Takut

Dara bersama laki-laki itu melihat ke arah sumber suara yang memanggil nama Dara.

Mau apa lagi dia? Perasaan kalau tidak salah, dia baru saja pulang dua jam yang lalu. Batin Dara melihat Adam mendekat.

"Apa yang kau lakukan di luar jam seperti ini? Bukannya kau sedang hamil? Tidak baik wanita hamil di luar malam-malam," memegang lengan Dara kemudian melihat laki-laki itu sebentar. Dan langsung menarik lengan Dara sedikit kasar masuk ke dalam kamar.

Dara hamil? Siapa tadi? Apa itu suami Dara? Kapan dia menikah?. Batin Gibran.

Gibran adalah teman Dara, dari ia kecil lagi. Laki-laki itu juga sudah lama menaruh rasa pada Dara, tapi ia tak mempunyai keberanian untuk mengungkapkan perasaannya.

Gibran langsung pergi dari rumah Dara dengan perasaan yang di penuhi tanda tanya, ia memang tak tau jika Dara sudah menikah dan sedang hamil. Karena Gibran baru saja pulang dari luar negeri, karena ia kuliah di sana.

Di kamar.

Adam mencengkram lengan Dara. "Apa yang kau lakukan di luar malam-malam begini bersama seorang laki-laki? Kau berniat untuk menjual tubuhmu? Apa uang yang aku berikan padamu tidak cukup!!" Sentak Adam dengan bola mata yang memerah.

"Jangan sembarangan menuduh kamu, siapa juga yang mau menjual tubuh, aku hanya berbicara pada temanku karena dia datang berkunjung, apa itu juga di anggap sebagai menjual tubuh!" Dara juga ikut terpancing saat mendengar Adam mengatakan ia ingin menjual tubuhnya, seolah ia merasa laki-laki itu terlalu menganggapnya murahan.

"Kalau ia laki-laki itu adalah temanmu, kenapa dia mesti datang di malam hari! Dia bisa-kan datang ke sini jika siang! Tidak harus malam!" Suara Adam masih meninggi, mengeraskan cengkraman di lengan Dara sehingga membuat lengan wanita itu memerah.

Dara diam, tak ingin bertengkar lagi pada Adam yang nantinya akan membuat ibunya mendengar pertengkaran di antara mereka berdua.

Adam melepaskan cengkeramannya pada lengan Dara.

Wanita itu membalik badan, melangkah membaringkan dirinya di ranjang membelakangi Adam, sambil menjatuhkan air matanya. Berpikir jika laki-laki yang menjadi suaminya itu sangat arogan dan kasar.

Adam juga melangkah keluar kamar berjalan ke mobilnya. Tiba di mobil ia mengambil sesuatu, dan menghembus nafas kasar, ada penyesalan dari lubuk hatinya telah menyakiti Dara yang sedang hamil.

Dara mengira jika Adam sudah pergi. Tak berapa lama laki-laki itu kembali ke kamarnya dengan membawa sesuatu.

Mendekati Dara. Menarik pelan lengan wanita itu, dan mengusap obat oles pada lebam akibat perbuatannya di lengan Dara. Tenyata tadi ia ke mobil hanya ingin mengambil obat oles.

"Maaf," kata Adam meminta maaf, tapi tanpa ekspresi. Ia tak menyadari, jika ini pertama kali ia mengeluarkan kalimat itu, hanya untuk gadis yang telah ia sakiti barusan.

Dara hanya diam, tak mengatakan apapun, saat mendengar Adam meminta maaf padanya.

"Kau berhenti saja bekerja di Mension Papi, kau sedang hamil, bagaimana jika terjadi sesuatu padamu," kata Adam melepas lengan Dara yang sudah ia obati.

"Lain kali saja, aku masih membutuhkan pekerjaan itu," jawab Dara kembali membelakangi Adam.

"Kenapa kau keras kepala sekali?"

