Hanya ingin dicintai.
66
Bandara
67
Mengerjai
68
Milikku
69
Jujur
70
Ketakutan Dara
71
Buku diary.
72
1
73
Kepergok
74
Berkelahi
75
Kebencian Yunda
76
Heran
77
Sebenarnya yang terjadi
78
Permintaan terakhir
79
2
80
Kelicikan Yunda
81
Meja Makan
82
3
83
Flash Back
84
Flash Back Part 2
85
.
86
Sandiwara Yunda.
87
.
88
Menghentikan
89
Dia harus tahu
90
Buku Diary
91
PERGI
92
Penyesalan Tidak Berujung
93
Ucapan Adalah Doa.
94
Hati Yang Kau Koyakkan
95
Mutlak
96
Xz
97
Xz
98
Membalas Keangkuhan Yunda
99
Pertanyaan Yang Mendebarkan
100
Perlakukan Adam Yang Mengejutkan
101
Resign
102
Sedih
103
Mulai Akur
104
???
105
Kehidupan Baru
106
Ngambek
107
DEG!
108
Tangkap Dia!
109
Kenangan Mengerikan
110
.
111
Ayya
112
Penyesalan Yunda
113
Kumohon
114
Nenek!!!
115
Pemeras Ayya
116
Dampak dari sebuah kesalahan fatal.
117
Lamaran
118
lamaran Part 2
119
Gelisah
120
Ikatan Batin.
121
Tragis
122
Ketakutan
123
Melarikan Diri.
124
Kurang Ajar
125
Hati-hati
126
Hilang Kendali
127
Kekejaman Aldi.
128
Arkhhhhhhhhhhhhhh
129
SELESAI JANGAN MARAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!