"Aku membutuhkan biaya untuk hidupku kedepannya, pernikahan ini hanya sementara, aku tidak mau mengambil keputusan yang akan merugikan diriku sendiri," ujar Dara. Karena ia masih mengingat surat perjanjian yang mereka berdua sepakati.

Adam terdiam mendengar ucapan Dara. Benar, dia sendiri yang membuat perjanjian tersebut. Kenapa ia bisa melupakan akan hal itu.

,,,

Keesokan harinya.

Tampak Anim yang sedang berada di sebuah hotel, menutup mulutnya karena shock, bagaimana tidak, ia terbangun dan melihat keadaannya yang tidur bersama seorag laki-laki asing tak mengenakan sehelai benangpun di tubuhnya.

Ia juga melihat bercak darah di kasur, yang tandanya ia sudah menyerahkan keperawanannya pada laki-laki lain, di mana yang seharusnya ia serahkan pada suaminya saja.

Ia mulai menangis ketakutan, berpikir bagaimana jika Adam mengetahui apa yang ia lakukan, sedangkan ia masih sangat mencintai suaminya, meski ia sering marah-marah.

Tangisan Anim membuat laki-laki yang tertidur pulas itu, terbangun dari tidurnya.

Terpopuler

Comments

ani surani

ani surani

mulai perhatian nih ye ..... 👍😅😅😅

2023-06-30

0

ani surani

ani surani

mulut Adam pedes bgt kayak bon cabe level 30😏😏

2023-06-30

0

Bunda Zhizan

Bunda Zhizan

kayaknya judulnya tukar lagi deh" suamiku tertukar" 🤣🤣🤣🤣

2023-06-22

1

lihat semua
Episodes
1 Kelam
2 Siapa gadis ini
3 Bertemu
4 4
5 Kau berani melawanku
6 Perkenalan Tokoh
7 Hamil
8 Tutupi pernikahan
9 H
10 KONTRAK PERNIKAHAN
11 Aneh
12 Karena Make-up
13 Frustasi
14 Bertengkar
15 Mulut pedas tetangga.
16 .
17 Hanya bertanya.
18 Takut
19 Hinaan
20 Aku lebih tau
21 Kemana dia?
22 Pertaruhan
23 Keputusan
24 Masa Lalu
25 Ke desa
26 Kau mengancamku
27 Panik
28 Tuduhan
29 Cemas
30 Apa yang terjadi.
31 Tenang dulu
32 Canggung
33 Menjenguk
34 Semua tak merestui.
35 Kenapa
36 Pulang
37 Jangan
38 Marah
39 Permintaan Yunda
40 Berlalu
41 Iseng Arkan
42 Tak pernah berubah
43 Gemes
44 Itu karena aku mencintaimu!
45 Frey sakit.
46 Apa
47 Bukan
48 Kakak?
49 Sangkar Mewah
50 Kerumah ibu.
51 Mengakui
52 Maaf
53 Lelah
54 Tak terduga
55 Kecelakaan
56 Berita buruk.
57 Mimpi terburuk
58 Sah
59 Yunda siuman
60 Pertanyaan Icha.
61 Bisa mencintai
62 Surat cerai.
63 Bertengkar
64 Bingung
65 Hanya ingin dicintai.
66 Bandara
67 Mengerjai
68 Milikku
69 Jujur
70 Ketakutan Dara
71 Buku diary.
72 1
73 Kepergok
74 Berkelahi
75 Kebencian Yunda
76 Heran
77 Sebenarnya yang terjadi
78 Permintaan terakhir
79 2
80 Kelicikan Yunda
81 Meja Makan
82 3
83 Flash Back
84 Flash Back Part 2
85 .
86 Sandiwara Yunda.
87 .
88 Menghentikan
89 Dia harus tahu
90 Buku Diary
91 PERGI
92 Penyesalan Tidak Berujung
93 Ucapan Adalah Doa.
94 Hati Yang Kau Koyakkan
95 Mutlak
96 Xz
97 Xz
98 Membalas Keangkuhan Yunda
99 Pertanyaan Yang Mendebarkan
100 Perlakukan Adam Yang Mengejutkan
101 Resign
102 Sedih
103 Mulai Akur
104 ???
105 Kehidupan Baru
106 Ngambek
107 DEG!
108 Tangkap Dia!
109 Kenangan Mengerikan
110 .
111 Ayya
112 Penyesalan Yunda
113 Kumohon
114 Nenek!!!
115 Pemeras Ayya
116 Dampak dari sebuah kesalahan fatal.
117 Lamaran
118 lamaran Part 2
119 Gelisah
120 Ikatan Batin.
121 Tragis
122 Ketakutan
123 Melarikan Diri.
124 Kurang Ajar
125 Hati-hati
126 Hilang Kendali
127 Kekejaman Aldi.
128 Arkhhhhhhhhhhhhhh
129 SELESAI JANGAN MARAH
Episodes

Updated 129 Episodes

1
Kelam
2
Siapa gadis ini
3
Bertemu
4
4
5
Kau berani melawanku
6
Perkenalan Tokoh
7
Hamil
8
Tutupi pernikahan
9
H
10
KONTRAK PERNIKAHAN
11
Aneh
12
Karena Make-up
13
Frustasi
14
Bertengkar
15
Mulut pedas tetangga.
16
.
17
Hanya bertanya.
18
Takut
19
Hinaan
20
Aku lebih tau
21
Kemana dia?
22
Pertaruhan
23
Keputusan
24
Masa Lalu
25
Ke desa
26
Kau mengancamku
27
Panik
28
Tuduhan
29
Cemas
30
Apa yang terjadi.
31
Tenang dulu
32
Canggung
33
Menjenguk
34
Semua tak merestui.
35
Kenapa
36
Pulang
37
Jangan
38
Marah
39
Permintaan Yunda
40
Berlalu
41
Iseng Arkan
42
Tak pernah berubah
43
Gemes
44
Itu karena aku mencintaimu!
45
Frey sakit.
46
Apa
47
Bukan
48
Kakak?
49
Sangkar Mewah
50
Kerumah ibu.
51
Mengakui
52
Maaf
53
Lelah
54
Tak terduga
55
Kecelakaan
56
Berita buruk.
57
Mimpi terburuk
58
Sah
59
Yunda siuman
60
Pertanyaan Icha.
61
Bisa mencintai
62
Surat cerai.
63
Bertengkar
64
Bingung
65
Hanya ingin dicintai.
66
Bandara
67
Mengerjai
68
Milikku
69
Jujur
70
Ketakutan Dara
71
Buku diary.
72
1
73
Kepergok
74
Berkelahi
75
Kebencian Yunda
76
Heran
77
Sebenarnya yang terjadi
78
Permintaan terakhir
79
2
80
Kelicikan Yunda
81
Meja Makan
82
3
83
Flash Back
84
Flash Back Part 2
85
.
86
Sandiwara Yunda.
87
.
88
Menghentikan
89
Dia harus tahu
90
Buku Diary
91
PERGI
92
Penyesalan Tidak Berujung
93
Ucapan Adalah Doa.
94
Hati Yang Kau Koyakkan
95
Mutlak
96
Xz
97
Xz
98
Membalas Keangkuhan Yunda
99
Pertanyaan Yang Mendebarkan
100
Perlakukan Adam Yang Mengejutkan
101
Resign
102
Sedih
103
Mulai Akur
104
???
105
Kehidupan Baru
106
Ngambek
107
DEG!
108
Tangkap Dia!
109
Kenangan Mengerikan
110
.
111
Ayya
112
Penyesalan Yunda
113
Kumohon
114
Nenek!!!
115
Pemeras Ayya
116
Dampak dari sebuah kesalahan fatal.
117
Lamaran
118
lamaran Part 2
119
Gelisah
120
Ikatan Batin.
121
Tragis
122
Ketakutan
123
Melarikan Diri.
124
Kurang Ajar
125
Hati-hati
126
Hilang Kendali
127
Kekejaman Aldi.
128
Arkhhhhhhhhhhhhhh
129
SELESAI JANGAN MARAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!